Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Counseling and Blood Pressure Examination Activities in the Coastal Community of Talia, Kendari City as an Effort to Detect Hypertension from an Early Age: Kegiatan Penyuluhan dan Pemeriksaan Tekanan Darah Pada Masyarakat Pesisir Talia Kota Kendari Sebagai Upaya Deteksi Dini Hipertensi Irma Yunawati; Siti Rabbani Karimuna; L. Lisnawaty; J. Jafriati
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.453 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang171

Abstract

Hypertension is a disease that is often found in primary health care. Hypertension can increase the risk of cardiovascular disease. One way to prevent hypertension can be done through providing health education, particularly for people who are at risk of developing hypertension. This community service aimed to carry out early detection and increase the knowledge and awareness of the Talia coastal community about hypertension. This community service was carried out in April 2019 with the target of the Talia coastal community. The community service team came from the Faculty of Public Health, Halu Oleo University, which has expertise in the fields of nutrition and public health. This activity consisted of several stages, including the preparation stage which included community surveys, administrative and licensing arrangements, preparation of extension media in the form of leaflets and lecture materials, as well as preparing the tools used for blood pressure examinations, while the implementation stage included counseling in the form of lectures and leaflet distribution on hypertension and blood pressure examinations to the target community. Based on the results of observation, this activity was qualitatively considered successful even though it was still not optimal. Indicators of success can be shown through the ease of licensing and assistance from the Head of Talia Village, the target community who obtained knowledge about early prevention and proper control of hypertension, the community who found out their respective blood pressure, so they can be more aware of the importance of a healthy and balanced life and will regularly to check their blood pressure, and always actively participate until the end of the event. Abstrak Hipertensi merupakan penyakit yang sering ditemukan pada pelayanan kesehatan primer. Hipertensi dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit kardiovaskular. Salah satu cara pencegahan hipertensi yaitu melalui pendidikan kesehatan terutama pada masyarakat berisiko. Tujuan pengabdian masyarakat ini yaitu melakukan deteksi dini serta meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat pesisir Talia tentang hipertensi. Pengabdian masyarakat ini dilakukan pada bulan April 2019 dengan sasaran masyarakat pesisir Talia. Tim pengabdian berasal dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo yang memiliki kepakaran di bidang gizi dan kesehatan masyarakat. Kegiatan ini terdiri dari tahap persiapan meliputi survey masyarakat, pengurusan administrasi dan perizinan, penyusunan media penyuluhan dalam bentuk leaflet dan materi ceramah, serta persiapan alat yang digunakan untuk pemeriksaan tekanan darah, sedangkan tahap pelaksanaan meliputi penyuluhan dalam bentuk ceramah dan pembagian leaflet tentang hipertensi serta pemeriksaan tekanan darah kepada masyarakat sasaran. Berdasarkan pengamatan, secara kualitatif kegiatan ini dapat dikatakan berhasil meski belum maksimal. Indikator keberhasilan dapat ditunjukkan melalui kemudahan perizinan dan bantuan dari Lurah Talia, masyarakat sasaran mendapatkan pengetahuan tentang upaya pencegahan dini dan pengendalian yang tepat terhadap hipertensi, masyarakat sasaran mengetahui tekanan darah masing-masing, sehingga ke depannya dapat lebih menyadari pentingnya hidup sehat bergizi seimbang dan rutin memeriksakan tekanan darah, serta keterlibatan peserta secara aktif sampai akhir acara.
When mothers talk about their past habits: A case study of stunting in Kendary City, Indonesia Lisnawaty Lisnawaty; Meynanda Meynanda; Fithria Fithria; Irma Yunawati; Febriana Muchtar
Al-Sihah : The Public Health Science Journal Volume 12, Nomor 2, July-December 2020
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/al-sihah.v12i2.15558

