Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Ners

Pengaruh Penerapan Model Erna (Emphaty, Responsivness, Nursing Care dan Akuntabilitas) Terhadap Kepuasan Pasien di Rsu Sarila Husada Kabupaten Sragen Erna Irawati; Fery Agusman; Witri Hastuti
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52949

Abstract

Rumah sakit menjadi salah satu fasilitas yang mempunyai peranan yang penting dan strategis dalam upaya peningkatan status kesehatan masyarakat. Seiring perkembangan jaman, masyarakat semakin kritis dan lebih selektif terhadap pelayanan publik termasuk pelayanan di Rumah Sakit. Sebagai penyedia layanan kesehatan rumah sakit dituntut memberikan pelayanan yang efektif, efisien dan berkualitas serta berorientasi pada kepuasan pasien sebagai pengguna jasa layanan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penerapan model ERNA (Emphaty, Responsivness, Nursing Care dan Akuntabilitas) di Rumah Sakit Umum Sarila Husada Sragen. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan quasy eksperiment dengan desain pretest-posttest control group design. Penelitian di lakukan di Rumah Sakit Umum Sarila Husada Sragen dengan jumlah populasi 216 pasien. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 69 responden. Pengumpulan data penelitian menggunakan kuesioner kepuasan pasien (SERQUAL). Untuk mengetahui perbedaan kepuasan responden kelompok kontrol dan intervensi menggunakan analisa data mann whitney sedang untuk menganalisis pengaruh masing-masing komponen ERNA (Emphaty, Responsivness, Nursing Care dan Akuntabilitas) menggunakan regresi linier berganda.. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata umur responden 42,19 tahun dengan standar deviasi 11,194 dengan umur terendah 17 tahun dan tertinggi 58 tahun. Responden tidak tamat Sekolah Dasar sebanyak 6 responden (8,7%), SD/sederajat 5 responden (7,2%), SLTP/Sederajat 25 responden (36,2%) dan perguruan tinggi 17 responden (24,6%). Responden dengan pekerjaan petani sebanyak 14 responden (20,3%), karyawan swasta 16 responden (23,2%), PNS 7 responden (10,1%), TNI/POLRI 3 responden (4,3), Wirausaha 26 responden (37,7% dan sebagai pelajar/mahasiswa sebanyak 3 responden (4,3%). Berdasarkan pembiayaan kesehatan sebanyak 23 responden (33,3%) kategori pasien umum dan 46 responden (66,7%) menggunakan BPJS/asuransi lainya. Tingkat kepuasan responden kelompok kontrol dalam kategori puas sebanyak 63 responden (91,3% dan kategori tidak puas sebanyak 6 responden (8,7%). Sedangkan tingkat kepuasan responden kelompok intervensi dalam kategori puas sebanyak 67 responden (97,1% dan tidak puas sebanyak 2 responden (2,9%). Hasil uji analisis mann whitney menunjukkan hasil nilai asymp. Sig (2-tailed) 0,049 < nilai signifikansi yaitu 0,05 yang bermakna terdapat perbedaan kepuasan pasien kelompok kontrol dan kelompok intervensi dengan penerapan ERNA (Emphaty, Responsivness, Nursing Care dan Akuntabilitas) di RSU Sarila Husada Kabupaten Sragen. Penerapan model ERNA mampu menjelaskan 93% variasi kepuasan pasien sedangkan 7% dipengaruhi oleh variabel lainya diluar penelitian. Hal ini menunjukkan bahwa model memiliki kemampuan prediktif yang sangat kuat. Namun nilai signifikansi p = 0,47 (>0,05) menunjukkan bahwa secara statistik model tersebut tidak signifikan
Studi Fenomenologi Pengembangan Implementasi Layanan Blud Berbasis Teori Sistematis Kesehatan Donabedian di Puskesmas Sedan Kabupaten Rembang Aka Pravita Septiana; Tri Ismu Pujiyanto; Witri Hastuti
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.54151

Abstract

Community Health Centers (Puskesmas) as the main pillar of primary health care in Indonesia face limitations in budget, human resources, and bureaucratic processes. The implementation of the Regional Public Service Agency (Badan Layanan Umum Daerah/BLUD) financial management system has become a strategic approach to improving managerial flexibility and service quality. This study aimed to develop the implementation of BLUD at Puskesmas Sedan, Rembang Regency, based on Donabedian’s health system framework, which encompasses structural, process, and outcome dimensions. This study employed a phenomenological qualitative approach involving four key participants: the Head of the Community Health Center, the Technical Implementation Officer (PPTK), the BLUD Treasurer, and health personnel directly involved in BLUD management. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and document review, and analyzed using Colaizzi’s thematic analysis method. The findings identified four main themes: adjustment of the BLUD system, limitations in human resources, improvements in efficiency and service quality, and the role of local government support. The implementation of BLUD was shown to enhance managerial flexibility and service quality, although challenges related to human resource capacity and reporting requirements remain.