Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

CHARACTER BASED ON BONA PASOGIT LOCAL WISDOM Pardomuan Simanullang
Jurnal Scientia Vol. 11 No. 01 (2022): Education, Sosial science and Planning technique, August
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.233 KB)

Abstract

Education is a vehicle for the transformation of culture, values, science and technology that has become the center for the development of the nation's character, both through formal and non-formal education. Quality human resources are the main capital to achieve the welfare of the nation. Increasing intellectual, emotional and spiritual intelligence is a prerequisite for the success of Indonesian human development. Education that seeks to produce good citizens is described in nation and character building by instilling the spirit of nationalism in order to form a complete Indonesian human being. This means that education is expected to form students who have national character embodied in the moral values of their citizens, By bringing back the values contained in the many cultures and making them one of the guidelines in the growth of student character, it is believed that they can support superior human resource education. With the creation of superior human resources, superior institutions, superior regions and superior and prosperous nations will be created
Implementasi Kurikulum K13 Di SMA Swasta Trisakti Laguboti Rafi Marthin Hutapea; Pardomuan Simanullang; Resita Lubis; Juliber Arman Simanjuntak; Asna Sinaga
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1153

Abstract

Krikulum yang digunakan SMA SWASTA TRISAKTI LAGUBOTI adalah krikulum 2013. Implementasi krikulum 2013 beberapa guru masih melakukan pembelajaran tanpa RPP( Rencana Program Pembelajaran). Dalam implementasi di kelas bebrapa guru tidak begitu maksimal dalam menyiapkan  perangkat pembelajaran  kareana kondisi dan situasi kelas dan ada juga faktor lain misalnya sarana dan prasarana yang kurang memadai dan berbagai karakteristik siswa. Krikulum 2013 selain kompetensi kognitif afektif dan piskomotorik adalah mengarah pada karakter, dalam pembelajaran guru tidak luput untuk menanamkam krakter baik kepada pesrta didiik terlepas dari  mata pelajaran.  
Strategi Pembelajaran Penggabungan Jelajah Teka Teki Silang (TTS) Dengan Musik Dan Lagu Di SMA N 2 Balige Kabupaten Toba Lenny M. Hutauruk; Nugra H.C.N Sipahutar; Sonya Simanjuntak; Togi Sarmauli Siahaan; Pardomuan Simanullang
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1192

Abstract

Guru adalah ujung tombak terlaksananya pembelajaran di kelas. Baik tidaknya pembelajaran di kelas akan ditentukan oleh cara seorang guru dalam menyajikaan materinya di depan peserta didik. Suatu materi yang tidak menyenangkan dapat menjadi menyenangkan apabila seorang guru mempunyai kreativitas dalam membawakan materi tersebut. Salah satu cara untuk meningkatkan mutu anak didik adalah dengan merancang pembelajaran yang menyelaraskan pemakaian fungsi otak kiri dan otak kanan, yaitu pembelajaran menggunnakan logika, imajinasi, emosi, rasa, gambar, analisis, sintesis, perbedaan, kesamaan, dan mengejutkan. Penelitian ini menggunakan instrument tes hasil belajar mata kuliah kurikulum dan pembelajaran, dan refleksi di akhir pembelajaran. Tes dihitung menggunakan nilai rata-rata, dan motivasi dilihat dari hasi refleksi pembelajaran dengan menganalisis jawaban-jawaban siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 2 Balige pada Mei tahun 2023. Nilai siswa meningkat secara signifikan. Tadinya siswa hanya memperoleh nilai rata – rata sekitar 64 setelah adanya dengan pembelajaran teka teki silang dengan music dan lagu maka rata – rata nilai siswa naik sekitar 30% menjadi 93.