Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Science and Technology Improvement Viewed from Islamic Education Adi Sudrajat; Asmuni Asmuni
Journal of Research in Islamic Education Vol. 1 No. 1 (Juni 2019)
Publisher : Institut Agama Islam Ma`arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.127 KB) | DOI: 10.25217/jrie.v1i1.427

Abstract

The role of teachers and parents in instilling faith and piety is very necessary to direct students in overcoming some of the effects of the progress of science and technology that is happening today. The results showed that the students of class XI MA Ma'arif Roudlotut Tholibin Metro, that the progress of science and technology in the use of learning media can be implemented quite well, can support teaching and learning outcomes in accordance with existing rules, teachers have provided as much guidance as possible about the positive impact negative and consequences of science and technology for students who violate. However, there are still some students who abuse the internet for things that are not good, environmental factors that influence children's thinking patterns to act as they please, because the school cannot supervise each student outside the school. So that the cooperation of teachers and parents is needed to form good character for students
Implementasi Akad Pembiayaan Murabahah Perspektif Ekonomi Syariah (Studi Kasus Di Kspps Safana Ahza Yumna Metro Utara) Asmuni
Falah: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol. 1 No. 1 (2021): Falah: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah
Publisher : STAI Al-Ma'arif Way Kanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.895 KB) | DOI: 10.55510/fjhes.v1i1.44

Abstract

Baitul Maal Wat Tamwil is a community business institution that develops aspects of production and investment to improve the quality of economic activities on a small and medium scale. KSPPS Safana Ahza Yumna is a cooperative institution that legally handles the collection of maal funds (wealth) for Islam including zakat, infaq, and shadaqah and also handles financial services (tamwil) which includes savings and financing for productive businesses to its members and customers/general public. One of its financing service products is murabaha financing. Murabaha is an activity of buying and selling at the basic price with an agreed additional profit. The formulation of the problem in this study is how is the implementation of the Murabahah Financing Agreement in the Baitul Maal Wattamwil Savings and Loan Cooperative (BMT) Safana Ahza Yumna Purwosari Metro? The purpose of this study was to determine the implementation of the Murabahah Financing Agreement in the Baitul Maal Wattamwil Savings and Loan Cooperative (BMT) Safana Ahza Yumna Purwosari Metro. This research is a qualitative research with a descriptive approach. The data collection technique is technique, observation, interview and documentation. While the data analysis technique is a descriptive mindset. Based on the results of the study, it was found that the implementation of the murabahah contract at BMT Mentari, namely the financing products issued by BMT Safana Ahza Yumna, were of two types; first, bai bi tsaman ajil (BBA) financing, namely the provision of capital to purchase goods with installment payments with a profit sharing system or installment financing. Second, murabahah financing (deferred payment or at the end of the agreement) or maturity financing. Distribution of funds in the form of murabahah is the sale of goods from BMT to customers, with the price set at the cost of the goods plus the agreed profit margin. In line with the rules set by Sharia Economic Law, BMT Safana Ahza Yumna has implemented the existing provisions regarding the management of the Murabahah contract, so that the Murabahah contract applied at BMT Safana Ahza Yumna Metro Utara does not conflict with Sharia Economic Law
Strategi Penghimpunan Dana Tabungan Mudharabah Pada BMT Al-Ma’arif Way Kanan Neng Hilmi Fitriani; Asmuni
Falah Journal of Sharia Economic Law Vol. 2 No. 1 (2022): Falah: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah
Publisher : STAI Al-Ma'arif Way Kanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.02 KB) | DOI: 10.55510/fjhes.v2i1.79

Abstract

BMT Al-Ma'arif Way Kanan merupakan lembaga keuangan syariah dimana didalamnya terdapat produk Tabungan Mudharabah. Yang melatar belakangi penelitian ini adalah belum banyak masyarakat yang mengetahui penghimpunan dana tabungan mudharabah pada BMT Al-Ma'arif Way Kanan. Dengan menggunakan rumusan masalah “bagaimana strategi penghimpunan dana tabungan Mudharabah BMT Al-Ma'arif Way Kanan tahun 2021. Adapun tujuan penelitian ini adalah mengetahui strategi Penghimpunan Dana Tabungan Mudharabah Pada BMT Al-Ma'arif Way Kanan. Dalam hal penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian lapangan yaitu mengenai fakta-fakta dan permasalahan yang ada dilapangan, dengan metode pengumpulan statistikmelalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Kemudian penulis menggunakan metode pendekatan deduktif yaitu suatu metode dengan menarik kesimpulan dari hal-hal atau suatu gejala yang bersifat umum yang baru saja dibuat khusus. Berdasarkan penelitian dan analisis yang penulis lakukan pada BMT Al-Ma'arif Way Kanan dalam penghimpunan dana tabungan Mudharabah memiliki beberapa strategi, yaitu: Pembukaan Rekening Tabungan Mudharabah yang Mudah dan Murah, Penerimaan Setoran Tabungan Mudharabah Datang Langsung ataupun dengan layanan pengumpulan, Perhitungan Bagi Hasil Tabungan Mudharabah yang Menguntungkan, Penarikan Tabungan Mudharabah yang Mudah dan Bisa dengan Layanan Collecting, Penutupan Rekening Tabungan Mudharabah yang Mudah dan Bisa Diwakilkan dan dengan melalui strategi Advertising, Sales Promotion, Publicity.
Strategi Pemasaran Produk Mudharabah Baitul Maal Wattamwil (BMT) Mentari Kota Gajah Asmuni
Falah Journal of Sharia Economic Law Vol. 2 No. 2 (2022): Falah: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah
Publisher : STAI Al-Ma'arif Way Kanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.812 KB) | DOI: 10.55510/fjhes.v2i2.120

