p-Index From 2021 - 2026
1.704
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Canthing
Amin Sulistiyowati
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Canthing

PERANCANGAN MOTIF BATIK TULIS DENGAN TEMA KERARIFAN LOKAL GAMELAN JAWA DI DESA WIRUN KECAMATAN MOJOLABAN KABUPATEN SUKOHARJO SEBAGAI UNSUR DESAIN PERMUKAAN PADA BUSANA PESTA BERGAYA BOHEMIAN Ojiezenia Della Deviana; Amin Sulistiyowati
Canthing Vol. 5 No. 1 (2019)
Publisher : Akademi Seni dan Desain Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Di wilayah Bekonang terdapat sebuah desa yang memiliki keunikan karena sebagian penduduknya bermata pencaharian sebagai pengrajin gamelan. Gamelan adalah seperangkat alat musik di Jawa yang terdiri dari berbagai ricikan atau waditra (instrumen) yang menghasilkan lagu atau gending. Desa Bekonang juga merupakan sentra kerajinan batik tulis. Membatik menjadi kegiatan sampingan bagi kaum pria dan wanita di desa tersebut. Dalam pembuatan karya Tugas Akhir ini, Penulis ingin memperkenalkan kearifan lokal Desa Bekonang berupa gamelan yang dituangkan melalui motif batik. Kata kunci : Kearifan Lokal Gamelan Jawa.
ESTETIKA BATIK PEDESAAN DI BEKONANG SUKOHARJO Amin Sulistiyowati
Canthing Vol. 4 No. 1 (2017)
Publisher : Akademi Seni dan Desain Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batik mengalami perluasan daerah, keberadaan batik juga ditemukan di daerah Bekonang. Pola batik Bekonang terinspirasi dari lingkungan alam sebagai sumber ide pembuatannya. Inspirasi ide tersebut tampil dalam bentuk flora dan fauna. Terdapat beberapa unsur yang menjadi cirikhas pada batik Bekonang. Masalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana keberadaan batik Bekonang, bagaimana jenis dan fungsi batik Bekonang, dan bagaimana batik Bekonang ditinjau dari estetika. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan keberadan batik Bekonang, mengetahui jenis dan fungsinya, serta menganalisis batik Bekonang dari segi estetikanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan estetika Wilfried van Damme untuk menganalisa karya seni batik dengan karakter kedaerahanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, keberadaan batik Bekonang dipengaruhi oleh pola keraton. Pada awalnya pola batik Bekonang hanya berupa pola batik klasik keraton tetapi pada perkembangannya muncul pola batik petani. Kedua, batik Bekonang terbagi menjadi tiga jenis menurut periode perkembangan yaitu batik kreasi, batik gabungan, dan batik sugesti alam. Memiliki tiga jenis menurut tekniknya yaitu batik tulis Bekonang, batik cap/stempel Bekonang, dan batik kombinasi Bekonang. Dari hasil varian tersebut batik Bekonang dapat difungsikan sebagai bahan pembuat produk lain, seperti pelangkap busana pengantin dan asesoris. Ketiga, ditinjau dari estetika batik Bekonang terdapat pada visual, tekstur, dan aroma seperti malam.
TATO DAYAK DENGAN APLIKASI BORDIR PADA BAHAN KULIT Iqbal Lina Rimawati; Salim; Amin Sulistiyowati
Canthing Vol. 7 No. 2 (2021)
Publisher : Akademi Seni dan Desain Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia is a country that is famous for its many diverse cultures and from various regions, so there are many Indonesian cultures that are rarely known by many people, even the Indonesian people themselves. The many cultures and languages that exist in Indonesia give this country its own color and also become one of the icons and special attractions for foreigners, the many cultural differences in Indonesia have a positive impact on society.One of Indonesian culture that is not well known is traditional Indonesian tattoos, where tattoos are one of the cultural customs of several tribes in Indonesia, namely the Mentawai, Dayak, and Moi tribes. Tattoos on each tribe are symbols or traditional traditions for them, which have their own meaning. Of the three tribes, the most familiar are Dayak tattoos and Moi tattoos, but the ones that are more widely used by the general public are Dayak tattoo motifs.Keywords: Tattoos are symbols of the Mentawai, Dayak, and Moi traditional traditions
VARIOUS KINDS of TRADITIONAL CLOTHING INDIAN SOCIETY Khansa Luthfi Musyaffa; Fajar Prihati; Amin Sulistiyowati
Canthing Vol. 10 No. 2 (2024): V10N2
Publisher : Akademi Seni dan Desain Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This journal uses qualitative research methods through document or text studies. It is a study that focuses on the analysis or interpretation of written material based on the context. Materials can be in the form of published notes, books, texts, newspapers, magazines, articles and the like. The data used as a reference for this journal is taken from online journals and digital books, which have previously been reviewed by the author and then summarized and set forth in written form with the title Types of Indigenous Clothing of the Indian Society. India is one of the countries that is very influential in ancient Asian civilizations. Saree from India is one of the oldest clothing in the world. Many fashion clothes are inspired by Indian clothes and applied in a more modern style. Even though there are Western clothing styles that colonized India, India is still able to maintain the Saree as part of the characteristics of the Indian State.