Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Incidence of Phlebitis Following the Use of Peripheral IV Line at X Hospital Margareta Sijabat; Sisilia Desiana Nduru; Ayu Monaretha B; Yenni Ferawati Sitanggang; Elissa Oktoviani Hutasoit
Indonesian Contemporary Nursing Journal Volume 5 No. 2 Februari 2021
Publisher : Faculty of Nursing, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/icon.v5i2.10859

Abstract

Introduction: Intravenous (IV) line infusion therapy is a therapy given to patients who are admitted or having a specific therapy. The IV-line therapy may include fluid therapy, medication administration and blood therapy. Based on the data found in Hospital X, there were 30 incidence of phlebitis in 2017. This study aimed to describe the factors of phlebitis incidence in X hospital. Method: This study was a retrospective study using 50 clinical record of the inpatient patients. The inclusion criteria were all documents of those who are hospitalized at least three days. Result: The result describes three factors following the incidence of phlebitis, such as intrinsic factors, chemical factors, and mechanical factors. The Intrinsic factors included age, gender and medical diagnosis. While Mechanical factors consist of the size of catheter, location and length of infusion. The Chemical factors were of infusion fluid type and infusion rate. Conclusion: The conclusion of this study was the three factors are modifiable factors. Thus, nurses need to assess and evaluate patients’ infusion in order to prevent a higher case of phlebitis. As a recommendation for further study is to analyze the correlation between those factors to the incidence of phlebitis. 
Edukasi First Aid Dan Bantuan Hidup DasarPada Komunitas Gereja Di Tangerang Eva Chris Veronica Gultom; Evanny Indah Manurung; Marisa Junianti Manik; Elissa Oktoviani Hutasoit; Heman Pailak; Ekarisma Elisabeth Aprilia Udju; Suntoro Suntoro; Kesia Oktrivina Wanti
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Maret 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i2.1107

Abstract

First aid merupakan tindakan pertama yang dilakukan kepada seseorang yang membutuhkan pertolongan dengan segera. Kondisi ini dapat berupa henti jantung (cardiac arrest) yang dapat terjadi di komunitas mana pun, termasuk komunitas gereja. Korban yang mengalami cardiac arrest dapat diberikan pertolongan dengan melakukan bantuan hidup dasar berupa Resusitasi Jantung Paru (Cardiopulmonary Resucitation). Kegiatan PkM ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan first aid dan bantuan hidup dasar bagi jemaat di gereja GBI Glow Karawaci, Tangerang. Metode yang dilakukan berupa ceramaah, demonstrasi, dan praktik keterampilan peserta. Jumlah peserta yang hadir 32 orang dengan kategori usia, jenis pekerjaan dan tingkat pendidikan yang beragam. Selain itu, sebagian besar peserta adalah perempuan. Sebelum kegiatan peserta diberikan lembar pre test, dan setelah kegiatan diberikan lembar post test, dengan  peningkatan nilai yang signifikan. Kegiatan ini mendapat respon yang positif dan antusias dari peserta, sehingga dapat diupayakan agar program ini dapat disosialisasikan dengan target jumlah yang lebih banyak.