Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DESAIN SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN (Studi Empiris Pada Perusahaan Berstandar Nasional Indonesia) Purwanto, Marini; Lindrawati, Lindrawati
Seminar Nasional Ilmu Terapan Vol 2 No 1 (2018): Seminar Nasional Ilmu Terapan (SNITER) 2018
Publisher : Universitas Widya Kartika Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.82 KB)

Abstract

Informasi akuntansi berperan efektif dalam mendukung proses manajemen dan informasi akuntansi manajemen dan sistem pengendalian manajemen. Beberpa faktor situasional dapat mempengruhi desain sistem pengendalian manajemen Ada enam faktor yang mempengaruhi desain sistem pengendalian manajemen yaitu lingkungan bisnis, teknologi,struktur organisasi, ukuran organisasi, strategi bisnis, budaya yang sering disebut kontektual atau variable kontinjensi yang digunakan pada pendekatan enelitian ini ingin menguji apakah lingkungan bisnis, teknologi,struktur organisasi, ukuran organisasi, strategi bisnis, budaya mempengaruhi desan sistem pengendalian manajemen. Penelitian ini menggunakan sampel perusahaan manaufaktur yang memiliki sertfikat SNI di Indonesia. Penelitian ini merepresentasikan sampel penelitian secara random 26 manajer dari hasil mail survey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan bisnis, teknologi,struktur organisasi, ukuran organisasi, strategi bisnis, budaya mempengaruhi desan sistem pengendalian manajemen. Beberapa factor tesebut dapat menciptakan konflik pada desain sistem pengendalian manajemen Organisasi harus peka terhadap faktor situasional.
Pengaruh Family Ownership dan Direktur Independen Terhadap Kinerja Perusahaan Pranata, Jimmy; Purwanto, Marini; Lindrawati, Lindrawati
Seminar Nasional Ilmu Terapan Vol 3 No 1 (2019): Seminar Nasional Ilmu Terapan (SNITER) 2019
Publisher : Universitas Widya Kartika Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.219 KB)

Abstract

Family ownership menjadi topik menarik untuk diteliti pada perusahaan di Indonesia, penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui apakah family ownership dan direktur independen memiliki pengaruh terhadap kinerja perusahaan. Family ownership adalah perusahaan yang kepemilikannya dimiliki oleh keluarga lebih dari 20% hak suara. Perusahaan kepemilikan keluarga atau family ownership mempunyai beberapa kelebihan dibanding perusahaan non kepemilikan keluarga, seperti perusahaan keluarga memiliki agency problem dan perusahaan kepemilikan keluarga memiliki loyalitas yang tinggi terhadap perusahaan. Direktur independen merupakan suatu jabatan yang bertugas untuk meningkatkan transparansi dan mengawasi kegiatan perusahaan berjalan efektif dan efisien. Kinerja perusahaan merupakan kemampuan perusahaan dalam mengelolah sumber daya dalam meningkatkan kinerja. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan hipotesis. Sampel penelitian ini diambil dari data perusahaan sektor non keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun periode 2015-2017. Sampel yang digunakan sebanyak 576 data perusahaan dan data tersebut diolah menggunakan teknik purposive sampling serta menggunakan teknik analisis data yaitu regresi linier berganda. Family ownership diukur dengan cara melihat data laporan tahunan perusahaan dan memeriksa struktur kepemilikan perusahaan serta memeriksa susunan dewan direksi perusahaan. Direktur independen diukur dengan menghitung serta membandingkan jumlah direktur independen yang ada dengan total anggota dewan direksi. Kinerja perusahaan diukur dengan menggunakan Return on Asset. Hasil penelitian menunjukkan bahwa family ownership tidak berpengaruh terhadap kinerja perusahaan serta direktur independen berpengaruh negatif terhadap kinerja perusahaan.
DETERMINAN DALAM AUDIT REPORT LAG Candra, Christian Aristo; Purwanto, Adriana Marini; Lindrawati, Lindrawati
Seminar Nasional Ilmu Terapan Vol 4 No 1 (2020): Seminar Nasional Ilmu Terapan (SNITER) 2020
Publisher : Universitas Widya Kartika Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1143.5 KB)

