Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Empowerment and Accompaniment Poor Society With Disability Through Business Skill Of DeCoupage And Dried Flower Craft Rustic Style Decor Shofia Hattarina; Nurul Saila; Firli Maulidiana; Maulidia Khoiry; Siti Fatimah
GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2021): GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/gandrung.v2i2.2032

Abstract

Based on data from Jawa Pos Radar Bromo writes the total poverty rate in Probolinggo Regency is around 18 percent. Therefore, it’s necessary to empower people with disabilities in Proboolinggo Regency to improve economic welfare. This empowerment is carried out by providing useful assistance and training for them, as well as the researchers involved in the research process. The place for the implementation of this mentoring and training in Paiton village and it will be held for 4 days, on October 27, 2021, which includes: Preparation of empowerment and mentoring programs with stakeholders. Decoupage business skills training and dried flower crafts. Product marketing training through online media. the follow-up to empowerment activities is mentoring to the point where they receive orders, goods pack and delivers. Furthermore the factors that encourage the success of empowering people with disabilities in Probolinggo Regency are the attitude of openness to others, as well as the support and participation of all stakeholders. The inhibiting factor is attitude and dependence. So far, people with disabilities in Probolinggo district often receive assistance from outside the consumptive sector. This causes people to be less independent and lead to dependence on others.
Assistance Of Primary School Age Children (6-12 Years) Education And Capacity Building In The Village Dringu Faridahtul Jannah; Shofia Hattarina; Isslandy Ayu Hermalia; Pangestu Nur Rizky; Vega Fakis Alhamni
GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/gandrung.v3i2.2049

Abstract

The aims of program to technical assistance to of primary school age children. By the presence of assistance is expected to increase the motivation of students to study. This devotion activities will be integrated with children for the empowerment activities conducted by lecturers and students from Universitas Panca Marga. The goal is to combine the resources and information to unite of motion in the program activities cooperation and complement each other in empower Dringu children. This activities devotion will be more efficient in terms of time and more to. The original target of activities are children devotion elementary school that is in assistance to the teams. It would build a devotion awareness of children and their parents will be the importance of the education of their children. The children will be eager to study and developing themselves. The results of devotion to explain the dynamics of flanking process includes: variety of the activities that were undertaken, forms the action of technical or stunt the program to break up
Penerapan Gerakan Literasi Sekolah Di SD Negeri Gading Kulon II Kabupaten Probolinggo Faridahtul Jannah; Shofia Hattarina; Adelia Anggraini Lestari; Nabila Maulidya; Alfina Fauziah
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 1 (2022)
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan aktivasi literasi GLS di SD NEGERI GADING KULON II KABUPATEN PROBOLINGGO yang meliputi (1) Proses pelaksanaan, (2) kegiatan literasi siswa, (3) kegiatan literasi sekolah, (4 ) faktor pendukung dan penghambat. Penelitian ini merupakan penelitian deskripsi, sumber data penelitian ini adalah guru, kepala sekolah, staf perpustakaan di SD Negeri GADING KULON II. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, pedoman observasi, pedoman dokumentasi, dan pedoman wawancara. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis data dengan menggunakan teknik analisis data kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses pelaksanaan aktivasi Literasi Sekolah di SD Negeri GADIG KULON II sudah mencapai tahap pembelajaran, walaupun pada tahap ini belum optimal. Kegiatan literasi siswa yang diterapkan terdapat berbagai macam literasi yang mendukung pelaksanaan Pengaktifan Literasi Sekolah GADING KULON II sebagai literasi dasar, literasi media, teknologi, perpustakaan dan visual. Kegiatan Literasi Sekolah mendukung pelaksanaan pengaktifan GLS di SD Negeri GADING KULON II dimana sekolah memaksimalkan pemanfaatan lingkungan fisik, sosial dan afektif serta lingkungan akademik yang mendukung pelaksanaan GLS. Sedangkan hasil penelitian bahwa faktor pendukung terdiri dari kebutuhan sekolah yang sudah memenuhi tuntutan standar nasional pendidikan, pemanfaatan sarana prasarana sekolah dengan baik, perangkat pelatihan sekolah dilakukan secara berkala, pengelolaan perpustakaan sekolah dengan baik, dan adanya monitoring dan evaluasi pelaksanaan. Aktivasi Literasi Sekolah I di SD Negeri GADING KULON II. Sedangkan faktor penghambat Gerakan Literasi Sekolah yaitu, tidak adanya target jumlah buku yang harus dibaca dan kurangnya keterlibatan orang tua sebagai agen untuk melanjutkan kegiatan literasi siswa di rumah.
Implementasi Kurikulum Medeka Belajar Di Lembaga Pendidikan Shofia Hattarina; Nurul Saila; Adenita Faradilla; Dita Refani Putri; RR. Ghina Ayu Putri
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 1 (2022)
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini dalah mengkaji lebih mendalam mengenai struktur kurikulum merdeka belajar dan implementasinya di lembaga pendidikan. Penulisan artikel ilmiah ini menggunakan metode studi literatur dengan menggunakan berbagai jenis sumber baik dari buku, artikel ilmiah dari berbagai jurnal untuk mencari teori dan data-data yang mendukung. Penelitian ini adalah juga merupakan hasil ekstraksi dari asistensi mahasiswa dalam mata kuliah Pengembangan Kurikulum SD. Kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di S1 Universitas Panca Marga dengan jenis kegiatan penelitian dosen bersama mahasiswa dalam bidang pendidikan. Ada tiga hal kunci yang melandasi strategi implementasi Kurikulum Merdeka, yaitu Kurikulum merdeka adalah pilihan, implementasi kurikulum adalah proses belajar, dan dukungan implementasi kurikulum dilakukan secara komprehensif. 
Developing the INGAME Model: Integrating Inquiry and Gamification to Enhance Creative Thinking in Elementary Students Faridahtul Jannah; Shofia Hattarina; Didit Yulian Kasdriyanto; Ramadhan Kurnia Habibie
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 4 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i4.8600

