Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Menentukan Besaran Pinjaman KUR Menggunakan Metode Preference Selection Index (PSI) Evita Dwi Aprisa; M Syaifuddin; Zaimah Panjaitan
Jurnal Sistem Informasi Triguna Dharma (JURSI TGD) Vol. 2 No. 5 (2023): EDISI SEPTEMBER 2023
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jursi.v2i5.5762

Abstract

Penelitian ini bertujuan menentukan besaran pinjaman KUR yang nantinya dapat dipinjamkan kepada nasabah. Dimana Kredit Usaha Rakyat (KUR) merupakan pembiayaan program bagi pelaku usaha mikro dan menengah yang usahanya layak (feasible). Bank merupakan salah satu lembaga yang dapat meminjamkan atau menambahkan modal kepada para pelaku usaha mikro dan menengah. Peneliti menggunakan metode Preference Selection Index (PSI) untuk menentukan besaran pinjaman KUR yang nantinya akan dipinjamkan kepada nasabah  yang memiliki usaha mikro maupun menengah. Metode Preference Selection Index merupakan metode untuk memilih alternatif terbaik dengan konsep statistik tanpa keharusan bobot atribut. Hasil dari penelitian ini berupa Sistem Pendukung Keputusan, yaitu sebuah keputusan dari sistem informasi berbasis komputer yang dipakai untuk mendukung pengambilan keputusan dalam suatu organisasi atau perusahaan.  Yang menghasilkan perhitungan dengan menggunakan beberapa kriteria, yaitu laba bersih/bulan, jaminan, lama usaha, dan biaya tak terduga/bulan. Yang dapat digunakan sebagai penentu dalam memberikan besaran pinjaman kepada nasabah yang akan melakukan peminjaman KUR. Dengan adanya sistem ini maka akan lebih mudah dan lebih akurat dalam menentukan besaran pinjaman KUR yang nantinya akan diberikan kepada nasabah.
Pengembangan Smart Learning Berbasis Sistem Pakar Pada Mata Kuliah Kriptografi Mochammad Iswan; M Syaifuddin
Syntax : Journal of Software Engineering, Computer Science and Information Technology Vol 3, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/syntax.v3i1.2109

Abstract

 Abstract: The development of science and technology requires universities not only material but also have the ability in their respective fields including cryptography. To overcome the shortcomings in these learning activities, a project-based blended learning model was developed. The development carried out in this study uses the Puslitjaknov development model which reduces the Borg and Gall stages into five stages, namely product analysis, initial product design, expert validation and revision, field trials and implementation. The subjects of this study were STMIK Triguna Dharma students who took Cryptography courses in the 2020 academic year. Data was collected by means of interviews, observations, questionnaires and tests. Data analysis used quantitative and qualitative methods to produce products in the form of books, modules, lesson plans and manuals for using learning applications. Product validation by experts, practicality tests carried out by users and effectiveness tests with student learning outcomes. Based on the results of data analysis, the results of this study are: 1) Research has succeeded in developing a project-based blended learning model in cryptography courses. 2) The developed syntax learning model consists of 9 stages/syntax. 3) In supporting learning activities, DIKTAT, RPS and student guides. All products and models that have been developed and categorized are valid, practical and effective. Keywords: Blended Learning, Project Base Learning, Cryptografy Abstrak: Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menuntut perguruan tinggi tidak hanya sekedar materi tetapi juga memiliki kemampuan di bidangnya masing-masing termasuk kriptografi. Untuk mengatasi kekurangan dalam kegiatan pembelajaran tersebut, maka dilakukan pengembangan model blended learning berbasis proyek. Pengembangan yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan model pengembangan Puslitjaknov yang mereduksi tahapan Borg and Gall menjadi lima tahapan yaitu analisis produk, desain produk awal, validasi dan revisi ahli, uji coba lapangan dan implementasi. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa STMIK Triguna Dharma yang mengambil mata kuliah Kriptografi pada tahun ajaran 2020. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, angket dan tes. Data dianalisis menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif untuk menghasilkan produk penelitian berupa buku, modul, rencana pembelajaran dan manual penggunaan aplikasi pembelajaran. Validasi produk oleh ahli, uji kepraktisan yang dilakukan oleh pengguna dan uji keefektifan dengan hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil analisis data, maka hasil penelitian ini adalah: 1) Penelitian telah berhasil mengembangkan model blended learning berbasis proyek pada mata kuliah kriptografi. 2) Sintaks model pembelajaran yang dikembangkan terdiri dari 9 tahapan/sintaks. 3) Dalam menunjang kegiatan pembelajaran, DIKTAT, RPS dan panduan mahasiswa. Semua produk dan model yang dikembangkan telah dikembangkan dan dikategorikan valid, praktis dan efektif. Kata Kunci: Blended Learning, Project Base Learning, Kriptografi 
VIKOR analysis in determining creditworthiness M. Syaifuddin; Ganefri Ganefri; Sukardi Sukardi; Asyahri Hadi Nasyuha; Egi Afandi
TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Vol 21, No 6: December 2023
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/telkomnika.v21i6.23305

Abstract

Nowadays people are increasingly inclined to buy motorized vehicles because in addition to a light down payment, finance companies also provide convenience for the public in purchasing motorized vehicles. Even though the income level of the people in Indonesia is still relatively low, with a low down payment, the people are not too concerned about it. Honda showrooms carry out various forms of promotion and marketing so that the vehicles they sell get a response from consumers so they want to buy them. However, in fact there are still many forms of promotion that are not appropriate for consumers, so that in the motor vehicle loan process there are often obstacles caused by various factors. This study aims to create an analyst that can later be applied to computer systems, so that it can be said that by testing the system based on existing criteria, it will provide a definite answer in determining the creditworthiness of motorcycles to consumers.