Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Penambahan Ekstrak Kasar Daun Kemangi (Ocimum sanctum) Terhadap Histopatologi Otot Ikan Mas (Cyprinus carpio) yang Diinfeksi Bakteri Aeromonas hydrophila Atika Marisa Halim; Febi Nadhila Nurin; Mochammad Heri Edy
Jurnal Airaha Vol 11 No 01: June 2022
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.021 KB) | DOI: 10.15578/ja.v11i01.278

Abstract

Basil plant is one of the plants with a distinctive and pungent smell which is used as a traditional medicine. This study aims to determine the effect of crude extract of basil (Ocimum sanctum L. L.) leaves on muscle histopathological of carp (C. carpio) infected with Aeromonas hydrophila. This research was conducted at the Laboratory of Fish Parasites and Diseases, Faculty of Fisheries and Marine Sciences, Universitas Brawijaya, Malang and Histopathology Laboratory, BKIPM I Juanda, Surabaya. This study used a completely randomized design (CRD) with four treatment levels of crude extract of basil leaves . Treatment A (50 ppm), B (150 ppm), C (250 ppm), and D (350 ppm). The forms of muscle tissue damage caused by Aeromonas hydrophila that have been observed are edema, vacuolization, and necrosis. Based on the results of the study, the dose that gave improvement to muscle tissue was at dose D (350 ppm), with the administration of crude basil extract at a dose of 350 ppm known to restore the muscle tissue in carp as in normal fish before being infected with A. hydrophila. Treatment D (350 ppm) showed the lowest damage score, and the structure refers to normal tissue. The higher dose of extract given, it is suspected that the higher compound contained basil leaves to inhibit A. hydrophila infection.
PELATIHAN PEMBUATAN KERAMBA JARING APUNG (KJA) UNTUK PEMBESARAN IKAN NILA (Oreochromis niloticus) SEBAGAI SOLUSI MINIM PANEN AKIBAT PREDASI Moh. Zainal Arifin; Putri Nurhanida Rizky; Annisa’ Bias Cahyanurani; Atika Marisa Halim; Asep Akmal Aonullah; Kartika Primasari; Anna Fauziah; Nasuki; Agus Widodo; Yvonne Indrajati Pattinaja; IGP Gede Rumayasa Yudana; Nazran; Adhiyaksa Arya Wiguna; Syahrul Ramadhan
Indonesian Journal of Fisheries Community Empowerment Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v6i2.10418

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pembudidaya ikan nila dalam penerapan teknologi Keramba Jaring Apung (KJA) sebagai solusi untuk mengurangi kehilangan ikan akibat predasi di Desa Segoro Tambak, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah tingginya tingkat predasi pada sistem budidaya kolam tanah oleh biawak, ular air, dan burung pemangsa yang berdampak pada rendahnya hasil panen. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui penyuluhan, pelatihan praktik pembuatan KJA, pendampingan budidaya, serta monitoring dan evaluasi kegiatan. Sebanyak 3.600 ekor benih ikan nila ditebar pada tiga unit KJA dengan pemeliharaan secara intensif. Hasil monitoring menunjukkan bahwa ikan nila mengalami pertumbuhan yang baik dengan bobot akhir mencapai 180–250 g per ekor menjelang panen serta tingkat kelangsungan hidup (survival rate) sebesar 90%. Kondisi kualitas air selama pemeliharaan juga berada pada kisaran optimal untuk pertumbuhan ikan nila. Selain itu, penggunaan KJA dinilai mampu mengurangi risiko predasi dan mempermudah pengelolaan budidaya dibandingkan sistem kolam tanah tradisional. Secara umum, kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapan masyarakat dalam menerapkan teknologi budidaya ikan nila yang lebih efektif dan berkelanjutan.