Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

IBM USAHA MIKRO PEMBUATAN TAHU TAKWA KUNING DAN STIK TAHU DESA TINALAN KECAMATAN PESANTREN KOTA KEDIRI RIA LESTARI PANGASTUTI; enni sustiyatik
Jurnal Abdi Masyarakat Vol 1, No 1 (2017): Volume 1 No 1 November 2017
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v1i1.86

Abstract

Desa Tinalan Kecamatan Pesantren Kota Kediri merupakan sentral penghasil tahu di kota kediri. Hampir semua penduduk yang ada di Desa Tinalan Gang 4 tepatnya memiliki mata pencaharan yang sama yaitu sebagai pengrajin Tahu dan stik tahu. Mitra dalam IbM ini adalah Bapak Jamalidun dan Bapak Parman.Dalam proses produksinya kedua mitra masih menggunakan peralatan yang ada saja dengan kapasitas yang belum bisa memenuhi kebutuhan pasar sehingga peluang kenaikan pasar belum bisa dimanfaatkan sepenuhnya oleh pengusaha mikro. Mitra pemasaran produk regional ada di kios milik mitra, pasar setempat, dan tengkulak. Permintaan yang makin tinggi di hari - hari tertentu, misalnya : liburan, hari besar dan hari raya membuat mitra tidak bisa memenuhi pasar. Pola manajemen yang diterapkan oleh mitra masih sangat sederhana sekali, tidak ada catatan rinci mengenai masuk dan keluarnya barang dan biaya yang dikeluarkan selama produksi sehingga tidak diketahui secara pasti jumlah keuntungan bersih dari hasil usahanya.Dengan dilaksanakannya Program IbM ini diharapkan bisa berdampak pada perkembangan usaha mikro ini sehingga pola manajemen lebih baik sehingga mitra bisa mengetahui keuntungannya dengan pasti, dapat menciptakan lapangan kerja yang lebih besar sehingga mampu menyerap tenaga kerja di desa. Ini dapat dilihat dari telah maksimalnya produksi yang dilakukan oleh mitra, cara packing dan sistem pembukuan yang lebih baik dari biasanya, dan selain itu mitra telah terdaftar dalam HKI merek dagang.
IBM USAHA MIKRO PEMBUATAN TAHU TAKWA KUNING DAN STIK TAHU DESA TINALAN KECAMATAN PESANTREN KOTA KEDIRI RIA LESTARI PANGASTUTI; enni sustiyatik
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2017): Volume 1 No 1 November 2017
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v1i1.86

Abstract

Desa Tinalan Kecamatan Pesantren Kota Kediri merupakan sentral penghasil tahu di kota kediri. Hampir semua penduduk yang ada di Desa Tinalan Gang 4 tepatnya memiliki mata pencaharan yang sama yaitu sebagai pengrajin Tahu dan stik tahu. Mitra dalam IbM ini adalah Bapak Jamalidun dan Bapak Parman.Dalam proses produksinya kedua mitra masih menggunakan peralatan yang ada saja dengan kapasitas yang belum bisa memenuhi kebutuhan pasar sehingga peluang kenaikan pasar belum bisa dimanfaatkan sepenuhnya oleh pengusaha mikro. Mitra pemasaran produk regional ada di kios milik mitra, pasar setempat, dan tengkulak. Permintaan yang makin tinggi di hari - hari tertentu, misalnya : liburan, hari besar dan hari raya membuat mitra tidak bisa memenuhi pasar. Pola manajemen yang diterapkan oleh mitra masih sangat sederhana sekali, tidak ada catatan rinci mengenai masuk dan keluarnya barang dan biaya yang dikeluarkan selama produksi sehingga tidak diketahui secara pasti jumlah keuntungan bersih dari hasil usahanya.Dengan dilaksanakannya Program IbM ini diharapkan bisa berdampak pada perkembangan usaha mikro ini sehingga pola manajemen lebih baik sehingga mitra bisa mengetahui keuntungannya dengan pasti, dapat menciptakan lapangan kerja yang lebih besar sehingga mampu menyerap tenaga kerja di desa. Ini dapat dilihat dari telah maksimalnya produksi yang dilakukan oleh mitra, cara packing dan sistem pembukuan yang lebih baik dari biasanya, dan selain itu mitra telah terdaftar dalam HKI merek dagang.
PERILAKU NASABAH DALAM PENGGUNAAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM) KOMPETITIF PADA MOBILE BANKING DI WILAYAH KARESIDENAN KEDIRI (STUDI KASUS: BANK SYARIAH INDONESIA DI JAWA TIMUR) Bayun Priautama; Budi Rahayu; Enni Sustiyatik
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol 6 No 2 (2023): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v6i2.13177

