Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik: Kegiatan Monitoring Kesehatan Jantung dan Suhu Tubuh pada Posyandu Lansia Berbasis Teknologi (studi kasus Desa Pudak Kulon Kecamatan Pudak Kabupaten Ponorogo) Rhesma Intan Vidyastari; Apria Tri; Frendy Pradana; Gita Agustiguna; Gilang Dwi; Galih Purbo; Mila Nur; Ikhsan Sihaq; Aji Wibawantoro; Stepanus Pratama; Tri Adma; Ericko Vinda; Bahtiar Arif; Yudha Aryanta; Dery Anton; Anis Fitriani
Musyawarah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Musyawarah: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses penuaan menyebabkan perubahan fisik, ekonomi, psikologis, biologis, dan kognitif, yang berdampak pada kesehatan lansia, khususnya kesehatan jantung. Di Desa Pudak Kulon, kegiatan Posyandu Lansia rutin dilakukan untuk memeriksa kesehatan para lansia, namun pemeriksaan detak jantung belum diterapkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk memperkenalkan alat deteksi detak jantung dan suhu tubuh berbasis mikrokontroler Arduino UNO, yang dapat membantu memonitoring kesehatan lansia di Desa Pudak Kulon. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, di mana informasi diperoleh dari bidan dan kader posyandu melalui konsultasi mendalam. Alat ini menggunakan sensor Pulse Heart Rate dan LM35 untuk mendeteksi detak jantung dan suhu tubuh, dengan tampilan data pada layar LCD atau OLED. Hasil dari penerapan alat ini menunjukkan peningkatan efisiensi dalam pemeriksaan kesehatan lansia. Alat ini berhasil mendeteksi detak jantung dan suhu tubuh secara akurat, serta mempercepat proses pemeriksaan dibandingkan dengan metode manual. Meskipun demikian, kendala teknis seperti sensitivitas sensor dan kebutuhan sumber daya listrik stabil masih perlu diperbaiki. Kesimpulannya, penerapan alat ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan layanan kesehatan lansia di Posyandu Desa Pudak Kulon. Program ini berpotensi menjadi model inovasi pelayanan kesehatan berbasis teknologi di masa mendatang, terutama di wilayah dengan keterbatasan sumber daya medis.
Sistem Pelayanan Surat Desa Pudak Kulon Kecamatan Pudak Kabupaten Ponorogo Berbasis Web Dengan Metode Waterfall Rhesma Intan Vidyastari; Gilang Dwi; Frendy Pradana; Galih Purbo; Gita Agustiguna; Mila Nur; Apria Tri; Tri Adma; Ikhsan Sihaq; Ericko Vinda; Bahtiar Arif; Yudha Aryanta; Anis Fitriani; Aji Wibawantoro; Stepanus Pratama; Dery Anton
Musyawarah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Musyawarah: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin pesat menuntut modernisasi administrasi di berbagai instansi pemerintahan, termasuk dalam hal surat-menyurat. Proses pengelolaan surat yang masih dilakukan secara manual sering kali menimbulkan berbagai masalah, seperti keterlambatan, kesalahan dalam penulisan, dan kesulitan dalam pengarsipan. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini mengusulkan pengembangan Sistem Pelayanan Surat berbasis web di Desa Pudak Kulon, Kecamatan Pudak, Kabupaten Ponorogo. Sistem ini dirancang untuk mempermudah dan mempercepat proses pembuatan, pencetakan, serta pengarsipan surat, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja staf desa.Metode yang digunakan dalam pengembangan sistem ini adalah metode Waterfall, yang terdiri dari tahapan analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Sistem yang dibangun ini memanfaatkan teknologi web seperti HTML, CSS, dan PHP, dengan tujuan menciptakan antarmuka pengguna yang mudah digunakan oleh staf desa. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem ini mampu mengurangi kesalahan dalam penulisan surat, mempercepat proses pencetakan, dan memudahkan pengarsipan dokumen. Dengan adanya sistem ini, diharapkan kinerja staf di Kantor Desa Pudak Kulon dapat meningkat, serta warga dapat dengan mudah mengajukan surat secara online tanpa harus datang langsung ke kantor desa. Selain itu sistem ini juga diharapkan dapat mendukung upaya modernisasi administrasi desa yang lebih efektif dan efisien. Penelitian ini juga menjadi langkah awal dalam pengembangan sistem informasi administrasi desa yang lebih terpadu dan canggih, dengan integrasi database dan peningkatan fitur keamanan sebagai fokus pengembangan di masa depan. Dari hasil percobaan sistem mampu berjalan dengan baik. Ketika operator menginputkan data sesuai template surat yang dibuat mampu menghasilkan output yang diinginkan. Hasil inputan berhasil menghasilkan file dengan format docx yang merupakan ekstensi file atau dokumen microsoft word.
