Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search
Journal : Tax

PENGARUH KEMUDAHAN SISTEM SELF ASSESSMENT, SOSIALISASI SISTEM PERPAJAKAN, DAN PELAYANAN KANTOR PAJAK TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK DI KABUPATEN TULUNGAGUNG TAHUN 2014 Evan Wiradharma Sundah; Agus Arianto Toly
Tax & Accounting Review Vol 4, No 1 (2014): Tax & Accounting Review
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.863 KB)

Abstract

Pajak merupakan alat bagi pemerintah dalam mencapai tujuan untuk mendapatkan penerimaan baik yang bersifat langsung maupun tidak langsung dari masyarakat untuk membiayai pengeluaran rutin serta pembangunan nasional dan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu perlu adanya perhatian terhadap variabel-variabel berikut. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kemudahan sistem self assessment, sosialisasi sistem perpajakan, dan pelayanan kantor pajak terhadap kepatuhan wajib pajak dalam melaksanakan kewajibannya.Penelitian ini menggunakan data kuantitatif dengan data primer yang didapatkan langsung dari responden dengan cara membagikan kuesioner, serta data jumlah Wajib Pajak terdaftar. Statistik uji yang digunakan adalah regresi linier berganda dan data diolah secara komputerisasi dengan program SPSS versi 19. Dari hasil penelitian diketahui bahwa kemudahan self assesment dan pelayanan kantor pajak memiliki pengaruh yang signifikan, dan pelayanan kantor pajak memiliki pengaruh paling dominan.
PENGARUH SURAT EDARAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK NOMOR SE - 30/PJ/2014 TERHADAP KEPUTUSAN INVESTASI PROPERTI Yolanda Septiandy; Agus Arianto Toly
Tax & Accounting Review Vol 4, No 1 (2014): Tax & Accounting Review
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.905 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh SE-30/PJ/2014 terhadap keputusan investasi properti. Penelitian ini dilakukan dengan melihat isi dari SE-30/PJ/2014 yang menyangkut pembayaran pajak saat terjadinya transaksi jual beli dengan menggunakan perjanjian pengikatan jual beli. Jumlah responden yang digunakan dalam penelitian ini adalah 3 investor yang pernah melakukan perjanjian pengikatan jual beli dan 3 notaris yang pernah mengurus pembuatan perjanjian pengikatan jual beli. Teknik analisa yang digunakan adalah metode kualitatif yaitu dengan wawancara koresponden.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dua diantara tiga investor yang diwawancara menyatakan bahwa SE-30/PJ/2014 akan mempengaruhi keputusan investasi properti dikarenakan pajak yang harus dibayarkan akan lebih besar dibandingkan sebelum adanya SE-30/PJ/2014 tersebut. Dua dari tiga notaris yang diwawancara juga mengatakan hal demikian bahwa akan ada pengaruh dengan dikeluarkannya SE-30/PJ/2014 terhadap keputusan investasi properti.
ANALISIS KEADILAN PAJAK, BIAYA KEPATUHAN, DAN TARIF PAJAK TERHADAP PERSEPSI WAJIB PAJAK MENGENAI PENGGELAPAN PAJAK DI SURABAYA BARAT Meiliana Kurniawati; Agus Arianto Toly
Tax & Accounting Review Vol 4, No 2 (2014): Tax & Accounting Review
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.468 KB)

