Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

The Assistance of Coastal Management Group in Preservation of Mangrove Area in Ohoi Ngilngof, Southeast Maluku District Fabian Novy Jocephs Souisa; Elizabeth Juleny Tapotubun
Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2018): Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrokreatif.4.1.38-46

Abstract

The application of science and technology (iptek) for society is one strategic way to encourage and to increase awareness about the significance of mangrove ecosystem for environment and human being. Ohoi Ngilngof is one ohoi (village) located in the Southeast Maluku District which is largely coastal area. One of the most perceived development activities that have crucial impact to the coastal environment in this region is the eviction of coastal land for expanding roads and constructing talud. This condition caused considerable pressure on the coastal area of Ohoi Ngilngof in general and particularly bring about crucial impact to the villagers. IbM activity process started with the phase of approach, and next activity are socialization, planting mangrove seedling, training (from selecting seed of mangrove seedlings to the treatment procedures) and assistance for partner of Soneratia and Rhizopora so that the output yielded from this activity is to restore the mangrove area of Mangi Ohoi Ngilngof into its original function as a place spawning, providing food, and its preservation to support the government program of Southeast Maluku District in preserving coastal areas.
The Application of Processing Technology for Jelly Candy Made with Lat Sea Grapes in Southeast Maluku Regency Alfonsina Marthina Tapotubun; Theodora E.A.A. Matrutty; Meigy Nelce Mailoa; Irene Grace Fransina; Elizabeth Juleny Tapotubun; Welly Angela Riry
MITRA: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 2 (2021): MITRA: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/mitra.v5i2.2597

Abstract

Seagrapes (Caulerpa sp) thrive in the waters of the Kei Islands of Maluku and can be found throughout the year. However, they are hitherto only used as fresh vegetables. It turns out that sea grapes can be processed into various food and non-food products. The results of a field survey in Ohoi Village, Southeast Maluku, reveal that the community only uses lat as a vegetable and has not used lat as a processed food product. One reason is that the people in Ohoi Village are not aware of its health benefits. This indicates that lat in Ohoi Village has not been used optimally as a rawmaterial for the food and beverage industry despite its high nutritional and economic value. It will be beneficial for the coastal women's group in Ohoi Village to receive training on processing and producing lat-based food items. They can increase their knowledge and skills, thereby improving the welfare of coastal communities and their families. This community service aims to take advantage of the potential of lat sea grapes in Ohoi Village, Southeast Maluku, through the application of lat-based jelly candy processing technology, encouraging the coastal women in Southeast Maluku to become lat-based jelly candy entrepreneurs and resultantly increasing their productivity in the long run.
PENGOLAHAN DAN MANAJEMEN USAHA KELOMPOK MAWAR DAN DAHLIA UNTUK PANGAN ENBAL Elizabeth Juleny Tapotubun; Bruri B. Tumiwa
Jurnal Mitra Manajemen Vol 2 No 4 (2018): Jurnal Mitra Manajemen Edisi Juli
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.898 KB) | DOI: 10.52160/ejmm.v2i4.105

Abstract

Tujuan penerapan ipteks bagi masyarakat ini merupakan salah satu jawaban bagi upaya mendorong dan meningkatkan minat usaha sebagai calon wirausaha baru yang dapat memberikan kontribusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat seperti kelompok usaha olahan enbal Mawar dan Dahlia di Ohoi Wain Kecamatan Kei kecil ini. Tahap pendekatan, sosialisasi, pelaksanaan, evaluasi dan pendampingan kepada mitra kelompok olahan enbal Mawar dan Dahlia merupakan langkah yang dilakukan sehingga luaran yang dihasilkan dari IbM ini yaitu dapat memberikan konstribusi yang baru dalam pengelolaan hasil perikanan pada daerah kepulauan, khususnya di Kabupaten Maluku Tenggara serta organisasi usaha yang permanen dengan manajemen usaha yang baik, pembukuan yang baik, peralatan produksi yang memadai, peningkatan nilai estetika produk melalui pengemasan dan label yang baik dan menarik serta publikasi ilmiah. Tahapan kegiatan yang dilakukan dari kegiatan IbM ini yaitu tahap pendekatan awal dengan mitra, penyuluhan dan pelatihan manajemen usaha, sistem pengemasan, strategi pemasaran, pembuatan enbal ikan, pembuatan cap kelompok usaha, pendampingan serta pemberian bantuan peralatan pembuatan tepung ikan kepada kedua mitra.
PROCESSING CRISPY ENBAL MAS NGUR BASED ORGANOLEPTIK LOCAL FOOD IN TERMS OF VALUE Elizabeth Juleny Tapotubun; Ismael Marasabessy
Berkala Perikanan Terubuk Vol 50, No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/terubuk.50.2.1488–1494

