Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pengaruh Keputusan Investasi dan Kebijakan Dividen terhadap Nilai Perusahaan (Studi Kasus pada Perusahaan Sektor Barang Konsumen Primer Sub Sektor Perusahaan Makanan dan Minuman Tahun 2017-2021) Permatasari, Shinta Diah; Pratomo, Dudi; Saraswati, Rr. Sri
eProceedings of Management Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nilai perusahaan adalah pendapat investor tentang keberhasilan perusahaan, yang sering dikaitkan dengan hargasaham. Jika harga saham tinggi maka nilai perusahaan juga akan tinggi. Tujuan utama perusahaan adalah untukmeningkatkan kemakmuran para pemegang saham dengan cara memaksimalkan nilai perusahaan. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen pada perusahaan subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2021. Variabel independendalam penelitian ini adalah keputusan investasi dan kebijakan dividen, sedangkan variabel dependen dalampenelitian ini adalah nilai perusahaan. Nilai perusahaan diukur dengan menggunakan Price to Book Value(PBV). Populasi dalam penelitian ini adalah sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa EfekIndonesia tahun 2017-2021. Teknik sampling yang dilakukan yaitu purposive sampling dan diperoleh jumlahsampel pada penelitian ini sebanyak 75 sampel yang terdiri dari 15 perusahaan dengan periode penelitian selama5 tahun yaitu tahun 2017- 2021. Metode analisis data menggunakan regresi data panel dengan menggunakansoftware Eviews 10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan investasi dan kebijakan dividen secarasimultan berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Secara parsial keputusan investasi berpengaruh signifikanterhadap nilai perusahaan. Sedangkan kebijakan dividen secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadapnilai perusahaan.Kata Kunci- kebijakan dividen, keputusan investasi, dan nilai perusahaan
PELATIHAN CANVA SEBAGAI MEDIA KREATIVITAS DAN AKUNTANSI PRIBADI Dinata, Ruri Octari; Saraswati, RR Sri; Said, Hilda Salman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jpmebd.v2i4.3445

Abstract

Karyawan di sektor layanan kesehatan sering kali menghadapi rutinitas kerja yang padat dan kurang memiliki akses terhadap program pengembangan diri di luar jam kerja. Di era digital saat ini, keterampilan desain grafis sederhana menjadi salah satu kompetensi yang semakin dibutuhkan, baik untuk keperluan profesional, komunikasi internal, maupun pengembangan usaha mandiri. Melalui program pengabdian masyarakat ini, tim dari Telkom University menyelenggarakan pelatihan penggunaan aplikasi Canva yaitu platform desain grafis berbasis daring yang mudah digunakan, bagi karyawan Klinik Utama Perisai Husada. Pelatihan ini bertujuan membekali peserta dengan keterampilan dasar dalam membuat materi visual seperti poster, infografis, dan konten media sosial secara mandiri. Selain meningkatkan kreativitas dan literasi digital, kegiatan ini juga mengintegrasikan unsur literasi akuntansi sederhana, yaitu penggunaan Canva untuk membuat template laporan kas masuk–kas keluar, infografis anggaran rumah tangga, serta poster edukasi keuangan. Dengan demikian, pelatihan ini tidak hanya melatih keterampilan desain visual, tetapi juga memperkuat kesadaran pencatatan keuangan pribadi karyawan. Berdasarkan masukan peserta, pelatihan penggunaan Canva memperoleh tanggapan yang sangat positif karena dinilai menarik, menyenangkan, dan bermanfaat dalam meningkatkan kemampuan pembuatan konten visual. Hampir 98% peserta menyatakan bahwa pelatihan ini bermanfaat. Materi yang disampaikan dianggap relevan dan baik, meskipun peserta berharap penjelasan contoh konten serta langkah-langkah desain dapat disampaikan lebih rinci. Dari sisi pelaksanaan, mayoritas peserta menilai waktu kegiatan, khususnya sesi praktik, masih terlalu singkat. Peserta mengusulkan agar durasi pelatihan diperpanjang dan kegiatan serupa dilaksanakan secara berkala untuk pendalaman materi lanjutan. Secara keseluruhan, kegiatan ini dinilai efektif meningkatkan literasi desain digital dan layak untuk diteruskan.
Pelatihan Sistem Pengendalian Internal Keuangan untuk Mendukung Pengelolaan Usaha Desa Wisata Berkelanjutan Cahyaningsih; Saraswati, Rr Sri; Pratomo, Dudi; Muhaemi, Enung
Jurnal Atma Inovasia Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v6i1.12479