Abstract

Stunting can be a nutritional problem that will adversely affect the optimal development process of children according to their genetic potential. Stunting can hinder the process of growth and development in under-fives. This study aimed to determine the causes of stunting in under-fives in the Abeli sub-district, Kendari City. The method of study was descriptive qualitative by a case study design. Data obtained through in-depth interviews of 4 (four) key informants and 5 (five) ordinary informants. Based on the results of the study, it was known that the incidence of stunting in the Abeli sub-district was caused by low birth weight, exclusive breastfeeding, and complementary feeding. It was based on the results of interviews, of four under-fives were stunting, there were three under-fives had a birth weight <2500 grams. The reason was because of inadequate breast milk production and a lack of family support for mothers to provide exclusive breastfeeding to under-fives. The reason was that the mother did not carry out routine pregnancy checks so that the condition of the fetus was poorly monitored. Besides, all under-fives who were stunting did not receive exclusive breastfeeding. In giving complementary feeding, the mothers gave complementary feeding to under-fives too early. Besides, a portion of the meal did not meet the needs of under-fives and less varied food.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN, PANTANGAN MAKAN, DAN POLA KONSUMSI TERHADAP KEJADIAN KEKURANGAN ENERGI KRONIK (KEK) PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LABIBIA KOTA KENDARI TAHUN 2020 Wa Ode Zulina Putri; Lisnawaty Lisnawaty; Rizki Eka Sakti Octaviani
Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia Vol 1, No 3 (2020): Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Program Studi Gizi FKM UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.499 KB) | DOI: 10.37887/jgki.v1i3.23367

Abstract

Kekurangan energi merupakan salah satu keadaan malnutrisi. Kejadian kekurangan energi kronik merupakan salah satu penyebab tidak langsung kematian ibu. Berdasarkan data Riskesdas 2018 bahwa Sulawesi Tenggara berada pada peringkat ke-4 dengan proporsi tertinggi terkait resiko ibu hamil penderita KEK sebesar 28% dengan nilai rata-rata nasional 17,3%. Dan berdasarkan Profil tahunan Dinas Kesehatan Kota Kendari, Puskesmas Labibia mengalami peningkatan kasus yakni 16,5% pada tahun 2017 menjadi 41,1% pada tahun 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, pantangan makan, dan pola konsumsi terhadap kejadian kekurangan energi kronik di wilayah kerja Puskesmas Labibia Tahun 2020 yang juga menempatkan Puskesmas Labibia menjadi peringkat ke-2 dari 15 Puskesmas terkait jumlah ibu hamil KEK. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian analitik obsevasional dengan metode cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 128 ibu hamil dengan sampel 58, pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat menggunakan distribusi tabel dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan kejadian kekurangan energi kronik pada ibu hamil dengan nilai (p-value=0,564), tidak ada hubungan antara pantangan makan dengan kejadian kekurangan energi kroik pada ibu hamil dengan nilai (p-value=0,230), dan ada hubungan antara pola konsumsi dengan kejadian kekurangan energi kronik pada ibu hamil (p-value=0,000). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan antara pengetahuan dengan kejadian kekurangan energi kronik, dan pantangan makan dengan kejadian kekurangan energi kronik, sedangkan terdapat hubungan antara pola konsumsi dengan kejadian kekurangan energi kronik. Kata kunci :Kekurangan Energi Kronik, Ibu Hamil, Pengetahuan, Pantangan Makan, Pola Konsumsi Lack of energy is a condition of malnutrition. Chronic energy deficiency is one of the indirect causes of maternal death. Based on basic health research data in 2018, that Southeast Sulawesi is in the fourth rank with the highest proportion related to the risk of pregnant women suffering chronic energy deficiency equal to 28% with a national average value of 17,3%. And based on the annual profile of the Kendari city health office, the Labibia health center experienced an increase in case 16,5% in 2017 to 41,1% in 2018. This study aims to determine the relationship between knowledge, dietary restrictions, and consumption patterns on the incidence of chronic energy deficiency in the labibia public health center in 2020. This type of research uses observational analytica research with cross sectional method. The population in this study amounted to 128 pregnant women with sample of 58, the sample was taken using purposive sampling thecnique. The data analysis used was univariate using table distribution and bivariate analysis using chi square test. The results showed that there was no relationship between knowledge an the incidence of chronic energy deficiency in pregnant women with value (p-value = 0,564), there was no relationship between dietary abstinence and the incidence of chronic energy deficiency in pregnants women with a value (p-value=230), and there is a relationship between consumptionpatterns an the incidence of chronic energy deficiency in pregnant women (p-value=0,000). The conclusion in this study is that there is no relationship between knowledge with the incidence of chronic energy deficiency, and dietary abstinence with chronic energy deficiency, while there is a relationship between consumption patterns and chronic energy deficiency. Keyword : Chronic Energy Deficiency, Women Pregnant, Knowledge, Eating Abstinence, Consumption Pattern
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STATUS GIZI PADA BALITA USIA 12-59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BENU-BENUA KOTA KENDARI TAHUN 2020 sartiah yusran; Lisnawaty Lisnawaty; Nurzahra Saputri
Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia Vol 3, No 1 (2022): Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Program Studi Gizi FKM UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.359 KB) | DOI: 10.37887/jgki.v3i1.25714

