Hera Wahdah Humaira
Universitas Muhammdiyah SUkabumi

Published : 29 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

KONSTRUKSI NILAI-NILAI SYUKUR DALAM LIRIK LAGU (ANALISIS SEMIOTIKA FERDINAND DE SAUSSURE PADA LIRIK LAGU “CUKUP LEBIH BAIK”) Hera Wahdah Humaira; Asep Firdaus; Fauziah Suparman
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 6, No 2 (2022): JURNAL LITERASI OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.768 KB) | DOI: 10.25157/literasi.v6i2.7346

Abstract

 AbstrakLirik lagu merupakan puisi indah yang dinyanyikan. Para pendengar cenderung menikmati lagu karena indah dan asyik didengar padahal banyak lagu karya ade govinda memberikan makna yang positif. Sehingga penelitian ini dilatarbelakangi oleh keinginan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat atau pendengar tentang lagu Ade Govinda salah satunya lagu “Cukup Lebih Baik”untuk memahami makna tersirat dan tersurat dalam karya karya beliau. Tujuan penelitian ini yaitu yang pertama untuk menganalisis unsur fisik dalam lirik lagu “cukup lebih baik”yang kedua untuk menganalisis unsur batin pada lirik lagu “cukup lebih baik” dan yang terakhir untuk mengetahui nilai-nilai syukur yang terdapat pada lirik lagu “cukup lebih baik” metode penelitian yang digunakan adalah teknik deskriptif kualitatif dengan teknik pengambilan data primer dan sekunder sementara teknik analisis data dengan cara analisis semiotika Ferdinand de Sausuure. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur fisik yang terdiri dari diksi dalam lagu ini adalah denotatif dan konotatif, citraan/imaji dalam lirik lagu ini yang paling dominan adalah imaji perasaan, majasnya yaitu paralelisme dan personifikasi, kata konkret dalam lirik ini yaitu lebih baik cukup, tipografi yang digunakan huruf besar kecil dan tanda baca lengkap.  Sementara rima yang dipakai penyair dalam puisi ini merupakan rima bebas karena suku kata yang ditetapkan penyair adalah bebas. Pada unsur batin meliputi tema dalam lirik lagu ini yaitu rasa syukur kemudian nada sendu dan syahdu Rasa yang tergambar dalam lirik lagu tersebut mengungkapkan rasa bahagia pada diri penulis kemudian amanatnya adalah rasa cukup dengan apa yang dimiliki melahirkan kesyukuran. Pada unsur nilai syukur yaitu penulis merekonstruksi hubungan tanda dan penanda adalah pada setiap larik cukup yang mengandung nilai syukur.Kata kunci : Konstruksi, Lirik lagu, Nilai syukur, Semiotika    CONSTRUCTION OF GRATITUDE VALUES IN SONG LYRICS (FERDINAND DE SAUSSURE SEMIOTICS ANALYSIS OF “BETTER ENOUGH” SONG LYRICS) Abstract Song lyrics are beautiful poems that are sung. Listeners tend to enjoy songs because they are beautiful and fun to listen to, even though many songs by ade govinda have a positive meaning. So that this research is motivated by the desire to provide an understanding to the public or listeners about Ade Govinda's songs, one of which is the song "Enough is Better" to understand the implied and explicit meanings in his works. The purpose of this study is that the first is to analyze the physical elements in the lyrics of the song "pretty better", the second is to analyze the inner element in the lyrics of the song "pretty better" and the last is to find out the values of gratitude contained in the lyrics of the song "pretty better." "The research method used is a qualitative descriptive technique with primary and secondary data collection techniques, while the data analysis technique is using Ferdinand de Sausuure's semiotic analysis. The results show that the physical elements consisting of diction in this song are denotative and connotative, the imagery in the lyrics of this song is the most dominant image of feeling, the figure of speech is parallelism and personification, the concrete words in this lyrics are better enough, typography is capital letters and full punctuation are used. Meanwhile, the rhyme used by the poet in this poem is free rhyme because the syllables set by the poet are free. The inner element includes the theme in the lyrics of this song, namely gratitude, then the tone is sad and solemn. The feeling depicted in the lyrics of the song expresses a sense of happiness in the author, then the message is a sense of being content with what one has, giving birth to gratitude. On the element of gratitude value, the writer reconstructs the relationship between the sign and the marker, that each array contains enough gratitude value.Keywords : Construction, Song Lyrics, Gratitude Value, Semiotics
ANALISIS DEIKSIS DALAM NOVEL SABTU BERSAMA BAPAK KARYA ADHITYA MULYA Sakina Nadratunnisa; Asep Firdaus; Hera Wahdah Humaira
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 6, No 2 (2022): JURNAL LITERASI OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.735 KB) | DOI: 10.25157/literasi.v6i2.7927