Abstract

Penelitian ini menganalisa pengaruh keadilan pajak, biaya kepatuhan, dan tarif pajak terhadap persepsi penggelapan pajak wajib pajak di Surabaya Barat. Sampel penelitian ini adalah wajib pajak orang pribadi yang melakukan kegiatan usaha dengan omzet di bawah 4,8 miliar rupiah per tahun di Surabaya Barat dengan metode judgement sampling. Data dikumpulkan dengan pembagian kuesioner dan metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda.Hasil analisis menunjukkan keadilan pajak berpengaruh negatif signifikan; biaya kepatuhan berpengaruh positif signifikan; tarif pajak berpengaruh positif signifikan; dan keadilan pajak, biaya kepatuhan, dan tarif pajak secara bersama-sama berpengaruh terhadap persepsi penggelapan pajak. Variabel yang paling dominan mempengaruhi persepsi penggelapan pajak adalah tarif pajak karena memiliki nilai standard coeficient beta 0,616.
ANALISA KORELASI INFLASI, ECONOMIC GROWTH, ECONOMIC STRUCTURE, DAN TAX RATE TERHADAP TAX REVENUE DI NEGARA-NEGARA ASEAN Richard Lim; Agus Arianto Toly
Tax & Accounting Review Vol 3, No 2 (2013): Tax & Accounting Review
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.372 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi dari inflasi, economic growth, economic structure serta tax rate terhadap tax revenue di negara-negara Asean. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dan penelitian ini menggunakan data sekunder mengenai inflasi, economic growth, economic structure, tax rate, serta tax revenue yang diperoleh melalui website world bank yaitu http://data.worldbank.org. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah negara-negara Asean tahun 2002 sampai dengan 2012. Penelitian ini menggunakan uji korelasi untuk meneliti hubungan dengan alat bantu SPSS. Hasil pengujian menunjukkan bahwa Inflasi tidak berkorelasi signifikan terhadap tax revenue Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Filipina. Economic Growth tidak berkorelasi signifikan terhadap tax revenue Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Filipina. Economic Structure memiliki korelasi positif dan signifikan terhadap tax revenue Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Filipina. Tax Rate memiliki korelasi negatif dan signifikan terhadap tax revenue Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Filipina.
Perencanaan Keuangan untuk Seorang Karyawan dan Wiraswasta Toko Bahan Bangunan Donny Kurniawan; Agus Arianto Toly
Tax & Accounting Review Vol 1, No 1 (2013): Tax & Accounting Review
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.377 KB)

Abstract

Perencanaan keuangan digunakan untuk membantu proses pengelolaan keuangan dalam pengambilan keputusan keuangan untuk mencapai tujuan-tujuan keuangan. Perencanaan keuangan ini dilakukan kepada klien yang bernama Bapak “X” yang bekerja sebagai sebagai karyawan sebuah departement store di Surabaya dan wiraswasta toko bahan bangunan. Profil resiko klien sebesar 480 yang berarti konservatif moderat. Tujuan keuangan klien antara lain adalah dana darurat, dana pembelian mobil, dana liburan ke luar negeri, dana pensiun, asuransi dan dana pendidikan. untuk mencapai tujuan tersebut perencana keuangan merekomendasikan produk-produk yang sesuai yaitu pada Tabungan BCA, Asuransi Umum AXA Indonesia, RDPU Batavia Dana Kas Maxima, RDPT Simas Danamas Mantap Plus, RDC Danamas Flexi, Serta RDS Panin Dana Maksima.Financial planning can help the process of financial management to make financial decisions that are suitable to the financial goals that exist. This financial planning is a proposal for Mr. "X" , an employee of a department store in Surabaya and has its own building material’s shop. Client risk profile of 480, which means moderate conservative. Client's financial goals are emergency fund, fund to buy a new car, vacation, pension fund, insurance,and education fund. In order to achieve the goals, financial planner recommends appropriate products such as BCA Savings, AXA Indonesia General Insurance, RDPU Batavia Dana Kas Maxima, RDPT Simas Danamas Mantap Plus, RDC Danamas Flexi, Serta RDS Panin Dana Maksima
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Ketidakpatuhan Wajib Pajak dalam Membayar Pajak Pertambahan Nilai Tommy Surya Effendy; Agus Arianto Toly
Tax & Accounting Review Vol 1, No 1 (2013): Tax & Accounting Review
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.043 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor apakah yang secara signifikan mempengaruhi ketidakpatuhan Wajib Pajak dalam membayar pajak pertambahan nilai. Jumlah responden yang digunakan dalam penelitian ini adalah 165 pengusaha kena pajak. Teknik analisa yang digunakan adalah analisis faktor dan menggunakan uji validitas serta uji reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan ada 5 faktor yang mempengaruhi ketidakpatuhan wajib pajak dalam membayar pajak pertambahan nilai. Faktor-faktor itu adalah faktor kepercayaan atas kepastian hukum, faktor persepsi wajib pajak atas sanksi pajak pertambahan nilai, faktor kondisi ekonomi perusahaan, faktor media massa dan politik, dan faktor kesadaran pajak pertambahan nilai.This study was conducted to know the factors that significantly affect the taxpayer’s noncompliance in paying Value Added Tax. The number of respondents used in this study were 165 taxable entrepreneurs. The analysis technique used was the factor analysis using validity and reliability test. The results showed that there were 5 factors that affect the taxpayer’s noncompliance in paying Value Added Tax. Those factors were taxpayer’s confidence on certainty aspects of tax regulation, taxpayer’s perception on the penalty of Value Added Tax, economic condition of the entities, the mass media and politics, and taxpayer’s consciousness of VAT.