Abstract

Baitul Maal Wattamwil (BMT) Mentari Kota Gajah merupakan lembaga keuangan syariah dimana didalamnya terdapat produk Mudharabah. Yang melatar belakangi penelitian ini adalah belum banyaknya masyarakat yang mengetahui produk Mudharabah pada BMT Mentari Kota Gajah. Dengan menggunakan rumusan masalah “bagaimana strategi pemasaran produk Mudharabah BMT Mentari Kota Gajah tahun 2021. Adapun tujuan penelitian ini ialah ingin mengetahui strategi pemasaran produk Mudharabah BMT Mentari Kota Gajah tahun 2021. Dalam hal penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian lapangan yaitu mengenai fakta-fakta dan permasalahan yang ada dilapangan, dengan metode pengumpulan data melalui observasi, interview dan dokumentasi. Kemudian penulis menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deduktif yaitu suatu metode dengan menarik suatu kesimpulan dari hal-hal atau gejala bersifat umum yang kemudian disimpulkan yang bersifat khusus. Analisis data yang diperoleh penulis dari BMT Mentari Kota Gajah pada tahun 2021 mengenai strategi pemasaran produk Mudharabah maka dapat dianalisa bahwasanya strategi yang digunakan pada BMT Mentari Kota Gajah adalah marketing mix atau bauran pemasaran. Berdasarkan penelitian dan analisa yang penulis lakukan pada Baitul Maal Wattamwil (BMT) Mentari Kota Gajah pada produk Mudharabah maka diperoleh bahwa metode pemasaran yang dilakukan yaitu dengan melalui marketing mix yaitu: (1) Product mix, (2) Pleace mix, dan (3) Promotion mix. Kemudian strategi pemasaran produk Mudharabah BMT Mentari Kota Gajah sudah sesuai dengan syariah Islam.
Pengaruh Keteladanan Orang Tua Terhadap Akhlak Santri Di Kampung Banjar Mulia Kec. Baradatu Kab. Way Kanan Asmuni Asmuni; Toto Dwi Pamudi; Nanang Abdul Jamal
Jurnal Kajian Pendidikan Islam Volume 2 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Ma`arif Kalirejo Lampung Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58561/jkpi.v2i1.61

Abstract

Keteladanan menjadi satu-satunya alat menciptakan generasi lebih baik. Benihnya disebar sedari dini bahkan masih dalam bentuk niat sekalipun, dan buahnya dituai tak henti-henti di generasi mendatang. Seseorang yang banyak berbicara melalui sikap dan perilaku yang baik, tentu saja itulah teladan sesungguhnya. Orang tua harus memelihara dan menjaga agar anaknya tidak memiliki akhlak yang tidak baik, maka orang tua memiliki tugas yang sangat berat. Seorang anak tidak mungkin diharapkan dengan sendirinya bertingkah laku sesuai dengan norma-norma yang islmani, keteladanan orang tua sangat berpengaruh terhadap tingkah laku, tutur kata dan kepribadiannya. Hipotesis yang penulis ajukan dalam penelitian ini adalah  Ada pengaruh keteladanan orang tua terhadap akhlak santri di Kampung Banjar Mulia Kec. Baradatu Kab. Way Kanan. Sifat penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Kemudian untuk membuktikan kebenaran hipotesis, penulis menganalisa data dengan menggunakan rumus:  Jadi setelah penulis mengadakan penelitian, maka Ada pengaruh keteladanan orang tua terhadap akhlak santri di Kampung Banjar Mulia Kec. Baradatu Kab. Way Kanan, dapat dilihat Berdasarkan hasil perhitungan X2 = 9,5295, untuk kritik signifikan 5% = 0,297 dan untuk kritik signifikan 1% = 0,711. Dengan demikian X2 kerja yaitu 0,711 < 9,5295 > 0,297 berarti bahwa antara variabel X (keteladanan orang tua ) dan variabel Y (akhlak santri) terdapat pengaruh. Untuk besar pengaruhnya melalaui penyetaraan nilai pada tabel r diatas yaitu berada di posisi Antara 0,400 sampai dengan 0,600 yaitu Angka Rendah.
Implementasi Akad Pembiayaan Murabahah Perspektif Ekonomi Syariah (Studi Kasus Di Kspps Safana Ahza Yumna Metro Utara) Asmuni
Falah: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol. 1 No. 1 (2021): Falah: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah
Publisher : LPPM Institut Al-Ma'arif Way Kanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55510/fjhes.v1i1.44

