Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENDIDIKAN KARAKTER PERSPEKTIF HAMKA Ahmad Azizi; Hunainah Hunainah
QATHRUNÂ Vol 7 No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/qathruna.v7i2.3534

Abstract

The purpose of this study is to identify the values ​​of character education contained in the Al-Quran surah Al-Mu'minun verses 1-9, by examining the Al-Azhar interpretation. This research is qualitative, while the method used is library research, with primary data sources from Al-Azhar interpretation, and secondary data sources for books that discuss the subject matter indirectly. Data collection techniques, validity and data analysis were used, namely documentation, theory triangulation and content analysis. The results of the author's analysis of Q.S. Al-Mu'minun verses 1-9, by examining Al-Azhar's Tafsir, that Allah SWT has determined a very large fortune for believers who have 7 (seven) good qualities, namely: being faithful, devoted to praying , turning away from things that are not useful, cleaning oneself by paying zakat, maintaining genitals, maintaining mandates and promises, and maintaining prayer. The results of the study can be concluded that there are 7 (seven) values ​​of character education that need to be taught to students from an early age, namely (1) having faith, containing honest characters found in verse 1; (2) khusyu 'in praying, contains a character of confidence, found in verse 2; (3) turning away from things that are useless, containing the character of being critical can be found in verse 3; (4) clean oneself by paying zakat, containing the caring character found in verse 4; (5) taking care of the genitals, containing the strict character found in verses 5-7; (6) maintaining the mandate and promises, containing the character of being responsible in verse 8; (7) maintaining prayer, containing the character of discipline found in verse 9.
HUBUNGAN KEDISIPLINAN DAN PEMAHAMAN AYAT-AYAT AL-QUR’AN DENGAN AKHLAK SISWA Vivi Novianti; Hunainah Hunainah
QATHRUNÂ Vol 7 No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/qathruna.v7i1.3017

Abstract

The objectives of this study were 1) to determine student discipline, 2) to determine the students 'understanding of the verses of the Koran, 3) to determine the students' morals, 4) to determine the relationship between discipline and student morals, 5) to determine the relationship between understanding the verses. -say of the Al-Qur'an students with student morals, 6) to determine the relationship between discipline and understanding of the verses of the Qur'an together with the students' morals. The method used in this research is a quantitative method with a descriptive approach, namely to obtain an overview of the relationship between discipline and understanding of the verses of the Qur'an related to morals (surah Al-Ahzab verse 21, surah Al-Ahqof verse 15 and surah Ali. Imron 110) with the morals of MAN 2 Serang City students. The result of the research states that discipline is included in the good category with a mean value of 127.72, understanding of the verses of the Qur'an is in the medium category with a mean acquisition of 73.92, student morals are in the very good category with mean acquisition of 151.44, the coefficient relationship The correlation between the discipline and the students' morals is 0.749, the correlation coefficient of understanding the verses of the Qur'an with the students' morals is 0.218 and the relationship between discipline and understanding of the verses of the Qur'an together with the students' morals has a correlation coefficient of 0.749 which means it has an influence on student morals by 74.9%.
PENGARUH LATAR BELAKANG PENDIDIKAN ORANG TUA DAN KECERDASAN EMOSIONAL SISWATERHADAP PRESTASI BELAJAR PAI Hunainah Hunainah; Dede Fatchuroji
QATHRUNÂ Vol 5 No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh ditemukan beberapa siswa yang memperoleh prestasi belajar yang baik, sementara latar belakang pendidikan dan kecerdasan emosionalnya kurang, sebaliknya ada siswa yang memiliki orang tua dengan kecerdasan emosional yang baik, dimana orang tuanya juga memiliki latar belakang tingkat pendidikan yang tinggi, tetapi hasil belajarnya rendah. Selain itu terdapat suatu kenyataan bahwa siswa yang memiliki orang tua yang berlatar belakng penidikan rendah atau tidak berpendidikan ternyata siswa tersebut mampu meraih prestasi belajar yang baik. Sebaliknya keluarga yang berpendidikan tinggi ternyata kurang berhasil dalam mendidik anaknya sehngga mendapatkan prestasi belajar yang rendah. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Apakah terdapat pengaruh latar belakang pendidikan orang tua terhadap prestasi belajar PAI siswa Kelas XI di SMKN 1 Kragilan? (2) Apakah terdapat pengaruh kecerdasan emosinal siswa terhadap prestasi belajar PAI siswa Kelas XI di SMKN 1 Kragilan? (3) Apakah latar belakang pendidikan orang tua dan kecerdasan emosional siswa secara bersama-sama berpengaruh terhadap prestasi belajar PAI siswa Kelas XI di SMKN 1 Kragilan? Penelitian ini bertujuan: Untuk Mengetahui adanya pengaruh latar belakng pendidikan orang tuadan kecerdasan siswa terhadap prestasi belajar PAI. Metode yang digunakan peneliti adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi 440 siswa kelas XI dari 13 rombel kemudian diambil sampel secara acak 44 siswa, dengan sumber data primer diperoleh dari tes dan koesioner sebanyak 20 soal, Pengolahan data menggunakan SPSS 16.0. Hasil penelitian terdapat pengaruh latar belakang pendidikan orang tua X1 dan kecerdasan emosional X2 terhadap prestasi belajar PAI siswa Y secara sendiri-sendiri X1 terhadap Y sebesar 12,9% dalam katagori sangat rendah, X2 terhadap Y sebesar 40,6% dalam katagori sedang. Sedangkan secara bersama-sama X1 dan X2 terhadap Y sebesar 50,6% masuk dalam sedang, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Dari pengolahan data diperoleh persamaan regresi yang terbentuk anatar X1, X2 dan Y adalah = 11.562 + 1.038 X1 + 0, 557 X2 artinya jika X1, dan X2 diabaikan maka Y sebesar 11.562 Dan setiap penambahan 1 point pada X1 akan memberikan tambahan Y sebesar 1.038 dan setiap penambahan 1 point pada X2 akan memberikan tambahan Y sebesar 0,557 Persamaan regresi ini signifikan pada X1 dengn nilai signifikansi 0,00 < 0,05, dan signifikan pada X2 dengan nilai sig 0,00 < 0,05.
Analysis of Public Speaking and Conversation Activities in Improving Students' Verbal Communication Skills at the Darel Azhar Islamic Boarding School Rangkasbitung Lebak Faiz Fakhrullah; Hunainah; Budi Sudrajat
Formosa Journal of Sustainable Research Vol. 1 No. 6 (2022): November 2022
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjsr.v1i6.1770

