Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Teknik Produksi Naupli Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) di Hatchery CV. Pacific Andre Anton (PAA) Kabupaten Situbondo Provinsi Jawa Timur Ardiansyah Maulana Ahmad; Teguh Harijono; Kartika Primasari
JURNAL RISET RUMPUN ILMU HEWANI Vol. 4 No. 1 (2025): April : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Hewani
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrih.v4i1.4653

Abstract

Whiteleg shrimp (Litopenaeus vannamei) is a leading commodity in the aquaculture sector with high economic value. To support shrimp farming productivity, the provision of high-quality seed stock must begin with optimal nauplius production techniques. This study aims to examine the nauplius production process of L. vannamei at the CV. Pacific Andre Anton (PAA) hatchery in Situbondo, East Java, covering stages such as media preparation, broodstock management, spawning, egg hatching, and nauplius harvesting. The methods used were observation, interviews, and active participation during the internship program. Observations revealed that natural spawning was conducted using a male-to-female broodstock ratio of 3:1–5:1, with broodstock aged at least 8 months. Over one month of production, a total of 51,418,901 eggs were produced, with a hatching rate of 87% and nauplius yield reaching 44,954,325. Key success factors in nauplius production include broodstock quality, eyestalk ablation technique, strict water quality management, high-nutrition feeding, and the implementation of biosecurity protocols. The findings indicate that the nauplius production techniques applied at CV. PAA meet established standards and can serve as a reference for developing L. vannamei hatchery operations.
PELATIHAN PEMBUATAN KERAMBA JARING APUNG (KJA) UNTUK PEMBESARAN IKAN NILA (Oreochromis niloticus) SEBAGAI SOLUSI MINIM PANEN AKIBAT PREDASI Moh. Zainal Arifin; Putri Nurhanida Rizky; Annisa’ Bias Cahyanurani; Atika Marisa Halim; Asep Akmal Aonullah; Kartika Primasari; Anna Fauziah; Nasuki; Agus Widodo; Yvonne Indrajati Pattinaja; IGP Gede Rumayasa Yudana; Nazran; Adhiyaksa Arya Wiguna; Syahrul Ramadhan
Indonesian Journal of Fisheries Community Empowerment Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v6i2.10418

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pembudidaya ikan nila dalam penerapan teknologi Keramba Jaring Apung (KJA) sebagai solusi untuk mengurangi kehilangan ikan akibat predasi di Desa Segoro Tambak, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah tingginya tingkat predasi pada sistem budidaya kolam tanah oleh biawak, ular air, dan burung pemangsa yang berdampak pada rendahnya hasil panen. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui penyuluhan, pelatihan praktik pembuatan KJA, pendampingan budidaya, serta monitoring dan evaluasi kegiatan. Sebanyak 3.600 ekor benih ikan nila ditebar pada tiga unit KJA dengan pemeliharaan secara intensif. Hasil monitoring menunjukkan bahwa ikan nila mengalami pertumbuhan yang baik dengan bobot akhir mencapai 180–250 g per ekor menjelang panen serta tingkat kelangsungan hidup (survival rate) sebesar 90%. Kondisi kualitas air selama pemeliharaan juga berada pada kisaran optimal untuk pertumbuhan ikan nila. Selain itu, penggunaan KJA dinilai mampu mengurangi risiko predasi dan mempermudah pengelolaan budidaya dibandingkan sistem kolam tanah tradisional. Secara umum, kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapan masyarakat dalam menerapkan teknologi budidaya ikan nila yang lebih efektif dan berkelanjutan.