Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

DAMPAK PENGELOLAAN HOMESTAY TERHADAP MASYARAKAT DI DESA WISATA TETEBATU LOMBOK TIMUR Nurmala Dewi; Darmaesti
SABBHATÃ YATRA : Jurnal Pariwisata dan Budaya Vol 4 No 1 (2023): SABBHATA YATRA : Jurnal Pariwisata dan Budaya
Publisher : STABN Raden Wijaya Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/sabbhatayatra.v4i1.699

Abstract

Pengelolaan homestay di Desa Wisata Tetebatu, Lombok Timur dan dampaknya terhadap masyarakat sekitar menjadi tujuan terhadap penelitian ini. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data didapat melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dampak pengelolaan homestay di desa wisata Tetebatu dengan melibatkan peran masyarakat secara langsung sebagai pengelola homestay maupun sebagai pendukung dalam mengelola homestay. Pengelolaan Homestay juga berdampak diadakannya pelatihan-pelatihan yang dapat meningkatkan kemampuan mengelola homestay, sehingga menimbulkan perubahan dari segi ekonomi, sosial dan budaya. Dampak ekonomi dapat terlihat melalui perubahan terhadap kesejahteraan ekonomi pada masyarakat sekitar, dampak sosial dapat dilihat dari adanya kegiatan yang di dalamnya terjadi interaksi sosial antar masyarakat, sehingga terjadinya perubahan sosial, dan dampak budaya dapat dilihat dari pelestarian kesenian lokal yaitu Gendang Beleq dan masyarakat dapat bertukar informasi antara budaya wisatawan dengan pelaku wisata. Saran untuk masyarakat yang berperan dalam pengelolaan homestay tetap mempertimbangkan kemampuan dalam mengelola homestay Tetebatu sebagai homestay berbasis masyarakat.
Pengaruh Event pada Kunjungan Wisatawan: Studi Kasus di Solo Paragon Lifestyle Mal Muhammad Mutashim; Kris Ermawati; Darmaesti
Jurnal Pariwisata dan Perhotelan Vol. 3 No. 1 (2025): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjpp.v3i1.4920

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penyelenggaraan event terhadap kunjungan wisatawan di Solo Paragon Lifestyle Mal sebagai bagian dari daya tarik wisata perkotaan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Penelitian ini mengkaji pengaruh event terhadap tiga aspek utama kunjungan wisatawan, yaitu jumlah kunjungan, durasi kunjungan, dan kunjungan ulang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa event memiliki pengaruh positif terhadap peningkatan kunjungan wisatawan. Event dengan kategori festival, art and entertainment, dan sport event dinilai lebih efektif menarik perhatian wisatawan dibandingkan event educational dan business event. Pengemasan event yang kreatif, visual yang menarik, segmentasi pasar yang tepat, serta strategi promosi yang optimal menjadi faktor kunci keberhasilan dalam menarik pengunjung. Penelitian ini juga menyoroti kasus event Festival Kuliner Cap Go Meh 2025 yang sempat menuai kontroversi, namun tetap ramai dikunjungi. Faktor rasa penasaran masyarakat, keberagaman kuliner, serta promosi yang gencar menjadikan event tersebut tetap diminati. Meskipun sempat terdapat penolakan, wisatawan tetap merasa nyaman karena adanya jaminan keamanan dari penyelenggara dan aparat kepolisian. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi rekomendasi bagi manajemen mal dalam menyusun konsep event yang menarik, optimal untuk menarik wisatawan dan dipersiapkan secara matang agar membuat pengunjung aman dan nyaman.
PERAN STRATEGIS ROOM DIVISION DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN DI ARTE HOTEL MALIOBORO Rakhmat Sarwo Adi; Kris Cahyani Ermawati; Darmaesti
Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata (IN PRESS)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jmpp.v9i2.118326

Abstract

The Room Division plays a crucial role in hotel operations. It comprises the Front Office and Housekeeping departments, which work together to ensure the quality of service and overall efficiency of hotel operations. At Arte Hotel Malioboro, the Room Division plays a strategic role in supporting operations and enhancing guest comfort. This study aims to determine how the Room Division plays a role in providing excellent service, managing occupancy rates, increasing sales, and enhancing hotel competitiveness. A qualitative descriptive method was used to examine hotel operations and relevant hotel management theories. Data were obtained through several methods, including observation, interviews with the Room Division Coordinator, Housekeeping Supervisor, Front Office employees, Housekeeping employees, guests, and document analysis. The results indicate that the Room Division is crucial in providing service to guests. This division also ensures smooth communication between departments. The Room Division plays a strategic role in Arte Hotel Malioboro's operations, which prioritize revenue from room sales. Hotel services remain optimal and competitive through coordination, employee training, and standardized service. The Room Division's strategic role not only focuses on operational services but also influences guest comfort and the hotel's ability to compete in the hospitality industry.
Perceived Impacts of Solo International Performing Arts 2025 on Hotel Occupancy: A Stakeholder Perspective Dicky Tinton Hermanto; Agus Solikhin; Darmaesti; Sugiman
Jurnal Pariwisata Nusantara (JUWITA) Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pariwisata Nusantara
Publisher : PROGRAM STUDI PARIWISATA SYARAH, FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/juwita.v5i2.16140

Abstract

Purpose: This study aims to develop a stakeholder collaboration framework for optimizing the contribution of cultural events to hotel occupancy, using the 2025 edition of Solo International Performing Arts (SIPA) — a cultural event consistently held in Surakarta City and part of the Karisma Event Nusantara programme — as the case. Method: A qualitative case study approach was applied through in-depth interviews with five stakeholder groups, namely the SIPA Foundation, Kusuma Sahid Prince Hotel, Hotel FIM by Zigna Yosodipuro, a travel agent, and the Surakarta City Culture and Tourism Office; data were analyzed using thematic analysis. Result: All stakeholders regard SIPA as a strategically important cultural event, yet its contribution to hotel occupancy could not be directly substantiated because of the absence of integrated daily occupancy-monitoring data and the lack of formal regional budget regulation for independently funded events. Contribution: This study extends Stakeholder Theory by proposing a stakeholder collaboration framework that integrates tourism package development, event-experience innovation, and real-time hotel occupancy monitoring. The framework offers a practical governance model for reducing data asymmetry, strengthening cross-sector collaboration, and translating the potential of cultural events into measurable improvements in hotel occupancy and destination competitiveness.