Abstract

AbstractGizi kurang pada balita, membawa dampak negatif terhadap pertumbuhan fisik maupun mental yang nantinya akan menghambat prestasi belajar, Dampak lainnya dapat menurunkan daya tahan tubuh, menyebabkan hilangnya masa hidup sehat balita, Dampak yang lebih serius adalah timbulnya kecacatan, tingginya angka kesakitan dan percepatan kematian. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian analitik obsevasional dengan metode cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 73 balita dan semua balita sebagai sampel, pengambilan sampel menggunakan teknik Total Sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat menggunakan distribusi tabel dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan merupakan faktor yang mempengaruhi status gizi pada balita di wilayah kerja Puskesmas Benu-Benua dengan nilai (p-value=0,046), Pola asuh merupakan faktor yang mempengaruhi status gizi  pada balita di wilayah kerja Puskesmas Benu-Benua dengan nilai (p-value=0,019), Asupan Energi merupakan faktor yang mempengaruhi status Gizi pada balita di wilayah kerja Puskesmas Benu-Benua dengan nilai (p-value=0,000), dan Riwayat Penyakit Infeksi merupakan faktor risiko status  Gizi pada balita di wilayah kerja Puskesmas Benu-Benua dengan nilai (p-value=0,207). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan antara riwayat penyakit infeksi dengan status gizi pada balita, sedangkan terdapat hubungan antara pengetahuan dengan status gizi pada balita, terdapat hubungan antara pola asuh ibu terhadap status gizi pada balita, dan terdapat hubungan asupan makan terhadap status gizi pada balita.   Kata kunci: Gizi Kurang, Balita, Pengetahuan, Pola Asuh, Asupan Energi, Riwayat Penyakit Infeksi      AbstractMalnutrition in toddlers has a negative impact on physical and mental growth which will hinder learning achievement. Other impacts can reduce body resistance, causing the loss of a healthy life span for toddlers. A more serious impact is the emergence of disability, high morbidity and accelerated mortality. This type of research uses observational analytic research with cross sectional study method. The population in this study amounted to 73 toddlers and all toddlers as a sample, sampling using the Total Sampling technique. Analysis of the data used is univariate analysis using table distribution and bivariate using chi-square test. The results showed that knowledge is a factor that affects the nutritional status of toddlers in the working area of the Benu-Benua Health Center with a value (p-value = 0.046), Parenting is a factor that affects the nutritional status of toddlers in the work area of the Benu-Benua Health Center with a value of ( p-value = 0.019), Energy Intake is a factor that affects the nutritional status of children under five in the working area of the Benu-Benua Health Center with a value (p-value = 0.000), and History of Infectious Diseases is a risk factor for the nutritional status of toddlers in the working area of the Benu Health Center. -Continent with value (p-value=0,207). The conclusion in this study is that there is no relationship between a history of infectious disease and nutritional status in toddlers, while there is a relationship between knowledge and nutritional status in toddlers, there is a relationship between maternal parenting and nutritional status in toddlers, and there is a relationship between food intake and nutritional status in children under five. toddler. Keywords : Undernutrition, Toddlers, Knowledge, Parenting, Energy Intake, History of Infectious Diseases 
HUBUNGAN POLA MAKAN DAN KEBIASAAN MENGKONSUMSI JAJANAN TERHADAP STATUS GIZI ANAK DI SDN 4 BARANGKA KABUPATEN MUNA BARAT 2021 Nur Aulia Nissa; Sartiah Yusran; Lisnawaty Lisnawaty
Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia Vol 2, No 4 (2022): Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Program Studi Gizi FKM UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.755 KB) | DOI: 10.37887/jgki.v2i4.23683