Abstract

The Kei Islands are islands whose staple food is enbal. Enbal is a food that contains high carbohydrates, but other nutritional values are very low so efforts are needed to increase the nutritional content of enbal. The development of enbal which is a local food from the Kei Islands is a form of effort from regional subsidiaries to advance and introduce local food so that it is increasingly widely known. Various enbal preparations such as enbal sticks, enbal peanuts, enbal chocolate are early preparations that continue to progress along with the increasing public interest in consuming enbal. In addition to local food, huge marine resources such as fish, seaweed and shellfish are very abundant in the Kei Islands. The purpose  of this study is to determine the acceptability of panelists andproduce new products that have added value, and as a source of information to the public about processed enbal cripy shellfish mas ngur.  This activity consists of three stages. Phase I of the production of mas ngur shellfish, the second stage of plate enbal production and the third stage is the production of enbal krispy mas ngur. Based on the results of the activity, enbal crispy mas ngur is still accepted based on organoleptic assessments and is suitable for consumption and has a good appearance, aroma, taste, and texture and kerang mas ngur can be used as a fortification material rich in protein with an addition of 20%.
PELATIHAN PENGOLAHAN BERBASIS IKAN DALAM MENDUKUNG EKONOMI KELUARGA PEREMPUAN GPM ANUGERAH OHOIJANG KABUPATEN MALUKU TENGGARA Inay Kristina Maranressy; Marthinus Imanuel Halaay Hanoatubun; Elizabeth Juleny Tapotubun
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 7 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juli 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i7.777

Abstract

Program pemberdayaan perempuan bagi perempuan Gereja Protestan Maluku (GPM) merupakan  suatu program penting yang tersedia untuk dapat meningkatkan ekonomi umat dengan peranan perempuan sebagai penolong suami dalam membantu meningkatkan pendapatan keluarga dengan mengoptimalkan potensi perikanan yang ada dengan menyediakan produk olahan ikan yang bergizi. Tahap pendekatan, pelaksanaan, evaluasi dan pendampingan kepada perempuan GPM secara umum dan kelompok Anugerah Food secara khusus merupakan langkah aktif yang dilakukan sehingga menghasilkan produk olahan ikan yang bergizi dan berkualitas dan menjadi kelompok pemberdayaan Jemaat GPM Anugerah dan menjadi role mode bagi perempuan GPM lainnya. Penerapan Ipteks bagi perempuan GPM ini dilakukan dari pendekatan awal sampai dengan kegiatan penyuluhan dan pelatihan telah dilaksanakan dan menghasilkan produk olahan ikan yaitu bakso, nugget dan krispydelly serta pendampingan yang terus berkelanjutan sehingga menambah produksi produk dan permintaan konsumen yang semakin tinggi sehingga meningkatkan ekononi umat.
PELATIHAN PENGOLAHAN BERBASIS IKAN DALAM MENDUKUNG EKONOMI KELUARGA PEREMPUAN GPM ANUGERAH OHOIJANG KABUPATEN MALUKU TENGGARA Inay Kristina Maranressy; Marthinus Imanuel Halaay Hanoatubun; Elizabeth Juleny Tapotubun
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 7 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juli 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i7.777

Abstract

Program pemberdayaan perempuan bagi perempuan Gereja Protestan Maluku (GPM) merupakan  suatu program penting yang tersedia untuk dapat meningkatkan ekonomi umat dengan peranan perempuan sebagai penolong suami dalam membantu meningkatkan pendapatan keluarga dengan mengoptimalkan potensi perikanan yang ada dengan menyediakan produk olahan ikan yang bergizi. Tahap pendekatan, pelaksanaan, evaluasi dan pendampingan kepada perempuan GPM secara umum dan kelompok Anugerah Food secara khusus merupakan langkah aktif yang dilakukan sehingga menghasilkan produk olahan ikan yang bergizi dan berkualitas dan menjadi kelompok pemberdayaan Jemaat GPM Anugerah dan menjadi role mode bagi perempuan GPM lainnya. Penerapan Ipteks bagi perempuan GPM ini dilakukan dari pendekatan awal sampai dengan kegiatan penyuluhan dan pelatihan telah dilaksanakan dan menghasilkan produk olahan ikan yaitu bakso, nugget dan krispydelly serta pendampingan yang terus berkelanjutan sehingga menambah produksi produk dan permintaan konsumen yang semakin tinggi sehingga meningkatkan ekononi umat.
SOSIALISASI POTENSI ANGGUR LAUT (Caulerpa sp) DAN PEMANFAATANNYA UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT Tapotubun, Alfonsina Marthina; Matrutty, Theodora E.A.A.; Fransina, Irene Grace; Tapotubun, Elizabeth Juleny; Mailoa, Meigy N
Jurnal Abdimas UNU Blitar Vol 6 No 1 (2024): Vol 6 No 1 (2024): Volume 6 Nomor 1 : Juli 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jppnu.v6i1.263