HeRoBo: A Robotics Game Concept Using Recycled Materials to Develop Early Childhood Awareness Nurtina Irsad Rusdiani; Rhesma Intan Vidyastari; Sulton Sulton
Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 12 No. 3 (2025): TARBIYAH WA TA'LIM November 2025
Publisher : UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/twt.v12i3.11972

Abstract

Abstrak Perkembangan teknologi dan kesadaran lingkungan sejak usia dini menjadi isu penting dalam pendidikan anak usia dini (PAUD). Namun, ketersediaan media pembelajaran robotika yang aman, ekonomis, dan ramah lingkungan di PAUD masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengembangkan prototipe permainan robotika berbahan daur ulang, yang disebut HeRoBo (Heritage Recycle Robot), untuk membangun kepekaan anak terhadap teknologi dan lingkungan. Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan prototipe, uji coba awal, revisi, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prototipe HeRoBo dapat dirakit oleh anak dengan bantuan minimal serta mampu mendorong kreativitas, kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan kesadaran ekologis. Anak menunjukkan kemampuan mengenali dan memilih bahan daur ulang, membedakan material organik dan nonorganik, serta mengeksplorasi berbagai konfigurasi robot secara kreatif. Interaksi langsung dengan prototipe memberikan pengalaman belajar yang konkret, interaktif, dan aplikatif sesuai prinsip STEM Education for Young Learners untuk pembelajar usia dini. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa HeRoBo berpotensi menjadi alternatif media pembelajaran inovatif berbasis STEM yang berkelanjutan, berbiaya rendah, dan mudah diimplementasikan di PAUD, sekaligus mendukung penguatan pendidikan lingkungan dan literasi teknologi sejak usia dini. Kesimpulannya, HeRoBo efektif mengintegrasikan teknologi, kreativitas, dan pendidikan lingkungan secara holistik dalam pembelajaran anak usia dini. Kata kunci: Anak Usia Dini, Bahan Daur Ulang, HeRoBo, Robotika Abstract The development of technology and environmental awareness from an early age are important issues in early childhood education (PAUD). However, the availability of safe, economical, and environmentally friendly robotics learning media in PAUD is still limited. This study aims to develop a prototype of a robotics game made from recycled materials, called HeRoBo (Heritage Recycle Robot), to build children's sensitivity to technology and the environment. The research method uses a Research and Development (R&D) approach through the stages of needs analysis, prototype design, initial trials, revisions, and evaluation. The results show that the HeRoBo prototype can be assembled by children with minimal assistance and is able to encourage creativity, critical thinking skills, problem solving, and ecological awareness. Children demonstrated the ability to recognize and select recycled materials, differentiate organic and non-organic materials, and creatively explore various robot configurations. Direct interaction with the prototype provides a concrete, interactive, and applicable learning experience according to STEM Education for Young Learners principles for early learners. The implications of this research indicate that HeRoBo has the potential to be an alternative, innovative, STEM-based learning medium that is sustainable, low-cost, and easy to implement in early childhood education, while also supporting the strengthening of environmental education and technological literacy from an early age. In conclusion, HeRoBo effectively integrates technology, creativity, and environmental education holistically into early childhood learning. Keywords: Early Childhood, HeRoBo, Recycled Materials, Robotics