Abstract

Status gizi merupakan gambaran keseimbangan antara kebutuhan tubuh akan zat gizi untuk pemeliharaan kehidupan, pertumbuhan, perkembangan, pemeliharaan fungsi normal tubuh dan untuk produksi energi dan intake zat gizi lainnya. Gizi yang baik merupakan pondasi bagi kesehatan masyarakat terutama anak-anak yang masih dalam  masa pertumbuhan dan perkembangan, jika terjadi gangguan gizi kurang maupun gizi lebih maka pertumbuhan dan perkembangan tidak akan berlangsung secara optimal. Provinsi Sulawesi Tenggara merupakan salah satu provinsi dengan prevalensi kurus di atas angka prevalensi nasional pada tahun 2015 sebesar 15,8%, yaitu 6,2% sangat kurus dan 9,6% kurus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan dan kebiasaan mengkonsumsi jajanan terdapat status gizi anak di SDN 4 Barangka Kabupaten Muna Barat 2021.Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan menggunakan desain Cross Sectional Study dan teknik sampling Total Sampling serta menggunakan analisis statistic uji chi-square.Instrumen penelitian yang digunakan yaitu kuesioner FFQ. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada hubungan antara pola makan terhadap status gizi anak di SDN 4 Barangka Kabupaten Muna Barat tahun 2021 dengan p value p=0,048 (p<0,05). Tidak ada hubungan antara mengkonsumsi jajanan terhadap status gizi anak di SDN 4 Barangka Kabupaten Muna Barat tahun 2021, p value p=0,229 (p>0,05). Peneliti berharap agar orang tua memperhatikan pola makan dan menyediakan makanan yang sehat serta bagi pihak sekolah untuk memberikan edukasi tentang pola makan, kebiasaan jajan dan status gizi. Kata kunci: pola makan, jajan, gizi      Nutritional status is a picture of the balance between the body's need for nutrients for the maintenance of life, growth, development, maintenance of normal body functions and for energy production and intake of other nutrients. Good nutrition is the foundation for public health, especially children who are still in their growth and development period, if there is a lack of nutrition or overnutrition, growth and development will not take place optimally. Southeast Sulawesi Province is one of the provinces with underweight prevalence above the national prevalence rate in 2015 of 15.8%, namely 6.2% very thin and 9.6% thin. This study aims to determine the relationship between eating patterns and snack consumption habits and the nutritional status of children at SDN 4 Barangka, West Muna Regency 2021. This study is a correlational study using a Cross Sectional Study design and Total Sampling sampling technique and using chi-square test statistical analysis. The research instrument used is the FFQ questionnaire. The results of this study indicate that there is a relationship between diet and the nutritional status of children at SDN 4 Barangka, West Muna Regency in 2021 with p value p = 0.048 (p <0.05). There is no relationship between consuming snacks on the nutritional status of children at SDN 4 Barangka, West Muna Regency in 2021, p value p = 0.229 (p>0.05). Researchers hope that parents pay attention to diet and provide healthy food and for schools to provide education about eating patterns, snack habits and nutritional status. Keywords: dietary habit, snacks, nutrition
ANALISIS PELAKSANAAN PROGRAM PEMBERIAN TABLET TAMBAH DARAH PADA REMAJA PUTRI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS USUKU KABUPATEN WAKATOBI TAHUN 2021 Wa Ode Nurcahyanti; Lisnawaty Lisnawaty; Febriana Muchtar
Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia Vol 2, No 4 (2022): Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Program Studi Gizi FKM UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.363 KB) | DOI: 10.37887/jgki.v2i4.23684

