Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH PENDAPATAN PER KAPITA, INFLASI, TINGKAT SIMPANAN DAN NILAI TUKAR TERHADAP KONSUMSI MASYARAKAT DI INDONESIA TAHUN 2000-2018 Bekti Kumoro Ningsih; Whinarko Juliprijanto; Gentur Jalunggono
DINAMIC : Directory Journal of Economic Vol 2, No 1 (2020): DINAMIC : Directory Journal of Economic
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/dinamic.v2i1.1365

Abstract

Konsumsi masyarakat dapat dijadikan sebagai cerminan tingkat kesejahteraan masyarakat serta dapat mempengaruhi kegiatan perekonomian suatu negara. Konsumsi masyarakat di Indonesia memiliki kontribusi terbesar kedalam PDB pada tahun 2018 konsumsi masyarakat berkontribusi sebesar 55.74%.  Sejak tahun 2000-2018 kondisi konsumsi masyarakat beberapa kali mengalami gejolak seperti pada tahun 2005-2006 sebagai akibat dari kenaikkan harga BBM, 2008-2009 terjadinya krisis global, serta pada tahun 2015-2017 yang diakibatkan karena adanya perang dagang antara AS-China. Fenomena-fenomena tersebut menyebabkan terjadinya penurunan daya beli masyarakat sehingga mengakibatkan konsumsi masyarakat menurun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pendapatan per kapita, inflasi, tingkat simpanan dan nilai tukar terhadap konsumsi masyarakat di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data time series selama periode 2000-2018 di Indonesia. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis Regresi Berganda. Berdasarkan hasil penelitian ini, diketahui bahwa pendapatan per kapita dan nilai tukar berpengaruh positif signifikan terhadap konsumsi masyarakat di Indonesia, sedangkan inflasi dan tingkat simpanan tidak berpengaruh terhadap konsumsi masyarakat di Indonesia. Apabila dilihat secara simultan, pendapatan per kapita, inflasi, tingkat simpanan dan nilai tukar secara bersama-sama berpengaruh terhadap konsumsi masyarakat di Indonesia tahun 2000-2018.
ANALISIS PENGARUH ZAKAT, INFAQ, SHADAQOH (ZIS), SUKUK DAN PEMBIAYAAN SYARIAH TERHADAP PDB DI INDONESIA TAHUN 2009-2018 Siti Sumiyati; Whinarko Juliprijanto; Panji Kusuma Prasetyanto
DINAMIC : Directory Journal of Economic Vol 2, No 2 (2020): DINAMIC : DIRECTORY JOURNAL OF ECONOMIC
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/dinamic.v2i2.1383

Abstract

AbstrakProduk Domestik Bruto (PDB) adalah jumlah nilai tambah yang dihasilkan oleh seluruh unit usaha dalam suatu negara tertentu pada periode tertentu. Peningkatan PDB yang positif seringkali tidak diimbangi dengan terdistribusinya kekayaan dan pendapatan masyarakat. Untuk mendorong pertumbuhan PDB, kegiatan ekonomi perlu didukung agar tumbuh dengan baik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Data yang digunakan adalah data sekunder dan data primer yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), dan wawancara terhadap penerima bantuan modal usaha dari BAZNAS Kota Magelang. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis pengaruh ZIS, sukuk dan pembiayaaan syariah terhadap PDB di Indonesia tahun 2009-2018. Hasil penelitian menunjukan bahwa ZIS (X1) berpengaruh tidak signifikan terhadap PDB di Indonesia tahun 2009-2018, sukuk (X2) dan pembiayaan syariah (X3) berpengaruh signifikan terhadap PDB di Indonesia tahun 2009-2018. Secara bersama-sama ZIS, sukuk dan pembiayaan syariah berpengaruh signifikan terhadap PDB di Indonesia tahun 2009-2018.
ANALISIS PENGARUH INFLASI, TINGKAT SUKU BUNGA DAN GIRO WAJIB MINIMUM TERHADAP JUMLAH UANG BEREDAR DI INDONESIA TAHUN 2005-2019 Fitri Amanah; Whinarko Juliprijanto; Panji Kusuma Prasetyanto
DINAMIC : Directory Journal of Economic Vol 2, No 4 (2020): DINAMIC : Directory Journal of Economic
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/dinamic.v2i4.1445

