Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Peningkatan Kompetensi Siswa SMK Trisakti Jaya Bandar Lampung melalui Pelatihan Robot Line Follower Handani, Hesti Wahyu; Siregar, Sefrani IG; Harahap, Al Barra; Khoirunisa, Vera; Mege, Christio Revano; Gani, Ferizandi Qauzar
JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/adc.v4i2.1816

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pemahaman dan keterampilan siswa SMK dalam bidang robotika, khususnya perakitan dan pemrograman robot line follower, serta belum optimalnya pembelajaran berbasis praktik yang sesuai dengan kebutuhan industri manufaktur dan otomasi di era digital. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan literasi teknologi, pemahaman konsep elektronika, dan keterampilan praktis siswa melalui pelatihan perakitan robot line follower berbasis pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi interaktif, praktik langsung perakitan robot line follower menggunakan mikrokontroler Arduino, sensor inframerah (IR), dan motor driver L298N, serta evaluasi melalui pretest dan posttest terhadap 65 siswa jurusan Teknik Komputer dan Jaringan SMK Trisakti Jaya Bandar Lampung. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh indikator pemahaman, yaitu pemahaman prinsip kerja sensor IR meningkat dari 35 menjadi 60 peserta (71,43%), pemrograman mikrokontroler Arduino dari 28 menjadi 58 peserta (107,14%), konfigurasi motor driver dari 22 menjadi 55 peserta (150,00%), serta perakitan sistem robotika dari 18 menjadi 62 peserta (244,44%). Selain itu, peserta mampu merakit dan mengoperasikan robot line follower secara mandiri untuk mengikuti lintasan garis hitam pada permukaan putih. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan pelatihan yang mengintegrasikan teori dan praktik secara langsung efektif dalam meningkatkan kompetensi teknis dan literasi digital siswa, sehingga kegiatan ini berkontribusi dalam mendukung penguatan pendidikan vokasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi robotika dan kebutuhan dunia kerja.
Design and Construction of Automatic pH and Water Level Control in Tilapia Fish Farming Ponds Patwan Saputra; Christio Revano Mege; Ferizandi Qauzar Gani
International Journal of Innovation in Mechanical Engineering and Advanced Materials Vol. 8 No. 1 (2026): Article in Press
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/ijimeam.v8i1.34353

Abstract

This study presents the design and implementation of an automatic control system for regulating pH and water level in tilapia (Oreochromis niloticus) aquaculture ponds. The system integrates a pH sensor and an ultrasonic sensor (HC-SR04) with an ESP32 microcontroller to enable real-time monitoring and automated control through solenoid valves. Sensor calibration was performed using standard buffer solutions (pH 4.00, 7.00, and 10.00) based on potentiometric principles derived from the Nernst equation, resulting in high linearity and reliable measurement accuracy. Experimental evaluation demonstrates that the proposed system is capable of maintaining water quality parameters within the optimal range required for tilapia cultivation. The pH control system achieved its best performance with a settling time of 1950 s and a steady-state error of 0.93%, indicating stable and accurate regulation. For water level control, the system exhibited a settling time of 7570 s during the filling process and 2965 s during the draining process, both with negligible steady-state error, confirming high control precision. Although the system shows relatively slow dynamic response due to hydraulic and actuator limitations, the gradual adjustment is advantageous in aquaculture applications, where sudden environmental changes can negatively affect fish health. Overall, the developed system provides a low-cost, reliable, and practical solution for improving aquaculture management through automation. Future work should focus on implementing adaptive control algorithms, enhancing sensor performance, and integrating IoT-based monitoring platforms to support scalability and remote operation.