Rina Harwati
Program Studi Sarjana Kebidanan Dan Profesi Bidan STIKES Estu Utomo

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN KADER TENTANG PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID-19 DI KELURAHAN GIRIPURWO KABUPATEN WONOGIRI Wahyuningsih, Wahyuningsih; Harwati, Rina; Rismawati, Rismawati; Setiyaningsih, Atik
Jurnal Kebidanan VOLUME 14. NO.01, JUNI 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v14i01.520

Abstract

Pada awal tahun 2020 dunia digemparkan dengan munculnya virus jenis baru yakni coronavirus (SARS-CoV-2) yang dapat menimbulkan penyakit yang bernama Coronoavirus Disese 2019 atau disingkat menjadi COVID-19, wabah virus COVID-19 secara tidak langsung menggerkan dunia global. Sejak pertama kali kasus positif COVID-19 ini diumumkan pada tanggal 2 Maret 2020 lalu, virus ini menyebar dengan cepat ke berbagai wilayah di Indonesia. Sampai saat ini bulan Juli 2021 kementrian kesehatan melaporkan kasus positif COVID-19 adalah 3,08 juta kasus, sembuh 2,34 juta, dan meninggal dunia 80.859 (www.covid19.co.id). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan kader tentang pencegahan penyebaran covid-19 di Kelurahan Giripurwo. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Experiment Design yaitu jenis desain penelitian yang memiliki kelompok kontrol dan kelompok eksperimen tidak dipilih secara random. Peneliti menggunakan rancangan Two Pretest -Posttest With Control Group dengan menggunakan dua kelompok yaitu kelompok ekperimen dan kelompok kontrol atau kelompok pembanding penelitian tersebut dengan sampel 65 untuk masing-masing kelompok. Hasil penelitian menggunakan uji analisis mann whitney test adalah: ada perbedaan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol setelah dilakukan pendidikan kesehatan pada kelompok eksperimen yakni sebesar 18,5%. Kesimpulannya ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan kader tentang pencegahan penyebaran covid-19.
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG NUTRISI DENGAN STATUS GIZI PADA REMAJA PUTRI KELAS VII DI SMP N 3 BOYOLALI Hartanti, Ani; Harwati, Rina; Arswinda, Arswinda
Jurnal Cakrawala Keperawatan Jurnal Cakrawala Keperawatan Vol. 01 No. 02 Juli 2024
Publisher : STIKES Estu Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jck.v1i02.766

Abstract

Latar Belakang : Masalah gizi yang dialami remaja di Indonesia terdapat 3 masalah yaitu kekurangan gizi yang menyebabkan stunting, kurang gizi mikro yang menyebabkan anemia dan kelebihan berat badan. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, menunjukan bahwa 25,7% remaja usia 13-15 tahun dan 26,9 % remaja usia 16-18 tahun dengan status gizi pendek dan sangat pendek, 8,7% remaja usia 13-15 tahun dan 8,1% remaja usia 16-18 tahun dengan kondisi kurus dan sangat kurus dan 16,0% pada remaja usia 13-15 tahun dan 13,5% pada remaja usia 16-18 tahun dalam keadaan berat badan lebih. Dampak kurang nutrisi bisa menyebabkan kematian akibat kesehatan yang buruk Tujuan : Untuk Mengetahui hubungan pengetahuan tentang nutrisi dengan status gizi pada remaja putri kelas VII di SMP N 3 Boyolali. Metode : Merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswi kelas VII di SMP N 3 Boyolali sebanyak 130 siswi. Jumlah sample sebanyak 99 responden yang diambil dengan teknik random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner, timbangan dan statur meter. Data yang diperoleh dianalisa dengan uji Chi Square. Hasil : Hasil uji Fisher Exact menunjukkan p value 0,044>0,05 artinya ada hubungan pengetahuan tentang nutrisi dengan status gizi pada remaja putri kelas VII Di SMP N 3 Boyolali Simpulan : Ada hubungan pengetahuan tentang nutrisi dengan status gizi pada remaja putri kelas VII di SMP N 3 Boyolali. Saran : Diharapkan adanya peran orang tua di rumah dan guru disekolah untuk memantau pola makan anak remaja untuk mencegah status gizi yang tidak normal.
PENGETAHUAN TENTANG PAP SMEAR DENGAN PERILAKU PEMERIKSAAN PAP SMEAR PADA PUS DI DESA POTRONAYAN KECAMATAN NOGOSARI KABUPATEN BOYOLALI Cahyarini, Luluk Lusiati; Hartanti, Ani; Eka Rini, Sri Madya Bakti; Harwati, Rina
Jurnal Cakrawala Keperawatan Jurnal Cakrawala Keperawatan Vol.03 No.01 Januari 2026
Publisher : STIKES Estu Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jck.v3i01.983

Abstract

Kanker serviks merupakan keganasan yang berasal dari seviks. Penyebab kanker serviks diketahui adalah cairan HPV (Human Papiloma Virus). Pap smear merupakan suatu metode untuk pemeriksaan sel cairan dinding leher rahim dengan mengunakan mikroskop, yang dilakukan secara cepat, tidak sakit, dan dengan biaya yang relatif terjangkau serta hasil yang akurat Penelitian ini berlujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang pap smear dengan perilaku pemeriksaan pap smear pada PUS di Desa Potronayan Kecamatan Nogosari Kabupaten Boyolali. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Desain penelitian survei analitik. Pendekatan yang digunakan dalam rancangan penelitian ini adalah cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah PUS di Desa Potronayan Kecamatan Nogosari Kabupaten Boyolali berjumlah 143 Responde. Sampel dihitung dengan rumus slovin sejumlah 59, teknik sampling dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner. Analisis bivariat menggunakan chi square. Hasil penelitian pengetahuan tentang pap smear menunjukkan mayoritas memiliki pengetahuan baik yaitu 28 responden (47,5%) dan minoritas dengan pengetahuan kurang sejumlah 12 responden (20,3%). Perilaku pemeriksaan pap smear pada PUS mayoritas dalam kategori tidak melakukan yaitu 47 responden (79,7%), dan sisanya 12 responden (20,3%) dalam kategori melakukan. Ada hubungan pengetahuan tentang pap smear dengan perilaku pemeriksaan pap smear pada PUS di Desa Potronayan Kecamatan Nogosari Kabupaten Boyolali (p-value 0,020 <0,05). Ada hubungan pengetahuan tentang pap smear dengan perilaku pemeriksaan pap smear pada PUS di Desa Potronayan Kecamatan Nogosari Kabupaten Boyolali