Abstract

Tenjolaya Village in Pasirjambu District, Bandung Regency, has great potential as a tourist village based on agro- and ecotourism. With an area of 65.68 km² and a population of 15,986, Tenjolaya has attractions such as natural mountain tourism, tea plantations, coffee plantations, waterfalls, and culinary specialties such as kalua jeruk. However, managing this potential still faces obstacles due to the lack of an integrated management ecosystem, particularly in terms of administration and finance. One of the main problems is the low understanding of internal control among administrators and business actors, including financial recording systems, profit sharing, and fair payroll. This community service activity aims to provide understanding and skills to Tenjolaya residents regarding the importance of internal control and a simple financial management system to support the sustainability of the tourist village. Through interactive lectures, focus group discussions (FGDs), and business management simulations (homestays and tourist ticket management), participants are trained to understand the principles of internal control, transaction recording, and a transparent payroll system. The results of the activity showed a significant increase in the level of internal control literacy of residents, which is expected to be the foundation for creating a healthy, accountable and competitive tourism village ecosystem.
PELATIHAN PENGELOLAAN BIAYA UNTUK MENGHASILKAN KEUNTUNGAN MAKSIMAL DI PONDOK PESANTREN MODERN ASSURUUR KABUPATEN BANDUNG Saraswati, Rr. Sri; Inawati, Wahdan Arum; Octrina, Fajra
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 4 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i4.24990

Abstract

Abstrak: Pengelolaan biaya yang efektif dan efisien sangat penting bagi kelangsungan operasional dan keberlanjutan Pondok Pesantren Modern Assuruur di Kabupaten Bandung. Artikel ini membahas pelaksanaan pelatihan pengelolaan biaya untuk mencapai keuntungan maksimal di pondok pesantren tersebut. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengurus pesantren dalam mengelola biaya, mengoptimalkan penggunaan sumber daya, serta menerapkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan. Metode pelaksanaan meliputi presentasi, diskusi, dan evaluasi melalui 5 pertanyaan di dalam kuesioner yang menunjukkan respons positif dari peserta yang merupakan 26 pengurus manajemen di Pondok Pesantren Modern Assuruur di Kabupaten Bandung. Hasil pelatihan diharapkan dapat membantu pondok pesantren dalam menghadapi tantangan keterbatasan sumber dana, pengeluaran tidak terduga, dan manajemen keuangan yang lemah. Peserta memberikan umpan balik sebanyak 96,92% menyatakan setuju dan sangat setuju bahwa materi kegiatan sesuai dengan kebutuhan peserta yang mudah dipahami dan diimplementsikan. Peserta juga memahami potensi sumber pendapatan baru yang harus dikaji lebih dalam termasuk biaya yang ditimbulkan dari pendapatan tersebut agar meraih keuntungan. Implementasi strategi yang dibahas dalam pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja keuangan, efisiensi operasional, dan kualitas layanan pendidikan di Pondok Pesantren Modern Assuruur. Abstract: Effective and efficient cost management is crucial for the operational continuity and sustainability of Pondok Pesantren Modern Assuruur in Kabupaten Bandung. This article discusses the implementation of cost management training aimed at achieving maximum profit within the school. The training aims to enhance the knowledge and skills of the school's administrators in managing costs, optimizing resource use, and promoting transparency and accountability in financial management. The implementation methods include presentations, discussions, and evaluations through a questionnaire comprising five questions, which received a positive response from the 26 administrators participating in the training. The training outcomes are anticipated to assist the Islamic boarding school in addressing challenges such as limited funding sources, unexpected expenses, and weak financial management. Feedback from participants indicated that 96.92% agreed or strongly agreed that the training material was relevant, easy to understand, and practical. Additionally, participants recognized the potential for new income sources and the necessity to analyze the costs associated with generating this income to achieve profitability. The strategies discussed during the training are expected to enhance financial performance, operational efficiency, and the quality of educational services at Pondok Pesantren Modern Assuruur in Kabupaten Bandung.
EDUKASI LITERASI KEUANGAN: STRATEGI PENGELOLAAN KEUANGAN RUMAH TANGGA & PENGENDALIAN PERILAKU KONSUMTIF KARYAWAN KLINIK UTAMA Saraswati, Rr. Sri; Octrina, Fajra; Inawati, Wahdan Arum
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i2.37408