Abstract

Tablet tambah darah dapat mencegah terjadinya anemia pada remaja putri. Pemerintah mengadakan program pemberian tablet tambah darah untuk menambah cakupan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan program pemberiaan tablet tambah darah pada remaja putri di wilayah kerja Puskesmas Usuku Kabupaten Wakatobi Tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus (case study). Informan penelitian terdiri dari informan kunci dan informan biasa. Hasil penelitian diperoleh bahwa pada tahap input terkait sumber daya manusia dan alokasi dana sudah ada kesesuain, sedangkan sarana dan prasarana belum ada kesesuain. Pada tahap proses terkait persiapan sudah ada kesesuaian, sedangkan untuk pendistribusian, pemantauan, pencatatan dan pelaporan belum ada kesesuaian. Pada tahap ouput terkait cakupan kegiatan, ketepatan sasaran sudah ada kesesuain, sedangkan untuk waktu konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri belum ada kesesuaian. Masih terdapatnya ketidaksesuaian pada tahap input, proses dan output. Belum memadainya sarana dan prasarana tempat penyimpanan sementara tablet tambah darah di sekolah. Pendistribusian TTD dilakukan tiap bulan, pemantauan, pencatatan dan pelaporan belum efisien dilakukan. Tidak adanya jadwal minum TTD bersama disekolah.  Kata kunci: program tablet tambah darah, remaja putri. Iron supplementation can prevent anemia in adolescent female. The government held a program the implementation of iron supplementation to increase consumptioin adolescent female. The purpose of this study was to determine the implementation of iron supplementation program in adolescent female primary health center, Wakatobi regency 2021. This type of research is a qualitative research with a case study approach. Research informants consist of key informants and regular informants. The results of the study showed that at the input stage related to human resources and allocation of funds there was a match, while the facilities and infrastructure did not yet have a match.  At the stage of the process related to preparation, there is already conformity, while for distribution, monitoring, recording and reporting there is no conformity. At the output stage related to the scope of activities, there is a match on target accuracy, while for the time consuming of iron  suplemtation is no match.  There are still discrepancies at the input, process and output stages. Inadequate facilities and infrastructure for temporary storage of iron supplementation in schools. The distribution of iron supplementation is carried out every month, monitoring recording and reporting have not been efficiently carried out. There is no schedule for consuming of iron  suplemtation together at school.                                                                                                                                 Keywords: iron supplementation program , adolescent female.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN COMPUTER VISION SYNDROME (CVS) PADA PEGAWAI PT. MEDIA KITA SEJAHTERA KENDARI Arum Dian Pratiwi; Aulia Safitri; Junaid Junaid; Lisnawaty Lisnawaty
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 7, No 1 (2020): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v7i1.3111

Abstract

Computer Vision Syndrome (CVS) adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan kumpulan gejala berupa rasa tegang pada mata, rasa tidak nyaman pada mata, sakit kepala, mata kering, penglihatan buram pada jarak dekat, dan penglihatan ganda yang terjadi pada pengguna komputer.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan kejadian CVS pada pegawai PT. Media Kita Sejahtera. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pegawai pengguna komputer di PT. Media Kita Sejahtera Kendari yang berjumlah 35 orang. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat hubungan antara lama penggunaan komputer (pvalue = 0,000), lama istirahat (pvalue = 0,004) dengan kejadian CVS pada pegawai pengguna komputer di PT. Media Kita Sejahtera Kendari, sementara tidak terdapat hubungan antara jenis kelamin (pvalue = 0,056), penggunaan kacamata (pvalue = 0,629), jarak mata (pvalue = 1,000)  dengan kejadian CVS pada pegawai pengguna komputer di PT. Media Kita Sejahtera Kendari. Saran adalah setiap 20 menit bekerja di depan komputer diharapkan beristirahat ±20 detik dengan melihat benda yang jaraknya ±20 kaki untuk mencegah terjadinya CVS. Untuk peneliti lainnya agar dapat meneliti variabel lain seperti usia, ukuran obyek, lama penggunaan VDT (termasuk tablet), tampilan layar monitor, jenis kegiatan responden, dan sebagainya.
PENGARUH EDUKASI MELALUI BUKU MEWARNAI TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG GIZI PADA PESERTA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DI PAUD ISLAM INSAN UNGGUL KENDARI Lisnawaty Lisnawaty; Fikki Prasetya; Siti Rabbani Karimuna; Lymbran Tina
Preventif Journal Vol 7, No 1 (2022): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/epj.v7i1.29126

