Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

STUDI POLA SEBARAN TUMPAHAN MINYAK DENGAN APLIKASI MODEL HIDRODINAMIKA DAN SPILL ANALYSIS MENGGUNAKAN SOFTWARE MIKE 21 DI PERAIRAN SELAT RUPAT, PROVINSI RIAU Tarigan, Trika Agnestasia; Prasetyawan, Indra Budi; Wulandari, Sri Yulina
Journal of Oceanography Vol 3, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1627.444 KB)

Abstract

AbstrakBerbagai aktivitas atau kegiatan industri seperti transportasi, penyimpanan, pengolahan dan distribusi minyak yang dilakukan di sekitar wilayah Selat Rupat, Provinsi Riau rawan terhadap pencemaran tumpahan minyak.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pola sebaran tumpahan minyak mentah (crude oil), avtur dan diesel dengan pendekatan model hidrodinamika dan spill analysis menggunakan software MIKE 21.Data yang digunakan mencakup data primer dan data sekunder.Data primer yaitu data arus laut, pasang surut, dan suhu air laut.Sedangkan data sekunder yaitu data angin, batimetri, data volume fraksi minyak dan data port information.Hasil yang diperoleh menunjukkan tipe pasang surutnya pasang surut harian ganda (semi diurnal) dengan nilai bilangan Formzhal 0,2287. Pola arus didominasi oleh arus pasang surut dengan kecepatan arus maksimum berkisar 0,9286 m/s dengan arah menuju timur Selat Rupat. Pola sebaran tumpahan minyak mentah (crude oil), avtur, dan diesel saat pasang bergerak ke arah timur Selat Rupat, sebaliknya pada saat surut bergerak kearah barat Selat Rupat. Minyak mentah (crude oil) memiliki waktu pemaparan yang lebih lama yaitu + 380 jam dibandingkan waktu pemaparan minyak avtur dan diesel yaitu+ 285 jam. 
ANALISIS TRANSFORMASI INDEKS NDVI, NDWI DAN SAVI UNTUK IDENTIFIKASI KERAPATAN VEGETASI MANGROVE MENGGUNAKAN CITRA SENTINEL DI PESISIR TIMUR PROVINSI LAMPUNG Simarmata, Nirmawana; Wikantika, Ketut; Tarigan, Trika Agnestasia; Aldyansyah, Muhammad; Tohir, Rizki Kurnia; Fauziah, Afi; Purnama, Yustika
JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya Vol 19 No 2 (2021): JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jggp.v19n2.p69-79

Abstract

Abstrak: Perolehan informasi keberadaan hutan mangrove yang memiliki potensi, peran dan fungsi besar dalam kehidupan, dapat diperoleh melalui data penginderaan jauh. Teknologi penginderaan jauh memiliki efisien tinggi dan banyak kelebihan untuk keperluan monitoring hutan mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kerapatan ekosistem mangrove dengan menggunakan transformasi indeks vegetasi serta menguji efektivitas beberapa indeks vegetasi dalam hal ini NDVI, NDWI dan SAVI untuk identifikasi jenis dan kerapatan mengrove. Berdasarkan hasil analisis citra Sentinel dengan menggunakan transformasi indeks NDVI, SAVI, dan NDWI untuk identifikasi kerapatan vegetasi pada transformasi NDVI didominasi kelas kerapatan tinggi yaitu pada rentang nilai 0,67 – 1 yaitu seluas 46975,96 Ha, pada transformasi SAVI didominasi kelas kerapatan sangat jarang yaitu pada rentang nilai 0,99 – 1,38 yaitu seluas 48775,18 Ha, pada transformasi NDWI didominasi kelas kerapatan rendah yaitu pada rentang nilai 0,1 – 0,17 yaitu seluas 27442,26 Ha. Hasil uji akurasi yang dilakukan menggunakan 30 sampel uji diperoleh akurasi sebesar 83,33%. Kata kunci: mangrove, Sentinel, NDVI, NDWI, SAVI
Assessing the Impact of Shoreline Changes on Framework Adaptive Tourism Development (Case Study: Mandiri Beach, Pesisir Barat, Lampung) Aziz, Fahmi; Sahid, Sahid; Yanto, Nana Putri; Esthi Wira Hutama, Surya Tri; Tarigan, Trika Agnestasia; Ajiid Mustofa, Asep Nurul; Harianja, Rahmatullah; Alfazri, Muhammad; Almanti, Nur Zaida
JURNAL GEOGRAFI Vol. 18 No. 1 (2026): JURNAL GEOGRAFI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jg.v18i1.71343

Abstract

This study investigates shoreline changes at Mandiri Beach, Pesisir Barat Regency, Lampung Province, during the period 2013–2024 using the Digital Shoreline Analysis System (DSAS). Landsat imagery was processed through Google Earth Engine (GEE) and ArcGIS, with the Modified Normalized Difference Water Index (MNDWI) applied to delineate land–water boundaries. Shoreline dynamics were quantified using DSAS metrics, including Net Shoreline Movement (NSM) and End Point Rate (EPR). The results reveal significant spatial variability: several segments experienced erosion, particularly in western and northeastern zones, while other areas showed accretion, mainly across gently sloping beaches and river mouths. In the primary research area, abrasion reached a maximum of 1.49 m with an average NSM of 1.41 m, and the End Point Rate indicated a gradual annual abrasion trend of 0.13 m/year. Meanwhile, Mandiri Sejati District exhibited more extreme changes, with maximum accretion of 11.84 m and maximum abrasion of 16.2 m, reflecting high sensitivity to environmental and anthropogenic pressures. These findings highlight the importance of adaptive coastal management framework to mitigate erosion risks and optimise accretion zones for sustainable tourism development. The study contributes to disaster mitigation planning, coastal resource management, and the integration of ecological conservation with tourism utilisation.