Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pengaruh Profit Sharing Terhadap Kepuasan Nasabah (Studi Kasus Pada Bank Mega Syariah Cabang Kota Palu) Muhammad Syafaat; Andika Nusa Putra
Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 4 No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah, FEBI UIN Datokarama Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.306 KB) | DOI: 10.24239/jiebi.v4i1.92.17-30

Abstract

Penelitian tentang Profit Sharing Terhadap Kupuasan Nasabah Pada Bank Mega Syariah KC Palu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1). ApakahProfit sharing berpengaruh signifikan terhadap kepuasan nasabah pada Bank Mega Syariah KC Palu? (2) Bagaimana pengaruh Profit sharing terhadap kepuasan nasabah? Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui pembagian kuesioner. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah accident sampling yaitu sebanyak 88 Bank Mega Syariah KC Palu yang diperoleh menggunakan rumus Slovin. Penelitian ini meenggunakan regresi linier sederhana. Berdasarkan hasil pengujian statsitik membuktikan bahwa bahwa Profit sharing berpengaruh secara signifikan terhadap Kepuasan nasabah pada Bank Mega Syariah KC Palu.
MENAKAR PROFITABILITAS BANK SYARIAH INDONESIA (BSI) PASCA MERGER Muhammad Syafaat; Triana Tasya
Tadayun: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/tadayun.v3i2.82

Abstract

The merger of Islamic banks is a strategic step to build the strength of Islamic banking in Indonesia to face competition between Islamic banks and conventional banks. The purpose of this study was to determine the growth rate before and after the BSI merger. This type of research is descriptive qualitative. The analysis technique was carried out by reducing and verifying data. The results of this study indicate that the profitability proxied by Gross Profit Margin (GPM), Return On Assets (ROA), and Return On Equity (ROE) before the merger for 3 (three) banks, namely BRIS, BNIS and BSM have different profitability percentages. Meanwhile, after the merger into Bank Syariah Indonesia, the level of profitability showed a good increase. Abstrak Merger bank syariah merupakan langkah strategis untuk membagun kekuatan perbankan syariah diIndonesia menghadapi persaingan antar bank syariah maupun bank konvensional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pertumbuhan sebelum dan setelah merger BSI. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Tehnik analisis yang dilakukan dengan reduksi dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa profitabilitas yang diproksikan oleh Gross Profit Margin (GPM), Return On Asset (ROA), dan Return On Equity (ROE) sebelum merger untuk 3 (tiga) bank yaitu BRIS, BNIS dan BSM memiliki persentase profitabilitas yang berbeda-beda. Sedangkan setelah merger menjadi Bank Syariah Indonesia, tingkat profitabilitas menunjukkan peningkatan yang baik
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Mahasiswa Memilih Jurusan Ekonomi Syariah Nuriatullah Nuriatullah; Mahmud; Muhammad Syafaat
Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 4 No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah, FEBI UIN Datokarama Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/jiebi.v4i2.107.158-175

Abstract

Penelitian ini membahas tentang faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan mahasiswa memilih jurusan ekonomi syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Datokarama Palu menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu mahasiswa jurusan ekonomi syariah dan perbankan syariah angkatan 2020-2021 dengan teknik pengambilan sampel dengan cara purposive sampling. Tekhnik analisis data menggunakan analisis regresi berganda. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dapat disimpulkan bahwa variabel faktor budaya, sosial, pribadi dan psikologis secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel pengambilan keputusan. Selanjutnya secara parsial variabel faktor budaya dan social tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap variabel pengambilan keputusan. Secara parsial variabel faktor pribadi dan factor psikologis berpengaruh signifikan terhadap variabel pengambilan keputusan. Pengaruh budaya, sosial, pribadi dan psikologis terhadap pengambilan keputusan pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri datokarama Palu sebesar 53% dan sisanya 47% di pengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Pengaruh Biaya Pemasaran dan Pengelolaan Agen Terhadap Penambahan Nasabah Di PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) Noor Riefma Hidayah; Muhammad Syafaat; Adma Nia Tiarti
Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 4 No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah, FEBI UIN Datokarama Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/jiebi.v4i2.109.142-157

