Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum, dan Dana Alokasi Khusus terhadap Belanja Modal Kabupaten/Kota di Sumatera Utara Periode 2022–2024 Yolanda Br Marpaung; Rimbun C.D. Sidabutar; Danri Toni Siboro
YUME : Journal of Management Vol 9, No 2
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yume.v9i2.11563

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi, Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU), dan Dana Alokasi Khusus (DAK) terhadap belanja modal pada pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara periode 2022–2024. Populasi dalam penelitian ini meliputi seluruh kabupaten/kota di Sumatera Utara yang berjumlah 33 daerah, yang terdiri atas 25 kabupaten dan 8 kota. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan total observasi sebanyak 99 data selama tiga tahun penelitian. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari laporan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan, serta Badan Pusat Statistik (BPS). Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda untuk menguji pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak berpengaruh signifikan terhadap belanja modal. Pendapatan Asli Daerah (PAD) berpengaruh positif dan signifikan terhadap belanja modal, yang menunjukkan bahwa peningkatan kemandirian fiskal daerah mampu mendorong alokasi belanja modal. Sementara itu, Dana Alokasi Umum (DAU) tidak berpengaruh signifikan terhadap belanja modal, yang mengindikasikan bahwa dana tersebut lebih banyak digunakan untuk belanja operasional. Sebaliknya, Dana Alokasi Khusus (DAK) berpengaruh positif dan signifikan terhadap belanja modal, karena penggunaannya secara langsung diarahkan untuk pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) serta Dampaknya terhadap Transparansi Laporan Keuangan Desa Pangurdotan Putri Sitompul; Rimbun C.D. Sidabutar; Magdalena J. Siringoringo
YUME : Journal of Management Vol 9, No 2 (2026)
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yume.v9i2.11561

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) serta dampaknya terhadap transparansi laporan keuangan di Desa Pangurdotan. Penelitian ini juga mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang memengaruhi penerapan SAP serta kontribusinya terhadap peningkatan transparansi laporan keuangan desa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan aparatur desa sebagai informan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SAP berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan desa, yang ditandai dengan laporan yang lebih rapi, sistematis, dan mudah dipahami oleh masyarakat maupun pihak pengawas. Faktor internal, seperti kompetensi sumber daya manusia, budaya organisasi, dan komitmen aparatur desa, serta faktor eksternal, seperti regulasi pemerintah, pendampingan, dan pelatihan, terbukti berperan penting dalam keberhasilan penerapan SAP. Selain itu, penerapan SAP juga meningkatkan akuntabilitas, meminimalkan risiko kesalahan dan manipulasi dalam pencatatan keuangan, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan keuangan desa. Dengan demikian, penerapan SAP memiliki peran strategis dalam mewujudkan pengelolaan keuangan desa yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Analisis Fungsi Anggaran Kas Sebagai Alat Pengendalian dan Pengawasan Pada Regional 1 PTPN 1 Tanjung Morawa Silupianti Sihombing; Halomoan S Sihombing; Rimbun C.D Sidabutar
Jurnal Minfo Polgan Vol. 13 No. 1 (2024): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v13i1.13646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara kerja proses persiapan anggaran kas, menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan perbedaan (varians) antara anggaran dan realisasi anggaran uang tunai serta pengendalian dan pengawasan anggaran cash di Regional 1 PTPN 1 Tanjung Morawa dengan periode pengamatan anggaran tunai pada tahun 2022-2023. Dalam penelitian ini, para peneliti menggunakan penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara dengan meminta, mengumpulkan, menghitung dan menganalisis data keuangan dari kegiatan pendanaan di Regional 1 PTPN 1 Tanjung Morawa sehingga dapat memberikan informasi dan catatan.Berdasarkan hasil penelitian dan diskusi di Regional 1 PTPN 1 Tanjung Morawa, pendapatan tunai lebih kecil dari pada pengeluaran tunai, dan ada perbedaan yang tidak menguntungkan antara anggaran dan realisasi anggaran uang tunai di regional 1 PTTN 1 Hal ini dapat menyebabkan tidak menguntungkan bagi perusahaan, karena anggaran lebih besar dari realisasi, itu disebut varian positif dan sebaliknya, jika anggaran kurang dari realisasinya, itu dinamakan varian negatif.
Pengaruh Laba Bersih dan Arus Kas Operasi Terhadap Kebijakan Deviden Pada Perusahaan Manufaktur Makanan dan Minuman Periode 2019-2023 Silvie Br Simanjuntak; Rimbun C.D Sidabutar; Halomoan Sihombing
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 3: Maret 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i3.8685

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh laba bersih dan arus kas operasi terhadap kebijakan deviden pada perusahaan manufaktur makanan dan minuman 2019-2023 variabel independen adalah kebijakan deviden variabel dependen ialah laba bersih dan arus kas operasi. Metode penelitian ini adalah kuantitatif, dengan populasi mencakup seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek indonesia. Hasil analisis data menunjukkan bahwa Variabel laba bersih memiliki nilai t dengan nilai signifikansi 0,049 dimana nilai signifikansi tersebut lebih kecil dari 0,05. Dengan demikian variabel laba bersih berpengaruh positif dan signifikan terhadap DPR (deviden payout ratio). Laba bersih juga membantu menarik modal investor baru yang berharap untuk menerima dividen dari operasi yang berhasil dimasa yang akan datang. Variabel arus kas operasi memiliki nilai t dengan nilai signifikansi 0,324 dimana nilai signifikansi tersebut lebih besar dari α = 0,05. Dengan demikian variabel arus kas operasi berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap DPR (deviden payout ratio). Hal ini mengindikasi bahwa arus kas operasi yang tinggi tidak akan meningkatkan DPR (deviden payout ratio).
Pelatihan Pencatatan Keuangan Untuk UMKM CV Leo Ulos Di Pematang Siantar Hamonangan Siallagan; Rimbun CD Sidabutar; Christnova Hasugian
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 2 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v5i2.5588

