Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

ANALISA PEMILIHAN SUPPLIER BAHAN BAKU KERIPIK KACA PADA UKM 99 GROUP DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) PADA MASA PASCA PANDEMI DI KABUPATEN CIAMIS Maman Hilman; Rika Kartika Dewi
Jurnal Industrial Galuh Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Industrial Galuh
Publisher : Teknik Industri Fakultas Teknik UNIGAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.816 KB) | DOI: 10.25157/jig.v5i1.3056

Abstract

UKM 99 Group merupakan usaha yang bergerak dalam bidang makanan ringan. Masalah utama yang terjadi di UKM 99 Group ialah belum adanya supplier tetap sehingga terjadi ketidaktersediaan bahan baku keripik kaca pada masa pasca pandemi karena keterlambatan pengiriman bahan baku keripik kaca yang akan dipakai dalam proses produksi sehingga mengakibatkan proses produksi menjadi terhambat. Permasalahan yang dipecahkan dalam penelitian ini meliputi kriteria-kriteria yang dipertimbangkan dalam pemilihan supplier bahan baku keripik kaca di UKM 99 Group dan memilih supplier bahan baku keripik kaca terbaik dengan memakai metode Analytical Hierarchy Process. Hasil penelitian menampilkan bahwa supplier dari daerah Banjarsari menjadi prioritas pertama dengan bobot prioritas sebesar 0,281816, kemudian prioritas kedua didapat oleh supplier dari daerah Saguling dengan bobot prioritas sebesar 0,260297, prioritas ketiga didapat oleh supplier dari daerah Kawali dengan bobot prioritas sebesar 0,250547, selanjutnya peringkat keempat didapat oleh supplier dari daerah Sadananya dengan bobot prioritas sebesar 0,128300 dan prioritas kelima didapat oleh supplier dari daerah Gunung Cupu dengan prioritas sebesar 0,079039.
PERANCANGAN ULANG TATA LETAK FASILITAS MENGGUNAKAN METODE ARC GUNA MEMAKSIMALKAN PRODUKTIVITAS PEKERJA DI PABRIK TAHU KCA RANCAH Ruhyat Ruhyat; Maman Hilman
Jurnal Industrial Galuh Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Industrial Galuh
Publisher : Teknik Industri Fakultas Teknik UNIGAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (669.987 KB) | DOI: 10.25157/jig.v5i1.3061

Abstract

Judul skripsi ini adalah”Perancangan ulang Tata Letak Fasilitas Menggunakan Metode ARC Guna Memaksimalkan Produktivitas Pekerja Pada Pembuatan Tahu di Pabrik Tahu KCA Rancah” Dalam penelitian ini dibahas mengenai Tata letak Fasilitas di salah satu perusahaan pengolahan tahu di rancah yaitu Pabrik tahu KCA meliputi aktivitas produksi.layout perusahaan, pengolahan data, dan perancangan ulang tata letak fasilitas perusahaan. Penelitian ini menggunakan beberapa teori diantaranya teori tata letak pabrik dari Apple (1990).Fred E.Meyers (1993). Wignjosoebroto (1990). Penelitian hanya dilakukan pada pabrik tahu KCA Rancah.Penelitian menggunakan data dari hasil observasi serta hasil pengumpulan data melalui wawancara.Peneliti hanya memprioritaskan pada perancangan ulang tata letak pasilitas pabrik pabrik tahu KCA Rancah, yang kemudian di evaluasi menggunakan ARC.Adapun cara yang dilakukan untuk merancang ulang tata letak fasilitas di pabrik tahu KCA Rancah yauitu, Studi Pustaka, Studi lapang, mengevaluasi data tersebut dengan metode Activity Relationship chart (ARC,), layout usulan. Berdasarkan metode Activity Relationship chart (ARC), menghasilkan aliran produksi yang lebih efektif dan efesien sehingga tidak terjadi Back Tracking atau alur bolak balik. proses produksi menjadi lebih teratur dan maksimal. Jarak perpindahan material lebih efektif dan efisien dan waktu tempuh perpindahan material produksi awalnya 69 meter yang harus ditempuh dalam satu proses produksi. Desain usulan waktu yang dibutuhkan dalam satu kali proses produksi memerlukan waktu 61 meter. Di setiap produksi bisa mengurangi jarak tempuh sekitar 8 meter.
PENGEMBANGAN PRODUK KRIPIK DENGAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT PADA USAHA KECIL MENENGAH (UKM) MAKMUR ABADI DI KABUPATEN CIAMIS Maman Hilman; R Gamar Pratama Ningrat
Jurnal Industrial Galuh Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Industrial Galuh
Publisher : Teknik Industri Fakultas Teknik UNIGAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jig.v5i2.3307

