Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

SALAH KAPRAH DALAM PEMAKAIAN BAHASA INDONESIA I Wayan Subaker; Ni Putu Ayu Kartika Sari Dewi; I Made Suparta
WACANA : MAJALAH ILMIAH TENTANG BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA Vol 21 No 1 (2021): Wacana Saraswati
Publisher : FAKULTAS PENDIDIKAN BAHASA DAN SENI IKIP SARASWATI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.412 KB) | DOI: 10.46444/wacanasaraswati.v20i2.223

Abstract

Dalam forum resmi, pemakai bahasa Indonesia diharapkan memakai bahasa Indonesia sesuai dengan kaidah yang berlaku, baik dalam bentuk lisan maupun tulisan. Sesuai dengan realitas, dewasa ini masih ditemukan pemakaian bahasa Indonesia yang tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar atau disebut juga dengan bahasa baku. Hal ini memotivasi penulis untuk untuk mengkajinya, dengan harapan bahwa dengan tulisan ini, pemakai bahasa Indonesia mendapatkan pengetahuan dan memahami kaidah pemakaian bahasa Indonesia yang baik dan benar. Metode yang digunakan dalam mendapatkan data adalah metode observasi dengan teknik catat. Selanjutnya, data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif interpretatif. Berdasarkan analisis data, dapat diketahui bahwa dalam pemakaian Bahasa Indonesia terdapat bentuk-bentuk bahasa yang salah kaprah, seperti kalimat rancu, kontaminasi, salah diksi, dan salah nalar. Berkaitan dengan hal tersebut, maka penulis sarankan kepada pemakai bahasa Indonesia agar tetap memperhatikan dan mematuhi kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar untuk mewujudkan bahasa yang bermartabat serta bangga menggunakan bahasa Indonesia sesuai dengan yang diamanatkan oleh Undang-Undang Dasar 1945.
SALAH KAPRAH DALAM PEMAKAIAN BAHASA INDONESIA I Wayan Subaker; Ni Putu Ayu Kartika Sari Dewi; I Made Suparta
Wacana Saraswati Majalah Ilmiah Tentang Bahasa Sastra Dan Pembelajarannya Vol 21 No 1 (2021): Wacana Saraswati
Publisher : FAKULTAS PENDIDIKAN BAHASA DAN SENI IKIP SARASWATI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.412 KB) | DOI: 10.46444/wacanasaraswati.v20i2.223

Abstract

Dalam forum resmi, pemakai bahasa Indonesia diharapkan memakai bahasa Indonesia sesuai dengan kaidah yang berlaku, baik dalam bentuk lisan maupun tulisan. Sesuai dengan realitas, dewasa ini masih ditemukan pemakaian bahasa Indonesia yang tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar atau disebut juga dengan bahasa baku. Hal ini memotivasi penulis untuk untuk mengkajinya, dengan harapan bahwa dengan tulisan ini, pemakai bahasa Indonesia mendapatkan pengetahuan dan memahami kaidah pemakaian bahasa Indonesia yang baik dan benar. Metode yang digunakan dalam mendapatkan data adalah metode observasi dengan teknik catat. Selanjutnya, data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif interpretatif. Berdasarkan analisis data, dapat diketahui bahwa dalam pemakaian Bahasa Indonesia terdapat bentuk-bentuk bahasa yang salah kaprah, seperti kalimat rancu, kontaminasi, salah diksi, dan salah nalar. Berkaitan dengan hal tersebut, maka penulis sarankan kepada pemakai bahasa Indonesia agar tetap memperhatikan dan mematuhi kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar untuk mewujudkan bahasa yang bermartabat serta bangga menggunakan bahasa Indonesia sesuai dengan yang diamanatkan oleh Undang-Undang Dasar 1945.
Compound Words in Balinese Ni Putu Parmini; I Wayan Mawa; I Made Suparta; I Gede Bagus Wisnu Bayu Temaja
West Science Social and Humanities Studies Vol. 2 No. 11 (2024): West Science Social and Humanities Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsshs.v2i11.1440

Abstract

This study aimed to identify the forms and meanings of compound words in Balinese. The data were collected from Balinese speakers, literature, and the researcher’s intuition as a Balinese speaker. In data analysis, it implemented distributional and referential (identity) methods. The research results were presented in formal and informal manners. The results found that Balinese compounds have noun, verb, and adjective classes. Noun compound words have these construction patterns: noun + noun, noun + verb, and noun + adjective. Verb compound words only have verb + noun patterns. Adjective compound nouns have adjective + adjective and adjective + pre-categorical patterns. Furthermore, there are eleven meanings found in compound words, such as utility, place, time, jurisdiction, similarity in forms, to be like habitat, opposite mixed nature, like its origin, resemblance, and intensity.
INDONESIAN LANGUAGE DEVELOPMENT IN THE DIGITAL AGE: CHALLENGES AND INNOVATIONS Ni Putu Parmini; I Wayan Mawa; I Made Suparta; I Gede Bagus Wisnu Bayu Temaja
International Journal of Teaching and Learning Vol. 3 No. 5 (2025): MAY
Publisher : Adisam Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesian language is undergoing significant changes in the digital era, facing complex challenges and opportunities. Globalisation and technological developments threaten the dominance of the Indonesian language with the increasing use of foreign languages, especially English, on various digital platforms. However, innovations in linguistic technology offer potential solutions to maintain and develop the Indonesian language in the digital world. Technologies such as natural language processing (NLP), automatic translation, and speech recognition play an important role in ensuring the accessibility and relevance of the Indonesian language. Concerted efforts from the government, academia and the tech industry are needed to address these challenges and promote wider and more effective use of Indonesian in the digital age.