Abstract

Penelitian ini mengkaji masalah tentang pengaruh biaya pemasaran dan pengelolaan agen terhadap penambahan nasabah baru di PT. Asuransi Jiwasraya (persero) Cabang Palu serta dari kedua variabel tersebut manakah yang paling berpengaruh terhadap penambahan nasabah baru. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 522 orang dengan jumlah sampel 84 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik dengan menggunakan rumus Slovin. Data yang diperoleh melalui Teknik observasi dan penyebaran angket. Alat analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menyatakan bahwa biaya pemasaran dan pengelolaan agen berpengaruh positif dan signifikan terhadap penambahan nasabah baru. Nilai koefisien detreminasi (R2) menunjukkan bahwa variabel independent (biaya pemasaran dan pengelolan agen) yang diteliti mampu menjelaskan 3,81% pengaruhnya terhadap variabel dependen (penambahan nasabah pada PT. Asuransi Jiwasraya (persero) Cabang Palu), sedangkan sisanya 96,19% dijelaskan oleh variabel lain. Kesimpulan yang diperoleh disarankan agar PT. Asuransi Jiwasraya (persero) Cabang Palu, selain memberikan bonus dan komisi, sebaiknya juga memberikan intensif yang tidak terlalu tinggi setiap bulannya. Hal ini dimaksudkan agar Agen memiliki komitmen tinggi terhadap perusahaan Asuransi Jiwasraya, Sehingga, nantinya dapat meningkatkan penjualan polis Asuransi Jiwasraya (persero) Cabang Palu.
Penerapan SIMBA dan Akuntabilitas Pengelolaan Zakat: Tinjauan Shariah Enterprise Theory Mohammad Zidan; Nurdin Nurdin; Muhammad Syafaat; Iqbal M Aris Ali
Jariyah: Jurnal Ilmu Akuntansi dan Keuangan Syariah Vol. 3 No. 1 (2025): JARIYAH : Jurnal Ilmu Akuntansi dan Keuangan Syariah
Publisher : Program Studi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Datokarama Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/jariyah.v3i1.5113.448-466

Abstract

Pengelolaan zakat yang transparan dan akuntabel menjadi tuntutan bagi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) sebagai lembaga resmi pengelola zakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan SIMBA dalam pengelolaan dana ZIS pada BAZNAS Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pengurus BAZNAS Provinsi Sulawesi Tengah dan muzakki. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data dengan uji keabsahan melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SIMBA telah berjalan cukup efektif dalam mendukung pencatatan, pelaporan, dan pengawasan dana ZIS. SIMBA berkontribusi terhadap peningkatan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana ZIS serta meningkatkan kepercayaan muzakki. Namun, masih terdapat kendala berupa keterbatasan sumber daya manusia dan kurangnya sosialisasi pemanfaatan sistem. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa optimalisasi SIMBA memerlukan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan infrastruktur teknologi, serta strategi sosialisasi yang berkelanjutan guna meningkatkan partisipasi muzakki.
Determinants of Regional Government Financial Performance in Central Sulawesi Province Fajar Dakhilulloh; Dewi Salmita; Muhammad Syafaat; Moh. Agus Nugroho
Jurnal Ilmu Perbankan dan Keuangan Syariah Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Datokarama Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/jipsya.v7i2.336.252-276

Abstract

Regional autonomy is designed to enhance the efficiency of governance and the quality of public services through the delegation of greater authority to local governments. In this context, financial performance serves as a key indicator in assessing the success of autonomy implementation. This study aims to analyze the effect of financial dependence, financial independence and the effectiveness of local own-source revenue both partially and simultaneously on the financial performance of regencies/cities in Central Sulawesi Province for the period 2018–2023. A quantitative approach with a descriptive-causal design was employed. The sample consisted of 13 regencies/cities selected using a saturated sampling technique. Data were obtained from the audited Local Government Financial Reports (LKPD) issued by the Audit Board of Indonesia (BPK) for the period 2018–2023, resulting in a total of 78 observations. The data analysis is conducted using panel data regression, assisted by Eviews 12 software. The results indicate that the three variables simultaneously have a significant effect on regional financial performance. Partially, financial dependence and financial independence have a significant effect on regional financial performance, whereas the effectiveness of local own-source revenue does not show a significant effect. These findings contribute to regional fiscal policy making by highlighting the importance of enhancing financial management strategies, particularly in reducing dependence on central government transfers and strengthening financial independence. Efforts such as optimizing local own-source revenue and improving public spending efficiency should be prioritized to enhance regional financial performance.
The Effect of Accounting Information Quality and Financial Self-Efficacy on Financial Management Behavior with Love of Money as A Moderating Variable Irham Pakawaru; Muhammad Syafaat; Anees Janee Ali
JABE (JOURNAL OF ACCOUNTING AND BUSINESS EDUCATION) Volume 10, Issue 4, June 2026
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jabe.v10i4.65346

Abstract

The increasing use of technology in business activities has the potential to drive higher consumerist behavior, especially when business actors have limited financial literacy and inadequate financial management skills, particularly in investment decision-making. This study aims to examine the effect of accounting information quality and financial self-efficacy on financial management behavior, with love of money as a moderating variable. This study uses a quantitative approach with a survey method targeting micro, small, and medium enterprise (MSMEs) owners spread across Palu City, Donggala Regency, and Sigi Regency. The final sample of the study consisted of 100 respondents determined through purposive sampling technique. The data were analyzed using the Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) method. The results of the study indicate that accounting information quality, financial self-efficacy, and love of money have a significant effect on financial management behavior. However, the moderation test results show that love of money does not moderate the relationship between accounting information quality and financial management behavior. Conversely, love of money is proven to moderate the relationship between financial self-efficacy and financial management behavior in a negative direction, thereby weakening the relationship. These findings support the Theory of Planned Behavior, which emphasizes the importance of accounting information quality and individuals’ belief in their ability to manage finances to improve the financial management behavior of MSMEs