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku nasabah dalam menggunakan layanan mobile banking di Bank Syariah Indonesia di wilayah Jawa Timur menggunakan Technology Acceptance Model (TAM) kompetitif. Data diperoleh dari pengisian kuesioner oleh nasabah Bank Syariah Indonesia di wilayah Jawa Timur yang menggunakan layanan mobile banking. Data kemudian dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan menggunakan software SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti perceived usefulness (PU), perceived ease of use (PEU), attitude towards use (AU), behavioral intention to use (BIU), actual use (ATU), dan perceived enjoyment (PUF) mempengaruhi perilaku nasabah dalam menggunakan layanan mobile banking. Bank perlu memperhatikan faktor-faktor tersebut untuk meningkatkan penggunaan mobile banking oleh nasabah dan meningkatkan kepuasan nasabah terhadap layanan yang disediakan. Penelitian ini merekomendasikan beberapa saran untuk Bank Terpilih di Jawa Timur dalam meningkatkan penggunaan mobile banking oleh nasabah di wilayah Karesidenan Kediri, antara lain meningkatkan kualitas layanan, memperluas jangkauan layanan, meningkatkan promosi dan edukasi, dan meningkatkan keamanan layanan.
From App Cues to Trust: A Stimulus–Organism–Response Study of Engagement and Continuance Intention in Indonesian Food Ordering Apps Endah Budiarti; Tri Andjarwati; Enni Sustiyatik
Jurnal Dinamika Manajemen Vol. 17 No. 1 (2026): March
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jdm.v17i1.37624

Abstract

This study investigates the influence of design, performance, and user reviews on consumer engagement and continuance intention, with situational factors serving as a moderating variable in the context of food ordering applications. To explain consumer engagement and continuance intention as behavioral outcomes shaped by app-related cues and internal user evaluations, this study draws on consumer behavior theory. The Stimulus–Organism–Response (SOR) model is used as the conceptual framework. Empirical study using quantitative cross-sectional technique is conducted on 338 respondents from nine major cities in Indonesia. PLS-SEM is used to examine data. The findings show that design, performance, and user reviews significantly influence user engagement, with app performance having the strongest effect. Engagement significantly predicts continuance intention, while situational factors moderate this relationship. Managerially, food-ordering platforms should focus on app stability and speed, enhance trust signals, manage user reviews strategically, and design situational features that address delivery uncertainty and time pressure.
Pengaruh Fasilitas dan Kualitas Jasa terhadap Kepuasan di Bus Wisata di Tulungagung Jawa Timur Nyo Hiwancobowiono; Enni Sustiyatik; Nur Laely
Jurnal Ilmiah Raflesia Akuntansi Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Raflesia Akuntansi
Publisher : Politeknik Raflesia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53494/jira.v12i1.1383

Abstract

This study aims to analyze the influence of facilities on the satisfaction of tourist bus users in Tulungagung, the effect of service quality on the same satisfaction, as well as the combined impact of facilities and service quality on tourist bus user satisfaction in the region. The research adopts a positivist approach with a quantitative method. Data were collected through questionnaires, observations, and interviews. The analysis includes validity and reliability tests, classical assumption tests, and multiple linear regression to evaluate the effects of facilities and service quality on customer satisfaction with tourist buses. Facilities (X1) have a significant positive effect on user satisfaction, with a coefficient of 0.926 and a p-value of 0.000, indicating that improved facilities increase satisfaction. Conversely, service quality (X2) shows a significant negative effect, with a coefficient of -0.442 and a p-value of 0.000, suggesting that poor service quality reduces satisfaction. Simultaneously, facilities and service quality exert a significant influence, with an F-value of 206.044 and a p-value of 0.000, explaining 73.7% of the variation in user satisfaction.
Analisis Faktor Ekonomi, Sosial Budaya serta Profesionalisme melalui Kebijakan Imigrasi dan Regulasi terhadap Keputusan Ekspatriat untuk Bekerja di Sektor BPO (Bussiness Process Outsourcing) di Thailand (Studi pada Ekspatriat yang sedang Bekerja Di Thail Donny Syahbana; Budi Rahayu; Enni Sustiyatik
Jurnal Ilmiah Raflesia Akuntansi Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Raflesia Akuntansi
Publisher : Politeknik Raflesia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53494/jira.v12i1.1386