Abstract

AbstrakMedia edukasi gizi perlu dikembangkan untuk memperluas pengetahuan gizi pada anak usia dini untuk membangun pola/kebiasaan makan yang sehat salah satunya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh media edukasi gizi terhadap pengetahuan dan sikap melalui buku mewarnai yang telah dikembangkan, sebagai sarana untuk menyampaikan pesan-pesan gizi yang menarik dan mudah dipahapi oleh anak usia dini.  Studi pre-eksperimental digunakan dalam penelitian ini dengan One Group Pretest-Posttest Design, melalui prosedur pengambilan sampel non acak menggunakan purposive sampling. Data dianalisis secara univariat dan bivariate (uji Wilcoxon). Penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh media edukasi gizi buku mewarnai terhadap pengetahuan siswa PAUD dengan nilai P-value=0,0000 dan nilai t = -6.137, dan terdapat pengaruh media edukasi gizi buku mewarnai terhadap sikap siswa PAUD dengan nilai P-value=0,0000 dan nilai t = -5.745. Penerimaan siswa terhadap buku mewarnai sebagai media edukasi juga sangat baik sehingga dapat meningkatkan motivasi siswa untuk mengetahui tentang gizi.  Penelitian ini menunjukkan korelasi penting media edukasi gizi buku mewarnai terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap siswa tentang gizi sehingga media edukasi gizi ini direkomendasikan agar untuk digunakan dalam mengedukasi gizi siswa PAUD. Kata Kunci: Media Edukasi Bergambar, Edukasi Gizi, Edukasi Anak Usia Dini
STUDI KEIKUTSERTAAN VAKSINASI COVID-19 PADA MASYARAKAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LEPO-LEPO KOTA KOTA KENDARI TAHUN 2022 Wa Ode Wulandari Eka; Yusuf Sabilu; Lisnawaty Lisnawaty
Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia Vol 3, No 4 (2023): Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Program Studi Gizi FKM UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jgki.v3i4.30141

