Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Karimah Tauhid

Implementasi Kebijakan Penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) (Studi Kasus di Pasar Cikereteg Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor) Riska Yuliani; Faisal Tri Ramdani; Denny Hernawan; Neng Virly Apriliyani
KARIMAH TAUHID Vol. 1 No. 5 (2022): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v1i5.7779

Abstract

Penelitian ini membahas tentang penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) Di Pasar Cikereteg Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor. Implementasi kebijakan penataan Pedagang Kaki Lima (Studi Kasus Di Pasar Cikereteg Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor). Objek yang selalu menjadi salah satu masalah yang sering terjadi di indonesia hal ini terkadang menjadi salah satu masalah yang belum pernah terselesaikan masalahnya mana hal ini membuat masyarakat menjadi terbiasa dengan keadaan jalanan macet. Mengenai implementasi kebijakan pemerintah terkait dengan oenataan dan pemberdayaan pedagang kaki lima pemerintah dengan mempersiapkan lahan untuk para penjualan pedagang kaki lima akan tetapi masih saja pedagang yang melakukan penjualan di pinggir jalan. Penelitian ini khususnya menggunakan metode pendekatan kualitatif, teknik dalam pengumpulan data yang digunakan yakni metode pengamatan lapangan, dokumentasi dan wawancara. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa implementasi kebijakan penataan dan pemberdayaan pedagang kaki lima ini menunjukan bahwa hasil kebijakan dari pemerintah sangat membantu bagi pedagang kaki lima yang khusus dibuatkan akan tetapi masih saja ada beberapa dari para pedagang yang masih berjualan di pinggir jalan dan beberapa faktor yang menjadi penghambat yang membuat pedagang menolak untuk di pindahkan dengan alasan dimana sebagai tempat jualan yang sudah menjadi tempat para pelanggan hal tersebut menyebabkan kemacetan akibat pembeli yang berhenti di tengah jalan untuk membelli keperluan mereka.
Kepuasan Terhadap Pelayanan Administrasi Peserta Didik Dan Guru Neng Virly Apriliani; Venni Alfrianni Baawamenewi; M.Renaldi; Siti Nabilah
KARIMAH TAUHID Vol. 2 No. 4 (2023): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v2i4.9714

Abstract

Sekolah merupakan tempat pertama anak mendapatkan Pendidikan formal. Oleh sebab itu, sekolah dituntut mampu memberikan pelayanan yang terbaik kepada setiap siswanya. Dalam penelitian tersebut melakukan metode penelitian kualitatif. Dimana melakukan pembagian kusioner kepada siswa serta guru di smk amaliah 1&2 ciawi. Hasil dari penelitian sendiri menunjukkan bahwa responden memiliki kesan yang sangat baik terhadap pelayanan administrasi di smk amaliah 1&2 Ciawi. Ini dibuktikan dengan hasil akhir dari kusioner dan perhitungan dari jumlah pendapat yang penulis terima. hasil dari penelitian tersebut dapat simpulkan bahwa pelayanan administrasi di SMK amaliah 1&2 Ciawi sudah sangat baik. Sehingga diharapkan agar petugas yang bertugas melakukan pelayanan administrasi agar mampu mempertahankan hal baik ini dan terus meningkatkan lagi.
IMPLEMENTASI PELAYANAN ONE DAY SERVICE PERIZINAN PRAKTIK TENAGA KESEHATAN Fidya Arzita Elfito; Neng Virly Apriliyani
KARIMAH TAUHID Vol. 2 No. 5 (2023): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v2i5.9935

Abstract

Dalam menerima pengajuan pembuatan surat izin praktik, paling banyak adalah tenaga kesehatan. Oleh karena itu, terciptanya inovasi one day service demi menekan penumpukan berkas pengajuan perizinan. Pelayanan reguler memakan waktu selama 5 hari, sedangkan one day service dapat diselesaikan dalam satu hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi pelayanan one day service perizinan praktik tenaga kesehatan, kendala yang dihadapi dan cara mengatasi kendala tersebut. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu observasi, wawancara, studi pustaka dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah impelementasi pelayanan one day service yang sangat membantu pemohon khususnya tenaga kesehatan dalam situasi mendesak dengan 10 jenis perizinan tertentu. Namun, dikarenakan waktu proses pelayanan yang singkat, terkadang satu atau dua dokumen mengalami kesalahan data, sehingga harus ditarik kembali dan dilakukan revisi mengakibatkan adanya waktu tambahan penyelesaian. Dengan demikian, perlu dilakukan optimalisasi proses verifikasi dan pengecekan dokumen agar tidak terjadi lagi kesalahan data pemohon.
PENGARUH FAKTOR DISPOSISI DALAM IMPLEMENTASI PERATURAN BUPATI (PERBUP) KABUPATEN BOGOR NOMOR 28 TAHUN 2021 TENTANG PEDOMAN PEMBERIAN HIBAH DAN BANTUAN SOSIAL DALAM PENGELOLAAN DANA HIBAH KOPERASI Della Aprilia; Denny Hernawan; Neng Virly Apriliani
KARIMAH TAUHID Vol. 2 No. 5 (2023): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v2i5.10083

Abstract

Dari jumlah pegawai dinas ataupun tim pelaksanaan dana hibah kurang memadai sehingga timbul permasalahan arahan/intruksi kurang jelas tidak tersampaikan dengan baik kepada pengurus koperasi dan kurangnya sikap responsif kepada pengurus koperasi. Hal ini diduga berkaitan dengan faktor disposisi dalam Implementasi Peraturan Bupati (Perbup) Kabupaten Bogor Nomor 28 Tahun 2021 Tentang Pedoman Pemberian Hibah Dan Bantuan Sosial Dalam Pengelolaan Dana Hibah Koperasi. Teori implementasi kebijakan yang digunakan adalah teori menurut Edward III ada empat dimensi dalam implementasi kebijakan yaitu Komunikasi (Communication), Sumber Daya (Resource), Sikap (Disposition) dan Struktur Birokrasi (Bureaucratic structure) yang digunakan peneliti hanya satu dimensi yaitu Sikap (Disposition). Metode yang digunakan yaitu metode kuantitatif. Analisis yang digunakan yaitu deskritif dengan menggunakan rumus Weight mean score (WMS). Teknik pengambilan sampel yaitu dengan sampling jenuh. Hasil penelitian diperoleh nilai 3,25 dengan katagori “Cukup Baik”, maka penulis memberikan saran menambah jumlah pegawai yang menjadi tim pelaksana agar proses pelaksanaan program dana hibah berjalan secara optimal, dan mengupayakan pelatihan pegawai dinas agar memiliki sikap responsif terhadap pelayanan yang akan mereka berikan.