Abstract

Jumlah uang beredar diartikan dengan jumlah keseluruhan uang dalah suatu perekonomian. Naik turunya jumlah uang beredar akan berpengaruh terhadap kondisi perekonomian, sehingga pengelolaan dan pengendalian jumlah uang beredar harus dilakukan dengan hati-hati dan mempertimbangkan pengaruh-pengaruh yang mungkin terjadi. Jumlah uang beredar di Indonesia pada tahun 2005-2019 mengalami kenaikan akan tetapi pertumbuhanya cenderung menurun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh inflasi, suku bunga dan giro wajib minimum di Indonesia tahun 2005-2019. Metode penelitian ini menggunakan alat analisis Vector Error Correction Model tahun 2005-2019. Hasil uji VECM jangka pendek menunjukkan bahwa inflasi memberikan dampak positif signifikan dan suku bunga berpengaruh negatif signifikan terhadap jumlah uang beredar, sedangkan giro wajib minimum tidak berpengaruh terhadap jumlah uang beredar di Indonesia. Sedangkan dalam jangka panjang hanya variabel inflasi yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah uang beredar.
NALISIS PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN, PENGANGGURAN, DAN PDRB TERHADAP KEMISKINAN DI KARESIDENAN KEDU TAHUN 2014-2017 Indrian Cahaya Putri; Whinarko Juliprijanto; Yustirania Septiani
DINAMIC : Directory Journal of Economic Vol 1, No 3 (2019): DINAMIC : Directory Journal of Economic
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1139.779 KB) | DOI: 10.31002/dinamic.v1i3.796

Abstract

This study aims to analyze the influence of the level of education, unemployment, andGRDP on poverty in the Ex-Residence of Kedu in 2014-2017. The type of data in this studyuses secondary data from government agencies involved in 2014-2017. The data used in theform of education, unemployment, and GRDP from 2014-2017. The analysis model used ispanel data regression with the help of the Eviews 9. The results of the regression analysisshow that the level of education and unemployment have no significant effect on poverty.While the GRDP has a significant influence on poverty in the Ex-Residence of Kedu. Theresults of this study also show that together the level of education, unemployment, and GRDPsignificantly influence poverty in the Ex-Residence of Kedu.
PENGARUH DERAJAT DESENTRALISASI FISKAL, DERAJAT OTONOMI FISKAL, DAN TOTAL BELANJA DAERAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KABUPATEN WONOSOBO PERIODE 2001-2018 Arif Budi Astuti; Whinarko Juliprijanto; Yustirania Septiani
DINAMIC : Directory Journal of Economic Vol 2, No 1 (2020): DINAMIC : Directory Journal of Economic
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/dinamic.v2i1.1405

Abstract

Pertumbuhan Ekonomi merupakan salah satu indikator terpenting dalam meningkatkan perekonomian daerah sehingga tercapainya kesejahteraan masyarakat yang lebih baik. Upaya dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi tidak lepas dari pengelolaan keuangan daerah yang efektif dan efisien. Namun, Khususnya di Kabupaten Wonosobo selama tahun 2001-2018 yang memiliki kemampuan keuangan daerah yang sebagian besar dalam kategori sangat kurang, kemandirian keuangan daerah yang masih bergantung sama fungsi pemerintah pusat daripada pemerintah daerah, dan pembiayaan daerah dalam komposisinya belanja tidak langsung (belanja rutin) memiliki prosentase penggunaannya paling besar daripada belanja langsung (belanja pembangunan) dalam pengelolaan keuangan daerahnya. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis apakah terdapat pengaruh derajat desentralisasi fiskal, derajat otonomi fiskal, dan total belanja daerah terhadap pertumbuhan ekonomi dalam pencapaian tingkat kemakmuran dan kemandirian daerah. Penelitian ini menggunakan teknik estimasi Error Correction Model (ECM) Engle dan Granger untuk mengetahui pengaruh jangka pendek dan jangka panjang pada periode 2001- 2018 di Kabupaten Wonosobo. Hasil Penelitian menyatakan variabel derajat desentralisasi fiskal dan derajat otonomi fiskal tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dalam jangka pendek maupun jangka panjang, variabel total belanja daerah mempunyai pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Sedangkan secara simultan variabel derajat desentralisasi fiskal, derajat otonomi fiskal dan total belanja daerah secara bersama dalam jangka pendek maupun jangka panjang berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Wonosobo periode 2001-2018.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IMPOR GULA DI INDONESIA TAHUN 1989-2018 Rizan Aushaf; Whinarko Juliprijanto; Yustirania Septiani
DINAMIC : Directory Journal of Economic Vol 2, No 3 (2020): DINAMIC : DIRECTORY JOURNAL OF ECONOMIC
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/dinamic.v2i3.1419

