Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Kandungan Nutrisi Biskuit Cracker dengan Penambahan Tepung Ikan Teri Nasi (Stolephorus sp.) di UD. Sinar Bahari Tina Fransiskha C. Panjaitan; Muhammad Fadhlullah; Riska Nurmala; Yuliati H. Sipahutar
Prosiding Simposium Nasional Kelautan dan Perikanan Vol. 8 (2021): PROSIDING SIMPOSIUM NASIONAL VIII KELAUTAN DAN PERIKANAN UNHAS
Publisher : Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP), Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ikan teri (Stolephorus sp) merupakan makanan kualitas tinggi karena seluruh bagian tubuhnya dapat dikonsumsi. Pada penelitian ini, ikan teri nasi diolah menjadi tepung ikan yang dimanfaatkan dalam pembuatan biskuit. Tujuan penelitian adalah mengetahui cara membuat biskuit cracker dengan penambahan tepung ikan teri nasi, mengetahui mutu sensori produk, kandungan nutrisi biskuit dan mutu mikrobiologi biskuit. Penelitian menggunakan metode analisis data deskriptif. Penggunaan metode ini dimaksudkan untukmemperoleh gambaran dari suatu fakta secara sistematis, faktual, dan akurat sehingga dapat diinterpretasikan dengan tepat untuk menganalisis masalah yang diteliti dan dapat ditarik kesimpulan yang tepat. Perlakuan pada penelitian ini adalah kombinasi antara tepung terigu dan tepung ikan teri nasi yaitu 0 (kontrol); 2,7%:54,34% dan 5,4%:54,34% dengan keterangan formulasi F0, F1 dan F2. Hasil yang didapatkan dari pengujian uji sensori penilaian panelis yang lebih disukai yaitu formulasi F0 tanpa penambahan tepung ikanteri nasi. Hasil uji proksimat didapatkan hasil sebagai berikut kadar protein 13,62%, kadar lemak 19,62%, kadar abu 3,19%, kadar air 4,88%, kadar karbohidrat 58,59%. Hasil yang didapatkan dari uji ALT biskuit dibawah maksimum SNI dengan formulasi F2 yaitu dengan nilai <2,5.102
Pembuatan prototipe penentu kesegaran ikan patin Berbasis sensor TCS 230 Catur Pramono Adi; Tina Fransiskha C.P.; Pola Panjaitan; Yuda Herdiansyah
Jurnal Airaha Vol 10 No 01: JUNE 2021
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.089 KB) | DOI: 10.15578/ja.v10i01.242

Abstract

The prototype to determine the freshness of catfish is a test tool to determine the level of freshness of catfish based on the color level of the meat in the form of R, G, B (Red, Green, and Blue) values. Making the prototype requires an Arduino Atmega 2560 which functions as the brain of all components, the TCS 230 sensor which functions to detect colors based on red, green, and blue values, then a 20×4 LCD which functions as a display of detection results. The cube-shaped chassis is made of lightweight iron and the board is water-resistant and easy to clean. This prototype has dimensions of length 28 cm, width 25 cm, and height 18 cm. In the way it works, the catfish is inserted into the cube where the TCS 230 sensor is attached which will then detect the color of the meat which is then converted into R, G, B values. The Arduino clarifies the sensor readings which are then forwarded to the LCD as the output of the test results. Based on the results of data confusion matrix testing, this prototype has a data accuracy value of 80%, a positive precision level of 83%, and a negative precision level of 67%. The results of testing the prototype freshness of catfish resulted in a success percentage of 84.4%.
Profil Bobot Molekul Protein, Cemaran Logam Berat Timbal (Pb) Dan Kadmium (Cd), Serta Bakteri Escherichia coli Pada Ekstrak Cair Ikan Gabus (Channa striata) Iman Mukhaimin; Devi Wulansari; Susi Ratnaningtyas; Tina Fransiskha Caroline Panjaitan
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol 27, No 3 (2022): October
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jpk.27.3.334-340

