Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

KAJIAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN UMUM JALUR TERMNAL MARDIKA-AIR SALOBAR DI KOTA AMBON Walsen, Selviana
Jurnal Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2014): JURNAL TEKNIK SIPIL
Publisher : Jurnal Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.803 KB)

Abstract

Operational cost of transportation route by Air Salobar on Ambon City is a cost incurred by public transport entrepreneurs in running the business operation, while achieving the goal of safe transportation desires, comfortable, economical and smooth , need to pay attention to the condition of the existing public transportation that operates at the route. Especially services that are considered very meggangu the city transport service users as well as in Indonesia today , and in particular Ambon city transport routes Mardika’s Terminal – Air Salobar. So it’s it is precisely when reviewing how service levels to be very low right now. So that needs to be revisited once the city transport fares set by the government and compared to public transportation operating costs to be incurred by the manager of public transportation to take a step back calculation. Public transportation cost calculations are calculated based on the calculation of fixed and variable costs. For variable costs consisting of fuel costs, the cost of lubricating oil, tire usage costs , driver wages and repair costs. Vehicle operating costs per passenger per trip Mardika’s Terminal – Air Salobar IDR 2000 of the calculation results, obtained vehicle operating costs per passenger per trip is greater than revenue means businesses operate vehicles transport on this route loss.
KAJIAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN UMUM JALUR TERMNAL MARDIKA-AIR SALOBAR DI KOTA AMBON Walsen, Selviana
Jurnal Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2014): JURNAL TEKNIK SIPIL
Publisher : Jurnal Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.803 KB)

Abstract

Operational cost of transportation route by Air Salobar on Ambon City is a cost incurred by public transport entrepreneurs in running the business operation, while achieving the goal of safe transportation desires, comfortable, economical and smooth , need to pay attention to the condition of the existing public transportation that operates at the route. Especially services that are considered very meggangu the city transport service users as well as in Indonesia today , and in particular Ambon city transport routes Mardika’s Terminal – Air Salobar. So it’s it is precisely when reviewing how service levels to be very low right now. So that needs to be revisited once the city transport fares set by the government and compared to public transportation operating costs to be incurred by the manager of public transportation to take a step back calculation. Public transportation cost calculations are calculated based on the calculation of fixed and variable costs. For variable costs consisting of fuel costs, the cost of lubricating oil, tire usage costs , driver wages and repair costs. Vehicle operating costs per passenger per trip Mardika’s Terminal – Air Salobar IDR 2000 of the calculation results, obtained vehicle operating costs per passenger per trip is greater than revenue means businesses operate vehicles transport on this route loss.
Analisis Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pada Proyek Pembangunan Gedung Gereja Bethel Jalan Mutiara Kota Ambon Werinussa, Jerly F; Walsen, Selviana; Sahusilawane, Tonny
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 4 (2025): September
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i4.594

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) pada proyek pembangunan Gedung Gereja Bethel di Jalan Mutiara, Kota Ambon. Kegiatan konstruksi selalu memiliki potensi bahaya yang dapat mengancam keselamatan pekerja, terutama pada pekerjaan di ketinggian, penggunaan peralatan berat, dan interaksi dengan material konstruksi. Oleh karena itu, evaluasi penerapan SMK3 menjadi penting untuk mengetahui sejauh mana sistem keselamatan telah dijalankan serta aspek-aspek yang masih perlu ditingkatkan. Penelitian ini menggunakan data primer berupa observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner kepada 12 responden yang terlibat langsung dalam proyek, serta data sekunder dari dokumen proyek dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SMK3 pada proyek tersebut berada dalam kategori sedang dengan tingkat keberhasilan 72,64 persen. Variabel performance memperoleh persentase tertinggi sebesar 84,39 persen dengan kategori sangat baik, sedangkan variabel lingkungan mendapatkan nilai terendah sebesar 58,89 persen dengan kategori cukup/netral. Risiko utama yang dihadapi pekerja meliputi jatuh dari ketinggian, tertimpa material, dan tersengat listrik, yang jika tidak dikendalikan dapat menimbulkan dampak serius. Temuan ini menegaskan perlunya peningkatan pengawasan, disiplin penggunaan alat pelindung diri, serta penataan lingkungan kerja yang lebih baik. Dengan penerapan SMK3 yang lebih optimal, diharapkan keselamatan pekerja dapat terjamin sekaligus meningkatkan produktivitas proyek.
ANALISIS KERUSAKAN JALAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP UMUR RENCANA SERTA PENANGGULANGANNYA PADA JALAN HALULU KECAMATAN TEHORU MALUKU TENGAH Laterissa, Dian Islamiaty; Walsen, Selviana; Istia, Penina
JURNAL SIMETRIK Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Simetrik (Sipil, Mesin, Listrik)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v12i2.840

