Rosita, Yanti
Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS KUALITATIF KANDUNGAN FORMALIN DALAM MIE BASAH YANG DI JUAL DI PASAR TRADISIONAL WILAYAH PLAJU PALEMBANG Yanti Rosita; Putri Erlyn; Rahma Noora
PROCEEDING UMSURABAYA 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan Formalin sudah d larang dalam makanan berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan RI No 722/Menkes/Per/IX/88, tetapi kenyataannya masih banyak makanan termasuk mie basah yang mengandung formalin. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi dan menganalisis kandungan formalin pada mie basah yang dijual pedagang di pasar tradisonal Plaju Palembang. Sepuluh sampel mie basah yang dianalisis didapatkan dari pedagang yang berada di pasar tradisonal Plaju Palembang. Pengamatan ciri fisik dilakukan dengan cara mengamati parameter-parameter seperti bau menyengat, tampak mengkilap, tidak mudah, putus tidak lengket dan masa simpan mie basah yang dibandingkan dengan mie basah kontrol negatif yang tidak mengandung formalin. Pemeriksaan Laboratorium dilakukan dengan menggunakan Tes Kit, Tes KMnO4 dan Tes Tollens. Pada Tes Kit akan menghasilkan warna ungu dan Tes KMnO4 akan menghasilkan warna coklat beningSerta pada Tes Tollens akan terbentuk cermin perak. Hasil penelitian menunjukan 10 sampel mie basah positif mengandung formalin pada uji fisik dan uji laboratorium di Tes Kit dan Tes KMnO4sedangkan untuk Tes Tollens hanya 4 sampel dari 10 sampel yang dinyatakan positif mengandung formalin. Sampel mie basah yang positif mengandung formalin rata-rata memiliki ciri fisik bau menyengat, tekstur yang tidak mudah putus, tidak lengket dan mempunyai warna yang mengkilap serta asih tetap cerah setelah penyimpanan 1-2 hari. Sedangkan sampel kontrol negatif mengalami kerusakan seperti berjamur, berlendir, bertekstur rapuh dan lengket setelah 2 hari masa penyimpanan.
ANALISIS KUALITATIF KANDUNGAN FORMALIN DALAM MIE BASAH YANG DI JUAL DI PASAR TRADISIONAL WILAYAH PLAJU PALEMBANG Yanti Rosita; Putri Erlyn; Rahma Noora
PROCEEDING UMSURABAYA 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan Formalin sudah d larang dalam makanan berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan RI No 722/Menkes/Per/IX/88, tetapi kenyataannya masih banyak makanan termasuk mie basah yang mengandung formalin. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi dan menganalisis kandungan formalin pada mie basah yang dijual pedagang di pasar tradisonal Plaju Palembang. Sepuluh sampel mie basah yang dianalisis didapatkan dari pedagang yang berada di pasar tradisonal Plaju Palembang. Pengamatan ciri fisik dilakukan dengan cara mengamati parameter-parameter seperti bau menyengat, tampak mengkilap, tidak mudah, putus tidak lengket dan masa simpan mie basah yang dibandingkan dengan mie basah kontrol negatif yang tidak mengandung formalin. Pemeriksaan Laboratorium dilakukan dengan menggunakan Tes Kit, Tes KMnO4 dan Tes Tollens. Pada Tes Kit akan menghasilkan warna ungu dan Tes KMnO4 akan menghasilkan warna coklat beningSerta pada Tes Tollens akan terbentuk cermin perak. Hasil penelitian menunjukan 10 sampel mie basah positif mengandung formalin pada uji fisik dan uji laboratorium di Tes Kit dan Tes KMnO4sedangkan untuk Tes Tollens hanya 4 sampel dari 10 sampel yang dinyatakan positif mengandung formalin. Sampel mie basah yang positif mengandung formalin rata-rata memiliki ciri fisik bau menyengat, tekstur yang tidak mudah putus, tidak lengket dan mempunyai warna yang mengkilap serta asih tetap cerah setelah penyimpanan 1-2 hari. Sedangkan sampel kontrol negatif mengalami kerusakan seperti berjamur, berlendir, bertekstur rapuh dan lengket setelah 2 hari masa penyimpanan.
The Effect of Cinnamon Extract on Reducing Blood Glucose Levels in Alloxan-Induced Mice. Cleo Aurelia Moza; Yanti Rosita; Rury Tiara Oktariza; Putri Erlyn
Syifa'Medika Vol 17, No 1 (2026): Syifa Medika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sm.v17i1.10343

Abstract

Diabetes mellitus is a metabolic disorder with a globally increasing incidence; however, existing treatments remain limited by undesirable side effects and challenges in achieving optimal blood glucose levels. Natural products offer potential advantages, including lower toxicity profiles and the ability to modulate multiple metabolic pathways. Cinnamon is a natural ingredient known to contain various bioactive compounds with antidiabetic properties. This study aims to evaluate the effects of ethanol cinnamon extract (Cinnamomum spp.) on reducing fasting blood glucose (FBG) levels in alloxan-induced male Webster strain mice. An experimental method with a pre-post test control group design was employed. Five test groups were established: a negative control (distilled water), a positive control (metformin 1.3 mg), and three doses of cinnamon extract (150 mg/kg BW, 200 mg/kg BW, and 250 mg/kg BW). The results demonstrated that the administration of 200 mg/kg BW of cinnamon extract exerted an antihyperglycemic effect by significantly decreasing FBG levels in alloxan-induced mice (p