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh antara produksi gula, konsumsi gula, dan jumlah penduduk terhadap impor gula di Indonesia tahun 1989-2018. Dalam penelitian ini data yang digunakan adalah data runtut waktu (time series) berupa impor gula, produksi gula, konsumsi gula, dan jumlah penduduk di Indonesia tahun 1989-2018 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik, Kementrian Pertanian, Kementrian Perdagangan dan beberapa penelitian yang terkait. Model analisis yang digunakan adalah ECM (Error Correction Model). Hasil penelitian (1) tidak ada pengaruh signifikan antara produksi gula terhadap impor gula di Indonesia tahun 1989-2018 dalam jangka panjang maupun jangka pendek; (2) ada pengaruh yang signifikan antara konsumsi gula terhadap impor gula di Indonesia tahun 1989-2018 dalam jangka panjang namun tidak signifikan dalam jangka pendek; (3) tidak ada pengaruh yang signifikan antara jumlah penduduk terhadap impor gula di Indonesia tahun 1989-2018 secara jangka panjang namun signifikan dalam jangka pendek. (4) secara bersama-sama, produksi gula, konsumsi gula, dan jumlah penduduk di Indonesia memiliki pengaruh yang signifikan terhadap impor gula di Indonesia tahun 1989-2018.
ANALISIS PENDAPATAN UMKM DI SEKITAR UNIVERSITAS TIDAR TAHUN 2018 (Studi khasus sebelum dan sesudah Universitas Tidar menjadi negeri di Tuguran kelurahan Potrobangsan Kecamatan Magelang Utara ) Saktya Chandra Kusuma; Whinarko Juliprijanto; Gentur Jalunggono
DINAMIC : Directory Journal of Economic Vol 1, No 1 (2019): DINAMIC : Directory Journal of Economic
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.431 KB) | DOI: 10.31002/dinamic.v1i1

Abstract

This type of research is quantitative research, which is a study that aims to obtain proof of a hypothesis. Data collection is done by questionnaire and direct observation. The sample used as many as 23 Small and Medium Micro Business actors with simple random sampling technique means that it is said to be simple because the taking of sample members from the population is done randomly regardless of the strata that exist in that population. The data analysis technique used to answer the first problem statement is the two different Average Test. The two different test averages used in this study are two different test averages for small samples and the analysis was carried out using data tabulation by percentage of respondents' answers regarding each aspect of indicators of increasing MSME income in the community.Based on the results of the calculation of two different tests on average, the writer did by using the value of the degree of truth (α) = 0.05% and using two-sided testing to produce a t value of -0.11. The t value fulfills the H0 criterion accepted if - 1.68 ≤ t ≤ 1.68. What means that the establishment of Tidar University contributes to the increase in income of Micro, Small and Medium Enterprises. Keywords: Revenue and  MSMEs
DETERMINAN PENGHIMPUNA DANA PIHAK KETIGA PADA BANK UMUM KONVENSIONAL DI INDONESIA PERIODE 2017 -2019 Maya Sulistiana; Whinarko Juliprijanto; Gentur Jalunggono
DINAMIC : Directory Journal of Economic Vol 2, No 1 (2020): DINAMIC : Directory Journal of Economic
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/dinamic.v2i1.1400

