Adib Suyanto
Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatan Sampah Sekam Padi dan Bungkus Rokok Sebagai Bahan Daur Ulang Kertas Tika Mahardhika Putri; Iswanto Iswanto; Adib Suyanto
Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol. 12 No. 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.406 KB)

Abstract

Waste problem is a social phenomenon which must be in concern from all parties. GadingsariVillage in Sanden, Bantul Regency produces waste such as rice husk and cigarette packs. Bothtypes of waste contain cellulose which can be utilised in recycled paper production. The aim ofthis study was to utilize waste into a recycled paper and identify the tensile strength and absorptionof water on recycled paper. The study was an experiment with post test only design. Themeasurement consisted of water absorbency and pull srength of the recycled papers. The productionof recycled paper was yielded from three variations of comparison, i.e. 1:1, 1:2 and 0:1(control). The average results of the water absorption test were 56,2 mm, 67,4 mm and 95,6 mm,meanwhile the average of tensile strength test were 1,64 N/mm, 1,80 N/mm and 3,80 N/mm.Based on the testing of paper water absorption, it is known that all variations of paper conformsthe standards according to SNI 0499 in 2008, which are 50-100 mm. While testing the tensilestrength of paper in accordance with the SNI 14-6419 standard in 2001 is a variation of controlwhich is a minimum of 1,96 N/mm with a result of 3,80 N/mm. Therefore, the community is advisedto apply the production of recycled paper from rice husk and cigarette packs.
PEMANFAATAN BIJI ALPOKAT (PERSEA AMERICANA MIL) SEBAGAI CAMPURAN TEPUNG BAHAN PEMBUAT MIE Sri Puji Ganefati; Sarjito Eko Windarso; Narto Narto; Adib Suyanto; Yamtana Yamtana
Media Bina Ilmiah Vol. 17 No. 4: Nopember 2022
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (618.887 KB)

Abstract

Biji alpolat biasanya hanya dibuang begitu saja setelah diambil daging buahnya, padahal biji ini masih mengandung bahan bahan yang mempunyai nilai gizi seperti protein, lemak maupun karbohidrat. Potensi ketersediaan biji alpokat dari sebuah pasar buah setiap minggunya mencapai 1 ton, belum termasuk buah yang rusak yang setiap bulannya mencapai 280 kg. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka disusun penelitian yang berjudul: Pemnafaatan Biji Alpokat (Persea americana Mil) Ssebagai Campuran Tepung Bahan Pembuat Mie. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain post test with control design. Objek penelitian berupa buah alpokat yang diperoleh dari pasar buah. Analisis data bersifat diskriptif dan analitik dengan uji anova tingkat kemaknaan 95% (a = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan untuk uji organoleptic tidak ada perbedaan yang signifikan untuk warna dan bau dan ada perbedaan yang signifikan untuk rasa. Uji untuk nilai gizi menunjukkan tidak ada perbedaan yang bermakna untuk semua formulasi. Formulasi yang dapat diterima panelis adalah formulasi A (10%)