Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penggunaan Alat Pelindung Diri Pada Pekerja Kelapa Sawit Elvaro Islami Muryadi; Monica Andriani
SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecelakaan kerja di industri kelapa sawit di Indonesia masih tergolong tinggi.Hal ini diakibatkan karena potensi risiko dari alat kerja, lingkungan kerja dan lain-lain. Sebagian besar penyebab dari terjadinya kecelakaan kerja di perusahaan ini adalah kelalaian dalam menggunakan alat pelindung diri.(APD) dan juga kurangnya informasi mengenai keselamatan dan kecelakaan kerja (K3). Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional dengan uji chi-square menggunakan derajat kepercayaan 95%. Metode penelitian inidilakukan dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 83 responden. Hasil uji statistik didapatkan terdapat hubungan promosi keselamatan dan kesehatan kerja dengan tingkat pengetahuan pekerja tentang penggunaan alat pelindung diri p value 0,000 (p <0,05), terdapat hubungan tingkat pengetahuan dengan tingkat kepatuhan pekerja tentang penggunaan alat pelindung diri p value 0,000 (p <0,05), terdapat hubungan promosi keselamatan dan kerja dengan sikap pekerja tentang penggunaan alat pelindung diri p value 0,002 (p <0,05), terdapat hubungan sikap dengan tingkat kepatuhan pekerja tentang penggunaan alat pelindung diri p value 0,000 (p <0,05), terdapat hubungan promosi keselamatan dan kesehatan kerja dengan tingkat kepatuhan pekerja tentang penggunaan alat pelindung diri p value 0,001 (p <0,05).
Penerapan Promosi Kesehatan tentang Pencegahan Covid-19 Berdasarkan Piagam Ottawa Di MA Al Baqiyatush Shalihat Kuala Tungkal Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun 2021 Elvaro Islami Muryadi; Nur Ufuwana Wandira
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 2 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) telah menjadi masalah kesehatan global dan telah terjadi di lebih dari 200 negara dunia, termasuk Indonesia. Segala upaya telah dilakukan untuk mencegah penularan COVID-19. Pada mulanya pemerintah Indonesia memberlakukan adanya pembelajaran jarak jauh (PJJ), namun kemudian keluarkannya penyesuaian zonasi untuk pembelajaran tatap muka maka perlu dilakukan evaluasi penerapan promosi kesehatan berdasarkan piagam ottawa agar memutus rantai penyebaran Covid-19. Penelitian ini bertujuan mengetahui Penerapan Promosi Kesehatan Tentang Pencegahan Covid-19 Berdasarkan Piagam Ottawa di Madrasah Aliyah (MA) Pondok Pesantren Al Baqiyatush Shalihat Kuala Tungkal. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan rancangan Fenomenologi dengan Teknik wawancara mendalam dan observasi. Pengambilan subjek berdasarkan Teknik Purposive Sampling sehingga diperoleh informan sebanyak 6 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan strategi promosi kesehatan tentang pencegahan Covid-19 berdasarkan piagam Ottawa telah berjalan dengan baik diantaranya kebijakan berwawasan kesehatan, lingkungan yang mendukung, reorientasi pelayanan kesehatan dan Gerakan masyarakat sedangkan keterampilan individu berjalan cukup baik. Secara keseluruhan MA Al-Baqiatush Shalihat telah berjalan dengan baik dalam melaksanakan lima sarana aksi promosi kesehatan meskipun terdapat satu aspek yang cukup baik yaitu keterampilan individu. MA Al-Baqiatush Shalihat diharapkan dapat meningkatkan keterampilan individu dengan cara mengadakan penyuluhan dan pelatihan bekerjasama dengan sektor terkait dalam pencegahan Covid-19.
Hubungan Beban Kerja dan Lingkungan Kerja Terhadap Stres Kerja pada Perawat dan Bidan di Puskesmas Rantau Rasau Kabupaten Tanjung Jabung Timur Tahun 2022 Ribka Stia Kristina; Elvaro Islami Muryadi
SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 2 (2022): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stres merupakan salah satu gangguan kesehatan yang sering terjadi didunia kerja. Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) menyatakan bahwa 50,9% Perawat menderita stres kerja yang disebabkan tidak memiliki waktu untuk beristirahat, beban kerja yang cukup tinggi, dan membutuhkan waktu yang panjang untuk menyelesaikan tugas dan merasa lelah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan beban kerja dan lingkungan kerja terhadap stres kerja pada bidan dan perawat di puskesmas rantau rasau. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitik yang menggunakan teknik total sampling dengan jumlah 47 sampel. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat dan bidan yang bekerja di puskesmas rantau rasau kabupaten tanjung jabung timur pada tahun 2022. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan metode kuesioner dan dianalisis dengan analisis deskriptif, univariat, dan bivariat. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 28 responden (59,6%) dari 47 responden mengalami stres kerja, sedangkan 19 responden (44%) lainnya tidak mengalami stres kerja. Hasil dari uji statistik menunjukan adanya hubungan yang bermakna antara beban kerja terhadap stres kerja dengan nilai p value = 0,017. dan untuk variabel lingkungan kerja dengan nilai p value = 0,635 menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara lingkungan kerja terhadap stres kerja. Variabel lingkungan kerja yang digunakan dalam penelitian ini belum dapat membuktikan adanya stres kerja pada bidan dan perawat di Puskesmas Rantau Rasau; dan oleh karenanya, peneliti selanjutnya dapat menggunakan indikator lain yang berkaitan dengan lingkungan kerja untuk mencapai hasil yang signifikan.