Abstract

The formulation in this study is how public speaking activities are at Darel Azhar Islamic Boarding School, how are conversation activities at Darel Azhar Islamic Boarding School, how are students' verbal communication skills at Darel Azhar Islamic Boarding School, and how are public speaking and conversation activities in improving students' verbal communication skills. The purpose of this research is to know public speaking activities at Darel Azhar Islamic Boarding School, to know conversation activities at Darel Azhar Islamic Boarding School, to know the verbal communication skills of students at Darel Azhar Islamic Boarding School and to know public speaking and conversation activities in improving the verbal communication skills of Islamic boarding school students Darel Azhar Rangkasbitung, Lebak. This research was conducted at the Darel Azhar Islamic Boarding School, Rangkasbitung, Lebak, Banten using a descriptive qualitative research method with a field research approach. According to Rijali, a qualitative descriptive method is a type of research that has the objective of describing in a systematic, factual and accurate manner the facts and characteristics of a particular population or in which phenomena are described in detail. Field research (Field Research) is defined as one of the methods used to collect data in qualitative research where in-depth knowledge of the literature is not required. The results of this study indicate that the average level of communication skills of students who have participated in public speaking and conversation activities for a long time is in the fairly good category. This the researchers got from the results of observations, interviews with several teachers who were also mentors for public speaking and conversation activities as well as students who took part in these activities. In addition, observations in the form of tests of students' public speaking abilities are also evidence of the research results.
Peran Kepala Sekolah dan Komite dalam Mengembangkan Program Kegiatan untuk Mendukung Karakter Peduli Sosial pada Anak di RA Al-Amanah Cilegon Hilda Hasanah; Umayah Umayah; Teguh Fachmi; Muhiyatul Huliyah; Hunainah Hunainah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 7 (2026): JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepala sekolah memiliki peran sentral sebagai pemimpin dan penggerak utama dalam pengembangan karakter peduli sosial pada anak. Kepala sekolah dan komite mengadakan kegiatan untuk mendukung karakter peduli sosial anak seperti : bakti sosial, kunjungan panti asuhan, penggalangan dana, kegiatan berbagi makanan, gerkan peduli lingkungan. Perkembangan peduli sosial pada anak sangat penting dilakukan kepala sekolah, guru dan komite di sekolah. Sekolah membentuk karakter peduli sosial pada anak, nilai-nilai dari karakter peduli sosial, dengan memberikan bimbingan, pemahaman dan keyakinan supaya karakter peduli sosial emosional yang ada pada peserta didik semakin berkembang dan dapat ditanamkan dengan baik dan penuh kesadaran. Namun pada kenyataannya masih banyak peserta didik yang memiliki karakter peduli sosial kurang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran kepala sekolah dan komite dalam mengembangkan program kegiatan yang mendukung karakter peduli sosial pada anak di RA Al-Amanah kota Cilegon dan sebarapa jauh perkembangannya terhadap anak. Adapun teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun teknik analisa data yang peneliti gunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang peneliti lakukan dapat disimpulkan adalah kepala sekolah dan komite telah melakukan kerja sama atau berkolaborasi melakukan perannya dalam mengembangkan program kegiatan yang mendukung sikap peduli sosial pada anak dengan baik. Peran tersebut diantaranya : 1. Kepala sekolah sebagai pendidik, 2. Kepala sekolah sebagai manajer, 3. Kepala sekolah sebagai pengadministrasian, 4. Kepala sekolah sebagai pengawas. 5. Kepala sekolah sebagai pemimpin 6. Kepala sekolah sebagai motivasi. Adapun komite sekolah : 1. Komite sekolah sebagai pertimbangan, 2. Komite sekolah sebagai pendukung, 3. Komite sekolah sebagai pengontrolan, 4. Komite sekolah sebagai mediator.
