Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Desa Tongke-Tongke melalui Pemetaan Potensi dan Pemanfaatan Sumber Daya Lokal sebagai Pengembangan Desa Wisata Murdiani Sukarana; Muh Kasim; Sudarmi
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku4371

Abstract

This community service program aims to develop Tongke-Tongke Tourism Village in Sinjai Regency through potential mapping and the utilization of local natural resources. The main problems identified include limited accessibility and the suboptimal use of local resources such as palm sugar and coffee. The implementation method employed a participatory approach involving observation, focus group discussions (FGD), and hands-on training in processing coffee drinks with palm sugar. The results show an improvement in community understanding and skills in managing tourism potential, as well as emerging initiatives to develop local beverage businesses. This activity contributes to enhancing community capacity in sustainable village tourism management and strengthens the local economy through innovation based on locally sourced natural resources.
DESAIN LANSKAP UNTUK MENINGKATKAN PENGALAMAN WISATAWAN DI DESA WISATA KAHAYYA, KABUPATEN BULUKUMBA Kurniawan wawan; Farid Said; Muh Kasim; Nurjannah; Darmayasa
Wonderful-Journal of Tourism Destination Vol. 1 No. 1 (2026): January
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang desain lanskap fasilitas umum dan fasilitas pariwisata di Puncak Donggia, Desa Wisata Kahayya, Kabupaten Bulukumba, dengan fokus pada peningkatan fasilitas yang ada dan meningkatkan kenyamanan wisatawan. Pendekatan kualitatif digunakan, dengan model pengembangan Research and Development (R&D) dan metode ADDIE. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara dengan pengelola, wisatawan, dan dinas pariwisata, serta dokumentasi terkait fasilitas yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas di Puncak Donggia masih sangat terbatas, dengan masalah utama pada aksesibilitas, fasilitas parkir, toilet, dan gazebo. Desain lanskap yang diusulkan mencakup penataan area parkir, penambahan fasilitas toilet, dan pembangunan elemen lanskap yang mencerminkan kearifan lokal serta mengutamakan estetika dan keberlanjutan. Penelitian ini mengidentifikasi pentingnya perencanaan desain lanskap yang memperhatikan kebutuhan pengunjung, pengelola, dan lingkungan sekitar. Temuan ini memberikan kontribusi pada pengembangan desain lanskap untuk desa wisata dan dapat digunakan sebagai referensi untuk pengembangan fasilitas pariwisata di kawasan serupa. Implementasi desain ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan wisatawan dan mendukung keberlanjutan pengelolaan desa wisata.
Bentuk Clustering Pengembangan Kawasan Wisata Malino Agus; Mardhatillah; Faisal; Andar Danova L Goeltom; Muh Yahya; Muh Kasim
Jurnal Kepariwisataan: Destinasi, Hospitalitas dan Perjalanan Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Research and Community Service Center, Politeknik Pariwisata NHI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34013/jk.v5i2.413

Abstract

Planning as a system that can bring the suitable instruction to take the steps needed in developing tourism area. Through location clustering in one area based on the designation of facilities, amenities and accessibility. The Clustering concept is one of the concept that can be used in selecting and utilizing the location of tourism development in an area. Malino, as an area that has tourist attraction potential become attractiveness for the growth of the tourism business requires the right cluster design. This study used a qualitative approach with a descriptive exposure system and data collection technique by using Interview, observation and literature study. The analysis technique used were emperical and theoretical descriptive analysis. Furthermore, used clustering analysis to determine the map of Malino Tourism area. The result of this study indicates that, the basis on the formation of Malino tourism area cluster consists of: geographic proximity, connecting road conditions and differentiation of tourist attractions, resulting in the attractiveness cluster of the Malino tourist area consisting of water clusters, natural clusters, artificial clusters and agro tourism clusters.