Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

STRATEGI MENCIPTAKAN KEUNGGULAN BERSAING MELALUI INOVASI UNTUK MENINGKATKAN KEPUASAN PELANGGAN Puspita Lianti Putri; Kartika Dwi Chandra Sari
J-LEE - Journal of Law, English, and Economics Vol. 3 No. 1 (2021): JUNI
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/j-lee.v2i02.674

Abstract

Meningkatnya pertumbuhan perusahaan startup mendorong berkembangnya teknologi sistem pembayaran dalam bertransaksi. Perkembangan non tunai dari tahun ke tahun mengalami peningkatan, selain didukung oleh kemajuan teknologi, adanya perubahan pola hidup masyarakat dan berkembangnya inovasi menambah macam transaksi non tunai. Bank Indonesia (BI) terus mendorong penggunaan alat pembayaran non tunai. Pada tanggal 14 Agustus 2014 Bank Indonesia mencanangkan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT). Dengan menggunakan e-payment transaksi pembayaran menjadi lebih cepat, mudah, dan aman. Seiring pertumbuhan e-payment, muncul berbagai macam fitur e-payment seperti e-cash, smart card, e-cheque, e-wallet, dan lainnya. Salah satu kunci untuk memenangkan persaingan terletak pada kemampuan perusahaan untuk menciptakan keunggulan bersaing. Perusahaan yang memiliki keunggulan kompetitif senantiasa memiliki kemampuan dalam memahami perubahan struktur pasar dan mampu memilih strategi pemasaran yang efektif. Dengan menciptakan inovasi, sebuah produk dapat memiliki posisi strategis di pasar, memiliki life cycle yang lebih panjang, dan dapat menahan serangan dari para pesaing serta dapat memenuhi keinginan pasar (konsumen). Dengan demikian perusahaan akan selalu senantiasa memuaskan konsumennya dengan memenuhi keinginan para konsumen dengan melakukan inovasi-inovasi atas produknya. Tujuan utama perusahaan, khususnya perusahaan startup adalah menciptakan konsumen yang merasa puas atas pelayanan yang diberikan maupun produk yang ditawarkan. Salah satu perusahaan yang menawarkan dompet elektronik adalah Go-Pay. Go-Pay berdiri di bawah naungan PT Dompet Anak Bangsa, entitas anak usaha PT Aplikasi Karya Anak Bangsa. Go-Pay adalah salah satu financial technology di Indonesia yang merupakan layanan mobile payment yang terdapat pada platform Gojek. Untuk menciptakan keunggulan bersaing dan meningkatkan kepuasan pelanggan, dalam beberapa tahun Go-Pay terus melaukan inovasi dan melebarkan sayapnya ke berbagai lembaga keuangan guna menjangkau lebih banyak jenis pembayaran yang semakin memudahkan pengguna. Pada penelitian ini, peneliti bermaksud untuk mengetahui Strategi Menciptakan Kunggulan Bersaing Melalui Inovasi Untuk Meningkatkan Kepuasan Pelanggan. Jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 50 responden yang ditentukan dengan menggunakan metode non probability sampling, simple random sampling. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif kausal, pengguna Go-Pay di daerah Purwokerto, Jawa Tengah sebagai sampel. Metode Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah model SEM (Structural Equation Modeling) dengan program Analysis of Moment Structure (AMOS). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa inovasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keunggulan bersaing, inovasi berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kepuasan pelanggan serta keunggulan bersaing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan.
PENGEMBANGAN KNOW-HOW MAHASISWA MELALUI FIELDTRIP KE PERUSAHAAN LOKAL DAN UMKM DI WONOSOBO Kartika Dwi Chandra Sari; Yadi Fakhruzein Terang Jaya; Riska Nadiya Salsabela
Perwira Journal of Community Development Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : Unperba Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjcd.v4i2.371

Abstract

Mahasiswa membutuhkan berbagai pembelajaran serta pengalaman untuk dapat memiliki pengetahuan bertindak (know-how) yang baik di masa mendatang. Namun, dalam menciptakan pengetahuan tidak hanya memiliki pengalaman, tetapi juga mampu untuk melakukan kodifikasi pada pengetahuan baru tersebut secara implisit maupun eksplisit. Beberapa perusahaan memberikan banyak pandangan baru kepada mahasiswa untuk mengembangkan cakrawala ilmu praktis dan berbagai cerita yang nantinya dapat dimanfaatkan mahasiswa untuk mengasah kemampuan serta karakter pembelajar yang tangguh. Fieldtrip diadakan dalam 1 hari yang melibatkan PT Tambi Wonosobo, Sentras Carica, UMKM Batik Tulis. Dalam hasil perbandingan pre-test dan post-test mahasiswa mengalami pengembangan yang sangat signifikan dalam menjawab berbagai pertanyaan terkait dengan manajemen operasional dan kaidah penulisan dalam rangka kodifikasi pengetahuan dalam sebuah tugas akhir. Hingga mendapatkan kesimpulan akhir bahwa terjadi berbagai peningkatan pada hasil evaluasi sehingga kegiatan fieldtrip disarankan untuk terus dilanjutkan dimasa mendatang.
PENGARUH DIGITAL LEADERSHIP DAN WORK ENGAGEMENT PADA INNOVATION WORK BEHAVIOUR PADA GEN Z JAWA TENGAH Kartika Dwi Chandra Sari; Yadi Fakhruzein Terang Jaya; Riska nadiya Salsabela
Perwira Journal of Economics & Business Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : UNPERBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjeb.v4i2.414

Abstract

This study aims to asses the relationship between Innovation Work Behavior with Digital Leadership and Work Engagement. The method to select the responden using purposive sampling, and it was conducted on 80 people Gen Z in Jawa Tengah. Further, the study using SEM-PLS with WrapPLS ver 7.0. The result support that Digital Leadership has a positif significant relationship with Innovative Work Behavior and Work Engagement. But, the findings found that the work engagement gen Z in Jawa Tengah didn’t affected Innovative Work Behavior. Gen Z in Indonesia has a realistic trait to face the work life, and the gen Z generally have a low rate of work engagement, but they have an innovative character. It is indicated that gen Z in Jawa Tengah probably didn’t need engage with the work to show innovative behaviour in organization