Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : LEBAH

Pelatihan Desain dan Motif “Ecoprint Guyangan” Kabupaten Purworejo untuk Membentuk Unique Selling Point Widjajani, Susi; Utami, Dyah Panuntun
Lebah Vol. 19 No. 3 (2026): January: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Purworejo memiliki banyak pengrajin ecoprint, dan salah satunya adalah Ecoprint Guyangan. Pengrajin memiliki motivasi kuat untuk mengangkat kearifan lokal agar ecoprint Purworejo dikenal secara nasional. Saat ini, pengrajin telah memiliki peralatan memadai, dan anggota memiliki ketrampilan yang bagus. Namun, produk memiliki kelemahan pada motif yang belum memiliki sentuhan inovasi. Motif masih monoton atau kurang beragam sehingga Ecoprint Guyangan belum memiliki unique selling point (keunikan yang berbeda dengan kompetitor). Berdasarkan latar belakang tersebut maka kegiatan peemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang unique selling point, desain dan motif ecoprint yang estetik, serta pelatihan pembuatan ecoprint. Hasil kegiatan adalah: 1) Pengetahuan dan pemahaman peserta tentang unique selling point untuk meningkatkan daya saing produk meningkat; 2) Pengetahuan dan ketrampilan peserta tentang desain dan motif ecoprint yang estetik lebih baik; dan 3) Peserta mampu membuat desain dan motif ecoprint yang estetik dan memiliki sentuhan inovasi. Kegiatan ini juga memberikan wawasan kepada peserta tentang pemanfaatan sumberdaya lokal yang dapat berdampak pada peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat
Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair Dari Limbah Rumah Tangga Menggunakan Komposter Galon Bekas Air Mineral Utami, Dyah Panuntun; Windani, Isna; Hasanah, Uswatun; Wicaksono, Istiko Agus; Kusumaningrum, Arta
Lebah Vol. 19 No. 3 (2026): January: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah yang bersumber dari rumah tangga merupakan permasalahan yang terjadi di seluruh wilayah, termasuk kabupaten Purworejo. Salah satu sampah rumah tangga yang menimbulkan dampak negatif pada kesehatan dan juga lingkungan adalah sampah organik seperti sisa sayuran, buah, sisa makanan, dan bumbu. Sampah ini cepat terurai dan menimbulkan bau busuk, serta menjadi sumber penyakit. Salah satu solusi untuk memecahkan masalah tersebut adalah dengan melakukan pengolahan sampah organik menjadi pupuk organik cair. Berdasarkan latar belakang tersebut maka kegiatan pemberdayaan masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pengolahan sampah organik menggunakan komposter galon tumpuk. Kegiatan pengabdian masyarakat ini mmeberikan manfaat kepada masyarakat yaitu: 1) Peserta memahami tentang  dampak buruk sampah organik, pemanfaatan sampah organik, dan pembuatan pupuk organik cair; 2) Peserta memiliki ketrampilan tentang pembuatan pupuk organik cair dan pembuatan komposter galon tumpuk; dan 3) Peserta mampu menggunakan pupuk organik cair untuk pemupukan tanaman di pekarangan. Kegiatan ini perlu pendampingan lebih lanjut serta dukungan semua pihak, pemerintah desa, serta tokoh masyarakat sehingga masyarakat akan memiliki kesadaran untuk melakukan pengolahan sampah secara mandiri dan berkelanjutan