Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Implementasi mobile learning berbasis android terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran instalasi tenaga listrik kelas XI-TIPTL di SMK Pekerjaan Umum Negeri Bandung Abdu Yakan Rosyadi
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 2 No. 01 (2022): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Februari 2022
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v2i01.108

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi berkembang pesat dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu bidang yang mandapatkan pengaruh dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi adalah bidang pendidikan. Smartphone memiliki potensi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pembelajaran. Android menjadi sistem operasi smartphone terbesar di dunia yang memiliki berbagai fitur untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini adalah mengimplementasikan mobile learning berbasis android untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Materi yang digunakan dalam mobile learning ini adalah materi sistem pembumian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik quasi experiment berbentuk pre-test and post-test group dan bertempat di SMK Pekerjaan Umum Negeri Bandung. Objek penelitian yaitu kelas XI-TIPTL sebanyak 37 orang siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar aspek kognitif sebelum dan sesudah menggunakan mobile learning mengalami peningkatan dengan kriteria sedang. Pada ranah afektif, penilaian sikap dilihat dari prosedur pembelajaran menggunakan mobile learning didapatkan hasil capaian ranah afektif dengan kategori sangat baik. Pada ranah psikomotorik dilihat dari penilaian praktikum pemasangan sistem pebumian yang telah didukung menggunakan mobile learning dan jobsheet praktikum didapatkan hasil capaian ranah psikomotorik dengan kategori A. Berdasarkan hasil uji angket didapatkan hasil bahwa secara keseluruhan pembelajaran dengan menggunakan mobile learning dapat diterima secara baik.
Analisis Efisiensi Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya On-Grid 151 kWp untuk Industri di Cikarang Rosyadi, Abdu Yakan; Hartopo, Ibnu; Edypoerwa, Mugni Labib; Padmadewi, Ayu Laksmi
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 9, No 2: December 2024
Publisher : Politeknik Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31544/jtera.v9.i2.2024.175-184

Abstract

Energi terbarukan, khususnya Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), menjadi salah satu solusi efektif dalam mengurangi ketergantungan terhadap sumber energi fosil yang semakin berkurang dan memiliki dampak negatif terhadap lingkungan. Dengan memanfaatkan energi matahari yang melimpah, PLTS mampu menyediakan sumber listrik yang lebih ramah lingkungan serta berkontribusi dalam upaya mitigasi perubahan iklim. Selain itu, perkembangan teknologi fotovoltaik yang semakin efisien serta kebijakan pemerintah yang mendukung energi hijau telah mendorong adopsi sistem PLTS di berbagai sektor, termasuk industri. Studi ini berfokus pada analisis efisiensi sistem PLTS on-grid berkapasitas 151 kWp yang diterapkan di PT. Modern Plastik Industri, Cikarang sebagai bagian dari strategi efisiensi energi dan pengurangan biaya operasional listrik. Penelitian ini mencakup berbagai aspek teknis, mulai dari perancangan sistem, pemilihan komponen utama seperti panel surya, inverter, dan sistem perlindungan, hingga simulasi kinerja menggunakan perangkat lunak PVsyst untuk memprediksi potensi produksi listrik secara akurat. Hasil simulasi menunjukkan bahwa sistem PLTS ini mampu menghasilkan energi listrik sebesar 222,6 MWh per tahun, dengan Performance Ratio (PR) rata-rata sekitar 82%, yang menandakan efisiensi operasional yang tinggi. Nilai PR yang tinggi mencerminkan minimnya kehilangan energi dalam sistem serta optimalisasi performa dari panel surya dan inverter yang digunakan. Selain itu, analisis data monitoring menunjukkan bahwa PLTS dapat mengurangi ketergantungan pada listrik dari jaringan PLN selama periode siang hari, sehingga membantu menekan biaya listrik dan meningkatkan kemandirian energi industri. Implementasi sistem ini juga memberikan kontribusi positif terhadap pengurangan emisi karbon dan mendukung transisi menuju energi bersih, sejalan dengan upaya pencapaian target keberlanjutan energi nasional.
Desain Sistem PLTS Hybrid dengan Pemodelan HOMER Pro dan PVSyst di Desa Semang, NTT, Indonesia Hartopo, Ibnu; Rosyadi, Abdu Yakan
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 10, No 1: Juni 2025
Publisher : Politeknik Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31544/jtera.v10.i1.2025.113-122