Abstract

This study aims to 1) Analyze economic factors on work decisions 2) Analyze socio-cultural factors on work decisions 3) Analyze professionalism factors on work decisions 4) Analyze regulatory policy factors on work decisions 5) Analyze economic factors through regulatory policies on work decisions 6) Analyze socio-cultural factors through regulatory policies on work decisions 7) Analyze professionalism factors through immigration policies on work decisions. This type of research is quantitative research with SEM (Structural Equation Modeling) method as its analysis method. The sample size in this study was 100 respondents, namely expatriates from Indonesia who are currently working at BPO in Thailand with a purposive sampling data collection technique. Data were collected through a questionnaire using the Google Form application. The results of this study found that economic factors have a positive and significant influence on work decisions with an O value of 0.348 and P of 0.014, socio-cultural factors have a positive and significant influence on work decisions with an O value of 0.175 and P value of 0.028, professionalism factors have a positive and significant influence on work decisions with an O value of 0.367 and P of 0.04, regulatory policy factors have a positive but insignificant influence on work decisions with an O value of 0.039 and P of 0.785, economic factors through regulatory policies have a negative and insignificant influence on work decisions with an O value of -0.13 and P value of 0.29, socio-cultural factors through regulatory policies on work decisions have a negative and insignificant influence with an O value of -0.09 and P value of 0.272, and professionalism factors through regulatory policies on work decisions have a positive and significant influence with an O value of 0.248 and P value of 0.018.
Pengaruh Kompensasi dan Motivasi Terhadap Produktivitas Kerja Kurir Shopee Express Nur Rahma Rosida; Enni Sustiyatik; Desi Kristanti
JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 4 No. 1 (2026): July
Publisher : CV. Muris Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62421/jibema.v4i1.413

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi dan motivasi terhadap produktivitas kerja kurir Shopee Express di Desa Kedunglurah Hub Pogalan Trenggalek. Produktivitas kerja kurir merupakan faktor penting dalam mendukung kelancaran proses distribusi dan kualitas pelayanan perusahaan logistik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian explanatory research yang bertujuan menjelaskan hubungan kausal antara variabel kompensasi, motivasi, dan produktivitas kerja. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kurir Shopee Express Hub Pogalan Trenggalek yang berjumlah 34 orang, dengan sampel sebanyak 31 responden yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja kurir. Motivasi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja kurir. Selain itu, kompensasi dan motivasi secara simultan berpengaruh terhadap produktivitas kerja kurir Shopee Express Hub Pogalan Trenggalek. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa peningkatan kompensasi dan motivasi kerja dapat menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan produktivitas kerja kurir sehingga mendukung pencapaian tujuan perusahaan.
Market Orientation, Innovation, and Business Performance: The Mediating Role of Product Innovation in MSMEs of Nganjuk Regency Eko Wahyu Puji Utomo; Sasi Utami; Yogi Yunanto; Enni Sustiyatik
INCOME: Innovation of Economics and Management Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/

Abstract

Purpose – This study aims to examine the influence of market orientation on business performance, specifically testing product innovation as a mediating variable among culinary Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Nganjuk Regency, East Java, Indonesia. Design/methodology/approach – A quantitative, cross-sectional survey approach was employed. Data were collected using structured questionnaires (measured on a 5-point Likert scale) from 96 culinary MSME owners selected through purposive sampling. The data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) via SmartPLS software. Findings/Results – The results demonstrate that market orientation has a positive and significant effect on product innovation (β = 0.740, p = 0.000) and business performance (β = 0.362, p = 0.022). Additionally, product innovation positively and significantly influences business performance (β = 0.515, p = 0.001) and fully mediates the relationship between market orientation and business performance (β = 0.381, p = 0.000). Strong market orientation encourages relevant product innovations, which subsequently enhance sales, profitability, and overall business growth. Originality/Value – This study contributes to the literature on entrepreneurship and marketing management by empirically confirming the mediating role of product innovation specifically within the context of culinary MSMEs. It provides practical insights for MSME owners to boost competitiveness through market-driven innovation, and highlights the need for local governments to support these efforts through targeted training and development programs.