Penerapan Promosi Kesehatan tentang Pencegahan Covid-19 Berdasarkan Piagam Ottawa Di MA Al Baqiyatush Shalihat Kuala Tungkal Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun 2021 Elvaro Islami Muryadi; Nur Ufuwana Wandira
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 2 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) telah menjadi masalah kesehatan global dan telah terjadi di lebih dari 200 negara dunia, termasuk Indonesia. Segala upaya telah dilakukan untuk mencegah penularan COVID-19. Pada mulanya pemerintah Indonesia memberlakukan adanya pembelajaran jarak jauh (PJJ), namun kemudian keluarkannya penyesuaian zonasi untuk pembelajaran tatap muka maka perlu dilakukan evaluasi penerapan promosi kesehatan berdasarkan piagam ottawa agar memutus rantai penyebaran Covid-19. Penelitian ini bertujuan mengetahui Penerapan Promosi Kesehatan Tentang Pencegahan Covid-19 Berdasarkan Piagam Ottawa di Madrasah Aliyah (MA) Pondok Pesantren Al Baqiyatush Shalihat Kuala Tungkal. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan rancangan Fenomenologi dengan Teknik wawancara mendalam dan observasi. Pengambilan subjek berdasarkan Teknik Purposive Sampling sehingga diperoleh informan sebanyak 6 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan strategi promosi kesehatan tentang pencegahan Covid-19 berdasarkan piagam Ottawa telah berjalan dengan baik diantaranya kebijakan berwawasan kesehatan, lingkungan yang mendukung, reorientasi pelayanan kesehatan dan Gerakan masyarakat sedangkan keterampilan individu berjalan cukup baik. Secara keseluruhan MA Al-Baqiatush Shalihat telah berjalan dengan baik dalam melaksanakan lima sarana aksi promosi kesehatan meskipun terdapat satu aspek yang cukup baik yaitu keterampilan individu. MA Al-Baqiatush Shalihat diharapkan dapat meningkatkan keterampilan individu dengan cara mengadakan penyuluhan dan pelatihan bekerjasama dengan sektor terkait dalam pencegahan Covid-19.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penggunaan Alat Pelindung Diri Pada Pekerja Kelapa Sawit Elvaro Islami Muryadi; Monica Andriani
SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecelakaan kerja di industri kelapa sawit di Indonesia masih tergolong tinggi.Hal ini diakibatkan karena potensi risiko dari alat kerja, lingkungan kerja dan lain-lain. Sebagian besar penyebab dari terjadinya kecelakaan kerja di perusahaan ini adalah kelalaian dalam menggunakan alat pelindung diri.(APD) dan juga kurangnya informasi mengenai keselamatan dan kecelakaan kerja (K3). Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional dengan uji chi-square menggunakan derajat kepercayaan 95%. Metode penelitian inidilakukan dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 83 responden. Hasil uji statistik didapatkan terdapat hubungan promosi keselamatan dan kesehatan kerja dengan tingkat pengetahuan pekerja tentang penggunaan alat pelindung diri p value 0,000 (p <0,05), terdapat hubungan tingkat pengetahuan dengan tingkat kepatuhan pekerja tentang penggunaan alat pelindung diri p value 0,000 (p <0,05), terdapat hubungan promosi keselamatan dan kerja dengan sikap pekerja tentang penggunaan alat pelindung diri p value 0,002 (p <0,05), terdapat hubungan sikap dengan tingkat kepatuhan pekerja tentang penggunaan alat pelindung diri p value 0,000 (p <0,05), terdapat hubungan promosi keselamatan dan kesehatan kerja dengan tingkat kepatuhan pekerja tentang penggunaan alat pelindung diri p value 0,001 (p <0,05).