Abstract

Baitul Maal Wat Tamwil is a community business institution that develops aspects of production and investment to improve the quality of economic activities on a small and medium scale. KSPPS Safana Ahza Yumna is a cooperative institution that legally handles the collection of maal funds (wealth) for Islam including zakat, infaq, and shadaqah and also handles financial services (tamwil) which includes savings and financing for productive businesses to its members and customers/general public. One of its financing service products is murabaha financing. Murabaha is an activity of buying and selling at the basic price with an agreed additional profit. The formulation of the problem in this study is how is the implementation of the Murabahah Financing Agreement in the Baitul Maal Wattamwil Savings and Loan Cooperative (BMT) Safana Ahza Yumna Purwosari Metro? The purpose of this study was to determine the implementation of the Murabahah Financing Agreement in the Baitul Maal Wattamwil Savings and Loan Cooperative (BMT) Safana Ahza Yumna Purwosari Metro. This research is a qualitative research with a descriptive approach. The data collection technique is technique, observation, interview and documentation. While the data analysis technique is a descriptive mindset. Based on the results of the study, it was found that the implementation of the murabahah contract at BMT Mentari, namely the financing products issued by BMT Safana Ahza Yumna, were of two types; first, bai bi tsaman ajil (BBA) financing, namely the provision of capital to purchase goods with installment payments with a profit sharing system or installment financing. Second, murabahah financing (deferred payment or at the end of the agreement) or maturity financing. Distribution of funds in the form of murabahah is the sale of goods from BMT to customers, with the price set at the cost of the goods plus the agreed profit margin. In line with the rules set by Sharia Economic Law, BMT Safana Ahza Yumna has implemented the existing provisions regarding the management of the Murabahah contract, so that the Murabahah contract applied at BMT Safana Ahza Yumna Metro Utara does not conflict with Sharia Economic Law
Strategi Penghimpunan Dana Tabungan Mudharabah Pada BMT Al-Ma’arif Way Kanan Neng Hilmi Fitriani; Asmuni
Falah: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol. 2 No. 1 (2022): Falah: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah
Publisher : LPPM Institut Al-Ma'arif Way Kanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55510/fjhes.v2i1.79

Abstract

BMT Al-Ma'arif Way Kanan merupakan lembaga keuangan syariah dimana didalamnya terdapat produk Tabungan Mudharabah. Yang melatar belakangi penelitian ini adalah belum banyak masyarakat yang mengetahui penghimpunan dana tabungan mudharabah pada BMT Al-Ma'arif Way Kanan. Dengan menggunakan rumusan masalah “bagaimana strategi penghimpunan dana tabungan Mudharabah BMT Al-Ma'arif Way Kanan tahun 2021. Adapun tujuan penelitian ini adalah mengetahui strategi Penghimpunan Dana Tabungan Mudharabah Pada BMT Al-Ma'arif Way Kanan. Dalam hal penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian lapangan yaitu mengenai fakta-fakta dan permasalahan yang ada dilapangan, dengan metode pengumpulan statistikmelalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Kemudian penulis menggunakan metode pendekatan deduktif yaitu suatu metode dengan menarik kesimpulan dari hal-hal atau suatu gejala yang bersifat umum yang baru saja dibuat khusus. Berdasarkan penelitian dan analisis yang penulis lakukan pada BMT Al-Ma'arif Way Kanan dalam penghimpunan dana tabungan Mudharabah memiliki beberapa strategi, yaitu: Pembukaan Rekening Tabungan Mudharabah yang Mudah dan Murah, Penerimaan Setoran Tabungan Mudharabah Datang Langsung ataupun dengan layanan pengumpulan, Perhitungan Bagi Hasil Tabungan Mudharabah yang Menguntungkan, Penarikan Tabungan Mudharabah yang Mudah dan Bisa dengan Layanan Collecting, Penutupan Rekening Tabungan Mudharabah yang Mudah dan Bisa Diwakilkan dan dengan melalui strategi Advertising, Sales Promotion, Publicity.
Pelaksanaan Kurikulum Pesantren Dalam Membentuk Akhlak Santri : (Studi Kasus Di Pondok Pesantren Sunan Muria Darul Falah Kecamatan Baradatu Kabupaten Way Kanan Propinsi Lampung) Bahroni, Bahroni; Asmuni, Asmuni
Jurnal Kajian Pendidikan Islam Volume 3 Nomor 1 Januari 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Ma`arif Kalirejo Lampung Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58561/jkpi.v3i1.109