Abstract

Ruas jalan Halulu Kecamatan Tehoru, Kabupaten Maluku Tengah, merupakan jalan yang berada ditengah – tengah kota. Jalan tersebut terletak di area pertokoan, yang merupakan pusat perbelanjaan terbesar yang ada di kecamatan Tehoru.Sehingga kendaraan berat seperti truk sering melintasi daerah tersebut yang menyebabkan jalan mengalami kerusakan baik rusak ringan maupun rusak berat pada beberapa bagian jalan. Kerusakan disebabkan karena  pengulangan beban, yang akan menyebabkan menurunya kualitas jalan sebagaimana indikatornya dapat diketahui dari kondisi permukaan jalan, baik kondisi struktural maupun fungsional yang mengalami kerusakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kondisi jalan, sisa umur layan jalan, dan penanggunalangan yang tepat untuk memperbaiki kondisi tersebut. Metode yang digunakan adalah metode Bina Marga untuk menilai kondisi jalan, dan metode AASTHO untuk menganalisis sisa umur layan perkerasan jalan dengan membandingkan lalu lintas harian rata – rata pada tahun rencana yaitu 2017 dan tahun aktual yaitu 2020. Hasil penelitian menunjukan presentase kerusakan terhadap luas jalan adalah 53,250% sehingga perlu dimasukan kedalam program pemeliharaan berkala. Adapun umur rencana jalan pada tahun 2020 secara aktual adalah 66,23% maka berdasarkan hasil analisis data, pada tahun 2020 telah terjadi penurunan umur layan sebesar 9,23%. Adapu penanggulanagnyang dapat dilakukan untuk memperbaiki kondisi ruas jalan adalah ditutupi dengan lapis ulang yang kaya asspal atau ditambal dengan material yang rapat air, tahan beban dan tidak menyusut.
ANALISIS PEMILIHAN RANGE UMUR TERBAIK POTENSI TENAGA TERAMPIL BIDANG KONSTRUKSI DI DESA OMA PULAU HARUKU DENGAN METODE MCMD WEIGHT AVERAGE Leuhery, Lenora; Walsen, Selviana
JURNAL SIMETRIK Vol 12 No 1 (2022): Jurnal Simetrik (Sipil, Mesin, Listrik)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v12i1.895

Abstract

Pulau Haruku sebagai salah satu pulau dengan kekayaan alam memiliki berbagai potensi  dalam memajukan kehidupan masyarakatnya sendiri. Di pulau Haruku terdapat Desa Oma yang memiliki sektor ekonomi yang paling menonjol adalah dari sisi perkebunan, perikanan dan pariwisata. Dalam pengembangan sektor-sektor tersebut maka dibutuhkan infrakstruktur penunjang dalam membantu masyarakat. Untuk itu kemandirian masyarakat daerah dalam memajukan daerah tempat tinggal menjadi kunci dalam pengembangan ekonomi suatu daerah. Sehingga dilakukan penelitian untuk mengidentifikasi jumlah tenaga terampil bidang konstruksi dan menganalisis usia terbaik untuk mendapatkan tenaga terampil konstruksi. Penelitian yang dilakukan dengan menggunakan metode pengambilan keputusan yaitu dengan metode Multy Criteria Multy Decision Weight Average. Metode ini berupa perkalian matriks umur dan kriteria dari kebutuhan penelitian, dalam hal ini berupa keterampilan yang dipakai sebagai tolak ukur. Pengambilan sampel untuk metode ini adalah mencakup 6 dusun pada Negeri Oma. Hasil analisis awal kuisioner, terlihat bahwa kemampuan tenaga terampil konstruksi untuk rerata keseluruhan umur dalam bidang tukang beton dan pondasi memiliki kemampuan yang sangat baik, dan untuk bidang kayu bekisting dinilai baik, dan untuk pekerjaan rangka alumunium masih sangat kurang. Sehingga perlu ditingkatkan kemampuan tenaga terampil di bidang alumunium, karena mengikuti perkembangan teknologi konstruksi yang lebih modern dengan menggunakan bahan baku konstruksi berupa alumunium, khususnya dalam membangun sektor pariwisata di Negeri Oma. Berdasarkan analisis pemilihan range umur terbaik dalam tenaga konstruksi, untuk peringkat pertama adalah pada range umur 46-65, peringkat kedua adalah 36-45, peringkat ketiga adalah 26-35, dan peringkat terakhir adalah pada range umur 17-25 tahun.