Kompetensi Kepribadian Guru dalam Mengenalkan Emosi Pada Anak di PAUD Al-Fitri Kecamatan Cikande Kabupaten Serang Juholilah Juholilah; Hunainah Hunainah; Yahdinil Firda Nadhirah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru memiliki peran yang penting di dalam dunia pendidikan, kualitas pembelajaran anak didik tergantung pada kompetensi guru dalam melaksanakan pendidikan dan pembelajaran di sekolah. Pada bidang pendidikan anak usia dini, guru memiliki peranan yang sangat krusial dalam upaya mencapai perkembangan optimal pada diri anak didiknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi kepribadian guru di PAUD Al-Fitri, bagaimana emosi setiap anak di PAUD Al-Fitri, bagaimana kompetensi kepribadian guru dalam mengelola emosi pada anak di PAUD Al-Fitri. Metode pada penelitian ini Adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Kompetensi kepribadian guru di PAUD Al-Fitri sudah cukup baik, dan sebagian dari guru sudah menguasai indikator kompetensi kepribadian guru sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan. Memiliki kepribadian yang mencerminkan kepribadian yang bertakwa dan berakhlak sangat dibutuhkan sebagai pendidik. Memiliki kepribadian yang mantap adalah fondasi penting bagi seorang pendidik bertindak konsisten. Memiliki kepribadian rasa bangga menjadi guru tercermin dalam sikap dedikasi yang terbaik. Memiliki kepribadian tanggung jawab yang tinggi yaitu kesediaan guru untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya. Emosi setiap anak di PAUD Al-Fitri anak sebagian anak cenderung menunjukkan emosinya kepada guru bahwa yang sedang ia rasakan itu bernama “senang, sedih, marah, dan takut”. Kompetensi kepribadian guru dalam mengelola emosi kepada anak di sini guru melakukan strategi kepada anak memberikan motivasi, memberikan kesempatan pada anak untuk meluapkan emosi, mengarahkan emosi, serta menjadi pendengar bagi anak ketika berada di lingkungan sekolah. Dengan demikian kompetensi kepribadian guru dalam mengelola emosi kepada anak sangatlah penting dalam mengenali dan memberikan kesempatan bagi anak dalam meluapkan emosi dirinya
Strategi Kepala Sekolah dalam Pengembangan Profesionalisme Guru PAUD Non Linier Di PAUD BKB Kemas Al-ikhlas Susyanti Susyanti; Umayah Umayah; Wulan Fauzia; Hunainah Hunainah; Muhiyatul Huliyah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepala sekolah merupakan faktor terpenting dalam memajukan lembaganya. Kepala sekolah juga diharuskan untuk mempunyai strategi-strategi khusus yang dapat meningkatkan pembelajaran, kurikulum, kinerja guru dan juga profesionalisme guru, terlebih lagi pada para guru non linier yang memiliki latar belakang bukan guru pendidikan anak usia dini. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis strategi yang dilakukan kepala sekolah untuk pengembangan profesionalisme guru paud non linear di PAUD BKB Kemas Al-ikhlas, menganalisis profesionalisme guru paud non linear di PAUD BKB Kemas Al-ikhlas, serta menganalisis faktor pendukung dan penghambat dari strategi yang dilakukan kepala sekolah dalam pengembangan Profesionalisme guru paud non linear di PAUD BKB Kemas Al-ikhlas. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan strategi kepala sekolah, profesionalisme guru dan juga faktor pendukung dan penghambatnya. Objek penelitiannya adalah kepala sekolah dan juga empat guru PAUD non linier. Teknik pengumpulan datanya berupa lembar observasi, wawancara dan dokumentasi. Serta analisis data yang digunakan yaitu melalui beberapa tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data serta kesimpulan atau verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut menunjukan bahwa strategi kepala sekolah sudah diterapkan dengan cukup optimal di PAUD BKB Kemas Al-ikhlas. Profesionalisme guru PAUD non linier di PAUD BKB Kemas Al-ikhlas juga sudah cukup baik. Dan terdapat beberapa faktor pendukungnya yaitu terjalinnya hubungan yang baik antara kepala sekolah dan juga para guru PAUD non linier di lingkungan sekolah, media pembelajaran yang edukatif untuk proses pembelajaran, serta sarana dan prasarana yang memadai untuk keberlangsungan proses kegiatan pembelajaran. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu anggaran biaya yang kurang memadai dan keterbatasan guru linier yang lebih kompeten.