Abstract

Kurikulum yang digunakan dalam pondok pesantren tidak hanya mengacu pada pengertian kurikulum sebagai materi semata, melainkan jauh lebih luas dari itu, yakni menyangkut keseluruhan pengalaman belajar santri yang masih berada dalam lingkup koordinasi pondok pesantren. Pesantren Sunan Muria Darul Falah Baradatu adalah salah satu pondok pesantren dalam sistem pendidikannya memiliki muatan pendidikan agama dan pendidikan umum. Namun demikian sistem pendidikan yang dikembangkan pesantren itu adalah mengikuti kurikulum Kementerian Agama sebagaimana lembaga pendidikan madrasah pada umumnya. Di samping itu, kurikulum yang dikembangkan pesantren Sunan Muria Darul Falah juga memiliki muatan ke arah pembentukan akhlak santri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis tujuan kurikulum, materi kurikulum, dan evaluasi kurikulum dalam pembentukan akhlak santri di Pesantren Sunan Muria Darul Falah Baradatu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada penyelenggaraan pendidikan di Pesantren Sunan Muria Darul Falah Baradatu. Peneliti sebagai instrumen utama, dengan teknik pengumpul data melalui wawancara mendalam (dengan komponen pimpinan pengasuh pesantren, pengurus, ustadz, dan santri), observasi dan studi dokumen. seluruh data tersebut dianalisis dengan model interaktif dengan alur: pencatatan data, reduksi data, penyajian data, analisis data dan kesimpulan. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut: Pertama, tujuan kurikulum pesantren dalam membentuk akhlak santri dilaksanakan melalui dua tujuan, yaitu tujuan khusus dan umum. Tujuan khususnya adalah mempersiapkan para santri untuk menjadi orang yang alim dalam ilmu agama yang diajarkan oleh kyai yang bersangkutan serta mengamalkannya dalam masyarakat dan berpedoman pada Al- Qur‟an & Hadist. Sedangkan tujuan umumnya adalah membimbing santri untuk menjadi manusia yang berkepribadian Islam yang sanggup dengan ilmu agamanya menjadi muslim yang berakhlak mulia dalam masyarakat melalui ilmu dan amalnya. Kedua, materi kurikulum pendidikan pesantren yang membuat pembentukan akhlak di antaranya adalah (1) Ta‟lim Muta‟alim karya syekh Zarnuji, (2) Adabul Alim wal Muta‟alim karya K.H. Hasyim Asy‟ari, (3) Washoya lil al aba karya Syekh Ahmad Subakir, (4) Aklak lil banin wal banat karya ahmad barja, (5) Ihya Ulumuddin karya Imam al-Ghazali. Dan ketiga, evaluasi pembelajaran dalam rangka pembentukan akhlak santri antara lain berupa ujian lisan yang dilakukan oleh kiai dan ustadz kepada santri setiap selesai pembelajaran satu bab pada kitab yang dipelajari. Bentuk evaluasi lisan ini dilakukan guna melatih berbicara dan mengemukakan pendapat agar terbiasa.
Challenges and Opportunities in Implementing the 21st Century Skills Learning Model for Fiqh Subjects Ari Arkanudin; Hendro Beko Ahmad; Asmuni Asmuni
Al-Bustan: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2025): Al-Bustan: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Bustanul Ulum Lampung Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62448/ajpi.v1i2.92

Abstract

In the era of globalization, education is required to adapt to the times. One way is by applying the 21st century learning model. This model can be applied in fiqh subjects to help students understand and practice Islamic teachings in a more in-depth and contextual way. This study aims to analyze the opportunities and challenges of the 21st century skill-based learning model in fiqh subjects. This study uses a qualitative approach with the type of library research and the data collection technique is content analysis. The results of the study show that the 21st century learning model has many opportunities to improve the quality of fiqh learning. However, the implementation of this model also has several challenges, such as requiring teacher preparation, and changing the mindset of students. In conclusion, the 21st century learning model has the potential to improve the quality of fiqh learning. By overcoming various challenges, this model can be an effective tool to help students become a generation that is intelligent, characterful, and ready to face future challenges.