Abstract

Perbankan dalam menjalankan fungsinya sebagai lembaga intermediasi membutuhkan sumber dana. Sumber dana paling besar yang dimiliki oleh bank yaitu berasal dari Dana Pihak Ketiga. Kondisi pertumbuhan Dana Pihak Ketiga Bank Umum Konvensional tahun 2017-2019 yang cenderung fluktuatif dapat dipengaruhi oleh kondisi makro ekonomi dan kondisi pasar modal di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi penghimpunan Dana Pihak Ketiga pada Bank Umum Konvensional di Indonesia. Variabel bebas yang digunakan meliputi BI Rate, inflasi, jumlah uang beredar (M2), dan Indeks Harga Saham Gabungan terhadap penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) dalam kurun waktu pengamata selama Januari 2017 – Desember 2019. Penelitian ini menggunakan uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, analisis determinasi, uji t, dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel BI Rate, inflasi, dan IHSG tidak memiliki pengaruh terhadap Dana Pihak Ketiga sedangkan variabel jumlah uang beredar memiliki pengaruh terhadap Dana Pihak Ketiga. Hasil uji F menunjukkan bahwa variabel bebas secara bersama-sama memiliki pengaruh terhadap Dana Pihak Ketiga pada Bank Umum Konvensional di Indoensia tahun 2017-2019.
Analisis Kebijakan Moneter dan Kebijakan Fiskal terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia tahun 2005-2018 Khusni Aristina; Whinarko Juliprijanto; Panji Kusuma Prasetyanto
DINAMIC : Directory Journal of Economic Vol 2, No 2 (2020): DINAMIC : DIRECTORY JOURNAL OF ECONOMIC
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/dinamic.v2i2.1372

Abstract

AbstrakPertumbuhan ekonomi di Indonesia dalam kurun waktu 2005-2018 beberapa kali mengalami penurunan.Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis dampak kebijakan moneter dan kebijakan fiskal terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia dengan periode penelitian 2005:1-2018:12. Data dalam penelitian ini dikategorikan dalam dua blok, yaitu blok kebijakan moneter yang terdiri atas suku bunga Bank Indonesia (Rate) dan jumlah uang beredar (M2). Sedangkan dalam blok kebijakan fiskal terdiri atas penerimaan pajak (T) dan pengeluaran pemerintah (G). Vector Error Correction Model (VECM) digunakan sebagai metode analisis dalam penelitian ini. Hasil analisis menunjukkan bahwa kedua blok kebijakan dan pertumbuhan ekonomi memiliki keseimbangan jangka panjang (kointegrasi). Dalam jangka panjang, suku bunga Bank Indonesia (Rate) dan penerimaan pajak (T) memiliki hubungan yang negatif terhadap pertumbuhan ekonomi (Y), sedangkan jumlah uang beredar (M2) dan pengeluaran pemerintah (G) memiliki hubungan positif terhadap pertumbuhan ekonomi (Y). Sedangkan dalam analisis kausalitas diketahui bahwa tidak terdapat hubungan kausalitas (dua arah) diantara variabel, terjadi hubungan satu arah antara jumlah uang beredar (M2) terhadap pertumbuhan ekonomi (Y), dan pengeluaran pemerintah (G) terhadap pertumbuhan ekonomi (Y).
ANALISIS PENYERAPAN TENAGA KERJA DI PULAU JAWA TAHUN 2011-2018 Heni Nurmayanti; Whinarko Juliprijanto; Yustirania Septiani
DINAMIC : Directory Journal of Economic Vol 2, No 2 (2020): DINAMIC : DIRECTORY JOURNAL OF ECONOMIC
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/dinamic.v2i2.1389

Abstract

Abstrak Masalah pokok dalam ketenagakerjaan di Pulau Jawa terletak pada tingkat pengangguran. Namun di Pulau Jawa mempunyai daya tarik penduduk dalam memilih pekerjaan sehingga penyerapan tenaga kerja meningkat  karena lebih banyak perusahaan besar yang menampung tenaga kerja sehingga masyarakat lebih memilih pekerjaan di Pulau Jawa. Hal ini terjadi karena beberapa faktor yang mempengaruhi penyerapan tenaga kerja yaitu Tingkat Pendidikan, Upah Minimum Provinsi, dan Investasi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui  pengaruh tingkat pendidikan, UMP, dan investasi dengan penyerapan tenaga kerja di Pulau Jawa tahun 2011-2018. Ini termasuk dalam  penelitian kuantitatif yang diambil di  6 provinsi yang ada di Pulau Jawa yaitu Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, DKI Jakarta, Banten, dan DI Yogyakarta  periode tahun 2011-2018 dan diambil dari BPS. Memakai metode fixed effect yang diolah dengan eviews 10. Penelitian ini menyatakan tingkat pendidikan berpengaruh dan signifikan dengan Penyerapan tenaga kerja, UMP berpengaruh dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja dan  investasi tidak berpengaruh dan tidak signifikan dengan penyerapan tenaga kerja. Tingkat pendidikan, UMP, dan investasi secara bersamaan berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja.