Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Prinsip Palemahan Sebagai Kontrol Pelestarian Lingkungan Hidup Dalam Hukum Hindu Nyoman Widyani; I Nengah Juliawan
PARIKSA: Jurnal Hukum Agama Hindu Vol 5, No 1 (2021): PARIKSA-JURNAL HUKUM HINDU STAHN MPU KUTURAN SINGARAJA
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Mpu Kuturan Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55115/pariksa.v5i1.1169

Abstract

Human beings have a great responsibility and influence on environmental changes around it and environmental management including prevention, damage and pollution management and environmental quality recovery has demanded the development of various policy tools and programs and activities supported by other environmental management support systems. Hindu law is a Dharma derived from Rta. Religion itself is also a moral norm or rule that is directly derived from the revelation of God Almighty. Tri Hita Karana in general shows the existence of recognized philosophical, sociological and ecological values and characterizes the integration and balancing of 3 (three) elements of life: God, nature and man. The concept of Palemahan as the principle of community life becomes an integral part of the awig-awig of Pakraman Village. Palemahan as a control of environmental preservation in Hindu law and its relevance to environmental conservation efforts as an effort to control the pattern of people's lives. Normative legal research using literature studies is legal research that places the law as a building system of norms. Descriptive-analytical research specifications. Data collection methods used through library research methods and data are analyzed qualitatively-normatively.
HUKUM ADAT (AWIG-AWIG) SISTEM PERKAWINAN BALI AGA DI DESA TENGANAN PEGRINGSINGAN KECAMATAN MANGGIS KABUPATEN KARANGASEM Putu Ersa Rahayu Dewi; I Nengah Juliawan
PARIKSA: Jurnal Hukum Agama Hindu Vol 4, No 2 (2020): PARIKSA-JURNAL HUKUM HINDU STAHN MPU KUTURAN SINGARAJA
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Mpu Kuturan Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55115/pariksa.v4i2.1148

Abstract

Perkawinan ialah ikatan lahir batin antara seorang pria dan seorang wanita sebagai suami isteri dengan tujuan membentuk keluarga yang bahagia dan kekal berdasarkan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Negara mengakui dan menghormati kesatuan-kesatuan masyarakat hukum adat beserta hak-hak tradisionalnya sepanjang masih hidup dan sesuai dengan perkembangan masyarakat dan prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang diatur dalam undang-undang bahwa hukum adat sebagai hukum yang berlaku bagi rakyat Indonesia. Bali merupakan salah satu provinsi yang ada di Indonesia, sangat kental dengan hukum adat dan kebiasan-kebiasaan yang berlaku dalam masyarakat adat yang ditunjukkan untuk mengatur kebutuhan masyarakatnya. Desa adat Tenganan Pegringsingan dalam setiap kehidupan masyarakat selalu berpegang pada awig-awig (Hukum Adat) desa. Begitu juga halnya dengan sistem perkawinan yang telah diatur dalam ketentuan desa adat. Hukum adat tentang sistem perkawinan di Desa Tenganan Pegringsingan di atur dalam beberapa pasal dalam Awig-Awig Desa Adat Tenganan Pegringsingan yang dibagi menjadi 11 pasal diantaranya, pasal 4,5,6,15,16,32,40,49,50,56 dan 57. Metode yang digunakan dalam karya ilmiah ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus etnografi.Kata Kunci : Hukum Adat, Awig-Awig, Perkawinan, Tenganan Pegringsingan
IMPLEMENTASI METODE PEMBELAJARAN INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SAMBRAMA WACANA PADA MASA PANDEMI COVID 19 (SISWA KELAS XI SMAN 1 BATURITI) I Gede Sudiarta; I Nengah Juliawan
Subasita: Jurnal Sastra Agama dan Pendidikan Bahasa Bali Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55115/subasita.v2i1.1410

Abstract

Socio-cultural aspects of education in Balinese language subjects, which can improve students' abilities and skills, namely material about discourse sambrama. The Covid 19 pandemic has made the quality of education in Indonesia seem to be decreasing every day. The Covid-19 pandemic forces education actors to also pursue and develop themselves so as not to be left far behind. This obstacle causes a decrease in the ability of students to understand the values of discourse, both in the realm of theory and practice, this is obtained through the number of 34 students, but only 20 students complete and the rest are incomplete. This shows that classically only 58.82% of students completed. This teacher or educator must be able to design a lesson that can truly equip students with both theoretical and practical knowledge. One of the alternative answers to the above problems, the teacher can choose the Inquiry learning method with Classroom Action Research which strongly supports the program of improving the quality of learning in schools, which results in improving the quality of education whose reliability allows teachers to identify and formulate hypotheses convincingly, develop strategies which can be applied to situations in class XI SMAN 1 Baturiti.Keywords: Pandemic Covid 19, inquiry method, sambrama wacana, education.