Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Resiko Kejadian Akut Rekuren Demam Tifoid dan Hubungannya dengan Kadar Protein Nucleotide Binding Oligomerization Domain 2 (NOD2) Sri Wahyuni; Mochammad Hatta; Firdaus Hamid; Rosdiana Natzir; Ahyar Ahmad; Burhanuddin Bahar; Ade Rifka Junita; Ressy Dwiyanti; Nur Indah Purnamasari; Muhammad Reza Primaguna; Muhammad Sabir
Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan Vol. 12 No. 2 (2021): Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jal.v12i2.17585

Abstract

Typhoid fever is an infectious disease caused by Salmonella typhi bacteria and is endemic. The NOD2 gene is one of the host susceptibility genes in people with typhoid fever. NOD2 acts as an intracellular receptor that binds to the muramyl dipeptide ligand derived from bacterial peptidoglycan. The purpose of this study was to determine the levels of NOD2 protein in Acute Recurrent of Typhoid Fever (ARTF), typhoid fever (TF) patients, and healthy people (HP). Enzyme-linked Immunosorbent Assay (ELISA) was used to analyze NOD2 levels. The data analysis used was the student t-test. A significant difference of NOD2 level was found between the ARTF and TF group compared HP group (p
IDENTIFIKASI MORFOLOGI PROTOZOA PADA BERBAGAI SUMBER AIR SEKITAR KAMPUS POLITEKNIK MUHAMMADIYAH MAKASSAR Wilda, Nurwilda Kaswi; Sri Wahyuni; Putri Rabiah Al Adawiah
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 3 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/58fm8v03

Abstract

Akses terhadap air bersih yang aman secara mikrobiologis merupakan faktor penting dalam menjaga kesehatan masyarakat. Protozoa di perairan dapat berperan sebagai indikator kualitas lingkungan dan berpotensi mencerminkan kondisi sanitasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi morfologi protozoa pada berbagai sumber air di sekitar kampus Politeknik Muhammadiyah Makassar. Penelitian menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel air diambil dari enam sumber, yaitu air bak mandi, kolam ikan, selokan, kanal, air keran, dan air galon, masing-masing sebanyak 500 mL, kemudian diperiksa menggunakan metode sedimentasi dan observasi mikroskopis dengan tiga kali replikasi. Identifikasi dilakukan berdasarkan karakteristik morfologi menggunakan referensi atlas parasitologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 66,67% sampel mengandung protozoa. Protozoa yang teridentifikasi meliputi Amoeba spp., Paramecium spp., Stentor, Radiolaria, dan Euglena viridis, dengan distribusi tertinggi pada sumber air terbuka seperti kolam ikan, selokan, dan kanal. Tidak ditemukan protozoa pada air keran dan air galon. Protozoa yang ditemukan umumnya merupakan organisme hidup bebas yang berperan sebagai indikator beban organik lingkungan. Penelitian ini memberikan data dasar mengenai keberadaan protozoa pada sumber air di lingkungan kampus sebagai indikator kualitas mikrobiologis perairan.