Abstract

Usaha Kecil Menengah Makmur Abadi Kabupaten Ciamis merupakan salah satu UKM di Kabupaten Ciamis yang memproduksi makanan ringan Kripik. Penjualan produk yang dihasilkan belum memenuhi harapan. Hal ini diduga disebabkan oleh keadaan produk yang masih sederhana, baik bentuk maupun kemasannnya. Oleh karena itu pengembangan produk perlu dilakukan agar produk dapat diterima oleh konsumen dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui atribut-atribut produk yang diinginkan konsumen dan mengembangkan produk kripik agar sesuai dengan harapan konsumen.. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Quality Function Deployment (QFD) untuk menganalisis atribut-atribut yang diprioritaskan untuk input dalam pengembangan produk kripik . Luaran penelitian ini adalah berupa HaKi dan Publikasi pada Buku Ber- ISBN. Hasil Penelitian diperoleh 10 atribut produk yang diinginkan oleh konsumen. Atribut tersebut diinterpretasikan melalui 9 parameter teknis di House of Quality (HOQ) untuk kemasan Kripik Makmur Abadi, dan 10 atribut produk untuk Kripik. Berdasarkan analisis prioritas, UKM Makmur Abadi akan melakukan keputusan bisnisnya untuk mengembangkan produk Kripik yang diharapkan dapat meningkatkan total penjualan.
PERBAIKAN KURSI KERJA OPERATOR MENJAHIT PADA IKM SHERLY COLLECTION DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN ANTROPOMETRI DI KOTA BANJAR Andri Iskandar; Maman Hilman
Jurnal Media Teknologi Vol. 10 No. 01 (2023): Jurnal Media Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik UNIGAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jmt.v10i01.3324

Abstract

IKM Sherly Collection merupakan Industri Kecil Menengah dengan hasil produksi utama pakaian gamis. Pada saat ini stasiun menjahit masih menggunakan fasilitas kerja yang dirasa kurang baik seperti pada kursi kerja operator menjahit karena tidak sesuai dengan antropometri penggunanya menyebabkan keluhan seperti nyeri punggung, nyeri pinggang dan nyeri pada bokong pekerjanya hal ini yang menjadi dasar adanya penelitian ini maka diusulkan suatu rancangan tempat duduk agar memberi kenyamanan serta keamanan saat melakukan aktivitas kerja bagi pekerja itu sendiri. Metode yang digunakan dalam perbaikan kursi kerja ini menggunakan pendekatan antropometri. Pengukuran dimensi tubuh menggunakan antropometri statis yaitu pengukuran dimensi tubuh dalam keadaan diam untuk posisi yang telah ditentukan. 45 orang pekerja dengan rentang usia 20-40 tahun menjadi sampel dalam penelitian ini Pengolahan data dilakukan dengan uji keseragaman data, uji kecukupan data serta konsep persentil dengan cara memilih antara persentil 5th dan 95th. Dimensi antropometri yang digunakan adalah tinggi bahu duduk (TBD), lebar bahu (LB), pantat popliteal (PPo), lebar pinggul (LP) dan tinggi popliteal (TPo). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dimensi PPo, TPo menggunakan persentil 5th sedangkan dimensi TBD, LB dan LP menggunakan persentil 95th. Desain kursi yang dihasilkan memiliki ukuran tinggi sandaran kursi 50 cm, lebar sandaran kursi 40 cm, panjang alas duduk kursi 42 cm, lebar alas duduk kursi 40 cm dan tinggi kursi 45 cm. Usulan perbaikan kursi kerja berdasarkan pengamatan kursi kerja sebelumnya adalah adanya sandaran kursi dan bantalan alas duduk berbahan busa.