Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Peningkatan Kompetensi Masyarakat Melalui Inovasi Pemanfaatan Labu Kuning Menjadi Makanan Kreatif Dan Sehat Siswanto Pabidang; Selasih PutriIsnawati Hadi; Ade Elvina; Dian Ekawati Putri; Helen Puspa Sari; Tri Iriyani; Angela Lovindra Nainggalis
J.Abdimas: Community Health Vol 1 No 1 (2020): J.Abdimas: Community Health - November 2020
Publisher : LPPM STIKES Guna Bangsa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30590/jach.v1i1.230

Abstract

The people of Kopeng Hamlet, Cangkringan District, Sleman Regency have natural wealth in the form of yellow squash (CucurbitaMoschata). This community service activity aims to increase public knowledge about the nutritional content of pumpkin and how to process pumpkin to become creative and healthy food. Because so far the natural resources of pumpkin that are very abundant in Kopeng Hamlet have not been maximally used as creative food and of high nutritional value. The methods used are interviews, focus group discussions (FGD) and practice. The results of this activity showed that the women who joined the PKK group were very enthusiastic about understanding the nutritional content of pumpkin which is commonly found in Kopeng Hamlet and very actively participating in the practice of processing food made from pumpkin. This activity has been successfully implemented thanks to the active participation of the whole community.
Motivation and Facilities to the Compliance of Independent Midwife Practices in Recording Reporting on Maternal Child Health Services in Wonosobo Setiasih .; Gunarmi .; Siswanto Pabidang
JURNAL KEBIDANAN KESTRA (JKK) Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Kebidanan Kestra (JKK)
Publisher : Fakultas Kebidanan Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/jkk.v5i1.1185

Abstract

Independent Practice Midwives are obliged to systematically record midwifery care and other services provided, the Wonosobo Health Office and the professional organization of the Indonesian Midwifery Association have not yet made a mutual agreement on the report form in which PMB is required to report records of Maternal and Child Health services to Puskesmas every year. month. Purpose this study was to determine the relationship between motivation and facilities on PMB compliance. Type of research is a quantitative with a cross sectional research design. Subjects was 210 PMB with a significance level of 1%, so the samples taken were 160. Sample was determined randomly using a lottery system. The data were taken using a questionnaire that had been tested for validity and reliability. Data analysis consisted of Chi Square statistical test and logistic regression analysis. The results show that there is a significant positive relationship between motivation and compliance, the value of continuity correction is 57,325 p-value = 0.0000 (p<0.05). There is a significant positive relationship between facilities and compliance with the value of continuity correction 50.897 p-value = 0.0000 (p<0.05). The motivation and facilities variables simultaneously have a significant effect on the compliance variable because the omnibus test significance value is 0.000 (p<0.01) with the coefficient of determination R square. It is explained that the motivation and facilities variables in the study are able to contribute to the compliance variable of 0.668 (66.8 %), sequentially the most influential variable on Compliance is the Motivation variable with a wald value of 29,827 followed by the Facility variable with a wald value of 26,719.
HUBUNGAN ANTARA KEJADIAN KEKURANGAN ENERGI KRONIS (KEK) DAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DENGAN PANJANG BADAN LAHIR PENDEK DI KABUPATEN SLEMAN Vera Pratiwi; Siswanto Pabidang; Waryana Waryana
Jurnal Ners Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i1.13261

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara kejadian kekurangan energi kronis (KEK) dan anemia pada ibu hamil dengan panjang badan lahir pendek di kabupaten sleman. Penelitian ini menggunakan jenis pelenitian observasional analitik (non-eksperimental), populasi yang digunakan adalah 904 ibu yang melahirkan di bulan januari pada tahun 2022 di wilayah Kabupaten Sleman. Dapat di simpulkan bahwa jumlah ibu yang memiliki status gizi KEK di Kabupaten Sleman sebesar 49 orang (24,5%) dan jumlah ibu yang mempunyai status gizi tidak KEK (normal) sebesar 151 orang (75,5%), jumlah terjadinya anemia pada ibu di Kabupaten Sleman sebesar 49 orang (24,5%) dan jumlah kejadian tidak anemia pada ibu sebesar 151 orang (75,5%), jumlah panjang badan lahir pendek pada anak di Kabupaten Sleman sebesar 37 orang (18,5%) dan jumlah panjang badan lahir normal pada anak sebesar 163 orang (81,5%). Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara ibu yang mengalami Kurang Energi Kronis dengan Panjang Badan Lahir Pendek di Kabupaten Sleman (p = 0,000). Hasil Odds Ratio (OR) sebesar 12,066 (5,350-27,213) dan adanya hubungan yang signifikan antara status anemia ibu dengan Panjang Badan Lahir Pendek di Kabupaten Sleman (p = 0,000). hasil Odds Ratio (OR) sebesar 17,305 (7,371-40,624).
PENGARUH KELAS AYAH TERHADAP PERILAKU PEMENUHAN KEBUTUHAN GIZI PADA BAYI RESIKO STUNTING DI KABUPATEN SLEMAN Anisa Mauliddina; Siswanto Pabidang; Yuni Kusmiyati
Jurnal Ners Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i1.13761