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis deiksis dalam novel Sabtu Bersama Bapak karya Adhitya Mulya. Jenis-jenis deiksis dalam penelitian ini meliputi deiksis persona, deiksis tempat, deiksis waktu, deiksis wacana, dan deiksis sosial. Menentukan makna dari suatu kata atau frasa yang menjadi latar belakang penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dalam novel yang diteliti berjudul Sabtu Bersama Bapak terdapat kelima jenis deiksis sesuai dengan teori tentang deiksis yakni deiksis persona orang pertama meliputi saya, aku, gue, gua, I, i’m, me, ane, kami, dan kita. Deiksis persona orang kedua meliputi kamu, anda, kau, elo, lo, lu, elu, kamuh, ente, you dan kalian. Deiksis persona orang ketiga meliputi dia, ia, dan mereka. Deiksis tempat meliputi di sana, di sini, ke sana, ke sini, dan di situ. Deiksis waktu meliputi dua hari yang lalu, saat ini, sekarang, setiap Sabtu sore, setiap minggu, tadi, kemarin, nanti, besok, dulu, hari ini, dan lain-lain. Deiksis wacana anafora meliputi dia, ia, nya, dan mereka. Deiksis wacana katafora meliputi dia, nya, dan mereka, serta deiksis sosial meliputi remaja, bungsu, kakang, jomlo, ustaz, beliau, paman, tante, saudara sepupu, nelayan, suami, janda, karyawan, juragan warung, jeng, MC, dokter, sales, dan lain sebagainya.
Peran Pengajaran Bahasa Berbasis Drama dalam Meningkatkan Kemampuan Presentasi Peserta Didik Hera Wahdah Humaira; Syihabuddin Syihabuddin; Vismaia S. Damaianti; Sumiyadi Sumiyadi
Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 5 No 4 (2022)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/diglosia.v5i4.537

Abstract

This study aimed to study the effect of drama-based language teaching on students' presentation skills in college. This study used a quasi-experimental method by dividing two groups of participants, namely experimental and control. The samples involved in this study were 100 students from semester 5, divided into 2 groups with the composition of each group of 50 students. The experimental group received a drama-based teaching intervention and was assigned to perform live drama at the end of the semester, while the control group did not. The research results show that drama-based language teaching contributes significantly to students' presentation skills. The improvement in presentation skills is seen in the presentation aspect, namely organization, adaptability, and presentation content. It can be concluded that the intervention of language teaching through drama can improve students' oral language skills or presentation skills. This study implies that in supporting academic activities, students' speaking skills can use drama as an alternative, especially for students who take language studies programs.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERBASIS AUDIO VISUAL DAN KOMIK STRIP DENGAN METODE GUIDED DISCOVERY LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS RESENSI SISWA KELAS XI SMA Hilima Luthfia; Hera Wahdah Humaira; Fauziah Suparman
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 6, No 2 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru perlu menciptakan pembelajaran yang menarik di kelas, demi terciptanya aktivitas belajar yang menyenangkan. Salah satunya dengan menggunakan media pembelajaran yang disesuaikan dengan karakteristik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Siswa (LKS) berbasis audio visual dan komik strip dengan metode guided discovery learning dalam pembelajaran menulis resensi siswa kelas XI SMA. Jenis penelitian yang digunakan merupakan penelitian dan pengembangan atau research and development (R&D), dengan menggunakan model pengembangan ADDIE, yaitu Analysis, design, development, implementation, dan evaluation. LKS diujicobakan kepada 32 siswa di SMA. LKS yang dihasilkan terbukti sangat valid dengan rata-rata nilai 90% dan kepraktisan LKS berdasarkan respon siswa dan guru terbukti 88,42% berkategori sangat praktis. Selain itu, LKS terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa, berdasarkan hasil analisis N-Gain terhadap nilai pretest dan posttest siswa menghasilkan bahwa LKS terbukti efektif dengan memperoleh nilai N-Gain 0,715. Kata Kunci: R&D, Lembar Kerja Siswa, Guided Discovery Learning, Audio Visual, Komik Strip. Teachers need to create interesting learning in the classroom, for creating fun learning activities. One of them is by using learning media that is adapted to the characteristics of students. This study aims to develop Student Worksheets based on audio-visual and comic strips with guided discovery learning methods in learning to write reviews for class XI high school students. The type of research used is research and development (R&D), using the ADDIE development model, namely Analysis, design, development, implementation, and evaluation. The Student Worksheets was tested on 32 students in high school. The resulting of Student Worksheets proved to be very valid with an average value of 90% and the practicality of the Student Worksheets based on student and teacher responses proved to be 88.42% categorized as very practical. In addition, the Student Worksheets proved to be effective in improving student learning outcomes, based on the results of the N-Gain analysis of the students' pretest and posttest scores, which showed that the Student Worksheets proved effective by obtaining an N-Gain score of 0.715 Keywords: R&D, student worksheet, guided discovery learning, audio visual, comic strip
Analysis of the Indonesian Language Proficiency Test of Muhammadiyah Vocational High School Students in Sukabumi Hera Wahdah Humaira; Asep Firdaus
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 4 (2025): Penulis dari 3 negara (Indonesia, Jerman dan Turki)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i4.6990

