Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengaruh Brand Ambassador Terhadap Keputusan Pembelian Mahasiswa (Studi EXO Sebagai Glow Ambassador Scarlett Pada Mahasiswa Universitas Bhayangkara Jakarta Raya) Annisa Eka Syafrina
Jurnal Komunikasi, Masyarakat dan Keamanan Vol. 7 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/3yam6r11

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat pengaruh brand ambassador EXO terhadap keputusan pembelian Scarlett pada mahasiswa Universitas Bhayangkara Jakarta Raya. Metode yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan tujuan untuk mendeskripsikan objek penelitian ataupun hasil penelitian yang digunakan untuk menjelaskan pengaruh brand ambassador EXO terhadap keputusan pembelian mahasiswa Universitas Bhayangkara Jakarta Raya. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa brand ambassador EXO berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian mahasiswa, ditunjukan dengan tingkat signifikansi 0.000 < 0.05 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Besarnya pengaruh diperoleh dari nilai koefisiensi determinasi 0.790. Nilai tersebut menunjukan bahwa 79% keputusan pembelian dipengaruhi oleh brand ambassador sedangkan sisanya 21% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Pengaruh Daya Tarik Konten Media Sosial @Tempodotco Terhadap Minat Baca Generasi Milenial Annisa Eka Syafrina; Ajeng Pradesti; Aulia Asmarani
Jurnal Komunikasi, Masyarakat dan Keamanan Vol. 8 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/tfea5h44

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat pengaruh daya tarik konten media sosial @Tempodotco terhadap minat baca generasi milenial. Metode yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan tujuan untuk mendeskripsikan objek penelitian ataupun hasil penelitian yang digunakan untuk menjelaskan pengaruh daya tarik konten media sosial @Tempodotco terhadap minat baca generasi milenial. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa daya tarik konten media sosial @Tempodotco berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat baca generasi milenial, ditunjukan dengan tingkat signifikansi 0.000 < 0.05 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Besarnya pengaruh diperoleh dari nilai koefisiensi determinasi 0.564. Nilai tersebut menunjukan bahwa 56,4% minat baca dipengaruhi oleh daya tarik konten sedangkan sisanya 43,6% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Tantangan Komunikasi Lingkungan Pada Generasi Z di Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat Annisa Eka Syafrina
Jurnal Komunikasi, Masyarakat dan Keamanan Vol. 7 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/0dt9ht40

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tantangan komunikasi lingkungan pada generasi Z di Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan tipe deskriptif, peneliti melakukan wawancara dengan informan yang terkait dengan penelitian dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang menjadi tantangan dalam melakukan komunikasi lingkungan terletak pada karakteristik Generasi Z yang tertarik pada teknologi baru, mencari kemudahan dalam penggunaan, keinginan untuk merasa aman, dan keinginan untuk melarikan diri sementara dari realitas yang mereka hadapi. Sehingga, sebagai solusi dari permasalahan sampah yang menumpuk, peneliti memberikan rekomendasi berupaya kampanye media sosial mengenai kondisi TPST Bantar Gebang. Hal ini disebabkan karena penggunaan media sosial dapat menjangkau masyarakat secara lebih masif dan luas. Media sosial yang direkomendasikan peneliti adalah Instagram sebagai media sosial kedua yang paling banyak digunakan masyarakat Indonesia. Dalam merencanakan kampanye komunikasi lingkungan di media sosial, maka dilakukan empat tahap utama yaitu penilaian, perencanaan, produksi pesan, dan aksi dan refleksi.