Abstract

The decline in creative thinking among elementary students presents a challenge to 21st-century education, particularly in systems dominated by rote learning. While inquiry-based learning fosters cognitive engagement and gamification enhances motivation, few instructional models integrate both to support creativity development. This study aimed to design, validate, and evaluate the INGAME model (Inquiry Model with Gamification Elements), which combines structured inquiry processes with game-based mechanics to enhance students’ creative thinking. Using the ADDIE framework, the model was developed through a research and development (RD) approach involving expert validation, teacher assessment, and classroom implementation. Data were collected from 23 fifth-grade students and analyzed through descriptive statistics and thematic analysis. Expert validation rated the INGAME model as very valid (M = 90.16%), and teacher assessments confirmed its practicality (M = 82%). Implementation results showed significant improvements in students’ creative thinking based on Torrance’s four indicators—fluency, flexibility, originality, and elaboration—with an average gain score of +1.13. Student engagement remained high throughout the model’s eight gamified inquiry phases, with observation data showing an average engagement level of 85.8%. The INGAME model demonstrates that integrating inquiry with gamification can foster creativity by aligning cognitive challenge with intrinsic motivation. It offers a structured, scalable, and teacher-friendly approach to cultivating creativity in elementary education while supporting broader educational reforms aligned with SDG 4.
PENINGKATAN EFISIENSI DAN KUALITAS PRODUKSI BLACK GARLIC PADA UMKM DE PAITON MELALUI PENGEMBANGAN TEKNOLOGI FERMENTASI BERBASIS IOT Shofia Hattarina; Linda Kurnia S.; Elok Dwi Vidiastutik
BHAKTI: JURNAL PENGABDIAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 02 (2025): Desember
Publisher : Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/a2zpsz07

Abstract

The goal of this program is to increase the income of UMKM partners through high-value-added products (economic) by utilizing IoT technology and improving partner financial management with a digital bookkeeping application. The main problem in the black garlic production stage is the fermentation process, which still uses a rice cooker. The use of a rice cooker in the black garlic fermentation stage limits production, accommodating only 1-3 kg of garlic per session, and requires a longer fermentation time (14-40 days). The small capacity and long production time make it difficult to meet large market demand. Management challenges include manual and rudimentary bookkeeping. This is due to a lack of bookkeeping knowledge and partners finding it difficult. The result of this community service is that after using a fermentation machine with IoT technology, black garlic production capacity has increased. In terms of financial records, bookkeeping quality has improved after using digital bookkeeping.
Pengembangan Media Pembelajaran Augmented Reality (AR) Berbasis Assemblr Edu Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Murid Pada Mata Pelajaran IPAS Materi Siklus Air Kelas V Di SDN Sukoharjo 4 Kota Probolinggo Indina Ika Fitri Aisyah; Faridahtul Jannah; Shofia Hattarina
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.637