Abstract

Kegiatan yang mengabdikan diri kepada masyarakat dengan memberikan pelatihan pencatatan keuangan berjalan dengan baik serta mampu menghitung harga pokok pesanan. Pemaparan materi yang telah dilakukan meningkatkan pemahaman peserta tentang pencatatan keuangan dan kegunaannya. Jika perusahaan ingin mencapai tujuan mereka, mereka harus dididik tentang cara membuat laporan keuangannya. Untuk menjalankan bisnis dengan sukses dan menghindari masalah keuangan di masa mendatang, perencanaan awal sangat penting untuk pengelolaan keuangan. Kegiatan pengabdian masyarakat melalui pelatihan ini telah menghapus perspektif dan pengetahuan sebelumnya yang menganggap penyusunan laporan keuangan tidak terlalu perlu dan tidak bermanfaat. Pelatihan ini dimaksudkan untuk membantu pemilik usaha dalam mengelola modal dengan lebih baik, mengolah bahan dan sumber daya dengan lebih baik, menentukan harga jual, dan memasarkan produk ke pasar yang lebih luas. Tujuan dari pelatihan ini adalah memberikan gambaran umum tentang pengertian dan tujuan pecatatan keuangan, bagaimana tahapan dalam menyusun/mencatat laporan keuangan serta memberikan gambaran umum menghitung harga pokok pesanan
Efektivitas Penerapan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dalam Pengelolaan Keuangan Daerah pada Sekretariat DPRD Kota Medan Desi Santa Claudia Br Ginting; Rimbun C.D. Sidabutar; Bonifasius H. Tambunan
Jurnal Akuntansi dan Manajemen Bisnis Vol. 6 No. 02 (2026): Agustus: Jurnal Akuntansi dan Manajemen Bisnis
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jaman.v6i02.3058

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dalam pengelolaan keuangan di Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta mengkaji upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan implementasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur, observasi langsung, dan dokumentasi yang melibatkan pejabat serta staf yang terlibat dalam pengelolaan keuangan dan operasional SIPD. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan teknik, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan model interaktif yang terdiri dari kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIPD telah diimplementasikan dalam siklus pengelolaan keuangan yang meliputi perencanaan, penganggaran, penatausahaan, pelaporan, dan pertanggungjawaban, serta telah meningkatkan integrasi data, ketertiban administrasi, keterlacakan transaksi, efisiensi pelaporan, transparansi, dan akuntabilitas. Implementasi SIPD didukung oleh regulasi pemerintah, komitmen pimpinan, kompetensi pegawai, infrastruktur teknologi, pelatihan, dan koordinasi antarinstansi, meskipun masih terdapat beberapa kendala seperti gangguan server, koneksi internet yang tidak stabil, akses sistem yang lambat, pembaruan sistem, adaptasi pengguna, dan kesalahan input data. Kendala tersebut diatasi melalui koordinasi teknis, pelatihan, pengembangan kompetensi, koordinasi internal, dan verifikasi data secara berkala. Penelitian ini mengimplikasikan perlunya penguatan infrastruktur teknologi, pelatihan pengguna secara berkelanjutan, serta dukungan teknis yang responsif untuk mengoptimalkan implementasi SIPD, serta memberikan kontribusi empiris orisinal yang menunjukkan bahwa efektivitas SIPD bergantung pada interaksi antara kualitas sistem, sumber daya manusia, kesiapan infrastruktur, dan dukungan organisasi.
Pengaruh Kebijakan Hutang dan Ukuran Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan: (Studi pada Perusahaan Food and Beverage yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2021-2024) May Artha Pakpahan; Vebry M. Lumban Gaol; Rimbun C.D. Sidabutar
Digital Bisnis: Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen dan E-Commerce Vol. 5 No. 1 (2026): Maret : Digital Bisnis: Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen dan E-Commerce
Publisher : Universitas 45 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30640/digital.v5i1.7223

Abstract

This study aims to analyze the effect of debt policy and firm size on firm value in food and beverage companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2021–2024 period. Debt policy is measured using the Debt to Equity Ratio (DER), firm size is measured by the natural logarithm of total assets (Ln Total Assets), while firm value is measured using the Price to Book Value (PBV). This research employs a quantitative approach using multiple linear regression analysis. The population consists of all food and beverage companies listed on the Indonesia Stock Exchange. The sample was selected using a purposive sampling technique, resulting in 19 companies with a total of 76 observations during the study period. The data used are secondary data obtained from the companies’ annual financial statements. The findings indicate that debt policy has no significant effect on firm value. Likewise, firm size does not significantly affect firm value. Simultaneously, debt policy and firm size also have no significant effect on firm value. These findings suggest that firm value is more strongly influenced by other factors, such as profitability, company growth, operational efficiency, industry conditions, and investor perceptions in evaluating a company’s future prospects.