Abstract

This study aims to analyze the Indonesian language proficiency of students at Muhammadiyah Vocational High School (SMK) Sukabumi through the Indonesian Language Proficiency Test (UKBI). Previous studies have mainly focused only on reading proficiency at the senior high school level, whereas this research covers overall language competence, differences in performance across the domains of listening, grammatical response, and reading, the factors influencing test results, and their relevance to Indonesian language learning needs at the vocational level. This research employed a quantitative descriptive method, involving 46 students as participants. Data were collected through a manual UKBI using a paper-based test format. The results show that the majority of students fall into the Intermediate (Semenjana) category (60.87%) and Marginal category (17.39%), while only 6.52% achieved the Excellent (Unggul) level. Domain analysis revealed that listening skills were relatively stronger, while reading and grammatical response skills were lower. Factors influencing performance included learning motivation, literacy exposure, teaching methods, social background, and everyday language use. This study highlights the importance of implementing literacy-based learning and practical language use to improve the language competence of vocational students.
DAMPAK MODEL MEMBACA TERPANDU BERBASIS GENAI-SYNTHESIA TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA, MOTIVASI MEMBACA, DAN PERSEPSI SISWA Hera Wahdah Humaira; Iin Khairunnisa
INDONESIA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Volume 7 Number 2 June 2026
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/indonesia.v7i2.83488

Abstract

Thisstudy investigated the impact of a GenAI-synthesia-based guided reading model and cultural content on students' reading ability, motivation, and perspectives. The research method used in this study was a quasi-experiment involving 200 high school students. The instruments used included textual and inferential reading assessments, a reading motivation assessment scale, texts containing local cultural content, and GenAI-Synthesia. This study also collected qualitative data through interviews with several participants. Data analysis used descriptive statistics, independent-samples t-tests, chi-square tests, and qualitative analysis of interview results. The research findings indicate that the GenAI-synthesia-based guided reading model can improve reading ability, motivation, and positive perspectives. The integration of cognitive and practical activities in supporting reading skills contributes significantly to reading competence. Positive perspectives on the intervention were evident in its role in enriching cultural knowledge, encouraging the sharing of understanding and experiences, and improving life skills in the community. This study suggests that integrating technology with texts containing local cultural content can significantly improve reading ability.
PENGARUH MODEL EXPERIENTIAL LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS PERSUASI SISWA KELAS VIII SMP AL-MASYHAD Leni Imelia; Hera Wahdah Humaira; Deden Ahmad Supendi
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 12 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v12i3.10845

