Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum, dan Dana Alokasi Khusus terhadap Belanja Modal Kabupaten/Kota di Sumatera Utara Periode 2022–2024 Yolanda Br Marpaung; Rimbun C.D. Sidabutar; Danri Toni Siboro
YUME : Journal of Management Vol 9, No 2
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yume.v9i2.11563

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi, Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU), dan Dana Alokasi Khusus (DAK) terhadap belanja modal pada pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara periode 2022–2024. Populasi dalam penelitian ini meliputi seluruh kabupaten/kota di Sumatera Utara yang berjumlah 33 daerah, yang terdiri atas 25 kabupaten dan 8 kota. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan total observasi sebanyak 99 data selama tiga tahun penelitian. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari laporan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan, serta Badan Pusat Statistik (BPS). Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda untuk menguji pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak berpengaruh signifikan terhadap belanja modal. Pendapatan Asli Daerah (PAD) berpengaruh positif dan signifikan terhadap belanja modal, yang menunjukkan bahwa peningkatan kemandirian fiskal daerah mampu mendorong alokasi belanja modal. Sementara itu, Dana Alokasi Umum (DAU) tidak berpengaruh signifikan terhadap belanja modal, yang mengindikasikan bahwa dana tersebut lebih banyak digunakan untuk belanja operasional. Sebaliknya, Dana Alokasi Khusus (DAK) berpengaruh positif dan signifikan terhadap belanja modal, karena penggunaannya secara langsung diarahkan untuk pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) serta Dampaknya terhadap Transparansi Laporan Keuangan Desa Pangurdotan Putri Sitompul; Rimbun C.D. Sidabutar; Magdalena J. Siringoringo
YUME : Journal of Management Vol 9, No 2
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yume.v9i2.11561

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) serta dampaknya terhadap transparansi laporan keuangan di Desa Pangurdotan. Penelitian ini juga mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang memengaruhi penerapan SAP serta kontribusinya terhadap peningkatan transparansi laporan keuangan desa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan aparatur desa sebagai informan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SAP berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan desa, yang ditandai dengan laporan yang lebih rapi, sistematis, dan mudah dipahami oleh masyarakat maupun pihak pengawas. Faktor internal, seperti kompetensi sumber daya manusia, budaya organisasi, dan komitmen aparatur desa, serta faktor eksternal, seperti regulasi pemerintah, pendampingan, dan pelatihan, terbukti berperan penting dalam keberhasilan penerapan SAP. Selain itu, penerapan SAP juga meningkatkan akuntabilitas, meminimalkan risiko kesalahan dan manipulasi dalam pencatatan keuangan, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan keuangan desa. Dengan demikian, penerapan SAP memiliki peran strategis dalam mewujudkan pengelolaan keuangan desa yang profesional, transparan, dan akuntabel.