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang bagamaimana pengaruh kelas ayah terhadap pemenuhan gizi pada bayi resiko stunting di Kabupaten Sleman. Penelitian ini termasuk dalam penelitian percobaan (experiment research), sedangkan untuk pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ayah yang memiliki bayi baru lahir resiko stunting di Kabupaten Sleman sebanyak 1231 orang yang diperoleh pada saat penelitian dilakukan. Dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh terhadap pemenuhan kebutuhan gizi oleh ayah sebelum dan sesudah tanpa perlakuan kelas ayah (control) dengan nilai p-value sebesar 0,183 (p-value > 0,05). Ada pengaruh yang siginifikan terhadap pemenuhan kebutuhan gizi oleh ayah sebelum diberikan kelas ayah dan sesudah diberikan kelas ayah dengan nilai p-value sebesar 0,000 (p-value > 0,05).
PERBEDAAN EFEKTIVITAS MEDIA EDUKASI WEBLOG DAN LEAFLET TENTANG PENGETAHUAN TANDA BAYI CUKUP ASI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LINGKAR BARAT KOTA BENGKULU TRI ENDAH SURYANI; BIMA SURYANTARA; SISWANTO PABIDANG
Journal Of Midwifery Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jm.v11i1.4542

Abstract

Pendahuluan: Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi sempurna bagi bayi karena ASI memiliki banyak manfaat. WHO dan UNICEF merekomendasikan bayi hanya diberi ASI saja selama 6 bulan. Pemberian ASI dimulai pada 1 jam pertama kehidupan. Namun masih banyak ibu yang gagal memberikan ASI dikarenakan ibu merasa ASI-nya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan bayinya. Kurangnya pemahaman ibu tentang tanda bayi cukup ASI sering menjadi penyebab ibu memberikan nutrisi lain selain ASI sehingga menyebabkan rendahnya cakupan pemberian ASI Ekslusif. Salah satu faktor yang mempengaruhi adalah kurangnya pengetahuan ibu. Dalam mencapai keberhasilan ASI Ekslusif diperlukan peningkatan pengetahuan ibu sejak masa kehamilan dengan memberikan edukasi kesehatan. Agar informasi yang diberikan mudah dimengerti maka diperlukan media yang menarik dan lebih mudah diterima oleh sasaran. Tujuan penelitian yaitu mengetahui perbedaan efektivitas media edukasi weblog dan leaflet tentang pengetahuan tanda bayi cukup ASI. Metode: Desain penelitian menggunakan quasi experiment dengan desain pretest-posttest with control group design. Populasi penelitian ibu hamil primigrapida TM III sebanyak 38 ibu hamil. Teknik sampling total sampling terdiri dari 16 responden masing-masing kelompok. Analisis menggunakan paired t-test dan independent t-test. Mendapatkan Ethical Clearance dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Hasil dan Pembahasan: Selisih skor pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi kelompok eksperimen uji paired t-tes (18,84 dengan p=0,000). Hasil paired t-tes selisih skor pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi kelompok kontrol (11,72 dengan p=0,000). Berdasarkan uji independen t-test pada kelompok kontrol dan intervensi dilihat dari perbedaan selisih nilai posttest dan pretest pada masing-masing kelompok didapatkan p value 0,002 berarti ada perbedaan antara kelompok intervensi dengan kelompok kontrol. Kesimpulan: Media edukasi weblog maupun media leaflet sama-sama mampu meningkatkan pengetahuan ibu, akan tetapi media edukasi weblog lebih efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu tentang tanda bayi cukup ASI dibandingkan media leaflet.
Penyuluhan Kesehatan Tentang KB IUD pada Wanita Usia Subur (WUS) di Kelurahan Tanah Merah Lingkungan V Kecamatan Binjai Selatan Rizki Noviyanti Harahap; Siswanto Pabidang; Eka Vicky Yulivantina
Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Edisi Januari 2023
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jukeshum.v3i1.515

