Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JURNAL AGROHITA

PENGARUH MACAM DAN DOSIS PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL MENTIMUN MAYA (Cucumis sativus L.) Whida Arum Larasati; Agus Sulistyono; Guniarti Guniarti
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 7, No 3 (2022): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v7i3.7172

Abstract

Mentimun merupakan tanaman sayuran komoditas hortikultura dengan nilai ekonomi yang tinggi. Untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil produktivitas mentimun dapat dilakukan dengan menggunakan pupuk organik cair. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pengaruh kombinasi antara macam dengan dosis POC mana yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil mentimun, (2) mendapatkan macam pupuk organik cair mana yang terbaik bagi pertumbuhan dan hasil mentimun, (3) mendapatkan dosis terbaik bagi pertumbuhan dan hasil mentimun. Penelitian dilaksanakan di lahan Desa Pandansari, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri pada tanggal 20 Desember 2021 sampai 26 Februari 2022. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok  Faktorial (RAKF) dengan 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor pertama yaitu macam POC terdiri dari P0 : NPK (kontrol tidak ikut hitungan), P1 : Batang Pisang, P2 : Kulit Pisang, P3 : NASA, dan faktor kedua yaitu dosis POC terdiri dari D1 : 200 ml/tanaman, D2 : 250 ml/tanaman, D3 : 300 ml/tanaman, D4 : 350 ml/tanaman.  Hasil penelitian menunjukkan kombinasi POC kulit pisang dengan dosis 350 ml/tanaman memberikan pengaruh nyata pada parameter jumlah buah per tanaman minggu ke-4, sedangkan pengaruh sangat nyata pada parameter bobot buah per tanaman minggu ke-4.
PENGARUH DOSIS PUPUK GUANO DAN KONSENTRASI PUPUK DAUN GANDASIL TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TERONG PUTIH Della Rahma Cynthia; Djarwatiningsih Djarwatiningsih; Agus Sulistyono
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 7, No 3 (2022): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v7i3.7152

Abstract

Terong putih (Solanum melongena L.) memiliki rasa yang enak dan renyah namun budidayanya masih sedikit dan kurang ketersediaan unsur hara. Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan cara pemupukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya interaksi antara dosis pupuk guano dan konsentrasi pupuk daun gandasil terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terong putih (Solanum melongena L.). Penelitian dilaksanakan di Desa Jatijejer, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur dari bulan Desember 2021 hingga Maret 2022 menggunakan polybag. Penelitian ini merupakan percobaan faktorial yang disusun menggunakan Rancangan Petak Terbagi (RPT) yang terdiri dari dua faktor dan diulang tiga kali. Faktor pertama yaitu dosis pupuk guano (D) yang terdiri dari 3 taraf perlakuan yaitu 20 gr/tanaman (D1), 40 gr/tanaman (D2), 60 gr/tanaman (D3) dan faktor kedua yaitu konsentrasi pupuk daun gandasil (K) terdiri dari 3 taraf perlakuan yaitu 1 gr/liter (K1), 2 gr/liter (K2), 3 gr/liter (K3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kombinasi 60 gr/tanaman pupuk guano dan 3 gr/liter pupuk daun gandasil mampu meningkatkan tinggi tanaman, luas daun, berat buah per buah, dan berat buah total panen per tanaman.
PENGARUH PEMBERIAN DOSIS PUPUK BORON TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL PRODUKSI DUA VARIETAS CABAI RAWIT ( Capsicum frutescens L. ) Mega Wati Pangando; Nora Augustien K; Agus Sulistyono
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 7, No 3 (2022): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v7i3.6586

Abstract

Tanaman cabai merupakan tanaman yang sering dimanfaatkan publik, karena mempunyai banyak manfaat sehingga permintaannya terus bertambah. Di Indonesia, produktivitas cabai mengalami penurunan pada tahun 2018. Penyebab terjadinya penurunan tingkat produksi cabai domestik ialah penggunaan pupuk yang tidak seimbang dan rendahnya tingkat Boron (B) yang tersedia di tanah di daerah penanaman cabai. Diketahui bahwa produktivitas tanaman terkena dampak buruk di berbagai daerah karena kekurangan nutrisi mikro. Dalam menginkatkan produktivitas cabai, perlu pandai dalam pemilihan varietas superior yang berasal dari benih hibrida, pemilihan varietas tersebut nantinya akan menghasilkan kualitas pada hasil, masuk usia panen genjah, memperpanjang masa produktivitas dan kebal terhadap penyakit dan hama. Penelitian ini mengenakan Percobaan Faktorial dengan berlandaskan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 2-faktor serta diulang sebanyak 3 kali. Faktor awal ialah dosis pupuk boron dengan 5 taraf perlakuan serta faktor kedua ialah varietas dengan 2 taraf perlakuan. Hasil penelitian menghasilkan terdapatnya interaksi antara dosis pupuk boron 0.6 g/tanaman dengan varietas Maruti.