Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PEMBERDAYAAN KADER BINA KELUARGA BALITA (BKB) DALAM MANAJEMEN DAN IDENTIFIKASI TUMBUH KEMBANG DI DESA DANGIN PURI KAJA DENPASAR Silvia Ni Nyoman Sintari; Anak Agung Sri Sanjiwani; Hendro Wahyudi; Anak Agung Ayu Eka Cahyani
Jurnal Pengabdiaan Masyarakat Kasih (JPMK) Vol 3 No 2 (2022): April
Publisher : JPMK : Jurnal Pengabdian Masyarakat Kasih Published by Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UPPM) STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jpmk.v3i2.239

Abstract

Stunting di Indonesia menjadi masalah gizi utama sebab berdasarkan data Pemantauan Status Gizi (PSG). Anak yang mengalami stunting menghadapi hambatan belajar di sekolah, berpenghasilan lebih rendah ketika dewasa dan cenderung mewariskan siklus kemiskinan antar generasi. Kepedulian pemerintah terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak salah satunya melalui Program Bina Keluarga Balita (BKB). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan kader dalam manajemen BKB dan identifikasi tumbuh kembang. Kegiatan dilakukan dengan metode ceramah atau penyuluhan. Kegiatan penyuluhan dilakukan pada tanggal 28 Desember 2021di Kantor Desa Dangin Puri Kaja, Kecamatan Denpasar Utara dengan sasaran Kader BKB di 8 Banjar. Materi yang diberikan meliputi 1) Pengertian stunting, mengenal tanda dan gejala dan cara pencegahan, 2) Manajemen BKB dari BKKBN Provinsi Bali. Hasil kegiatan adalah sebagian besar Kader BKB mampu menyimpulkan kembali materi yang telah dipaparkan dan menuangkan secara praktek di kertas kerja. Kegiatan penyuluhan yang dilakukan berupaya agar Kader BKB agar mampu melakukan identifikasi, memberikan edukasi kepada keluarga balita dan ibu hamil. Pemaparan manajemen BKB dirancang sederhana agar nantinya dapat terintegrasi dalam kegiatan posyandu.
Optimalisasi Managemant Stres dengan Metode Self Change Hendro Wahyudi; Silvia Ni Nyoman Sintari; Anak Agung Sri Sanjiwani; Anak Agung Ayu Eka Cahyani; I Dewa Gede Candra Dharma
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 3 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: September 2022
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v4i3.1221

Abstract

Pembelajaran daring terdapat berbagai kendala dalam penerapannya. Pembelajaran melalui internet menjadi hal yang sulit dilakukan di beberapa daerah tertentu dengan jaringan yang tidak memadai. Berbagai tuntutan pembelajaran yang harus diselesaikan oleh siswa menyebabkan mereka mengalami stress. Ketidakmampuan mahasiswa untuk beradaptasi dengan keadaan yang baru tersebut membuat mereka mengalami stress. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang stress dan meningkatkan kesadaran dan kemampuan siswa dalam pengelolaan stress. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat adalah dengan melakukan pengukuran tingkat pengetahuan siswa tentang stres sebelum diberikan pendidikan kesehatan setelah itu melakukan penyuluhan mengenai stress dan self change. Evaluasi yang dilakukan dengan cara memberikan pertanyaan posttest. Terjadi peningkatan pengetahuan sebelum dan setelah dilakukan pendidikan tentang stress dan self change dan siswa dapat mengikuti langkah-langkah menejemen stress sesuai dengan yang sudah diajarkan. Terdapat perbedaan hasil pre-test dan post-test siswa siswi yang mengikuti penyuluhan menejemen stress dengan self change di SMA Dwijendra Denpasar.
Optimalisasi pengasuhan anak melalui stress management skill di desa peguyangan kangin: Optimization of children care through stress management skill in peguyangan kangin village Anak Agung Sri Sanjiwani; Silvia Ni Nyoman Sintari; Hendro Wahyudi; Anak Agung Ayu Eka Cahyani
Bhakti Community Journal Vol. 1 No. 1 (2022): Bhakti Community Journal
Publisher : Stikes Wira Medika Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.259 KB) | DOI: 10.36376/bcj.v1i1.4