Abstract

Kualitas generasi dimasa datang ditentukan oleh kualitas keluarganya saat ini. Karena itu, upaya mewujudkan keluarga berkualitas harus dimulai sejak perencanaan keluarga. Alat kontrasepsi intrauterine device (IUD) sangat efektif untuk mencegah kehamilan dibandingkan dengan metode kontrasepsi lainnya seperti suntikan, pil dan implan. IUD dapat mencegah kehamilan sampai 10 tahun dengan tingkat kegagalan yang sangat kecil yaitu sekitar 1%. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat tentang Penyuluhan Kesehatan Tentang alat kontrasepsi IUD Pada Wanita Usia Subur (WUS) Di Kelurahan Tanah Merah Lingkungan V Kecamatan Binjai Selatan telah dilaksanakan pada hari selasa, 14 Juni 2022 yang diikuti oleh 53 orang Wanita usia subur. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dengan beberapa tahapan, yaitu: presentasi materi tentang alat kontrasepsi IUD pada Wanita usia subur, pembagian leaflet, dan diskusi serta tanya jawab dari peserta yang belum paham mengenai alat kontrasepsi jangka panjang. Kegiatan pengabdian ini berhasil memberikan pemahaman kepada ibu khususnya Wanita usia subur tentang mamfaat pemakaian alat kontrasepsi IUD.
EDUKASI PHBS BERBASIS LEAFLET MENINGKATKAN PENGETAHUAN SISWA SMKS KESEHATAN DARUSSALAM LHOKSEUMAWE Meutia Ulfa; Siswanto Pabidang; Fatya Nurul Hanifa
HIKMAYO: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AMAYO Vol. 5 No. 1 (2026): HIKMAYO : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM Akademi Manajemen Administrasi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56606/hikmayo.v5i1.386

Abstract

This community service activity addressed the suboptimal knowledge and implementation of Clean and Healthy Living Behavior (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat/PHBS) among adolescents in the school setting. The activity aimed to improve students’ knowledge of PHBS through structured health education using an educational leaflet entitled “PHBS di Sekolah: Sehat Itu Keren!”. The method employed was a participatory face-to-face health education approach involving interactive lectures, discussions, question-and-answer sessions, and practical demonstrations. The activity was conducted on January 14, 2026, at SMKS Kesehatan Darussalam, Lhokseumawe City, involving 28 students. Evaluation was carried out using pre-test and post-test questionnaires. The results showed a significant improvement in students’ knowledge after the intervention. The proportion of participants with good knowledge increased from 32.1% before education to 75.0% after education, while the mean knowledge score increased from 68.81% to 87.62%. These findings indicate that PHBS education using leaflet media is effective in enhancing adolescents’ knowledge and can serve as a strategic approach to strengthening sustainable healthy behavior practices in the school.
PROGRAM CERIA DALAM PENCEGAHAN ANEMIA REMAJA PUTRI SMKS KESEHATAN DARUSSALAM LHOKSEUMAWE Nurmi Nurmi; Siswanto Pabidang; Yustina Ananti
HIKMAYO: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AMAYO Vol. 5 No. 1 (2026): HIKMAYO : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM Akademi Manajemen Administrasi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56606/hikmayo.v5i1.388

Abstract

Anemia among adolescent girls remains a public health problem that affects reproductive health and quality of life in adulthood. The CERIA Program (Cegah Anemia Remaja melalui Edukasi Tablet Tambah Darah) was implemented as a community service activity to improve knowledge and awareness of anemia and iron tablet consumption among adolescent girls. This program was conducted at SMKS Kesehatan Darussalam Lhokseumawe using interactive health education methods, including lectures, discussions, and simple printed media. Evaluation was carried out using pre-test and post-test assessments of knowledge and a participant satisfaction survey. The results showed that before the intervention, most participants had moderate (40.0%) and low (30.0%) levels of knowledge. After the educational intervention, the majority of respondents achieved a good level of knowledge (73.3%), with no participants remaining in the low category (0.0%). Furthermore, the satisfaction survey indicated that all participants (100%) provided positive evaluations, reflecting a good level of satisfaction. The CERIA Program is effective in improving knowledge and participant satisfaction and has the potential to support sustainable anemia prevention among adolescent girls.
EDUKASI PERSIAPAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU HAMIL DI DESA ABIANSEMAL, BADUNG, BALI NI PUTU DIANIKA SRI CAHYANI; Siswanto Pabidang; Yunri Merida
HIKMAYO: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AMAYO Vol. 5 No. 1 (2026): HIKMAYO : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM Akademi Manajemen Administrasi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56606/hikmayo.v5i1.390

Abstract

Cakupan pemberian ASI eksklusif di Kabupaten Badung, khususnya wilayah kerja Puskesmas Abiansemal, masih belum mencapai target yang ditetapkan. Rendahnya pengetahuan dan kesiapan ibu hamil merupakan salah satu faktor yang memengaruhi keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapan ibu hamil dalam persiapan pemberian ASI eksklusif. Kegiatan dilaksanakan di Desa Abiansemal, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Provinsi Bali dengan sasaran 25 ibu hamil. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan melalui ceramah interaktif, diskusi, demonstrasi teknik menyusui, serta pemanfaatan media edukasi berupa leaflet ASI eksklusif. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu hamil, dengan rata-rata skor pre-test sebesar 68% meningkat menjadi 100% pada post-test. Selain itu, ibu hamil menunjukkan kesiapan dan sikap positif dalam mendukung pemberian ASI eksklusif setelah persalinan.