Abstract

Perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia harus wajib menerbitkan laporan keuangan pada setiap akhir periode akuntansi sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada pihak pemangku kepentingan. Informasi yang disajikan tentunya harus relevan dan tepat waktu. Ketepatan waktu dipengaruhi oleh waktu penyelesaian audit laporan keuangan. Determinan yang dapat mempengaruhi ketepatan waktu sehingga dapat mengurangi tingkat relevansi mengenai informasi yang disajikan dalam laporan keuangan adalah audit report lag. Audit report lag menandakan lamanya waktu yang diperlukan oleh auditor untuk menyelesaikan pekerjaan auditnya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh ukuran perusahaan, ukuran komite audit, dan audit tenure terhadap audit report lag. Objek penelitian adalah perusahaan manufaktur pada sektor industri dasar dan kimia sejenisnya yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2016-2018 sebanyak 49 perusahaan yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Desain penelitian yang dipakai yaitu penelitian kuantitatif. Metode pengumpulan data pada penelitian ini adalah dokumentasi yang dilakukan dengan mengumpulkan data laporan keuangan perusahaan melalui website resmi Bursa Efek Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh negatif terhadap audit report lag. Hasil ini menunjukkan bahwa semakin besar nilai aset yang dimiliki suatu perusahaan, maka semakin cepat perusahaan tersebut dalam menyelesaikan proses auditnya, sedangkan ukuran komite dan audit tenure tidak berpengaruh terhadap audit report lag.
Pengaruh Sustainability Report, Vitalitas, Intellectual Capital terhadap Nilai Perusahaan (Effect of Sustainability Report, Vitality, Intellectual Capital on Firm Value) Lindrawati Lindrawati; Tjandra, Ivena; Lindrawati, Lindrawati; Susanto, Adi
Akutansi Bisnis & Manajemen ( ABM ) Vol 30 No 1 (2023): April
Publisher : STIE Malangkucecwara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35606/jabm.v30i1.1179

Abstract

The purpose of this study is to examine and analyze the factors that affect the value of banking companies. The type of data used is quantitative data in the form of company annual reports and sustainability reports. The object of research is banking companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2017-2019. Data were analyzed using multiple linear regression whose results showed disclosure of sustainability reports and intellectual capital had no effect on firm value. In addition, the level of bank vitality in the form of earnings has a positive effect on firm value, while the risk profile, good corporate governance, and capital have no effect on firm value.
ANALISIS KINERJA KEUANGAN SEBELUM DAN SAAT PANDEMI COVID-19 PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR Maria Cynthia Agatha; Lindrawati Lindrawati; Adi Susanto
JURNAL ILMIAH MAHASISWA AKUNTANSI Vol 12, No 2 (2023): December
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jima.v12i2.5347

Abstract

Tidak dapat dipungkiri bahwa pandemi COVID-19 berdampak pada perekonomian nasional, bahkan perekonomian dunia. Tak berhenti disitu, pandemi COVID-19 juga berpengaruh pada kinerja keuangan perusahaan berbagai sektor. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak pandemi COVID-19 terhadap kinerja keuangan perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Kinerja keuangan diukur dengan menggunakan 4 rasio keuangan yaitu rasio profitabilitas yang diproksikan dengan Return on Asset, rasio likuiditas yang diproksikan dengan Current Ratio, rasio solvabilitas yang diproksikan dengan Debt to Equity Ratio, dan rasio nilai pasar yang diproksikan dengan Price to Book Value. Teknik penyampelan adalah dengan menggunakan metode purposive sampling, dari situ diperoleh 56 perusahaan sektor barang konsumsi sebagai sampel penelitian. Periode dalam penelitian ini adalah tahun 2019-2020. Teknik analisis data adalah dengan menggunakan uji wilcoxon signed rank test dan diuji dengan alat bantu SPSS 23. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan kinerja keuangan yang signifikan pada rasio likuiditas, rasio solvabilitas dan rasio nilai pasar sebelum dan saat pandemi COVID-19. Terdapat perbedaan kinerja keuangan yang signifikan pada rasio profitabilitas sebelum dan saat pandemi COVID-19.
ANALISIS KINERJA KEUANGAN SEBELUM DAN SESUDAH PENERAPAN PSAK 72 Mellynia Putri Nurfinnea; Lindrawati Lindrawati
Jurnal Bina Bangsa Ekonomika Vol. 16 No. 1 (2023): Jurnal Bina Bangsa Ekonomika (JBBE)
Publisher : LP2M Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jbbe.v16i1.252

Abstract

Companies operate for profit purposes where profit can be obtained when the income generated is higher than the expenses. Revenue recorded and recognized with reference to the Statement of Financial Accounting Standards (PSAK) so that financial statements can be trusted and can be used by stakeholders as a consideration for decision making. PSAK which regulates income at first was PSAK 23, then PSAK 72 was replaced, where the difference in income treatment causing differences in revenue recognition in the financial statements, so this study aims to examine the differences in financial performance before and after the implementation of PSAK 72. This study uses a quantitative approach in the form of an event study of the implementation of PSAK 72 in non-cyclical consumer companies. The results showed that there were differences in financial performance in the form of profitability before and after the implementation of PSAK 72, this indicates that implementation of PSAK 72 resulted in less and less recognized revenue, while there was no difference in financial performance in the form of liquidity and solvency after implementation of PSAK 72, this is shows that implementation of PSAK 72 does not result in significant changes in total assets and total liabilities
PENGUNGKAPAN MANAJEMEN RISIKO PERUSAHAAN DAN MODAL INTELEKTUAL PADA NILAI PERUSAHAAN Mulyono, Helena Elvoni Putri; Lindrawati, Lindrawati
Bussman Journal : Indonesian Journal of Business and Management Vol. 3 No. 2 (2023): Bussman Journal | Mei - Agustus 2023
Publisher : Gapenas Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53363/buss.v3i2.251

