Mushidah Mushidah
Program Studi Kesehatan Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Suhu Ruangan terhadap Kebutuhan Gizi Pedagang Pasar Pagi Mushidah Mushidah; Ratna Muliawati
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 2 (2022): Mei 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v4i2.944

Abstract

Kondisi Banguanan, luas tempat berdagang serta jumlah pedagang Pasar pagi kaliwungu Kendal membuat suhu ruangan pasar meningkat sehingga berpengaruh terhadap kebutuhan gizi para padagang pasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Suhu Ruangan Terhadap kebutuhan Gizi Pedagang Pasar Pagi Kaliwungu Kendal. Penelitian observasional analitik dengan pendekatan potong lintang. Populasi penelitian ini 167 pedagang los snack dan sampelnya sebanyaknya 50 pedagang, sumber data penelitian terdiri dari data primer yang berasal dari hasil kuesioner dan wawancara, serta data sekunder berupa data dokumentasi dari Pedagang Pasar Pagi Kaliwungu Kendal. Responden mengalami gejala dehidrasi dengan ditandai merasa pusing saat bekerja, mengeluarkan keringat berlebihan, dan merasa cepat lelah dikarenakan ISBB di pasar pagi Kaliwungu melebihi NAB yaitu mencapai 31,58 0C dimana menurut permenakertrans NAB untuk iklim kerja untuk jenis pekerjaan sedang dengan jam kerja 25 – 50 % hanya 30,0 0C. Pekerja disarankan untuk mengkonsumsi air minum yang mengandung elektrolit ataupun makanan berkuah yang mengandung elektrolit untuk mencegah terjadinya dehidrasi sehingga kebutuhan gizi sesuai standart tidak terpenuhi yang dapat menyebabkan terjadinnya kecelakaan kerja dan kondisi gizi buruk pada pekerja. Ada peningkatan ISBB dan mengalami gejala dehidrasi pada pedagang sehinnga membutuhkan tambahan air berelektrolit dan tambahan asupan gizi seimbang untuk pencegahan status kekurangan gizi.
Pengaruh Suhu Ruangan terhadap Kebutuhan Gizi Pedagang Pasar Pagi Mushidah Mushidah; Ratna Muliawati
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 2 (2022): Mei 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v4i2.944

Abstract

Kondisi Banguanan, luas tempat berdagang serta jumlah pedagang Pasar pagi kaliwungu Kendal membuat suhu ruangan pasar meningkat sehingga berpengaruh terhadap kebutuhan gizi para padagang pasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Suhu Ruangan Terhadap kebutuhan Gizi Pedagang Pasar Pagi Kaliwungu Kendal. Penelitian observasional analitik dengan pendekatan potong lintang. Populasi penelitian ini 167 pedagang los snack dan sampelnya sebanyaknya 50 pedagang, sumber data penelitian terdiri dari data primer yang berasal dari hasil kuesioner dan wawancara, serta data sekunder berupa data dokumentasi dari Pedagang Pasar Pagi Kaliwungu Kendal. Responden mengalami gejala dehidrasi dengan ditandai merasa pusing saat bekerja, mengeluarkan keringat berlebihan, dan merasa cepat lelah dikarenakan ISBB di pasar pagi Kaliwungu melebihi NAB yaitu mencapai 31,58 0C dimana menurut permenakertrans NAB untuk iklim kerja untuk jenis pekerjaan sedang dengan jam kerja 25 – 50 % hanya 30,0 0C. Pekerja disarankan untuk mengkonsumsi air minum yang mengandung elektrolit ataupun makanan berkuah yang mengandung elektrolit untuk mencegah terjadinya dehidrasi sehingga kebutuhan gizi sesuai standart tidak terpenuhi yang dapat menyebabkan terjadinnya kecelakaan kerja dan kondisi gizi buruk pada pekerja. Ada peningkatan ISBB dan mengalami gejala dehidrasi pada pedagang sehinnga membutuhkan tambahan air berelektrolit dan tambahan asupan gizi seimbang untuk pencegahan status kekurangan gizi.
HUBUNGAN SIKAP KERJA DENGAN KELUHAN CUMULATIVE TRAUMA DISORDERS (CTDs) PADA OPERATOR SEWING DI PT X, PERUSAHAAN GARMEN DI KABUPATEN KENDAL Regina Maya Oktaviani; Mushidah Mushidah; Ainul Maghfiroh
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : CV. Naiwa Best Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18753191

Abstract

Cumulative Trauma Disorders (CTDs) merupakan salah satu masalah kesehatan kerja yang sering dialami oleh pekerja di industri garmen, khususnya pada bagian operator sewing yang melakukan pekerjaan repetitif dan statis dalam waktu lama. Sikap kerja yang tidak ergonomis diduga menjadi faktor risiko terjadinya keluhan CTDs. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara sikap kerja dengan keluhan Cumulative Trauma Disorders (CTDs) pada operator sewing di PT X, perusahaan garmen di Kabupaten Kendal. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain survei-analitik menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 222 operator sewing yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner Sikap Kerja dan Nordic Body Map. Analisis hubungan antar variabel dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar operator sewing mengalami keluhan CTDs kategori sedang (45,0%), dengan keluhan terbanyak pada pinggang (20,46%), leher atas (20,34%), punggung (20,34%), leher bawah (19,83%), dan bahu kanan (19,03%). Sebagian besar responden memiliki sikap kerja dalam kategori Kurang Baik (76,6%). Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara sikap kerja dengan keluhan CTDs (p = 0,907; p > 0,05) dengan nilai koefisien korelasi sebesar -0,008. Disarankan untuk melakukan program peregangan otot dan evaluasi secara berkala terkait faktor ergonomi.