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran Augmented Reality (AR) berbasis Assemblr Edu yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis murid. Selain itu pada penelitian ini menghasilkan buku panduan penggunaan untuk mengakses media pembelajaran Augmented Reality (AR) berbasis Assemblr Edu. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE. Pada model ADDIE terdapat 5 tahapan yaitu: Analysis (Analisis), Design (Desain), Development (Pengembangan), Implementation (Penerapan), Evaluation (Evaluasi). Subjek penelitian ini yaitu menggunakan murid kelas V SDN Sukoharjo 4 Kota Probolinggo. Penelitian ini menggunakan instrument pengumpulan data berupa angket yang akan dinilai oleh validator ahli materi, validator ahli media dan guru kelas. Selain itu juga indikator perolehan nilai murid yang digunakan sebagai pengukuran efektifitas media pembelajaran Augmented Reality (AR) Berbasis Assemblr Edu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kevalidan media berdasarkan penilaian ahli materi memperoleh persentase sebesar 95% dengan kriteria sangat valid, sedangkan validasi ahli media memperoleh persentase sebesar 92,5% dengan kriteria sangat valid. Rata-rata tingkat kevalidan media mencapai 93,75% sehingga media dinyatakan sangat valid. Tingkat kepraktisan media memperoleh persentase sebesar 95% dengan kriteria sangat praktis. Adapun hasil keefektifan menunjukkan persentase ketuntasan belajar mencapai 100% dengan nilai rata-rata 86,38% dan termasuk dalam kriteria sangat efektif. Dengan demikian, media pembelajaran Augmented Reality berbasis Assemblr Edu dinyatakan sangat efektif digunakan dalam pembelajaran IPAS materi siklus air untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis murid kelas V SDN Sukoharjo 4 Kota Probolinggo. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran Augmented Reality berbasis Assemblr Edu dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis murid pada mata pelajaran IPAS materi siklus air kelas V di SDN Sukoharjo 4 Kota Probolinggo. Saran bagi peneliti selanjutnya diharapkan media pembelajaran ini dapat dikembangkan lebih lanjut agar menjadi lebih menarik dan inovatif dalam mendukung proses pembelajaran.
Pengembangan Media Pop Up Book Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Pada Pembelajaran IPAS Materi Metamorfosis Kelas III Di SDN Sukoharjo 4 Kota Probolinggo Suci Maharani; Faridahtul Jannah; Shofia Hattarina
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.639

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran Pop Up Book yang valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis murid kelas III pada pembelajaran IPAS materi metamorfosis di SDN Sukoharjo 4 Kota Probolinggo. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan berpikir kritis murid serta penggunaan media pembelajaran yang masih terbatas dan kurang menarik sehingga murid kurang aktif dalam proses pembelajaran. Keterampilan berpikir kritis yang dikembangkan meliputi indikator interpretasi, analisis, inferensi, evaluasi, eksplanasi, dan regulasi diri menurut Facione. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE yang terdiri dari tahap Analysis (Analisis), Design (Perancangan), Development (Pengembangan), Implementation (Penerapan), dan Evaluation (Evaluasi). Subjek penelitian ini yaitu murid kelas III SDN Sukoharjo 4 Kota Probolinggo. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, angket, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Pop Up Book memiliki tingkat kevalidan sangat valid dengan rata-rata 96,65%. Media juga terbukti efektif meningkatkan keterampilan berpikir kritis murid, ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata pre-test dari 55,12% menjadi 86,43% pada post-test dengan ketuntasan 100%. Selain itu, media memperoleh tingkat kepraktisan sebesar 99,41% dengan kategori sangat baik. Dengan demikian, media Pop Up Book layak digunakan dalam pembelajaran IPAS untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis murid sekolah dasar. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa media Pop Up Book dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis murid pada mata pelajaran IPAS materi metamorfosis kelas III di SDN Sukoharjo 4 Kota Probolinggo. Saran bagi peneliti selanjutnya diharapkan media pembelajaran ini dapat dikembangkan lebih lanjut agar menjadi lebih menarik dan inovatif dalam mendukung proses pembelajaran.