Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peningkatan Kualitas Pembelajaran pada MDTA (Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah) Baiturrahman di Kelurahan Merdeka Sarah Adilah Wandansari; Diah Fanyarti; M Fadlani Salam; Mukhlishah Mukhlishah; Supala Supala; Hendar Riyadi
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 1, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (707.364 KB) | DOI: 10.20527/ilung.v1i3.4267

Abstract

Sasaran pengabdian ini adalah MDTA (Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah) Baiturrahman yang berlokasi di Kelurahan Merdeka, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung. Sebagai salah satu dari penyelenggara proses pembelajaran ilmu-ilmu agama, MDTA juga mengambil peran penting dalam pembentukan nilai-nilai agama. Sayangnya, alokasi waktu yang masih minim menjadikan prosesnya tidak begitu efektif. Untuk tetap dapat memperoleh kualitas yang baik dan efektif maka perlu adanya keselarasan dengan unsur proses. Lokasi MDTA Baiturrahman dipilih sebagai tempat pengabdian, karena beberapa unsur proses belum terpenuhi. Unsur yang difokuskan meliputi dua hal yaitu pembenahan administrasi dan kurikulum. Sehingga kegiatan utama berkutat untuk melengkapi unsur yang masih belum sempurna. Hal ini diwujudkan dalam bentuk pembuatan program software yaitu microsoft excel serta pengarahan dalam pembuatan sistem administrasi MDTA Baiturrahman untuk pencatatan. Sementara untuk memenuhi kurikulum yang sesuai standar, input kurikulum Kemenag terbaru juga dimaksimalkan. Selain itu tidak ketinggalan berbagai aktivitas yang mendukung terwujudnya tujuan diatas adalah dengan pengelolaan kelas dan kantor, pengadaan akses internet, pembenahan nuansa kelas, pelatihan guru, pojok literasi, dan penyediaan fasilitas tabungan umroh bagi para guru MDTA sebagai bentuk apresiasi. Seluruh rencana yang ditetapkan telah berjalan dengan baik, sekalipun beberapa diantaranya sempat terkendala, namun tetap bisa dilaksanakan. Maka dari itu, demi menjaga keberlangsungan seluruh program seusai pengabdian diperlukan peran serta pengelola dan para guru secara signifikan. Kata kunci: MDTA, pembelajaran , pembenahan administrasi dan kurikulum
Pengembangan Budaya Islami Melalui Inovasi Pendirian Kampung Al-Quran di Ranting Muhammadiyah Sumbersari Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung Iim Ibrohim; Hendar Riyadi; Muhtadin Muhtadin; Muhammad Idris; Taufik Rahman Saleh; Azkazzia Awliya Ahmad
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v5i2.5999

Abstract

The development of Islamic culture in local communities is an important foundation in the formation of a moral, productive and progressive community character. This research reports a community service program through the establishment of Al-Quran Village in Muhammadiyah Sumbersari Branch, Ciparay District, Bandung Regency. This program aims to build Al-Quran learning infrastructure, increase understanding and practice of Islamic values, and produce Quranic cadres who are active in da'wah. Implementation methods include coaching, cadre training, and routine halaqah activities. The results show an increase in community participation, the formation of a solid Quranic community, and an increase in religious understanding. The novelty of the program lies in the integration of education, da'wah, and community-based empowerment with the use of digital technology for sustainability.
Pola Komunikasi Efektif dalam Pencegahan Perilaku Bullying Ditinjau dari Prophetic Parenting Risma Salsa Billah; Nazwa Zahra; Indy Auliya; Yuni Anggraeni; Hendar Riyadi; Esty Faatinisa; Silmy Halwany
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025): Agustus : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v5i2.5577

Abstract

The Importance of Family Communication in Bullying Prevention Bullying is a global social issue with negative impacts, even extending into elementary school environments. Data indicates that bullying cases, including physical, mental, and cyber violence, remain high in Indonesia. The effects of bullying are not limited to the victims but also extend to the perpetrators, who may experience deviant behavior, psychological disorders, and even suicidal ideation. There are three main contributing factors to bullying: internal factors (such as violence at home), external factors (peer groups, school, play environments), and situational factors. The family, as the smallest institution, plays a significant role in shaping a child's social interactions and character. Poor communication within the family can contribute to bullying behavior. Conversely, effective communication can prevent bullying, especially when implemented within a prophetic parenting style that emulates the educational methods of the Prophet.