Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

HUBUNGAN PENERIMA MANFAAT PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH)DENGAN PENGURANGAN KEMISKINAN DI KABUPATEN BREBES Yanti Puji Astutie; Suyono; Mobinta Kusuma; Ninik Umi Hartanti
JURNAL ILMIAH ULTRAS BREBES Vol 3 No No. 2 (2020): Jurnal Ilmiah Ultras Brebes
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Brebes

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implikasi Program Keluarga Harapan (PKH)pada angka kemiskinan di Kabupaten Brebes. Metode pengumpulan dilakukan denganwawancara, observasi, studi pustaka dan penggalian informasi tertulis dari sumber resmiyang relevan, serta Focus Group Discusion (FGD). Lokasi penelitian ini adalah 7Kecamatan dengan cakupan 10 desa yang tergolong dalam wilayah merah. Hasil analisismenunjukkan bahwa keluarga sangat miskin di Kabupaten Brebes tergolong dalamkelompok kemiskinan absolut yang dipicu oleh rendahnya tingkat pendidikan. Temuan lainadalah sebagian besar PKH telah disalurkan tepat sasaran walaupun masih terdapatsebagian kecil keluarga yang tidak layak menerima PKH. Keberadaan PKH hanya sedikitmenurunkan kemiskinan dengan tingkat korelasi -0,189. Keluarga Penerima Manfaat(KPM) menerima satu sampai dua jenis PKH, serta menerima PKH rata – rata dua tahunlebih. Pola konsumsi pembelanjaan KH sebagian besar dgunakan untuk kebutuhan pokokdan biaya sekolah. Hasil lainnya adalah hanya sedikit KPM yang memiliki kesadaranbahwa mereka tidak layak menerima PKH. Kinerja pendamping dipandang cukup baik.KPM sebagian besar merasa puas dengan kinerja pendamping PKH, namun masihmembutuhkan tambahan jumlah pendamping PKH di masa yang akan datang. 
Edukasi Pasar Modal pada Siswa SMA Negeri 1 Pangkah Guna Meningkatkan Kesadaran Berinvestasi Fajri, Aminul; Indriasih, Dewi; Astutie, Yanti Puji; Mubarok, Abdulloh; Firmansyah, Fahmi
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/tdkv2p03

Abstract

Rendahnya tingkat literasi keuangan di kalangan remaja Indonesia menjadi perhatian serius, terutama karena keputusan finansial pada usia muda dapat berdampak jangka panjang terhadap kesejahteraan ekonomi di masa depan. Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2024 oleh OJK–BPS, tingkat literasi keuangan kelompok usia 15–17 tahun hanya mencapai 51,70%, jauh di bawah rata-rata nasional 65,43%. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan dan pemahaman investasi pasar modal bagi siswa SMA Negeri 1 Pangkah melalui edukasi dan praktik langsung. Metode pelaksanaan meliputi tahapan perencanaan, persiapan, pelaksanaan, diskusi, serta evaluasi. Kegiatan dilakukan dengan metode ceramah interaktif, diskusi, dan simulasi transaksi saham menggunakan aplikasi trading. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan hasil pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pemahaman sebesar 50%, dengan aspek mekanisme investasi saham mengalami peningkatan tertinggi sebesar 53,5%. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi investasi pasar modal melalui pendekatan praktis dan interaktif efektif dalam meningkatkan literasi keuangan remaja. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran finansial dan perilaku investasi cerdas di kalangan generasi muda.
INFLASI SEBAGAI PEMODERASI HUBUNGAN CSR, LEVERAGE, DAN SALES GROWTH TERHADAP FINANCIAL DISTRESS DI SEKTOR CONSUMER CYCLICAL Febriani, Kharisma; Rahmatika, Dien Noviany; Astutie, Yanti Puji
Jurnal Keuangan dan Bisnis Vol. 24 No. 1 (2026): Jurnal Keuangan Dan Bisnis Volume 24, Number 1, Maret 2026
Publisher : Catholic University Musi Charitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32524/jkb.v24i1.1590

Abstract

Purpose: This study investigates the influence of Corporate Social Responsibility disclosure, leverage, and sales growth on financial distress, with inflation as a moderatingvariable, focusing on consumer cyclical companies that are highly sensitive to economicfluctuations.Design Methodology Approach: A quantitative approach was applied using secondary data derived from the annual reports of consumer cyclical companies listed on the Indonesia Stock Exchange. Inflation data were obtained from the Central Bureau of Statistics. Data analysis was conducted using ordinal logistic regression and moderated regression analysis  with SPSS.Findings: CSR disclosure significantly reduces the likelihood of financial distress, while leveragesignificantly increases it. Sales growth shows no significant direct effect. Inflation does notmoderate the relationship between CSR or leverage and financial distress; however, itsignificantly moderates the relationship between sales growth and financial distress.Practical Implications: Strengthening CSR initiatives and managing debt levels are crucialstrategies for mitigating financial distress risk, particularly in sectors exposed to macroeconomicvolatility.Originality Value: This study extends prior research by providing empirical evidence oninflation’s moderating role in the nexus between firm specific factors and financial distress in amacroeconomically sensitive industry, an area that has received limited attention in emergingmarket contexts.