Abstract

Menjadi orangtua menggambarkan suatu proses perkembangan peran yang dapat berubah dari waktu ke waktu sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak yang terus berubah Mengasuh anak menjadi suatu tugas yang menantang bagi orangtua dan dapat juga menjadi stresor. Stres secara umum menggambarkan suatu reaksi individu terhadap setiap perubahan yang membutuhkan penyesuaian secara fisik, mental ataupun emosi. Stres pada orangtua dalam proses pengasuhan dapat berdampak pada risiko tindakan kekerasan pada anak. Metode pelaksanaan dalam pengabdian masyarakat ini adalah metode ceramah yang berfokus untuk memberikan edukasi kepada orangtua mengenai pentingnya kemampuan dalam manajemen stres. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa setelah diberikan penyuluhan terkait manajemen stres terjadi peningkatan pengetahuan orangtua terkait manajemen stres dan stres pengasuhan menjadi 88 % . Luaran kegiatan ini adalah pembagian leafltet manajemen stres serta pembagian masker dan handsanitizer.
Peningkatan Kesehatan Jiwa ODGJ dengan Konsep Kearifan Lokal Budaya Bali (Ngayah) I Dewa Gede Candra Dharma; Anak Agung Ayu Eka Cahyani; Desak Made Ari Dwi Jayanti; Silvia Ni Nyoman Sintari; Hendro Wahyudi
Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan Vol 2 No 1 (2023): Juni
Publisher : Politeknik Kesehatan Kartini Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36049/genitri.v2i1.105

Abstract

Layanan kesehatan mental yang dikelola oleh komunitas cukup penting untuk pemulihan pasien dengan gangguan jiwa di komunitas. Berdasarkan hasil penelitian Dharma et al., 2022 di Rumah Berdaya Kota Denpasar didapatkan salah satu tema dalam penelitian tersebut yaitu Ngayah Membantu Proses Pemulihan penderita skiziorenia di Rumah Berdaya. Adapun tujuan dari pengabdian masyarakat ini yatiu untuk meningkatkan pengetahuan Penderita Skizofrenia, keluarga dan petugas di Rumah Berdaya Denpasar terkait Budaya Ngayah sebagai salah satu proses yang dapat membantu pemulihan skizofrenia. Metode yang digunakan; Pengukuran tingkat pengetahuan penderita skizofrenia, keluarga, dan petugas di Rumah Berdaya tentang Budaya Ngayah sebagai salah satu proses yang dapat membantu pemulihan penderita skizofrenia. Penyuluhan kepada Penderita skizofrenia, keluarga, dan tentang Budaya Ngayah. Evaluasi terkait pemahaman Penderita skizofrenia, keluarga, dan petugas tentang Budaya Ngayah. Hasil pengabdian masayarakat berdasarkan kuesioner yang dibagikan sebelum dan sesudah pelaksanaan terdapat perbedaan hasil dimana ada peningkatan pemahaman terhadap konsep Ngayah membantu proses pemulihan penderita skizofrenia. Pemberian edukasi tentang konsep Ngayah merupakan salah satu alternatif yang dapat diberikan untuk mengingkatkan pengetahuan terkait proses pemulihan penderita skizofrenia. Budaya Bali Ngayah yang merupakan salah satu kearifan lokal untuk membantu penderita skizofrenia bisa kembali bermasyarakat.
Hubungan Peran Guru dengan Sikap Siswa dalam Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Hendro Wahyudi; Niken Ayu Merna Eka Sari
Journal on Education Vol 7 No 1 (2024): Journal on Education: Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i1.7088

Abstract

School-aged children are a vulnerable period because they are in a very rapid phase of growth and development, therefore it is necessary to instill understanding and maintenance habits early, one of which is through implementing clean and healthy living behavior (PHB). The implementation of PHBS can be carried out in the school environment, this aims to create a conducive learning atmosphere. Apart from supporting facilities, the role of teachers is very necessary to accompany and motivate students in implementing PHBS. This research aims to determine the relationship between the role of teachers and students' attitudes in implementing PHBS in the school environment. This research is a descriptive correlational study with a cross sectional approach. The total population in this study was 33 people, the sampling technique was the Nonprobability Sampling technique with a total sampling of 33 respondents. The data analysis used was the spearmen rank correlation test with a significance of p <0.05. The research results show that the role of teachers towards PHBS is mostly lacking as many as 17 respondents (51.5%), students' attitudes towards PHBS are mostly sufficient as many as 17 respondents (51.5%) and based on the results of data analysis the p value is obtained. p 0.233, which means there is a relationship between the teacher's role and students' attitudes in implementing PHBS at school.
HUBUNGAN PENGGUNAAN GADGET DENGAN INTERAKSI SOSIAL ANAK USIA SEKOLAH DASAR DI SD NEGERI 1 KEROBOKAN KAJA Ni Nyoman Sutrisnawati; Ni Komang Ayu Resiyanthi; Hendro Wahyudi
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 12 No 2 (2026): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v12i2.1027