Abstract

Abstrak Vaksin Covid-19 adalah vaksin yang diberikan untuk menanggulangi Covid-19. Vaksin Covid-19 merupakan satu diantara langkah pemerintah dalam memberikan kebijakan dalam mengatasi penyebaran Covid-19. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui studi keikutsertaan vaksinasi Covid-19 pada masyarakat di wilayah kerja puskesmas Lepo-Lepo Kota Kendari tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang menggunakan data primer dan sekunder untuk mengetahui keikutsertaan vaksinasi covid-19 pada masyarakat. teknik yang digunakan adalah indepth interview (wawancara mendalam). Hasil penelitian mengenai masyarakat yang mau melaksanakan vaksinasi Covid-19 mereka mengetahui manfaat dan efek samping vaksinasi dari pihak puskesmas yang melakukan sosialisasi, telah melaksanakan vaksinasi, mendapatkan informasi dari media sosial yang merupakan salah satu media edukasi terutama mengenai vaksinasi Covid-19, menerapkan 5M setelah mendapatkan vaksinasi. Kesimpulan penelitian ini adalah keikutsertaan masyarakat dalam program vaksin Covid-19 sudah berjalan dengan cukup baik. Pengetahuan masyarakat mengenai keikutsertaan vaksinasi Covid-19 bahwa mereka semua telah mengetahui apa itu vaksinasi Covid-19 dan mendapatkan informasi dari media sosial. Sikap atau tindakan masyarakat dalam menyikapi vaksinasi Covid-19, dapat dilihat bahwa mereka semua paham akan vaksinasi Covid-19 dengan manfaat dan efek samping. Media Sosial tentang vaksinasi Covid-19, informan terkait informasi (berita) mengenai vaksinasi Covid-19, dapat dilihat bahwa mereka semua mendapatkan informasi tentang vaksinasi Covid-19 dan manfaatnya. Keikutsertaan vaksinasi Covid-19 beberapa informan tetap mau melaksanakan vaksinasi Covid-19 sampai ke tahap ke 3 dengan menggunakan jenis vaksin moderna,sinovac, masyarakat umum sebagian besar berpengetahuan baik, bersikap mendukung sehingga semakin baik pula dalam keikutsertaan terhadap vaksinasi Covid-19. Kata Kunci:  keikutsertaan vaksinasi covid-19, pengetahuan, sikap, media sosial.      Abstract  The Covid-19 vaccine is a vaccine given to treat Covid-19. The Covid-19 vaccine is one of the government's steps in providing policies to overcome the spread of Covid-19. The purpose of this study was to determine the participation study of Covid-19 vaccination in the community in the working area of the Lepo-Lepo Public Health Center, Kendari City in 2022. This study was a qualitative study with a descriptive approach that used primary and secondary data to determine the participation of the community with Covid-19 vaccination. the technique used is in-depth interview (in-depth interview). The results of the research on people who want to carry out the Covid-19 vaccination, they know the benefits and side effects of vaccination from the puskesmas that have carried out socialization, have carried out vaccinations, received information from social media which is one of the educational media, especially regarding Covid-19 vaccination, implemented 5M after get vaccinated. The conclusion of this study is that community participation in the Covid-19 vaccine program has gone quite well. People's knowledge about participating in the Covid-19 vaccination that they all know what Covid-19 vaccination is and get information from social media. People's attitudes or actions in responding to the Covid-19 vaccination, it can be seen that they all understand the Covid-19 vaccination with its benefits and side effects. Social Media about Covid-19 vaccination, informants related to information (news) regarding Covid-19 vaccination, it can be seen that they all received information about Covid-19 vaccination and its benefits. Participation in the Covid-19 vaccination, several informants still want to carry out the Covid-19 vaccination up to the 3rd stage by using the moderna vaccine type, Sinovac, the general public is mostly well-informed, supportive, so that it will be even better to participate in the Covid-19 vaccination. Keywords: participation in covid-19 vaccination, knowledge, attitude, social media.
IDENTIFIKASI BAHAYA DAN PENENTUAN TITIK KENDALI KRITIS PROSES PENGASAPAN IKAN TUNA DI DESA MALALANDA KECAMATAN KULISUSU KABUPATEN BUTON UTARA Febriana Muchtar; Hartati Bahar; Nurmaladewi Nurmaladewi; Lisnawaty Lisnawaty
KOLONI Vol. 1 No. 2 (2022): JUNI 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.118 KB) | DOI: 10.31004/koloni.v1i2.98

Abstract

The process of making smoked fish in Malalanda Village, KulisusuSub-District, North Buton Regency is carried out traditionally and from generation to generation without using modern equipment and the advance of technology. Food safety for smoked tuna needs to be a concern because it can cause public health problem called foodborne disease. This study aims to identify the hazards during the smoking process and determines the critical control point for smoked tuna processingin Malalanda Village, KulisusuSub-District, North Buton Regency. This is a descriptive research by using survey method. Based on the identification results, there are 3 types of hazards in the smoking process of tuna which are biological hazards, chemical hazards and physical hazards. The results of the identification of critical control points found 3 critical control points at the stages of tuna smoking process, namely the washing stage, the smoking stage,and selling of smoked fish stage.   Keywords: Hazard Identification, Critical Control Point and  Smoked Tuna