Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Meningkatkan Kreativitas Seni Musik Anak Usia Dini Melalui Bermain Pianika Di TK Al Wathoniyah Kota Bekasi Alli Andra Fadia; Wening Rahayu
Panca Sakti Bekasi : Jurnal Pendidikan dan Bisnis Vol. 3 No. 2 (2022): Panca Sakti Bekasi : JURNAL PENDIDIKAN dan BISNIS (Mei 2022)
Publisher : Universitas Panca Sakti Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.149 KB)

Abstract

Anak usia dini adalah anak yang memiliki kemampuan perkembangan otak yang berbeda-beda. Sejumlah riset membuktikan bahwa perkembangan kecerdasan anak pada masa ini mengalami peningkatan dari 50% menjadi 80%. Hal ini menunjukkan pentingnya upaya pengembangan seluruh potensi anak di usia prasekolah karena pada usia tersebut anak mengalami masa peka, yaitu masa terjadinya pematangan fungsi-fungsi fisik dan psikis yang siap merespons stimulus yang diberikan oleh lingkungan. Setiap anak memiliki bakat kreatif, bakat kreatif dapat dikembangkan dan karena itu perlu dipupuk sejak dini. Bila bakat kreatif anak tidak dipupuk, maka bakat tersebut tidak akan berkembang. Seni sangatlah penting dan berpengaruh besar bagi proses bertumbuh kembangnya anak usia dini dalam berbagai aspek. Anak usia dini akan mudah menerima proses belajar yang menyenangkan, karena dunia anak adalah bermain dengan belajar, seni sangatlah mendominasi peran belajar pada anak terutama seni musik. Contoh musik yang mudah di mainkan oleh anak adalah pianika. Metode yang digunakan adalah metode penelitian tindakan kelas
Meningkatkan Kecerdasan Verbal Linguistik pada Anak Usia 5 – 6 Tahun Melalui Media Big Book di TK Islam Pelangi Ciledug Tangerang Banten Santy Apriyani; Wening Rahayu
Pekobis : Jurnal Pendidikan, Ekonomi, dan Bisnis Vol 7, No 2 (2022): PEKOBIS
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pekobis.v7i2.P116-125.23604

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan kecerdasan verbal linguistik anak didik di TK Islam Pelangi Ciledug Tangerang Banten setelah menjalani intervensi atau treatment dengan menggunkaan Big Book. Belum maksimalnya kecerdasan  verbal linguistik  anak didik di TK Islam Pelangi Ciledug Tangerang Banten menjadi permasalahan bagi guru. Hal ini dikarenakan belum maksimalnya pembelajaran oleh guru khusunya dalam upaya meningkatkan kecerdasan verbal linguistik.. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas dari total populasi 15 anak di TK Islam Pelangi Ciledug Tangerang Banten. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa media Big Book mampu menghasilkan peningkatan kecerdasan verbal lingustik anak didik pada usia 5-6 tahun di TK Islam Pelangi Ciledug Tangerang Banten. Artinya kemampuan anak meningkat dalam hal kemampuan berkomunikasi dengan orang lain, mampu mengarang cerita menggunakan Big Book, bisa menghubungkan cerita yang dituturkan guru dan dapat menyampaikan pengalamannya. Guru dapat meningkatkan kecerdasan bidang verbal linguistik anak dengan memanfaatkan media Big Book. Hasil ini terlihat dari peningkatan kemampuan belajar siswa yang meningkat sangat baik dari pra siklus hingga siklus kedua yaitu 0% untuk pra siklus, 13,33% untuk siklus kesatu, 84% untuk siklus kedua.
Penerapan Kegiatan Tari Kreasi Dalam Menumbuhkan Percaya Diri Pada Anak Usia Dini Di TK Citta Bangsa Bekasi Tasya Hairunisa; Lia Kurniawaty; Wening Rahayu
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3774

Abstract

menumbuhkan rasa percaya diri pada anak usia dini di TK Citta Bangsa Bekasi. Latar belakang ini di dasari oleh pentingnya rasa percaya diri sebagai salah satu aspek perkembangan sosial – emosional yang berpengaruh terhadap kemampuan dalam berinteraksi, mengekspresikan diri, dan beradaptasi di lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari guru kelas dan anak usia 5 – 6 tahun yang mengikuti kegiatan tari kreasi selama 12 pertemuan dalam jangka waktu dua bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kegiatan tari kreasi yang dilakukan secara terstruktur, berkelanjutan, dan disesuaikan dengan kemampuan anak, dan mampu meningkatkan rasa percaya diri anak. Hal ini terlihat dari keberanian anak untuk tampil di depan teman dan guru, kemampuan mengekspresikan gerak sesuai irama musik, serta menunjukkan antusiasme dan partisipasi yang aktif dalam kegiatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan tari kreasi dapat menjadi salah satu strategi efektif dalam menumbuhkan rasa percaya diri anak usia dini.
Implementing Adaptive Applied Behavior Analysis to Improve Functional Communication in Inclusive Early Childhood Education Nuligar Hatiningsih; Childa Kumala Azzahri; Wening Rahayu
JPI: Jurnal Pustaka Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026): January-April
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpi.v6i1.2615

Abstract

This study aims to examine the implementation of adaptive Applied Behavior Analysis (ABA) in an inclusive Early Childhood Education (ECE) classroom and to analyze its contribution to improving functional communication skills of a child with special needs. The research employed a Single Subject Research (SSR) approach using an A–B design consisting of baseline and intervention phases. The participant was selected through purposive sampling based on identified functional communication difficulties and parental consent. Data were collected through systematic observation using a structured observation sheet to record the frequency of functional communication behaviors across sessions. The operational indicators included the child’s ability to express needs, respond to instructions, initiate interaction, and express acceptance or refusal. Field notes and classroom documentation were used as supporting qualitative data. Instrument validity was established through expert judgment to ensure content relevance to functional communication constructs. Data were analyzed using visual analysis procedures in SSR, focusing on changes in behavioral level, trend direction, and data stability across phases. In addition, Percentage of Non-Overlapping Data (PND) and Tau-U were calculated to estimate effect size. The findings revealed a significant increase in functional communication frequency during the intervention phase, reflected in an upward trend, improved stability, PND of 100%, and Tau-U of .95, indicating a strong intervention effect. The results suggest that adaptive ABA strategies, when integrated into natural classroom routines, effectively enhance functional communication and reduce maladaptive behaviors in inclusive early childhood settings. This study contributes theoretically by recontextualizing ABA principles within inclusive pedagogy and practically by offering a flexible, evidence-based intervention model for early childhood educators.