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong meningkatnya penggunaan gadget pada anak usia sekolah dasar. Peningkatan penggunaan gadget dapat mempengaruhi pola interaksi sosial anak dengan teman sebayanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan penggunaan gadget dengan interaksi sosial anak usia sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan deskriptif korelasional. Sampel pada penelitian ini yaitu 81 siswa kelas V dan VI yang dipilih menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat untuk mengetahui distribusi frekuensi karakteristik dan analisis bivariat dengan uji Rank Spearman untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai korelasi p-value = 0,001 atau <0,05 dengan nilai r = 0,633, yang menunjukkan korelasi kuat dengan arah positif antara penggunaan gadget dengan interaksi sosial anak. Temuan ini mengindikasikan adanya hubungan antara intensitas penggunaan gadget dengan tingkat interaksi sosial anak usia sekolah dasar. Pentingnya peran orang tua dalam pengaturan dan pendampingan anak menggunakan gadget untuk mendukung interaksi sosial anak.
Description Of Social Media Addiction Level And Mental Health Among Adolescents Ni Kadek Dariyanti; Ni Komang Sukra Andini; Hendro Wahyudi
Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA) Vol. 5 No. 1 (2026): Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA)
Publisher : Yayasan Lentera Mitra Lestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55887/nrpm.v5i1.205

Abstract

Background: Social media addiction is a problem commonly experienced by adolescents along with the increasing use of digital technology. Excessive use of social media can affect adolescents’ mental health, particularly in maintaining emotional balance and social behavior. Objective: This study aims to determine the level of social media addiction and the mental health condition of adolescents at Public Senior High School 1 North Kuta. Methods: This study employed a descriptive quantitative design with a stratified random sampling technique. A total of 258 students participated as respondents. The research instruments used were a social media addiction questionnaire and the Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ). Results: The results showed that the majority of respondents were aged 15–16 years and were predominantly female. Most respondents had mild (75.6%) and moderate (23.6%) levels of social media addiction. Regarding mental health aspects, 49.6% of respondents were in the normal category, while the borderline and abnormal categories each accounted for 25.2%. Conclusion: Excessive use of social media can have an impact on adolescents’ emotional balance. Wise use of social media and school support through positive activities such as soccer, volleyball, badminton, basketball, running, and dance are expected to help students channel their emotions in a healthy manner and enhance self-confidence.
The Relationship Between Stress Levels and Alcohol Abuse in Adolescents in Banjar Sala, Bangli Regency Ni Putu Widhi Utari; Hendro Wahyudi; Kiki Rizki Fista Andriana
Jurnal Medicare Vol. 5 No. 3 (2026): JULY 2026 (INPRESS)
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adolescents are an age group vulnerable to stress due to academic, social, and emotional pressures that can lead to risky behaviors such as alcohol abuse. Poorly managed stress is often a major factor in alcohol use as a negative coping mechanism. This study aims to determine the relationship between stress levels and alcohol abuse among adolescents in Banjar Sala, Bangli Regency. The study design used a quantitative descriptive correlational approach with a cross-sectional approach and involved 159 respondents selected through purposive sampling. The research instruments included the Perceived Stress Scale (PSS-10) to measure stress levels and the Alcohol Use Disorders Identification Test (AUDIT) to assess alcohol abuse. Data analysis used the Spearman Rank test with a significance level of 0.05. The results showed that most respondents had moderate stress levels (58,5%), and the highest category of alcohol abuse was risky use (36,5%). The statistical test produced a p-value = 0.000 (p < 0.05) with a correlation coefficient of r = 0.625, indicating a strong positive relationship between stress levels and alcohol abuse. These findings support that stress plays a significant role in increasing the risk of alcohol consumption in adolescents. Therefore, preventative measures are needed through mental health education, stress management training, and increased social support so that adolescents can manage stress adaptively without using alcohol as a negative coping mechanism