Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGEMBANGAN WEBQUEST BERBASIS INKUIRI PADA MATA KULIAH ASESSMEN PEMBELAJARAN DI STKIP PGRI LAMONGAN Ety Youhanita
Jurnal Teladan: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Teladan Vol.3. No.1 Mei 2018
Publisher : FKIP Unirow Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.314 KB)

Abstract

This study aims to determine the development of the mindset of learners who often receive the material in the form of problem solving. This type of research using research development, the subject of research is the students of economic education. Data collection tool in the form of documentation and questionnaire using Likert scale. The research results show on the webquest development process in 3 stages. The initial stage of development is the learner is required to analyze and manage the learning outcomes by developing the instrument to be evaluated, the inquiry-based webquest method directs the learners to browse and is able to solve the existing case study at webquest stage. The second stage of development by using the development model of Peter Fenrich is developing CRT where CRT is developed with a questionnaire as a media feasibility tool webquest consists of 20 items of question, then develop a learning strategy that is using the first principle of introduction learning, task, process, evalution and last conclusion. The last stage is evaluation with trial review on some experts, among others media experts who stated media developed with a score of 70.5%, material experts said the media got a value of 72% while the individual test media developed a score of 77.5 %. The development of webquest media based on inquiry has fulfilled the purpose of developing webquest skills of learners starting there is a more complex increase.
Hypnoparenting: Pola Asuh Anak Dan Remaja Di Era Digital Ninies Eryadini; Yayuk Chayatun Machsunah; Ety Youhanita
Gudang Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): GJPM - Juli s/d Desember
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjpm.v2i2.720

Abstract

Peran orang tua sangat penting dalam membimbing anak dan remaja di era digital ini. Era digital tidak mungkin dihindari sehingga penting bagi orang tua untuk beradaptasi. Orang tua harus menerapkan pola asuh anak dan remaja yang tepat agar terhindar dari permasalahan dan konflik. Penyuluhan mengenai hypnoparenting dan pola asuh anak dan remaja di era digital (PAAREDI) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta terhadap pentingnya pola asuh yang tepat sehingga dapat menjadi support system bagi keluarga. Penyuluhan ini diadakan di desa Plosowahyu hasil kerjasama Tim Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Adi Buana dengan Pemerintahan Desa Plosowahyu Kecamatan Lamongan. Penyuluhan dilaksanakan secara klasikal tatap muka, dengan metode ceramah, diskusi dan demonstrasi hypnoparenting. Dengan demikian peserta tidak hanya memperoleh teori pengasuhan anak, akan tetapi juga pengalaman langsung mengenai hypnoparenting. Peserta merespon positif dan antusias mengikuti kegiatan, Diharapkan setelah mengikuti penyuluhan ini peserta dapat menerapkan pola asuh yang tepat bagi keluarganya serta menyebarluaskan informasi penting ini kepada masyarakat di wilayahnya masing-masing
Kemitraan Sosialisasi Akreditasi PAUD oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro Tahun 2025 dalam Upaya Penjaminan Mutu Pendikan Suryanto, Hadi; Abd. Ghofur; Ety Youhanita
Jurnal PADAMU NEGERI (Pengabdian pada Masyarakat Bidang Eksakta) Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda (PDM) Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/padamunegeri.v6i2.2000

Abstract

Penjaminan mutu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menjadi perhatian utama dalam upaya peningkatan kualitas layanan pendidikan sejak tahap paling awal. Akreditasi PAUD merupakan salah satu instrumen penjaminan mutu yang penting untuk memastikan kesesuaian layanan terhadap standar nasional pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan dan dampak program Kemitraan Sosialisasi Akreditasi PAUD yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro pada tahun 2025. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Sosialisasi diikuti oleh 63 peserta yang terdiri atas penyelenggara dan pendidik PAUD. Hasil kajian menunjukkan bahwa program kemitraan ini telah meningkatkan pemahaman peserta terhadap kebijakan akreditasi, memperkuat kesiapan satuan PAUD dalam memenuhi standar mutu, serta mendorong perubahan praktik pembelajaran yang lebih terencana dan terdokumentasi. Ditemukan pula bahwa pendekatan kemitraan turut memperkuat kolaborasi antara Dinas Pendidikan, pengawas PAUD, dan pengelola satuan dalam konteks penjaminan mutu pendidikan.
PELATIHAN PENGEMBANGAN DAN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS QR CODE BAGI GURU DALAM UPAYA PENINGKATAN EFEKTIVITAS BELAJAR Ety Youhanita; Evi Aulia Rachma; Ratna Nurdiana; Ninies Eryadini
Kanigara Vol 6 No 1 (2026): Kanigara
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/9nfvxh68

Abstract

Pendidikan Abad ke-21 menuntut adanya integrasi teknologi untuk menciptakan proses pembelajaran yang interaktif dan meningkatkan literasi digital peserta didik. Namun, banyak guru SD di Lamongan masih menghadapi tantangan dalam mengembangkan dan memanfaatkan media pembelajaran berbasis teknologi, seperti Quick Response(QR) Code. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam merancang dan mengintegrasikan media pembelajaran berbasis QR Code sebagai upaya peningkatan efektivitas belajar. Kegiatan pengabdian dilaksanakan mulai 17–19 September 2025 di Aula Universitas PGRI Adi Buana PSDKU Lamongan.       Metode yang      digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan empat tahapan utama: Perencanaan (Planning), Tindakan (Action), Observasi (Observation), dan Refleksi (Reflection). Tahap perencanaan mengidentifikasi bahwa guru memerlukan pelatihan praktis untuk mengatasi keterbatasan keterampilan teknis dan adopsi media digital. Tahap tindakan berupa pelaksanaan pelatihan praktik pembuatan dan pengintegrasian QR Code ke dalam bahan ajar. Hasil observasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada keterlibatan peserta dan keterampilan teknis, di mana seluruh peserta berhasil menghasilkan rancangan bahan ajar berbasis QR Code. Tahap refleksi mengindikasikan bahwa guru merasa lebih percaya diri dan termotivasi untuk menggunakan media QR Code karena dinilai praktis dan mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih kontekstual, sehingga diharapkan dapat meningkatkan efektivitas belajar. Disimpulkan bahwa pelatihan berbasis PAR efektif dalam memperkuat kapasitas literasi digital guru.