Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PELESTARIAN BUDAYA: SINERGI TEKNOLOGI DAN KEARIFAN LOKAL DI DESA WISATA MOJOKEMBANG, KABUPATEN MOJOKERTO Wahyuddin, Zida; Amalijah, Eva
TANDA Vol 5 No 05 (2025): BAHASA DAN BUDAYA
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/tanda.v5i05.2462

Abstract

Artikel ini menganalisis sinergi antara teknologi digital dan kearifan lokal dalam pelestarian budaya di Desa Wisata Mojokembang, Kabupaten Mojokerto. Latar belakang kajian ini dilandasi oleh tantangan modernisasi yang kerap menggeser nilai-nilai budaya lokal, serta peluang pemanfaatan teknologi sebagai sarana pelestarian berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan pemerintah desa dan masyarakat lokal, serta dokumentasi berbagai kegiatan budaya dan digitalisasi video yang telah dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknologi dalam bentuk digitalisasi kegiatan bersih desa yang disertai dengan pertunjukan budaya antar dusun di Desa Mojokembang melalui media sosial, serta pengembangan sistem informasi desa berbasis budaya telah memberikan dampak signifikan terhadap keberlanjutan identitas budaya lokal. Kegiatan seperti pengajian, nyekar (berziarah), dan parade budaya yang sebelumnya bersifat lokal kini dapat diakses lebih luas oleh masyarakat nasional maupun internasional. Selain itu, pelatihan literasi digital kepada warga desa juga meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan desa wisata dan pelestarian budaya. Namun, keberhasilan sinergi ini tidak terlepas dari sejumlah tantangan seperti keterbatasan infrastruktur digital, resistensi sebagian warga terhadap perubahan, serta keterbatasan sumber daya manusia dalam pengelolaan konten digital. Meski demikian, dengan dukungan pemerintah daerah dan komitmen komunitas lokal, sinergi antara teknologi dan kearifan lokal terbukti mampu memperkuat identitas budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis pariwisata berkelanjutan.
Japanese Culture Studies in the Frame of Freedom to Learn through Gakujutsusōgōka Wahyuddin, Zida
Mezurashii: Journal of Japanese Studies Vol. 6 No. 1 (2024): APRIL
Publisher : Japanese Department Faculty of Cultural Science Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/mezurashii.v6i1.11034

Abstract

Abstract This paper examines problem solving in the field of improving the quality of Japanese cultural studies research in the Freedom to Learn frame. By comprehensive study, that specific to say academics of Japanese cultural studies after and the Independent Campus-Freedom to Learn policy which was implemented at the Department of Japanese Literature in University of 17 August 1945 Surabaya, I will reveal the transformation and dynamics of academia as an effort to respond the challenges and opportunities in the development knowledge of science through improving the quality of research. In this context, the social order has changed due to the implementation of health-oriented policies. Then Universities are also required to prepare concepts of appropriate knowledge and technology that are beneficial to industry and government. The method will be used literature review with comparative approach. The analysis will focus on the dynamics of Japanese cultural studies academics in the Department of Japanese Literature by improving the quality of their research in universities and their efforts to fulfill the demands of the Independent Campus-Freedom to Learn policy. The result is contribution of knowledge related methodological adjustments to improve the quality of research in the field of Japanese cultural studies through gakujutsusōgōka or collaborations with cross-disciplinary. In addition, this paper provides a contribution on how academics of Japanese cultural studies in universities have strategies in recording as well as providing references related to finding solutions and innovations in their efforts to make peace with the situation during the crisis and post-crisis.
Effective Promotion: Pemanfaatan Media Sosial Pada Pengembangan UMKM Kuliner Kolyaki di Desa Kedungboto Amalijah, Eva; Wahyuddin, Zida; Ardiansah, Helmi
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v2i1.211

Abstract

Kuliner memiliki peran yang sangat penting bagi Ekonomi dan Pariwisata. Dan juga penggunaan sosial media sebagai media promosi juga berkembang sangat massif. Hasil dari pengabdian masyarakat yang dilakukan di Desa Kedungboto untuk mempromosikan Kuliner Kolyaki dengan memanfaatkan media sosial dipaparkan dalam artikel ini. Salah satu kuliner yang sedang dikembangkan desa ini adalah takoyaki dengan isian kol sawah yang disebut kolyaki. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan ekonomi desa dengan menggunakan media sosial sebagai alat promosi. Selama pengabdian, warag desa Kedungboto telah mendapatkan pelatihan digital marketing untuk meningkatkan penggunaan media sosial. Dalam konteks ini, warga desa Kedungboto menerima pelatihan digital marketing yang mencakup pengenalan sosial media dan pemanfaatan media sosial sebagai media promosi. Selain itu, Pre-test dan Post-test dilakukan untuk mengevaluasi pengetahuan dan kemampuan Warga desa Kedungboto dalam promosi digital. Penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media sosial dapat membantu pertumbuhan ekonomi desa, meningkatkan ekonomi pengusaha UMKM dan popularitas produk Kolyaki.