Abstract

Pemanfaatan anggur laut anggur laut yang melimpah di perairan Kabupaten Maluku Tenggara hanya terbatas sebagai sayuran segar. Anggur laut dapat diolah menjadi berbagai produk berdaya saing dengan proses pengolahan yang sederhana dan cepat. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan mensosialisasikan potensi anggur laut sebagai bahan baku pembuatan berbagai produk olahan yang dapat dijadikan sumber pendapatan baru. Khalayak sasaran dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah kelompok perempuan pesisir Ohoi (desa) dan staf penyuluh perikanan Maluku Tenggara. Kegiatan ini dilaksanakan dalam tiga tahap yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Peserta mengikuti kegiatan sosialisasi dengan serius dan antusias. Anggur laut (Caulerpa sp) dapat diolah menjadi berbagai produk pangan berdaya saing dengan pengolahan yang sederhana dan cepat serta memiliki ciri khas dalam aroma, rasa dan warna. Pemanfaatan dan pengembangan anggur laut (Caulerpa sp) berpotensi merangsang pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
HUBUNGAN PANJANG-BERAT, POLA PERTUMBUHAN, FAKTOR KONDISI IKAN LAYANG (Decapterus russelli) DI KEPULAUAN KEI, MALUKU, INDONESIA Tapotubun, Elizabeth Juleny; Riyanto, Mochammad; Wahju, Ronny Irawan; Trilaksani, Wini; Uju, Uju; Picaulima, Simon Marsholl
BAWAL Widya Riset Perikanan Tangkap Vol 17, No 1 (2025): April 2025
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/bawal.17.1.2025.15 - 21

Abstract

Potensi ikan layang di perairan Kepulauan Kei menunjukan peluang signifikan sebagai sumberdaya perikanan bernilai ekonomi tinggi dengan metode penangkapan menggunakan alat tangkap pukat cincin, bagan dan pancing tonda. Purseine memungkinkan penangkapan dalam jumlah besar secara efisien, sedangkan bagan dan pancing tonda memberikan alternatif bagi nelayan dengan tingkat selektifitas yang berbeda. Meskipun potensi tangkapan cukup besar, eksploitasi berlebihan dapat mengancam kelestarian stok ikan layang dan ekosistem laut setempat. Oleh karena itu, keberlanjutan sumber daya ikan layang perlu dipertimbangkan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola pertumbuhan, faktor kondisi, dan tingkat penangkapan perikanan ikan layang yang didaratkan di Ohoi Sathean,  Selayar, Namar, Dian Pulau, Dunwahan, Ohoiren, Mastur dan Banda ely di Kepulauan Kei dari Desember 2023 hingga Mei 2024. Data primer dikumpulkan melalui survei lapangan dengan pengamatan langsung  terhadap 502 ekor sampel secara acak, data sekunder mengenai hasil tangkapan dan usaha penangkapan selama lima tahun terakhir dikumpulkan dari nelayan melalui wawancara dengan Teknik purposive sampling. Analisis meliputi distribusi panjang ikan, hubungan panjang-berat (nilai b = 2,36 menunjukan pertumbuhan alometrik negatif), faktor kondisi (K = 1,00–1,08 menandakan kondisi fisiologis kurang optimal), tingkat penangkapan serta daerah penangkapan. Tingkat penangkapan tertinggi ditemukan pada pukat cincin dengan fluktuasi selama 6 tahun terakhir, bagan dan pancing tonda relatif stabil. Hubungan upaya penangkapan terhadap tingkat penanngkapan menghasilkan nilai determinasi (R²) = 0,5275 dengan persamaan regresi Tingkat Penangkapan (CPUE) = 2332,8 - 0,5098E, yang menunjukkan hubungan negatif antara peningkatan upaya tangkap dengan hasil per unit usaha. Temuan ini menjadi dasar ilmiah untuk kebijakan pengelolaan perikanan layang berkelanjutan di Kepulauan Kei.
MUTU ORGANOLEPTIK PRODUK ENBAL FORTIFIKASI (MAKANAN TRADISIONAL KEPULAUAN KEI) DITINJAU DARI DAYA TERIMA KONSUMEN riry, johan -; lawalata, vita novalina; tapotubun, elizabeth juleny; far-far, risyart alberth
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol. 16 No. 3 (2013): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia
Publisher : Department of Aquatic Product Technology IPB University in collaboration with Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.261 KB) | DOI: 10.17844/jphpi.v16i3.8064

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan formulasi enbal fortifi kasi serta mengetahui daya terimakonsumen terhadap produk tersebut. Penelitian menggunakan metode percobaan dengan dua perlakuanyaitu 1. Jenis tepung ikan (A) yang terdiri dari tepung ikan layang (a1), tepung ikan kembung (a2), tepungikan julung (a3) dan tepung ikan teri (a4); 2. Konsentrasi tepung ikan (B) terdiri dari 0% (b0), 5% (b1),10% (b2) dan 15% (b3). Semua jenis tepung ikan difortifi kasi dengan 5% tepung daun ubi jalar. Mutuorganoleptik diuji menggunakan skala hedonik untuk mengetahui tingkat kesukaan konsumen terhadapparameter warna, rasa, tekstur, aroma dan kerenyahan. Formulasi enbal fortifi kasi terbaik dihasilkan olehperlakuan jenis tepung ikan layang dengan konsentrasi 15% dengan nilai parameter warna 4,03; rasa 4,20;tekstur 3,93; aroma 3,70; dan kerenyahan 3,67.Kata kunci: daun ubi jalar, enbal, fortifi kasi, ikan, tepung