Hubungan Beban Kerja dan Lingkungan Kerja Terhadap Stres Kerja pada Perawat dan Bidan di Puskesmas Rantau Rasau Kabupaten Tanjung Jabung Timur Tahun 2022 Ribka Stia Kristina; Elvaro Islami Muryadi
SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 2 (2022): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stres merupakan salah satu gangguan kesehatan yang sering terjadi didunia kerja. Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) menyatakan bahwa 50,9% Perawat menderita stres kerja yang disebabkan tidak memiliki waktu untuk beristirahat, beban kerja yang cukup tinggi, dan membutuhkan waktu yang panjang untuk menyelesaikan tugas dan merasa lelah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan beban kerja dan lingkungan kerja terhadap stres kerja pada bidan dan perawat di puskesmas rantau rasau. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitik yang menggunakan teknik total sampling dengan jumlah 47 sampel. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat dan bidan yang bekerja di puskesmas rantau rasau kabupaten tanjung jabung timur pada tahun 2022. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan metode kuesioner dan dianalisis dengan analisis deskriptif, univariat, dan bivariat. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 28 responden (59,6%) dari 47 responden mengalami stres kerja, sedangkan 19 responden (44%) lainnya tidak mengalami stres kerja. Hasil dari uji statistik menunjukan adanya hubungan yang bermakna antara beban kerja terhadap stres kerja dengan nilai p value = 0,017. dan untuk variabel lingkungan kerja dengan nilai p value = 0,635 menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara lingkungan kerja terhadap stres kerja. Variabel lingkungan kerja yang digunakan dalam penelitian ini belum dapat membuktikan adanya stres kerja pada bidan dan perawat di Puskesmas Rantau Rasau; dan oleh karenanya, peneliti selanjutnya dapat menggunakan indikator lain yang berkaitan dengan lingkungan kerja untuk mencapai hasil yang signifikan.
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN POSYANDU LANSIA DENGAN TINGKAT KEPUASAN LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PETALING JAYA Gita Noviyanti; Nia Nurzia; Elvaro Islami Muryadi
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 4 (2026): Volume 4, Nomor 4, Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v4i4.63019

Abstract

Posyandu lansia berfungsi sebagai sarana pelayanan kesehatan esensial untuk kelompok usia lanjut. Mutu layanan yang disajikan berpotensi kuat menentukan persepsi kepuasan para lansia sebagai pengguna jasa. Penelitian ini dirancang untuk menganalisis keterkaitan antara mutu pelayanan Posyandu Lansia dengan tingkat kepuasan peserta lansia di area kerja Puskesmas Petaling Jaya. Desain penelitian yang diterapkan adalah observasional analitikal melalui pendekatan potong silang (cross-sectional). Sebanyak 55 individu lansia direkrut sebagai responden menggunakan teknik sampel jenuh (total sampling). Data dihimpun lewat instrumen kuesioner dan diuji secara statistik dengan tes Chi-Square pada ambang signifikansi 95% (α = 0,05). Temuan empiris mengindikasikan bahwa 89,1% partisipan menilai mutu layanan masuk dalam kategori baik, serta 83,6% menyatakan puas atas layanan yang diperoleh. Pengujian Chi-Square menghasilkan p-value < 0,001 (p < 0,05), yang membuktikan adanya korelasi bermakna secara statistik antara mutu pelayanan Posyandu Lansia dan derajat kepuasan responden. Hal ini memperjelas bahwa semakin optimal mutu layanan yang disajikan, semakin tinggi pula kepuasan yang dirasakan lansia. Oleh sebab itu, pemeliharaan serta optimalisasi mutu pelayanan secara berkelanjutan menjadi kunci utama dalam mendongkrak kepuasan lansia terhadap fasilitas kesehatan primer.
HUBUNGAN SUMBER AIR MINUM DAN TINGKAT PENDIDIKAN ORANG TUA DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI PUSKESMAS PUTRI AYU Deslin Nadia; Dewi Riastawaty; Elvaro Islami Muryadi
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 4 (2026): Volume 4, Nomor 4, Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v4i4.63333

Abstract

Isu morbiditas dan mortalitas balita hingga kini masih lekat dengan tingginya prevalensi diare, yang digerakkan secara masif oleh faktor sosio-lingkungan. Data tahun 2024 mencatat bahwa area pelayanan Puskesmas Putri Ayu di Kota Jambi menduduki posisi puncak dalam kasus diare balita dengan total 279 kejadian. Bertolak dari urgensi tersebut, penelitian ini bertujuan mengkaji keterkaitan antara penggunaan fasilitas air minum serta latar belakang edukasi orang tua terhadap manifestasi diare pada balita di lingkup kerja Puskesmas Putri Ayu, Kota Jambi. Pendekatan kuantitatif dengan kerangka analitik korelasional serta metode potong lintang (cross-sectional) diaplikasikan dalam studi ini. Melalui prosedur penarikan sampel acak sederhana (simple random sampling), terkumpul total 38 responden. Mayoritas partisipan menggunakan sarana air minum yang belum memenuhi baku mutu kesehatan (60,5%), berada pada kategori pendidikan formal rendah (65,8%), serta mendapati 65,8% balita mereka terserang diare. Analisis bivariat lebih lanjut mengonfirmasi adanya keterkaitan yang signifikan secara statistik antara variabel sumber air minum dan kejadian diare pada balita (). Asosiasi bermakna yang serupa turut teridentifikasi pada variabel tingkat pendidikan orang tua terhadap prevalensi diare balita ().