Abstract

The Snakehead fish extract is one of the fish extracts that has many benefits and has been used in the health sector such as emulsifiers, skin health drugs, helping muscle formation and growth, accelerating wound healing, maintaining fluid balance in blood vessels, improving poor nutrition, and being healthy. for digestion so that the quality characteristics of the extract need to be researched and maintained to be used. This study aims to determine the quality characteristics of the liquid extract of snakehead fish (Channa striata) based on quality parameters such as protein molecular weight profile, heavy metal contamination of lead (Pb), and cadmium (Cd), and bacterial contamination of Escherichia coli. Snakehead fish extract was obtained using the steaming extraction method at a temperature of 60oC, for 6 hours to obtain albumin levels of 12.549 mg/g, protein molecular weight profile analysis detected 7 major bands and 1 minor band in the molecular weight range 19.05 kDa - 92, 72 kDa, where the molecular weight of albumin protein is suspected to be in band number 3 53.72 kDa, E.coli bacteria contamination < 3 APM/g and heavy metals lead (Pb) and cadmium (Cd) were not detected.
PENGAMATAN UJI SENSORI NORI BERBAHAN DASAR RUMPUT LAUT Ulva lactuca DAN Gracilaria sp. Liliek Soeprijadi; Tina Fransiskha C Panjaitan; Tiara Shafa Ayu Prabhita
Marinade Vol 6 No 02 (2023): Marinade
Publisher : Fisheries Product Technology Department, Faculty of Marine Science and Fisheries, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/marinade.v6i02.6432

Abstract

Rumput laut merupakan komoditas perikanan yang keberadaannya sangat melimpah dan salah satu sumberdaya alam hayati laut yang berpotensi untuk dikembangkan. Saat ini Indonesia hanya merupakan pengekspor rumput laut dalam bentuk bahan mentah, sekitar 75% rumput laut yang dihasilkan ekspor hanya dalam bentuk kering dan tanpa diolah lebih lanjut dan memiliki nilai jual yang rendah. Salah satu diversifikasi produk olahan rumput laut yang menarik konsumen yaitu nori. Nori merupakan makanan tradisional Jepang yang terbuat dari rumput laut alami yang ditambahkan bumbu didalamnya, nori digunakan sebagai hiasan dan penyedap berbagai macam masakan khas Jepang, lauk sewaktu makan nasi, nori berbentuk lembaran tipis yang dikonsumsi secara langsung setelah diolah, dikeringkan dan dipanggang. Adapun tujuan dari pelaksanaan Kerja Praktik Akhir (KPA) ini adalah untuk melanjutkan penelitian yang telah dilakukan oleh Tina Fransiskha dkk (2020) dimana yang belum dilakukan adalah uji sensori, suhu dan waktu pengeringan yang optimal sehingga mengambil judul penelitian pengamatan terhadap uji sensori nori. Alur proses pembuatan nori rumput laut meliputi pencucian I, perendaman, pencucian II, pemasakan, pencetakan, pengeringan. Pada penilaian uji sensori dengan 30 panelis diperoleh hasil pada komposisi 97,5%:2,85% dengan nilai sensori kenampakan 7.50, tekstur 7.63, aroma 7.43, rasa 7.10 sedangkan komposisi 98%:2% memperoleh nilai sensori kenampakan 7.60, tekstur 7.20, aroma 7.37, rasa 7.03. Nilai mutu kimia komposisi 97,5%:2,85% memperoleh nilai kadar air 16.91%, protein 9.01%, serat kasar 32.35% dan komposisi 97,5%: 2,85% memperoleh kadar air 15.93%, kadar protein 11.28%, kadar serat kasar 29.66%. Nilai mutu mikrobiologi pada kompoisi 97,5%:2,85% adalah 63.000 koloni/gram dan komposisi 98%:2% adalah 34.000 koloni/gram.