Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : AGRISCIENCE

Strategi peningkatan efisiensi teknis usahatani jagung lokal Madura Nurfita, Ulfa; Tamami, Novi Diana Badrut
Agriscience Vol 4, No 2: November 2023
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v4i2.18438

Abstract

Produksi jagung lokal di Kabupaten Sumenep perlu ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Permasalahan utama yang dihadapi petani jagung lokal Kabupaten Sumenep yaitu keterbatasan pengetahuan dalam penggunaan teknologi, penggunaan saprodi, dan pengaturan jarak tanam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor yang berpengaruh pada usahatani jagung lokal, menganalisis efisiensi teknis usahatani jagung lokal, dan menentukan strategi prioritas faktor produksi. Metode analisis yang digunakan adalah Fungsi Produksi Stochastic Frontier dan Analytical Hierarcy Process (AHP). Berdasarkan hasil penelitian terdapat tiga variabel faktor produksi yang berpengaruh signifikan yaitu luas lahan dengan nilai 3.4581, benih dengan nilai 10.4001, dan pupuk organik dengan nilai 2.2564. Tingkat efisiensi teknis menunjukkan bahwa secara keseluruhan petani mampu mencapai efisiensi teknis dengan nilai sebesar 0.8929. Faktor penyebab inefisiensi teknis yaitu umur dan pendidikan petani. Sedangkan kriteria yang memiliki bobot paling tinggi untuk peningkatan produksi jagung lokal yaitu variabel kondisi lahan dengan pengolahan lahan secara intensif.
Analisis faktor–faktor yang memengaruhi pendapatan usahatani apel di Desa Tulungrejo Kecamatan Bumiaji Kota Batu Nabila, Risma; Tamami, Novi Diana Badrut; Sugiarti, Teti; Widodo, Slamet
Agriscience Vol 4, No 2: November 2023
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v4i2.21199

Abstract

Pendapatan usahatani apel Desa Tulungrejo mengalami penurunan karena permasalahan internal dan eksternal yang dialami petani. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh umur, pendidikan, jumlah tanggungan keluarga, keaktifan dalam kelompok tani, penyuluhan pertanian, luas lahan dan umur tanaman terhadap pendapatan usahatani apel Desa Tulungrejo Kecamatan Bumiaji. Lokasi ditentukan menggunakan metode purposive. Responden berjumlah 42 petani yang ditentukan menggunakan metode simple random sampling. Metode analisis data menggunakan model regresi linier berganda. Variabel dependen berupa pendapatan usahatani apel dan variabel independen berupa umur, pendidikan, jumlah tanggungan keluarga, keaktifan dalam kelompok tani, penyuluhan pertanian, luas lahan dan umur tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel berpengaruh secara simultan terhadap pendapatan petani apel. Sementara itu, variabel yang berpengaruh secara parsial terhadap pendapatan petani apel yaitu variabel umur, pendidikan dan luas lahan. Kota Batu.  Rekomendasi penelitian yaitu petani dapat mengembangkan kualitas diri melalui pendidikan informal serta memaksimalkan keberadaan kelompok tani dan penyuluhan. Saran untuk penelitian selanjutnya yaitu membahas mengenai faktor-faktor lain yang memengaruhi pendapatan usahatani apel Desa Tulungrejo Kecamatan Bumiaji.
Strategi peningkatan pendapatan usaha ternak Sapi Madura di Sumenep Manalu, Nopia Hilda Octapia; Tamami, Novi Diana Badrut
Agriscience Vol 5, No 1: Juli 2024
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v5i1.18481

Abstract

Kontribusi peternakan rakyat terhadap persediaan daging sapi di Indonesia sangatlah tinggi. Sehingga pengembangan sapi potong dipedesaan penting dilakukan. Kelompok Ternak karya Bangsa merupakan satu-satunya kelompok ternak yang ada di Desa Ellak Daya Kabupaten Sumenep. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui pendapatan peternak dan faktor yang berpengaruh terhadap pendapatan tersebut serta strategi yang tepat untuk pengembangan usaha sapi potong di daerah tersebut. Penentuan sampel dilakukan dengan metode sensus yaitu sebanyak 30 responden yang berasal dari peternak itu sendiri dan 3 key informan terdiri dari ketua gapoktan, penyuluh dan dinas terkait. Metode analisis data yang digunakan meliputi analisis pendapatan, analisis regresi linier berganda dan Analytical Hierarcy Process (AHP). Rata-rata pendapatan peternak berdasarkan hasil penelitian adalah sebesar Rp 2.401.845. Seluruh variabel bebas yang diteliti berpengaruh signifikan terhadap pendapatan peternak secara serempak sedangkan pada uji parsial variabel yang berpengaruh adalah jumlah ternak, biaya tenaga kerja, dan biaya bibit sapi. Hasil analisis AHP menyatakan bahwa faktor yang terpenting yaitu permodalan dan jumlah ternak serta tiga kriteria alternatif yakni pengadaan KUR, meningkatkan jumlah ternak, dan pengembangan pembibitan.
Peran perempuan pesisir dalam meningkatkan pendapatan rumah tangga di Desa Padelegan Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan Ahdiningtyas, Meliana; Tamami, Novi Diana Badrut
Agriscience Vol 4, No 3: Maret 2024
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v4i3.18551

Abstract

Keterlibatan perempuan pesisir dalam aktivitas ekonomi disebabkan belum terpenuhinya kebutuhan rumah tangga yang diperoleh dari penghasilan suami sebagai nelayan. Tidak menentunya penghasilan suami, memaksa mereka untuk membagi peran antara kegiatan domestik dan kegiatan produktif. Penelitian ini dilakukan di Desa Padelegan Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui bagaimana peran perempuan pesisir dalam meningkatkan pendapatan rumah tangganya dengan mengidentifikasi jenis pekerjaan, menghitung alokasi curahan waktu kerja, dan berapa kontribusi perempuan pesisir di Desa Padelegan terhadap pendapatan rumah tangga. Metode analisis data yang digunakan adalah dekriptif  kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis pekerjaan perempuan pesisir di daerah penelitian adalah buruh pengolah ikan kering, buruh pengolah rengginang, penjual ikan, wirausaha teri krispi, buruh pabrik teri dan buruh pabrik rajungan. Alokasi curahan waktu kerja perempuan pesisir lebih banyak untuk kegiatan produktif yakni sebesar 5,837 jam/hari. Rata-rata kontribusi perempuan pesisir terhadap pendapatan rumah tangga yakni 55,49% dan tergolong kedalam kategori besar, karena kontribusinya lebih dari 50%.