Abstract

Abstrak: Literasi keuangan merupakan keterampilan penting bagi karyawan berpenghasilan tetap yang rentan terhadap perilaku konsumtif, sehingga pada tahun 2025 Tim Pengabdian Masyarakat Telkom University melaksanakan program edukasi literasi keuangan dasar di Klinik Utama Perisai Husada yang berfokus pada pembedaan kebutuhan dan keinginan, penyusunan anggaran sederhana, serta pembiasaan menabung. Sebagai tindak lanjut dalam periode akhir tahun 2025 hingga awal Januari 2026, program pengabdian masyarakat ini kembali dilaksanakan dengan tujuan memperkuat pemahaman dan praktik literasi keuangan dasar. Kegiatan difokuskan pada pendalaman strategi pengelolaan keuangan rumah tangga, pengendalian perilaku konsumtif, serta simulasi penyusunan anggaran bulanan sesuai kondisi nyata peserta. Melalui pendekatan interaktif berupa penyuluhan, diskusi kelompok, dan praktik langsung, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan keterampilan finansial karyawan Klinik Utama Perisai Husada. Dengan demikian, para peserta yaitu 26 karyawan Klinik Utama Perisai Husada dapat lebih bijak dalam mengelola pendapatan, menghindari jeratan utang, serta menyiapkan perencanaan keuangan jangka panjang yang lebih sehat. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui kuis singkat, diskusi reflektif, dan kuesioner tertutup skala Likert lima poin, yang menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat berjalan efektif dengan dampak positif, ditandai oleh 97,69% peserta menyatakan setuju dan sangat setuju terhadap kesesuaian, kejelasan, dan relevansi materi serta kualitas pelayanan, yang mencerminkan peningkatan pemahaman dan kepuasan peserta secara signifikan dibandingkan kondisi awal.Abstract: Financial literacy is an important skill for fixed-income employees who are prone to consumptive behavior. Therefore, in 2025, the Telkom University Community Service Team implemented a basic financial literacy education program at the Perisai Husada Main Clinic, focusing on distinguishing between needs and wants, preparing a simple budget, and developing a habit of saving. As a follow-up in the period from late 2025 to early January 2026, this community service program was implemented again with the aim of strengthening the understanding and practice of basic financial literacy. The activities focused on deepening household financial management strategies, controlling consumptive behavior, and simulating monthly budget planning according to the actual conditions of the participants. Through an interactive approach consisting of counseling, group discussions, and hands-on practice, this activity was expected to increase the financial awareness and skills of Perisai Husada Main Clinic employees. Thus, the 26 participants, who were employees of Perisai Husada Main Clinic, could be wiser in managing their income, avoid debt traps, and prepare healthier long-term financial plans. The evaluation of activities was conducted through short quizzes, reflective discussions, and closed-ended five-point Likert scale questionnaires, which showed that community service activities were effective and had a positive impact, as indicated by 97.69% of participants agreeing and strongly agreeing with the suitability, clarity, and relevance of the material and quality of service, reflecting a significant increase in participants' understanding and satisfaction compared to the initial conditions.
Self-Identification of Homestay Management Problems and Canvas Business Model Majidah Majidah; Cahyaningsih Cahyaningsih; Rr Sri Saraswati; Wahdan Arum Inawati
Journal of Innovation and Community Engagement Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Faculty of Smart Technology and Engineering, Universitas Kristen Maranatha, Bandung, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jice.v2i1.3549

Abstract

Laksana Village is in Ibun Sub-District, Bandung District. Geographically, Laksana Village is close to the Kamojang Tourism area, which is the leading tourism destination in Bandung District. The village has the potential for tourism development. To support the tourism development program, there are several homestays. However, it was found that many tourists spent the night outside the Laksana Village area. Another problem faced by homestay managers is the difficulty in determining homestay tariff. This Community Service (CS) activity aims to explore the problems faced by homestay managers through self-identification of problems using the Community Based Participatory Research method. The results of the self-identification became the basis for the CS Team to map the nine elements of the canvas business model. The cost structure becomes a priority scale to be handled in order to solve the tariff determination problem and is expected to increase the value proposition. This CS activity specifically resulted in self-identification of problems and a business canvas model for homestay management.