Abstract

The company was founded with the aim of obtaining maximum profit, developing business, competing competitively in rapid technological developments and being able to maintain company value. Companies need to carry out effective and efficient operations to maintain company value by managing their resources, one of which is intellectual capital. Knowledge of intellectual capital provides a competitive advantage for the company. In addition, companies need risk management disclosures that can have an influence on market views, so companies can manage risks and minimize existing risks. This has an impact on decision making by investors. This study aims to analyze the effect of corporate risk management disclosure and intellectual capital on firm value. The research design used is quantitative research and used data namely annual reports and stock prices. The object of research is manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange. The data analysis technique used is multiple linear regression. The result of this study is that the enterprise risk management disclosure has a negative effect on firm value, where the more disclosure of enterprise risk management makes investor increasingly avoid the company so that the frim value decreasing. Intellectual capital has no effect on the value of the company, indicating that the intellectual capital owned by the company is not considered by investors so that it does not affect the value of the company
ANALYSIS OF IMPLEMENTATION PSAK 72 ON REAL ESTATE COMPANY PERFORMANCE Odagoma, Oswald Octaviano Orlando; Lindrawati, Lindrawati; Susanto, Adi
Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Vol 12, No 3 (2024): Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan. Desember 2024 [DOAJ dan SINTA Indexed]
Publisher : Program Studi Akuntansi FPEB UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jrak.v12i3.75569

Abstract

Public companies in Indonesia use the Statement of Financial Accounting Standards (PSAK) as a standard for preparing financial reports. In 2020, PSAK 72 appeared which regulates contract income from customers. This research aims to analyze the performance of real estate companies before and after the implementation of PSAK 72. The sample are real estate companies listed on the Indonesia Stock Exchange for period 2018-2021 period which were selected using a purposive sampling method with The total sample is 59 companies. The data analysis technique used is a difference test using the Wilcoxon Signed Test. The research results show that there is a difference in financial performance before and after the implementation of PSAK 72 which is proxied by the current ratio, return on assets, return on equity, debt to equity ratio, and total asset turnover, but there is no difference if proxied by the debt to asset ratio. Meanwhile, in market performance, there is a difference in price book value before and after the implementation of PSAK 72 but there is no difference in the price earnings ratio before and after the implementation of PSAK 72.
Pendampingan Untuk Evaluasi Kepatuhan Prosedur Operasional Standar Pada Siklus Produksi Barang Jadi PT JIMAS Gresik Nugraheni, Bernadetta Diana; Handoko, Jesica; Wehartaty, Tineke; Yudhanti, Ceicilia Bintang Hari; Lindrawati, Lindrawati
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 5 No 3 (2024): Jurnal Abdimas Kartika Wijaya Kusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v5i3.478

Abstract

Artikel ini membahas kegiatan pengabdian masyarakat industri untuk membantu staf akuntansi PT. JIMAS dalam meningkatkan kepatuhan staf operasional terkait implementasi siklus barang jadi di PT. JIMAS Gresik. PT. JIMAS adalah perusahaan tekstil di Kecamatan Driyorejo, Gresik yang membutuhkan pelaksanaan prosedur operasional yang terstandardisasi agar memudahkan kontrol dan mengurangi kelalaian atau kerugian yang telah dan/atau akan terjadi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dimulai dari evaluasi terhadap prosedur operasional standar (POS) pada siklus produksi perusahaan yang dikembangkan dari tim penelitian sebelumnya, untuk memastikan kesesuaian antara POS yang ada dengan kebutuhan praktik dalam pabrik. Pendampingan menunjukkan bahwa terdapat peningkatan efektivitas dalam mendeteksi risiko yang mungkin timbul.
Asimetri Informasi, Corporate Social Responsibility, dan Intellectual Capital terhadap Nilai Perusahaan Tjahja, Steven Adrian; Lindrawati, Lindrawati
Jurnal Manajemen Bisnis dan Keuangan Vol 5 No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : https://jurnal.binamandiri.ac.id/

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51805/jmbk.v5i2.211

Abstract

The company aims to increase profits every year to show good company performance in order to attract investors. With the increase in profits, it is expected that the dividends distributed to investors will also increase, thus attracting other investors who have not invested their capital to look at the company's shares. Ultimately, the demand for shares from this company will increase, which of course will have an impact on increasing the company's share price and increasing the company's value as well. Company value is closely related to stock prices, when the company's share price increases, the company's value will also increase, and vice versa. This study aims to analyze the effect of information asymmetry, corporate social responsibility, and intellectual capital on company value. The objects of the study are companies listed on the LQ45 index on the Indonesia Stock Exchange. Data analysis uses multiple regression analysis. The results of the study indicate that information asymmetry has a negative effect on company value, while corporate social responsibility and intellectual capital do not affect company value.