Abstract

Pembelajaran yang bermakna melibatkan pengalaman siswa perlu ditingkatkan, terutama dalam pembelajaran bahasa Indonesia yang tidak hanya belajar pengetahuan saja, melainkan dapat menginterpretasi dan menginternalisasi teks melalui keterampilan menulis siswa. Pembelajaran bahasa Indonesia berbasis teks yang dikaitkan dengan pengalaman nyata melalui penggunaan model experiential learning dapat dijadikan sebagai sumber belajar untuk membantu siswa mengembangkan kemampuan menulis. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penggunaan model experiential learning terhadap kemampuan menulis siswa kelas VIII SMP Al-Masyhad. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, selanjutnya peneliti menggunakan jenis eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Penggunaan model experiential learning untuk meningkatkan kemampuan menulis siswa dapat diketahui dari pelaksanaan pretest dan posttest. Hasil penelitian yaitu nilai rata-rata yang diperoleh dari hasil pretest sebesar 51,97, sedangkan hasil posttest memperoleh nilai rata-rata sebesar 71,45. Selanjutnya dilakukan uji N-gain untuk mengetahui selisih dari nilai pretest posttest yaitu memperoleh N-gain 0,4245 berkategori sedang. Sedangkan untuk pengujian hipotesis membandingkan antara dengan  yaitu diperoleh hasil lebih besar dari  yaitu (15,997 > 2,042), sementara berdasarkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, maka H0 ditolak. Hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan antara sebelum diberikan perlakuan dan setelah diberikan perlakuan sehingga model experiential learning berpengaruh terhadap kemampuan menulis siswa kelas VIII SMP Al-Masyhad. Kata kunci: experiential learning, kemampuan menulis persuasi
PENGGUNAAN BAHASA TUTURAN PERSUASIF DALAM DAKWAH Hera Wahdah Humaira; Deden Ahmad Supendi; Nurlaela Agustin; Resti Muliyani
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v13i1.11140

Abstract

Tuturan dalam sebuah komunikasi tentunya dapat bermaksud persuasif, karena seorang pendakwah menyampaikan tuturan bermaksud menyiarkan ajaran agama kepada pendengar (mad’u). Di Kota Sukabumi khususnya di Universitas Muhammadiyah Sukabumi Organisasi Muhammadiyah berkembang sesuai dengan visi misi persyarikatan. Maka, perlu diadakan penelitian yang mengkaji bahasa persuasif para pendakwah Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Sukabumi baik dalam pengajian rutin hari Rabu. Adapun tujuan utama penelitian ini yaitu mengetahui gaya bahasa persuasif pada pendakwah di Universitas Muhammadiyah Sukabumi dan tujuan kedua mengetahui seberapa banyak jenis gaya bahasa yang digunakan oleh pendakwah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini akan mendeskripsikan penggunaan gaya bahasa persuasif para pendakwah Universitas Muhammadiyah Sukabumi. Dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan metode simak, transkripsi, dan catat. Metode simak dibatasi hanya pada teknik rekam saja, teknik rekam ini digunakan untuk merekam penggunaan bahasa para pendakwah, yang seterusnya akan ditransipsikan dan dianalisis. Berdasarkan data hasil penelitian didapat rata-rata penggunaan bahasa dakwah persuasif yang digunakan yaitu taklim dan tarbiyah sebanyak 50%, tadzkir dan tanbih sebanyak 12,50 %, targhib dan tabsyir sebanyak 18,75 %, qashash dan riwayah sebanyak 6,25 %, dan amar nahi sebanyak 12,50 %. Pendakwah lebih sering menggunakan bahasa dakwah yang mengarah kepada Taklim dan Tarbiyah yang merupakan gaya bahasa dakwah dengan metode mengajar dan mendidik.Kata kunci: Bahasa persuasif; tuturan; dakwah
PENGARUH MODEL SNOWBALL THROWING BERBANTUAN MEDIA KOTAK MISTERI TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS BIOGRAFI SISWA KELAS X DI SMA MUHAMMADIYAH KOTA SUKABUMI Novia Febriyani; Hera Wahdah Humaira; Fauziah Suparman
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 No. 03, September 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.57839

Abstract

Writing biographical texts is an essential competency in Indonesian language learning; however, students' writing skills remain relatively low due to teacher-centered instruction and the limited use of innovative learning models and media. This study aimed to examine the effect of the Snowball Throwing learning model assisted by the Mystery Box media on the biographical writing skills of tenth-grade students at SMA Muhammadiyah Sukabumi City. This study employed a quantitative approach using a quasi-experimental method with a Nonequivalent Control Group Design. The sample consisted of 29 students, including 16 students in the experimental class and 13 students in the control class. Data were collected through biographical writing tests, classroom observations, and documentation, and analyzed using descriptive statistics and the Mann–Whitney U test. The findings revealed an Asymp. Sig. (2-tailed) value of 0.001 (<0.05), indicating a significant difference between the experimental and control groups. Therefore, the Snowball Throwing learning model assisted by the Mystery Box media was proven effective in improving students' biographical writing skills through active, collaborative, and student-centered learning.