Abstract

Desa Semang di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, merupakan salah satu wilayah terpencil di Indonesia yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap energi listrik. Kondisi geografis yang menantang dan infrastruktur yang terbatas menyebabkan pasokan energi belum merata, sehingga menghambat pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat. Untuk menjawab tantangan tersebut, energi terbarukan seperti tenaga surya menjadi solusi potensial karena ketersediaan radiasi matahari yang tinggi sepanjang tahun. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengoptimalkan sistem hybrid berbasis energi terbarukan di Desa Semang dengan pendekatan simulasi menggunakan perangkat lunak HOMER Pro dan PVSyst. Sistem yang dirancang terdiri atas panel surya, baterai, dan generator untuk memenuhi kebutuhan energi harian sebesar 216,67 kWh. HOMER Pro digunakan untuk mengevaluasi efisiensi teknis dan ekonomi sistem, sedangkan PVSyst digunakan untuk menganalisis performa teknis sistem fotovoltaik, termasuk Performance Ratio (PR) dengan nilai tahunan sebesar 76,4%. Berdasarkan hasil simulasi HOMER yang ditampilkan pada Tabel 8, konfigurasi sistem PV+Baterai+Genset memberikan hasil paling optimal dengan Net Present Cost (NPC) sebesar 5,13 miliar dan Levelized Cost of Energy (LCOE) terendah sebesar Rp. 3.991/kWh, serta kebutuhan biaya investasi awal (CAPEX) sebesar 1,83 miliar. Hasil simulasi menunjukkan bahwa pendekatan terintegrasi ini mampu menghasilkan desain sistem energi yang optimal, efisien, dan sesuai dengan kondisi lokal.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Efisiensi Energi dan Implementasi PJU Hemat Energi di Desa Cupunagara, Kabupaten Subang, Jawa Barat Abdu Yakan Rosyadi; Maman Somantri; Arjuni Budi Pantjawati
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2484

Abstract

Konsumsi energi listrik rumah tangga di wilayah pedesaan masih cenderung tidak efisien akibat rendahnya literasi energi dan keterbatasan pemahaman masyarakat terhadap penggunaan teknologi hemat energi. Di Desa Cupunagara, Kabupaten Subang, belum terdapat program edukasi terstruktur yang mampu meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam mengelola konsumsi listrik secara efisien. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi energi, mengubah perilaku penggunaan listrik, serta mendorong penerapan teknologi hemat energi berbasis pemberdayaan masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan community-based learning dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut. Kegiatan melibatkan 30 peserta yang dipilih secara purposive. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen pre-test dan post-test, observasi praktik, serta kuesioner persepsi. Hasil menunjukkan peningkatan literasi energi sebesar 40% berdasarkan skor pre–post test. Selain itu, telah terpasang 5 titik PJU hemat energi dan terbentuk Kelompok Kerja Hemat Energi sebagai agen keberlanjutan program. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukasi partisipatif yang dipadukan dengan implementasi teknologi sederhana efektif dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat. Model ini berpotensi direplikasi pada desa lain sebagai bagian dari upaya mendukung program efisiensi energi nasional.
Analisis penggunaan ChatGPT sebagai alat bantu tugas untuk siswa sekolah menengah kejuruan menggunakan CBAM LoU Maman Somantri; Adzkiya Azizah; Abdu Yakan Rosyadi
Curricula: Journal of Curriculum Development Vol. 5 No. 1 (2026): Curricula: Journal of Curriculum Development
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/curricula.v5i1.95750

Abstract

The use of ChatGPT in education still faces several challenges, including misuse of technology, potential plagiarism, and academic misconduct. This study evaluates the use of ChatGPT as a task-support tool for vocational high school students using the Concerns-Based Adoption Model (CBAM) Levels of Use (LoU) framework. A qualitative case study involved 10 students from a public vocational high school in Bandung, representing diverse levels of academic achievement and skill programs. Data collection employed semi-structured interviews, direct observations, and document analysis (chat histories and assignment drafts), triangulated to support objective LoU stage mapping. Findings reveal that 50% of students are at the IVA Routine and IVB Refinement stages, 30% at Mechanical Use (III), and 20% reach Integration (V) and Renewal (VI) as AI change agents. ChatGPT provides personalized learning, flexible access, time efficiency, and instant feedback, yet raises ethical challenges, risks of overdependence, and the potential decline of critical thinking, requiring pedagogical intervention. Results indicate the use of adaptive strategies and differentiated policies based on students' LoU positions, thereby strengthening peer tutoring and ethical supervision. This ensures responsible and sustainable adoption of AI in vocational education. The novelty lies in the detailed LoU mapping for SMK students, which provides a practical typology for teachers and school administrators.